Ara otw imba

7.6K posts

Ara otw imba banner
Ara otw imba

Ara otw imba

@CalandraKayrin

deep, i know.

Katılım Eylül 2020
981 Takip Edilen456 Takipçiler
Ara otw imba retweetledi
zhil
zhil@zhil_arf·
"Indonesia dulu negara paling korup sedunia" adalah understatement. Memangnya, apa sih yang dicuri rezim Soeharto? Uang? Bukan cuma uang. Tanah. Rezim Orba mencuri tanah. Tiap orang mencuri berhektar-hektar bahkan bisa sampai 340.000 hektar. "Old Money" kaya karena mencuri.
zhil tweet media
zhil@zhil_arf

Dwifungsi ABRI dibentuk pada zaman Soekarno tahun 1957, bukan zaman Soeharto. Apa itu Dwifungsi ABRI? Jabatan? UU? Kenyataannya lebih sederhana: uang. "Nasionalisasi 1957" itu maksudnya semua perkebunan cash crop milik perusahaan Belanda disita oleh AD, di semua daerah. Orang AD langsung menduduki jabatan sipil yaitu jabatan di perusahaan perkebunan. Pada saat yang bersamaan, orang AD tetap menduduki jabatan militer. *Inilah* Dwifungsi ABRI. Nasionalisasi perusahaan asing ini bisa terjadi setelah darurat militer (SOB) dideklarasikan di masa PRRI/Permesta pada masa rezim Orde Lama. Darurat Militer memberikan kekuasaan pada pangdam tiap daerah untuk basically melakukan "apapun". Misalnya, menyita aset perkebunan Belanda yang nilainya fantastis dan mengelolanya seolah milik pribadi. Boleh dong. Kan lagi darurat militer. Bebas. Kalau tidak setuju ditembak. Kekuasaan nekolim perusahaan-perusahaan asing Belanda diganti dengan kekuasaan ireng. Londo putih ditukar dengan londo ireng. Ternyata, kelakuan rezim londo ireng malah lebih red flag. Setelah pertukaran pemain, kualitas manajemen tata kelola perkebunan yang disita ternyata (1) sangat asal-asalan dan (2) sangat rampok. Perkebunan dikelola dengan sangat asal-asalan karena ternyata, gerombolan baru yang sombong dan sok tahu ternyata sama sekali tidak terdidik dalam hal manajemen ataupun teknik kehutanan. Mereka hanya terdidik dalam membunuh orang. Akhirnya ngasal saja. "Sangat asal-asalan" dan "sangat rampok" ini adalah salah satu penyebab langsung robohnya output ekonomi komoditas ekspor Indonesia selama 1958-1967, hiperinflasi, kelaparan massal. Merekalah salah satu dalang terbesar kemiskinan ekstrem di dekade itu. Karena mereka bingung dan ngasal dalam mengelola ekonomi kita. Dan rampok. Orang yang kritis terhadap perampokan nasional sekaligus bencana buatan nasional ini, seperti Buya Hamka, ditangkap dan disiksa. Rule of thumb politik adalah, "di mana uangnya?" Ketika Buya Hamka dipenjara dan disiksa, tanya: "di mana uangnya?" Ternyata uangnya di perkebunan Sumatra. --- Salah satu anak setan yang dibentuk rahim basah berdarah Dwifungsi ABRI yang ngasal dan rampok ini adalah Pangdam IV/Diponegoro, Kolonel Soeharto. Saat itu Soeharto berkuasa terhadap perkebunan cash crop Jawa Tengah bersama gerombolan banditnya seperti Sudono Salim dan Bob Hasan. Di Jawa Tengah, gerombolan bandit liar yang diketuai Soeharto ini mencuri kayu bulat, beras, hasil gula, bahkan truk-truk tentara milik negara yang disalahgunakan untuk mengangkut komoditas-komoditas curian itu. Sungguh serakah, truknya ikut dicuri. Sebanyak 200 buah truk milik AD diam-diam dijual Soeharto ke seorang makelar bernama Tek Kiong. Barangkali Soeharto bukan bandit paling cerdas, karena buktinya ia berhasil tertangkap basah oleh PARAN, lembaga antikorupsi yang dibentuk KASAD A.H. Nasution yang panik melihat gilanya open season korupsi pasca nasionalisasi. Bandit yang lebih cerdas barangkali adalah bandit di perkebunan Sumatra dan Sulawesi, yaitu di daerah perang aktif PRRI/Permesta yang kebun-kebunnya merupakan war goal Pusat. Siapakah nama-nama bandit di sana? Tidak jelas. Itu dia. Cerdas. Soeharto juga barangkali bukan bandit terbesar di zaman Orde Lama. Bandit paling besar dan paling rampok sepertinya adalah Ibnu Sutowo, yang diberikan kendali atas Permina pada tahun 1957 (yang lalu berganti nama jadi Pertamina). Harus diingat bahwa alasan *utama* Jepang menjajah Indonesia tahun 1942 adalah karena mencari sumber daya migas