Alwi Basori

1.1K posts

Alwi Basori banner
Alwi Basori

Alwi Basori

@AlwiBasori6

AKU YANG BUKAN BUKAN!!!

Kolong-kolong Langit Katılım Şubat 2021
111 Takip Edilen50 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Alwi Basori
Alwi Basori@AlwiBasori6·
Whatever! If you able to do, do it! If you can`t to do, leave it! If you want to do, try it! Life is simple
English
0
0
0
235
Zulfikar Arma x
Zulfikar Arma x@ArmaZulfikar·
@na_dirs Dajjal itu menurut eskatolgi Islam adalah, juru selamat palsu (menggangap dirinya tuhan atau utusan tuhan) makanya Dajjal itu punya julukan al masih. Yahudi Isfahan itu pencipta Dajjal Al masih.nah ras Arya (Iran) memproklamirkan sebagai penyelamat Islam,hmm??
Indonesia
6
0
0
1.9K
Nadirsyah Hosen
Nadirsyah Hosen@na_dirs·
Benarkah Nabi Mengabarkan Yahudi Israel dan Syiah Iran Akan Bersatu Mengikuti Dajjal? Belakangan ini beredar kembali postingan yang mengaitkan konflik Israel–Amerika melawan Iran dengan sebuah hadis dari Sahih Muslim. Hadis yang sering dikutip adalah: يَتْبَعُ الدَّجَّالَ مِنْ يَهُودِ أَصْفَهَانَ سَبْعُونَ أَلْفًا عَلَيْهِمُ الطَّيَالِسَةُ Artinya: “Dajjal akan diikuti oleh tujuh puluh ribu orang Yahudi dari Isfahan yang mengenakan ṭayālisah (sejenis jubah atau selendang).” (HR. Muslim) Hadis ini memang sahih dan termasuk hadis eskatologis, yaitu hadis yang berbicara tentang fitnah akhir zaman. Masalahnya bukan pada hadisnya. Masalahnya pada narasi yang dibangun di sekeliling hadis ini. Sebagian orang kemudian menyimpulkan: “Tidak usah heran dengan perang hari ini. Sekarang saja mereka konflik tapi nanti mereka akan kompak menjadi musuh Islam. Rasulullah sudah mengabarkan bahwa Yahudi dan Syiah pada akhirnya akan bersatu mengikuti Dajjal.” Sekilas terdengar meyakinkan. Padahal kalau kita baca hadisnya dengan teliti, narasi ini tidak berasal dari hadis tersebut. Nabi tidak pernah menyebut Syiah Hadis itu hanya mengatakan: “Yahudi dari Isfahan.” Memang benar Isfahan hari ini berada di wilayah Iran. Dan benar pula Iran modern mayoritas bermazhab Syiah. Namun menyimpulkan bahwa hadis itu berbicara tentang Syiah adalah lompatan logika yang terlalu jauh. Pertama, penyebutan Isfahan dalam hadis itu bersifat geografis, bukan ideologis atau mazhab. Kedua, siapa yang bisa menjamin bahwa wilayah tertentu akan tetap berada di bawah identitas mazhab yang sama hingga akhir zaman? Sejarah menunjukkan wilayah, bangsa, dan mazhab bisa berubah berkali-kali. Karena itu menjadikan hadis ini sebagai bukti “koalisi Yahudi–Syiah” jelas bukan berasal dari teks hadis, melainkan dari cara kita menafsirkannya. Hadis tidak selalu menyebut nama bangsa secara eksplisit Dalam hadis lain tentang akhir zaman disebutkan bahwa pengikut Dajjal memiliki wajah: “seperti perisai yang dipukul.” Sebagian ulama klasik mencoba memahami deskripsi ini. Misalnya Ibn Kathir berpendapat bahwa kemungkinan yang dimaksud adalah bangsa Turk. Tetapi penting dicatat: Nabi tidak pernah menyebut kata “Turk” dalam hadis itu. Itu adalah interpretasi ulama, bukan teks hadis. Dan istilah Turk dalam literatur klasik juga bukan berarti negara Turki modern. Yang dimaksud adalah bangsa-bangsa Turkic di Asia Tengah, suku-suku nomadik yang hidup di wilayah luas seperti Turkestan dan Transoxiana. Ini menunjukkan satu hal penting: tafsir ulama selalu terkait dengan konteks zaman mereka. Nama wilayah dalam hadis tidak sama dengan peta politik modern Hadis-hadis akhir zaman juga sering menyebut nama wilayah seperti: Khurasan – Wilayah luas di Asia Tengah dan Timur Persia pada masa klasik, mencakup sebagian besar Iran timur laut, Afghanistan, Turkmenistan, Uzbekistan, dan Tajikistan. Syam – yang dulu meliputi Suriah, Palestina, Yordania, dan Lebanon. Rum – Merujuk pada Kekaisaran Romawi Timur (Bizantium), yang berpusat di Konstantinopel (sekarang Istanbul). Semua istilah ini