DUBES

8.9K posts

DUBES banner
DUBES

DUBES

@Gassfar

kami menyembunyikan perasaan kami, tapi lupa mata kami bicara

jakarta Katılım Nisan 2011
527 Takip Edilen182 Takipçiler
DUBES retweetledi
Cypri Dale
Cypri Dale@cypripajudale·
Saya tidak menduga film Pesta Babi ini bisa se-spiritual ini. Dianalisis dalam Forum Studi Al Quran, ditelaah dari kaca mata tafsir.
Cypri Dale tweet media
Indonesia
2
57
362
9.4K
DUBES retweetledi
Rumail Abbas
Rumail Abbas@Stakof·
Sejak demonstrasi besar terjadi di Pati, dan isu ini mencuat hingga nasional, saya akhirnya mendapati sikap resmi PBNU. Karena predator seperti ini memang kerap berlindung di balik nama pesantren tradisional, dan banyak pesantren tradisional tergabung di dalam RMINU (Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama), organisasi di bawah PBNU. Sikap seperti membuat lega dua hal: 1. Tidak boleh ada yang denial. Predator dari komunitas NU sendiri harus disikapi oleh komunitasnya dengan lebih tegas. 2. Tidak boleh ada pemakluman dan "gak enakan" karena pelakunya adalah "komunitasnya sendiri". Ini kejahatan besar, lho!!! Saya kerap melihat beberapa tokoh langsung "diam" ketika sesama kiainya melakukan kejahatan. Apa-apaan, ini? Sejak itu saya dapati selebaran bahwa pelaku pencabulan asal Pati ini kabur dan menghilang. Sempat ditetapkan sebagai DPO oleh Kepolisian. Akhirnya, penjahat itu tertangkap.
Rumail Abbas tweet mediaRumail Abbas tweet media
Indonesia
65
151
423
36.2K
DUBES retweetledi
Nadirsyah Hosen
Nadirsyah Hosen@na_dirs·
Mengapa filosofi pendidikan “sesuai industri” itu problematis? Saya agak gelisah baca wacana menutup prodi yang dianggap “tidak relevan dengan industri”, yang disampaikan Sekjen Kemendikti, Prof Bakri Munir Sukoco. Bukan karena saya anti industri. Tapi… industri yang mana? Yang hari ini? Atau yang bahkan belum ada 10 tahun lagi? Masalahnya sederhana: industri sendiri sering belum tahu arah masa depannya. Laporan World Economic Forum dan McKinsey & Company berulang kali bilang hal yang sama: banyak pekerjaan masa depan belum eksis hari ini. Jadi kalau kampus sibuk “menyesuaikan diri” dengan kebutuhan sekarang, kita mungkin sedang menyiapkan lulusan… untuk dunia yang sudah lewat. Dan biasanya, yang pertama dikorbankan itu selalu sama: Filsafat. Sejarah. Sastra. Yang dianggap tidak praktis. Padahal banyak pemimpin, pembuat kebijakan, bahkan inovator yang lahir dari sana. Sekarang bahkan keguruan dan kedokteran ikut disorot oleh Sekjen Kemendikti. Keduanya dibutuhkan masyarakat tapi katanya terlalu “market-driven”, harus jadi “market-driving”. Tapi jujur saja kedua istilah ini masih dalam logika yang sama: pasar sebagai penentu. Bedanya hanya soal siapa yang lebih pandai meramal pasar. Padahal masalah utamanya bukan di situ. Masalah pendidikan di Indonesia itu ada di tata kelola. Prodi dibuka karena tren. Karena peminat. Karena pemasukan. Bukan karena visi pendidikan. Kalau akarnya di situ, menutup prodi dari atas itu cuma seperti memotong daun, tanpa menyentuh akar. Yang kita butuhkan bukan sekadar menutup prodi, tapi membenahi cara kita menilai dan membiayai pendidikan. Quality control dan akreditasi tetap penting, tapi ukurannya harus nyata: kualitas belajar, daya pikir lulusan, dan dampaknya bagi masyarakat, bukan sekadar dokumentasi. Yang dibutuhkan adalah pendanaan berbasis kualitas, kurikulum yang lentur, dan keberanian menjaga ilmu yang tidak selalu “laku”. Karena saat industri jadi satu-satunya ukuran, dunia kampus menjelma hanya melatih tenaga kerja bukan melahirkan manusia yang mampu berpikir, menilai, dan membentuk zamannya sendiri. Tabik, Nadirsyah Hosen
tempo.co@tempodotco

JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

Indonesia
35
1.1K
2.7K
78.5K
DUBES retweetledi
Sayid Machmoed BSA
Sayid Machmoed BSA@sayid__machmoed·
Afwan Ustad @ustadzkhalid antum ga usah bicara geopolitic, kacau. Benerin aja dulu rukun wudhu. Antum juga ustad @Firanda_Andirja kalau ga paham geopolitik, ahsan skut. Antum tahu berapa ribu, Syekh Muhammad bin Abdul Wahab pendiri Wahabi membantai kaum muslim di Thaif?
Panggil Saja: 🅰🅱1@Just_Ab1

#Syiah Kok Pahlawan?❌ Para ulama & ustadz senantiasa berusaha mengungkap & menjelaskan hakikat siapa sebenar yg namanya #Syiah (Iran). Pahlawan kaum muslimin? Jelas BUKAN. Tangan #Syiah bersimbah-darah pembantaian kaum muslimin,seperti di Suriah, Iraq, Yaman dst. #justinfo

Indonesia
102
360
841
48K
DUBES retweetledi
Dazai Osamu
Dazai Osamu@TerapiMinor·
pause dulu soal Ferry Irwandi ada kabar buruk dari Bogor, Gunung Gede pangrango lagi dijaga sama ormas, polisi, dan TNI buat jaga beck hoe. mereka lagi mau buat akses jalan buat geothermal #UsirSetanTanah #SaveGedePangrango #TolakGeothermal
Indonesia
133
4.6K
10.4K
778.8K
DUBES retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Dulu saya tanya ke pak Kornas P2G, bagaimana caranya secara hukum, upah minimum guru bisa ditetapkan? Kata beliau, gampang aja, Presiden tinggal buat Peraturan Pemerintah. Tidak perlu UU. Karena sudah ada dasarnya di UU 14/2005. Bertahun-tahun disuarakan, tidak pernah diwujudkan. Alasannya selalu saja APBN kita gak sanggup. Tiba-tiba terbit PP 115/2025, pegawai SPPG bisa dapat gaji minimum dan status kerja yang jelas. Masalahnya program MBG pake 20% APBN untuk pendidikan, yang selama ini dianggap tidak bisa menjamin upah minimum guru, tapi bisa untuk pegawai SPPG. Bagaimana caranya kita menerima ini? Bagaimana caranya tidak depresi? Tuliskan satu kata yang mewakili.
Indonesia
181
2.3K
3.6K
118.7K
DUBES retweetledi
Info Jateng
Info Jateng@Jateng_Twit·
BREAKING NEWS❗ Alhamdulillah survivor atas nama Syafiq Ridhan Ali Razan ditemukan dalam kondisi MD, di daerah lereng puncak sebelah selatan antara jalur Gunung Malang dan Baturaden. Saat ini masih dalam proses evakuasi. Alhamdulillah 😭 Merinding dengarnya Rabu, 14 Januari 2026 Sumber video: Relawan Independent Dian + Kg Uki Info: slametviabambangan
Indonesia
248
1K
8K
1.6M
DUBES retweetledi
L. Musaddad A. Sadat
L. Musaddad A. Sadat@labiebsadat·
Pertandingan untuk Persija yang lebih baik dibandingkan dua musim lawatan terakhir ke Bdg. Main bagus terkadang belum cukup untuk memberikan poin. Peluang? Ada Kreasi peluang? Ada Kuasai jalan pertandingan? Iya. Ini baru Derby 🙌🏻 Move onto next game in P18. Lo Spirito, Can.
L. Musaddad A. Sadat tweet mediaL. Musaddad A. Sadat tweet media
Indonesia
66
107
518
40.6K
DUBES
DUBES@Gassfar·