pasca embargo Amerika. Setelah kita merdeka, seluruh bisnis migas raksasa ini malah jatuh dalam kekuasaan Dwifungsi ABRI di bawah keserakahan Ibnu Sutowo yang sekaligus merangkap sebagai penjahat gangster Mafia Tanjung Priok. Gatot Taroenamihardja, jaksa yang mau mengusut Ibnu Sutowo, tiba-tiba dilindas truk di jalan sampai kakinya harus diamputasi. Setelah PRRI/Permesta ditumpas, gelombang-gelombang nasionalisasi lainnya dilancarkan pada perusahaan asing milik selain Belanda yang sebelumnya tak tersentuh. Perampokan dan miskelola semakin parah selama masa Konfrontasi 1963-1965 pasca penyitaan perusahaan-perusahaan Amerika dan Inggris dan pengusiran para manajer and engineernya. Aset-aset produksi komoditas yang disita itu ikut dirampok habis dan dikelola asal-asalan. Keruntuhan ekonomi Indonesia pun semakin ekstrem, apalagi ketika dicombo dengan (1) kematian Djuanda yang meninggalkan kekosongan IQ pemerintahan dan (2) bencana politik luar negeri Soekarno yang mengakibatkan isolasi internasional. Setelah Soeharto jadi presiden, model sistem perampokan kolonial yang ia bangun di Jawa Tengah kemudian malah diterapkan secara formal dan teratur di seluruh wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Inilah Dwifungsi ABRI. Kontrol Dwifungsi ABRI terhadap Indonesia diamankan dengan kekerasan bersenjata sampai level desa lewat sistem Kodam-Kodim-Korem-Koramil yang ada. Jawa dirampok *dan* luar Jawa dirampok. Uang yang dihasilkan diambil. Inilah Dwifungsi ABRI. Inilah Orde Baru. --- Dwifungsi ABRI adalah rangkap jabatan fungsi militer dengan jabatan fungsi pengamanan produksi uang. Bisnis milik keluarga Soeharto dan struktur mafia nasionalnya diamankan dengan kekuatan senjata Dwifungsi ABRI. Di Kalimantan, Bob Hasan sampai mendapatkan julukan sebagai "Raja Hutan". Uang yang dihasilkan bos mafia hutan nasional ini tentu fantastis. Kelakuan Bob Hasan si Bandit Hutan ini terus berlangsung sampai ia malah ditunjuk jadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada Maret 1998, yaitu di tengah kepanikan krismon. Dari posisi ini, Bob Hasan berkuasa terhadap seluruh industri dan seluruh perdagangan dan seluruh ekspor impor yang ada di Indonesia, setidaknya selama 2 bulan. Meanwhile, *40%* tanah di seluruh Timor Timur malah dirampok langsung secara pribadi oleh keluarga Cendana yang saat itu telah menjadi the Lord of Crime di Indonesia. Tanah milik penduduk Timor Timur dicuri keluarga Cendana dan penduduknya ditembak. Sepertiga populasi Timor Timur mati dibantai. Orang yang membantai Timor Timur sangat menyeramkan. Misal, dulu santer seorang komandan gila psikopat melakukan pembantaian bersenjata di daerah Kraras di Timor Timur. Seluruh populasi Kraras termasuk anak kecil dan bayi habis dibantai. Menurut atasannya yang resah, A.M. Hendropriyono, tes psikologi komandan itu menunjukkan "G4 alias gila". Anehnya, si gila pembunuh berantai itu malah dibiarkan asyik melanjutkan perburuan manusia untuk dibantai di Timor Timur. Di Aceh lebih seram lagi karena gerombolan bandit yang menduduki Aceh selama DOM bukan hanya mencuri kayu bulat atau menyiksa penduduk atau berburu manusia atau mencuri cadangan migas Aceh, melainkan juga menanam narkoba seperti kartel Pablo Escobar di Kolombia. Tujuannya adalah uang. Aceh luluh lantak, tetapi seluruh Sumatra dan Indonesia juga ikut rusak karena narkoba. Uang dari perkebunan Sumatra dan Sulawesi, uang dari perkebunan Jawa Tengah, uang dari Kalimantan, uang dari Timor Timur, uang dari migas dan kayu bulat dan narkoba Aceh, uang dari seluruh Indonesia, semua uangnya diamankan di bawah kekerasan bersenjata Dwifungsi ABRI. Inilah Dwifungsi ABRI. --- Hari ini, banyak sekali orang yang entah bagaimana punya lahan sawit, tebu, karet, dll sebanyak ribuan bahkan ratusan ribu hektar bahkan jutaan hektar. Dapatnya kapan coba? Kapan belinya? Uangnya dari mana? Kok bisa sih, tiba-tiba ratusan ribu hektar di Aceh atau Kalimantan jadi punyanya si ini dan si itu? Memangnya itu tanah dulunya punya bapak lo?