adalah geografi dunia klasik, bukan batas negara modern seperti yang kita kenal hari ini. Batas wilayah dalam sejarah bisa berubah berkali-kali. Dan bisa saja berubah lagi di masa depan. Karena itu membaca hadis-hadis ini dengan peta politik hari ini sering kali justru menyesatkan. Bahaya membaca hadis untuk membenarkan asumsi kita Masalah terbesar muncul ketika hadis tidak lagi dibaca untuk memahami pesan Nabi, tetapi dipakai untuk menguatkan asumsi dan opini yang sudah kita miliki sebelumnya. Lalu kita berkata: “Lihat, Nabi sudah mengabarkan ini sejak dulu.” Padahal yang terjadi sebenarnya adalah: kita memasukkan asumsi dan opini kita ke dalam hadis, lalu mengklaim bahwa itu berasal dari Nabi. Parahnya lagi asumsi kita itu bisa saja dipenuhi dengan kebencian pada mazhab atau kelompok tertentu. Ini bukan cara membaca hadis yang sehat. 1/2
Nadirsyah Hosen tweet media
Indonesia
95
450
1.2K
79.6K
ďèwì khàyàngàn😎
ďèwì khàyàngàn😎@swarnadiva11·
@na_dirs Menurut ulama sunni ✳️ Kaum syiah yg disebut syiah👉 adalah kaum yahudi munafik yg dahulu: ➡️ membunuh sahabat nabi ﷺ ➡️Menuhankan Ali رضي الله عنه ➡️ berkonpirasi membunuh Husain Sedangkan syiah zaman now disebut kaum Munafikun Ciri2 spt yg diterangkan ﷲ ﷻ ⬇️
ďèwì khàyàngàn😎 tweet mediaďèwì khàyàngàn😎 tweet mediaďèwì khàyàngàn😎 tweet mediaďèwì khàyàngàn😎 tweet media
Indonesia
6
0
7
2.6K
Mohamad Guntur Romli
Mohamad Guntur Romli@GunRomli·
Pemimpin Tertinggi Iran & Presiden Iran saja hilang kontak, stlah serangan Israel & AS, trus mau ketemu siapa? Mau celingak-celinguk di tengah jalan, nyari-nyari orang? Siapa sih yg bisikin ide konyol ini?
Indonesia
5
5
23
3.5K
Mohamad Guntur Romli
Mohamad Guntur Romli@GunRomli·
Kasus keracunan MBG gak berhenti, pdhl uda nyedot Anggaran Pendidikan. Impor Gerobak India diprotes DPR, pdhl uda bayar DP 30%. BoP malah jadi Board of War, pdhl dibangga-banggain. Tiba-tiba nyodorin diri mau Teheran yg tengah diserang Israel & AS. Mau ketemu siapa di sana?
Indonesia
12
33
132
6.4K
Alwi Basori
Alwi Basori@AlwiBasori6·
@GunRomli Efek usia. Jadi sudah agak-agak mas. Kesadaran sudah separuh di bumi separuh di langit.
Indonesia
0
0
0
26
Mohamad Guntur Romli
Mohamad Guntur Romli@GunRomli·
Sudah waktunya Indonesia keluar dari BoP, atau paling tidak (kalau masih takut) menyatakan: menangguhkan keanggotaannya. Ketua BoP, Donald Trump memulai perang, memulai agresi, mengobar konflik di Timur Tengah. Ini bukan Board of Peace, tapi sudah Board of War. Perang yang dimulai "Kaisar" BoP Donald Trump dan juga salah satu anggota dewannya Netanyahu PM Israel, tidak hanya soal Israel-AS Vs Iran, tapi menyeret negara-negara Timur Tengah: Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Arab Saudi, Kuwait, Yordania, Suriah, Iraq dan beberapa negara lainnya, dalam konflik terbesar dalam sejarah Timur Tengah. Bahkan disebut-sebut bisa menyulut Perang Dunia III. Terbukti, BoP selain ironis dan kontradiktif, antara nama yang bertentangan dengan tindakan Trump, juga sudah menjadi semacam "Geng Trump" yang dipakai untuk kepentingan sepihak Trump. Saat ini dipakai untuk menggebuk Iran, selanjutnya negara mana? Selain tidak pernah berkonsultasi dan mendapatkan persetujuan DPR, ikut di BoP merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan negara, karena tunduk pada Trump dan melanggar prinsip "bebas aktif". Apa kepentingan Indonesia tetap mau bercokol di BOP? Tetap mau bayar iuran "arisan perang" 17 Triliun? Mau kirim puluhan ribu pasukan yg adalah saudara, anak, dan keluarga kita yg tidak jelas keamanannya krn di bawah komando Dewa Perang seperti Trump. Perdamaian apa yg dimaksud BoP sementara duet Trump-Netanyahu terus mengobarkan perang! Saya tidak bisa mengerti, kecuali anda memang sudah jadi kacungnya Trump-Netanyahu. Mohamad Guntur Romli
Mohamad Guntur Romli tweet media
Indonesia
103
89
301
25.4K
