Proyek ini gak perlu dibanggakan karena sesungguhnya hanya kereta api China yang dioperasikan di Indonesia. Cuannya juga lari ke China meski biayanya pembangunan dan operasional ditanggung rakyat Indonesia. bisnis.tempo.co/read/1764308/d…
Capres Ganjar Pranowo memberi hadiah burung dalam sangkar ke ketua PKB, Muhaimin Iskandar. Apa nggak salah elite kita masih mengurung burung? Kalau di Spore tak seekor pun burung yg boleh dikurung.
Pemerintahan telah membelanjakan Rp 2.778 Triliun untuk infrastruktur dalam periode 2015-2022.
Dari KPK, sejak 2016, Rp 593,2 Triliun hanya untuk Tol.
Yakin sisanya sebanyak Rp 2.184,8 Triliun untuk bandara dan lain2?
Om @prastow jika berkenan, tampilkan data sebanarnya agar tidak ada kecurigaan publik 😊
Saya tampilkan data dari KPK & PUPR.
Up ✊️
Ini kebohongan publik.
Tol dan Bandara dibangun dari anggaran Badan Usaha (BUMN dan Swasta) - bukan APBN.
Berhentilah berbohong !!!
( finance.detik.com/berita-ekonomi…
Menghadiri pengukuhan pengurus dan pembukaan rakernas Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) tahun 2023 di Kota Medan, hari ini.
Melalui acara ini, saya mengingatkan perlunya digaungkan kembali budaya kekeluargaan dan gotong royong di antara masyarakat. Kompetisi dalam tahun politik selalu ada, tetapi masyarakat harus kembali bersatu setelah rangkaian pemilihan umum selesai.
Kenapa lagu Rungkad ini yang dinyanyikan di acara Upacara Kemerdekaan, Upacara yang dulunya begitu hikmat dan sakral, dan selama beberapa tahun ini berubah jadi Karnaval Baju-Baju Daerah kayak anak SD lagi Kartinian dan Joged-joged koplo?
Tentu saja lagu ini dinyanyikan atas sepengetahuan dia. Dia yang pakai Baju Kebesaran Raja Mataram yang paling tinggi derajatnya, Baju Panglima Perang, yang digunakan Raja Amangkurat I yang terkenal sangat kejam dan bengis terhadap rakyat juga terhadap lawan-lawan politiknya, hingga dipakai oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo menyerang Batavia untuk mengusir VOC di tahun 1629?
Mengapa dia pakai baju itu dan mengapa lagu Rungkad yang dinyanyikan pada Hari yang, sebagian besar Rakyat ternyata sudah menganggapnya sebagai acara biasa-biasa saja?
Saya menduga ini lambang yang dia pakai untuk mengatakan kepada kelompok yang selama ini menganggap dia sebagai boneka, sebagai wayang, sebagai petugas partai. Kelompok yang tendensinya akan membuang dia balik ke gorong-gorong dan menimbunnya, karena dia beberapa waktu lagi sudah obsolete, sudah expired.
Bahkan sekarang Buzzer-Buzzer sudah dikerahkan untuk mati-matian mendongkrak elektabilitas boneka berikutnya, petugas partai berikutnya, yang bukan tidak mungkin akan jadi orang pertama yang akan menjungkalkan dia masuk gorong-gorong, yang tentu saja atas persetujuan mbah putri dan oligarki.
Saya masih ingat sekali, dan semoga anda juga, kontestasi Pilpres 2014, dimana Calon Terkuat dengan menenteng buku novel berjudul Ghost Fleet, yang sangat percaya pada isi buku novel yang ditulis Ahli Intelijen dari US, bahwa di tahun 2030, negara ini sudah tidak ada lagi, diganti menjadi Medan Pertempuran Perang yang tak bertuan dan tak berpenghuni.
Artinya, mungkin Pak Sultan Agung KW 78 ber IPK<2 ini juga percaya, bahwa negara ini, atas ulah gerombolan biawak darat yang selama ini menempel padanya, yang membuat negara Rungkad, hancur lebur, bagaikan pohon kena gempa yang tercabut sampai ke akar-akarnya.
Masalahnya, mungkin dia tidak sadar, dalam lirik lagu Rungkad itu, yang dinyanyikan Putri Ariani tepat di depan hidungnya, ada lirik yang menyatakan:
"Saiki aku wes sadar,
Terlalu Goblok mencintaimu"
Artinya ya memang goblok, alias tolol, orang yang percaya
Bahwa orang yang mengangkat derajatnya dari pinggir kali hingga jadi orang nomor satu, yang sudah dia beri imbalan ratusan Triliun, akan terus menjaga dia dan tidak bakal menjerumuskan dia satu waktu nanti.
Bahwa dia bisa amempertahankan kekuasaannya dengan segala cara sampai kapanpun, sungguhpun anak-ana dan keluarga dia kerahkan mendapat jabatan untuk mengamankan dirinya
Bahwa orang-orang di sekitar dia, yang selama ini menempatkan dia sebagai cucuk lampah paling depan, akan terus menggunakan dia dan membela mati-matian kalau dia kenapa-kenapa
Bahwa orang-orang yang dia beri jasa, harta, jabatan, akan selalu setia kepadanya sampai kapan juga.
Lebih goblok lagi adalah, sampai detik ini, dia tidak sadar atau tidak mau sadar juga, bahwa negara mengalami rungkad ini, sebagian besar akibat keputusan yang diam ambil sebagai pemegang mandat kekuasaan tertinggi negara ini, selama hampir 10 tahun.
Terakhir dalam tulisan panjang ini,
Saya heran ya, ada lagu, yang berisikan kata-kata "Goblok" bisa dinyanyikan dalam Upacara Kemerdekaan di sebuah Istana Negara, terlepas dari apapun maksud di balik pemilihan lagu itu.
Dan yang lebih goblok lagi, orang-orang yang hadir dalam upacara itu, yang notabene adalah Pejabat-Pejabat tertinggi di negara ini, tanpa sungkan dan ragu berjoged-joged koplo mengikuti lagu itu.
Alhamdulillah, Putri Ariani tidak melihat ironi di depan dia, semoga dia tidak terpengaruh dengan tingkah polah orang-orang itu dan tetap fokus persiapan Semi Final AGT.
-------
Lirik lagu Rungkad biar saya ngga dianggap hoax:
Rungkad
Entek Entek an
Kelangan Koe Sing Paling Tak Sayang
Stop Mencintaimu
Gawe Aku Ngelu
Mungkin Aku Terlalu Cinta
Aku Terlalu Sayang
Nganti Ra Kroso Dilarani
PancenKu Akui Kusalah
Terlalu Percoyo
Mergo Mung Nyawang Rupo
Saiki Aku Wes Sadar
Terlalu Goblok Mencintaimu
Rungkad
Entek Entek an
Kelangan Koe Sing Paling Tak Sayang
Bondoku Melayang
Tego Tenan Tangis Tangisan
dst.....
@CNNIndonesia Wah bukan percuma lagi pak, bahaya ituu, yang begitu tuanya nanti jadi penipu
Umbar janji macem-macem boro-boro ditepati, kalo ditanya paling jawabnya Loh Kok Tanya saya
Mblegedes yang begitu pak 🙏🏽🙏🏽
.