Indonesia
24
615
1.6K
123.1K
Ara otw imba retweetledi
haifainayah
haifainayah@haifainayah·
Suami gue mau ganti popok anak di family room-nya BXC Bintaro ga boleh, alesannya ada ibu2 lagi nyusuin. Terus suami minta mereka masuk ke bilik menyusui ke penjaganya tp dia ga mau, alasannya emang laki ga boleh masuk family room. Ya pantesan orang indo banyak yg fatherless
Indonesia
338
11.1K
84.3K
1.8M
shotout
shotout@sojournism·
@psikobagiduo najis mahasiswi psikologi tapi kelakuannya ngejudge cuh najis pasti jadi psikolog tukang bully 🤣
Indonesia
4
8
779
18.3K
David Alfa Sunarna
David Alfa Sunarna@davidsunarna·
Kenapa semua orang jago yang saya temui rata-rata lulusan ITB? Ada apa dengan ITB? Mana yang lulusan UNS kayak saya 😭
Indonesia
94
33
1.6K
263.5K
Ara otw imba
Ara otw imba@CalandraKayrin·
@whitedaretodo @rsngprad ini yg waktu business udah ga dapat snack coklat dan kacang-kacang itu yaa (banyak hal minor kerasa ilang)
Indonesia
0
0
0
37
to dare is to do
to dare is to do@whitedaretodo·
@rsngprad Jadi dirut2 selanjutnya tinggal nerusin operation cost yg udah membengkak. Pernah dirut nya diganti org bank biar efisiensi, tapi banyak penolakan dari para kru dan penumpang nya karena tidak mencerminkan Garuda yang maskapai bintang 4 bukan Low Cost Carrier
Indonesia
1
0
1
61
Ara otw imba retweetledi
Ara otw imba retweetledi
Kang Ritel
Kang Ritel@kr39__·
Kurang banyak apa bank asing di Indo? CIMB Niaga? Permata? OCBC NISP? Danamon? SMBC? Bank Of China? CCB? UOB? DBS? Not to mention size mereka bukan kecil ya, modal inti nya gede semua juga Dirimu tweet pake AI ya? 🤣🤣 I mean come on? Mending hapus deh baseless opinion gini
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys kata Benix saham bank-bank besar Indonesia itu harus nyungsep. Dan itu bukan berita buruk. Itu justru syarat wajib kalau Indonesia mau maju. Gw jelasin kenapa. Bank BRI sekarang sudah di bawah Rp3.600. Dua tahun lalu waktu semua orang bilang bakal ke Rp6.000 bahkan Rp7.000 Benix bilang tidak. Bahkan prediksinya bisa turun ke Rp3.000-an. Sekarang terbukti. Tapi ini bukan soal sahamnya naik atau turun. Ini soal sesuatu yang jauh lebih fundamental. Net interest margin selisih antara bunga yang bank bayar ke nasabah penabung versus bunga yang mereka tagih ke peminjam Indonesia tertinggi di dunia. Bukan Asia Tenggara. Bukan