Alwi Basori
Alwi Basori@AlwiBasori6·
@tukismind @AdamPrabata Saat ini pintunya sudah terbuka lebar dan sudah cukup parah kondisinya untuk bisa ditutup kembali.
Indonesia
0
0
0
190
Alwi Basori
Alwi Basori@AlwiBasori6·
@tukismind @AdamPrabata Iya, maksud saya bahwa keniscayaan ww3 untuk saat ini dan dalam masa yang akan datang, segera atau tidak adalah hal yang tidak terhindarkan.
Indonesia
1
0
0
515
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
Maaf mau tanya untuk yang lebih paham akan kondisi ini 🙏 1. Serangan ke Iran yang dibalas juga oleh Iran (sudah ada video serangan ke Bahrain), apakah implikasinya akan eskalasi hingga perang dunia 3? 2. Adakah yang bisa kita lakukan, baik sebagai personal ataupun negara Indonesia, untuk kondisi saat ini? Terima kasih untuk yang mau bantu mencerahkan 🙏
Indonesia
184
107
1K
663.5K
Alwi Basori
Alwi Basori@AlwiBasori6·
@SoftWarNews Rudal otw Riyadh. Tidak ada ampun bagi sekutu Dajjal atas serangan Iran.
Indonesia
4
0
60
19K
SW News - SOFT WAR NEWS
SW News - SOFT WAR NEWS@SoftWarNews·
Kementerian Luar Negeri Saudi: Kami mengutuk dan mengecam agresi Iran dan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan UEA, Bahrain, Qatar, dan Yordania. Kami memperingatkan tentang konsekuensi mengerikan jika terus melanggar kedaulatan negara dan prinsip-prinsip hukum internasional. Ini Menunjukkan bahwa Arab Saudi tanpa malu-malu mengumumkan posisinya bersama koalisi pimpinan DAJJAL Zionis-Amerika. Arab Saudi tidak mengutuk dan tidak mengecam Zionis-Amerika yang terang-terangan memulai dan melanggar kedaulatan Iran dan prinsip-prinsip hukum internasional.
SW News - SOFT WAR NEWS tweet media
Indonesia
476
428
1.6K
188.9K
Alwi Basori
Alwi Basori@AlwiBasori6·
@tukismind @AdamPrabata Tidak seperti itu. Ingat awal mula perang dunia 2. Tidak kah seluruh dunia terlambat menyadarinya? Saya tegaskan, hal serupa juga terjadi saat ini. Bahwa eskalasi perang Rusia dan Ukraina secara total adalah awal WW3.
Indonesia
1
0
0
2.7K
Tvkee
Tvkee@tukismind·
Imo... Eskalasi WW3 memerlukan hal lain yg lebih ekstrim. Salah satunya mungkin "penggunaan nuklir". Negara² lain tentu akan menahan diri dan berusaha menghambat naiknya eskalasi lebih ekstrim drpd bertukar serangan rudal ini. Yg lbh menakutkan sebenarnya dampak ekonomi. Ke bursa, ke perdagangan, dan banyak hal lain yg berkaitan dengan kondisi keuangan global. 🤷🏼‍♂️
Indonesia
7
8
94
36.5K
Alwi Basori
Alwi Basori@AlwiBasori6·
@Kemlu_RI Kenapa Iran yang menjadi titik tekan? Bukan kah penjahatnya adalah US dan Israel?
Indonesia
0
0
0
225
MoFA Indonesia
MoFA Indonesia@Kemlu_RI·
Indonesia sangat menyesalkan gagalnya perundingan antara AS dan Iran, yang telah berdampak pada eskalasi militer di kawasan Timur Tengah. Indonesia menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi. Indonesia kembali menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai. Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi. Peningkatan ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas kawasan serta perdamaian dan keamanan dunia. WNI di wilayah terdampak diimbau tetap tenang, waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat.
Indonesia
3.2K
495
2.4K
3M
Alwi Basori
Alwi Basori@AlwiBasori6·
Jika penyelesaian Presiden dan Aparat terhadap aksi dan kericuhan ini harus dengan menembaki masa, maka ini justru akan menyulut reaksi yang lebih besar lagi di masyarakat. Cerdas dikit lah Penguasa.
Indonesia
0
0
0
23
Iran Times 🇮🇷
Iran Times 🇮🇷@IranTimes_ir·
BREAKING: Jordan continues to intercept Iranian drones headed toward Israel, taking a troubling stance against the Resistance. History will remember who stood where.
English
143
190
2.1K
180.6K
Iran Times 🇮🇷
Iran Times 🇮🇷@IranTimes_ir·
Traitor, son of a traitor, son of a traitor. Do you agree?
Iran Times 🇮🇷 tweet media
English
5.5K
9.5K
80.2K
4.2M