@Majelis_Ruhani Hati adalah tanah kesadaran adalah akar, dan perbuatan adalah buahnya. Bagaimana kita mau merasakan lezatnya buah? Maka kelezatan itulah yg membuat kita ingin terus mencicipinya
Indonesia
0
0
0
20
DUBES
DUBES@Gassfar·
@FaktaSepakbola Pemain binaan total football, jadi tarkam begini 🥱
Indonesia
0
0
0
765
FaktaBola
FaktaBola@FaktaSepakbola·
Rafel Struic vs Spasojević 😱 Karena aksi nya itu, Struick dapat kartu merah di menit 90+10'
Slovenščina
245
162
1.7K
500.9K
DUBES retweetledi
Ainun Najib 🇮🇩@🇸🇬
💚💚💚 inilah NU yang kita kenali 💚💚💚 صلّى الله على محمد
135
173
845
56.1K
DUBES retweetledi
Ekspedisi Indonesia Baru
Ekspedisi Indonesia Baru@idbaruid·
Tim penulis buku #ResetIndonesia mengalami teror oleh orang tak dikenal di Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Minggu (21/12/2025) dini hari. Dua mobil yang ditumpangi para penulis dilempari telur oleh empat orang tak dikenal. Insiden ini terjadi setelah acara bedah buku di Desa Gunungsari dibubarkan paksa oleh aparat dan pemerintah setempat, Sabtu (20/12/2025) malam. Sekitar jam 03.05 WIB, empat orang berboncengan mengendarai dua sepeda motor tiba-tiba melempari dua mobil yang sedang terparkir. Tim penulis “Reset Indonesia” telah melakukan diskusi di sekitar 45 titik di berbagai kota. Inilah untuk pertama kali acara dibubarkan paksa dan mengalami teror.
Indonesia
61
1.2K
2K
381.9K
DUBES retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️
Sumatera Adil & Federal tweet media
QME
94
9.4K
19.6K
279.6K
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
Sebelumnya tercatat bantuan beras sebanyak 21.874 kilogram dengan nilai Rp 1,3 miliar, sehingga publik menilai harga beras Rp 60.000 per kilogram (kg). Sebenarnya beras dikemas dalam ukuran 5 kilogram per paket. “Ini 5 kg. Jadi salah tulis, maafkan aku karena aku manusia biasa, pasti ada khilaf. Tetapi yang terpenting niat merah putih,” ujar Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman. Baca di sini: money.kompas.com/read/2025/12/1… ~AM #Beras #Bantuan #BanjirSumatera
Kompas.com tweet media
Indonesia
243
130
445
136.9K
DUBES retweetledi
el
el@misallnya·
Foto termahal tanggal 1 desember saat awak jalan kaki dari takengon - bireuen. Bapak2 paruh baya dan anaknya gantian menggendong ibunya yg stroke dari bireuen menuju takengon. 😭💔💙
el tweet media
Zulfikar Akbar@zoelfick

Jarak Bireuen ke Takengon itu tak kurang dari 126 km. Mereka tempuh dengan jalan kaki, demi bisa bertemu keluarga yang tak kunjung ada kabar. Susahnya akses komunikasi, mereka andalkan kaki sendiri utk melihat langsung kondisi keluarganya di sana.

Indonesia
98
7.3K
17.9K
385.3K
DUBES retweetledi
finplanner Magang 🇰🇮
finplanner Magang 🇰🇮@eDzulfikar·
Baru liat liputan tempo soal generasi muda yg mulai banyak kejebak pinjol yg belakangan diketahui buat barang2 konsumtif dan experience. Bahkan faktanya trend pinjol naik ketika ada konser Klean knapa gais?
Indonesia
29
136
590
43.8K