Asia. Dunia. Purbaya sendiri yang bilang itu. Lu nabung di bank dapat bunga 3 sampai 4 persen. Lu pinjam dari bank yang sama bayar bunga 10 sampai 13 persen. Selisihnya itu yang masuk kantong bank. Hasilnya Bank Mandiri laba Rp56 triliun tahun 2025. BRI Rp57 triliun. BCA Rp57,5 triliun. Kok mirip-mirip semua? Benix curiga ini sudah mengarah ke oligopoli. Dan KPPU perlu cek itu. Sekarang bandingkan dengan Vietnam. Vietcombank bunga pinjamannya 2,58 persen. Bahkan bank mikro di Vietnam bunganya bisa 1,2 persen. Dan GDP Vietnam 2025 8 persen. Tahun 2026 mereka target 10 persen. Indonesia? Masih berjuang mau tembus 5,3 persen. Dan Benix bilang korelasi itu bukan kebetulan. Kalau bunga kredit 13 persen pengusaha tidak berani ekspansi. Tidak berani beli mesin baru. Tidak berani hire karyawan. Karena seluruh profit habis buat bayar bunga bank. Mereka jadi perusahaan zombie hidup cuma untuk memperkaya banker. Petani ambil kredit untuk modal tanam profitnya habis bayar bunga. Nelayan ambil kredit untuk beli solar asetnya disita karena tidak bisa bayar. Sementara bankernya cetak laba puluhan triliun. Dan modalnya dari mana? Dari uang pajak rakyat. Pemerintah kucurkan dana ke bank Himbara supaya diputar ke bawah. Tapi ternyata malah dipakai beli Surat Utang Negara yang bunganya dibayar pakai pajak rakyat lagi. Jadi rakyat bayar pajak dua kali. Dan kalau mau pinjam duit pajaknya sendiri bayar bunga 13 persen. Solusi Benix ada dua yang paling masuk akal. Pertama permudah izin bank asing masuk Indonesia. Undang bank Vietnam. Bank China. Bank Jepang yang terbiasa bunga rendah. Biar kompetisi memaksa bank lokal turunkan bunga. Kedua kembangkan pasar obligasi dan pasar modal supaya perusahaan punya alternatif pendanaan selain bank. Kalau perusahaan bisa IPO atau terbitkan obligasi bank tidak lagi punya monopoli akses ke modal. Dan ini yang paling penting dari semua yang Benix bilang. Saham bank nyungsep bukan tanda ekonomi rusak. Itu tanda sistem sedang diperbaiki. Profit bank yang berkurang artinya pengusaha yang membayar bunga lebih sedikit. Artinya ada lebih banyak uang yang berputar di ekonomi riil. Artinya lapangan kerja bisa tumbuh. Artinya GDP bisa naik. Vietnam sudah buktikan itu. Kita masih terdiam melihat banker-banker kita cetak rekor laba sementara UMKM di bawah megap-megap bayar cicilan.

Indonesia
36
59
529
68.4K
Ara otw imba retweetledi
Hanif | AI For Productivity
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif·
Cek storage iPhone lo sekarang. Settings → General → iPhone Storage Scroll ke bawah. Liat "System Data" atau "Other". 30GB? 40GB? 50GB+? Lo gak tau isinya apa. Apple gak kasih tau. Dan gak ada tombol "Hapus". Tapi ada TRIK buat bersihin ini. Gini caranya:
Indonesia
145
5.7K
33.8K
6.6M
Ara otw imba retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys kata Tom Lembong di podcast Malaka dan ini salah satu yang paling jujur yang gw dengar dari mantan pejabat Indonesia soal kondisi sekarang. Dia bilang kebijakan luar negeri Indonesia sekarang paling berantakan sejak 1965. Bukan sejak 1998. B ukan sejak reformasi. Tapi sejak 1965. Dan dia kasih contoh konkret yang bikin gw tidak bisa bantah. Beberapa minggu lalu Indonesia bergabung ke Board of Peace yang diketuai Amerika dan Israel. Seminggu setelah itu Amerika dan Israel menyerang Iran. Sekarang Indonesia ngemis ke Iran minta kapal tanker kita boleh lewat Hormuz. Dan Iran dalam kondisi marah besar habis diserang mau simpati ke kita? Itu konsekuensi langsung dari kebijakan luar negeri yang tidak berprinsip. Soal energi ini yang paling bikin gw ngeri. Stok BBM dan LPG nasional kita hanya ekuivalen dengan 20 sampai 25 hari konsumsi. Itu saja. Kalau Hormuz tidak buka dalam 25 hari puluhan kota di Indonesia bisa kehabisan bensin dan gas. Ibu ibu tidak bisa masak. Logistik lumpuh. Bukan skenario jauh. Itu risiko yang menurut Tom Lembong sangat nyata dan sangat dekat. Bandingkan dengan Jepang yang stoknya 250 hari. China yang stoknya 1,3 miliar barel. Mereka sudah siap dari jauh jauh hari. Kita masih 20 hari dan tidak ada rencana darurat yang jelas. Dan ini yang paling menyakitkan dari semua yang dia bilang. Tahun lalu harga minyak dunia lagi murah. Surplus 2 juta barel per hari. Itu saat yang sempurna untuk borong dan nambah cadangan nasional. Tapi tidak dilakukan. Uangnya dialihkan ke program program lain yang multiplier effect-nya kecil yang kita sudah tau semua itu yaps EMBEGE Soal tarif Trump Indonesia panik duluan. Buru buru negosiasi. Dapat kesepakatan tarif 19%. Eh satu hari kemudian Mahkamah Agung Amerika batalkan tarif itu karena ilegal. Negara yang tidak panik sekarang cukup bayar 10%. Kita yang paling semangat negosiasi malah kena 19%. Tom Lembong bilang ini pelajaran lama yang terus diulang. Kalau kita tinggalkan prinsip demi keuntungan jangka pendek hasilnya selalu buruk. Selalu. Dan kata dia satu satunya hal yang bisa dilakukan masyarakat sekarang hemat. Kencangkan ikat pinggang. Nabung. Dan mulai pikirin alternatif kalau LPG benar benar langka. Karena pemerintah sendiri belum punya solusinya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
688
21.3K
53.4K
1.7M
al.
al.@usernotfoundau·
@anneybody @hrdbacot Timunnya pake timun lalapan kak. Bukan timun acar.
Indonesia
2
0
8
7.1K
Ara otw imba
Ara otw imba@CalandraKayrin·
@robinstrathi Jelas Aldis Burger Cempaka Putih, rotinya lembut dagingnya juicy lucy mahalini rizky febian bisa pesen online!!
Indonesia
0
0
0
9
link di bio
link di bio@robinstrathi·
Jepang punya ‘UNIQLO’ Swedia punya ‘H&M’ Spanyol punya ‘ ZARA ‘ Inggris punya ‘MARKS & SPENCER ‘ Perancis punya ‘LAFAYETTE’ Indonesia punya ‘?’
Indonesia
3.4K
691
19.6K
2.1M
Ara otw imba retweetledi
Falkenhaynz🍉
Falkenhaynz🍉@keharyapatihan·
Buat yang tertarik belajar geopolitik Berikut adalah gambar maritime choke points yang mungkin terganggu kalau terjadinya geopolitical shocks Di gambar kedua juga ada tabel mengena risiko2 di tiap2 maritime choke points, seperti risiko konflik, bajak laut, hingga cuaca berkabut
Falkenhaynz🍉 tweet mediaFalkenhaynz🍉 tweet media
Indonesia
13
931
3.5K
363.6K
Rezha Adrian Tanuharja
Rezha Adrian Tanuharja@JustATypicGuy·
@ijstwnnago kalo ga salah dulu sempet deh syarat intern di BCG itu IPK minimal 3.75 dari univ ternama
Indonesia
1
0
3
3.2K
dils
dils@ijstwnnago·
kak aku pernah daftar intern syaratnya - ipk >3.5 - reputable university - ada study casenya - psikotes clue produknya deket sm kehidupan sehari-hari ada jg yaaanggggg - ipk >3 - psikotes - fluent enggres - reputable university jg (tanpa ditulis pun tau kebanyakan yg lolos anak ESBEEM ITEBEH) clue FMCG multinational ada jg yg nyentang, "Keluarga km ada yg kerja di gov g alias pns." WKWKWKW
CUMA AKUNTAN DOANG@AkuntanYeah

Intern aja skrg masuknya banyak yg pake test

Indonesia
101
611
13.8K
671.8K