lthfi

25.5K posts

lthfi banner
lthfi

lthfi

@MLluthfi

Jakarta, Indonesia Katılım Şubat 2011
218 Takip Edilen224 Takipçiler
lthfi
lthfi@MLluthfi·
@keshikiayame Dia juga berprestasi. Dulu pernah liat dia bikin video nunjukin kamarnya, dan dikamarnya waktu dia kuliah dia itu sering ikut lomba dan jadi duta wisata /duta kampus, banyak sash sama piagam penghargaan disana
Indonesia
0
0
2
1.2K
jia🍓
jia🍓@keshikiayame·
Kak amanda petentang petenteng sering lewat fyp, vt yg dia diruqyah, terus lewat lagi yang dia cerita ini.. baca komen2 ternyata kakak ini udah usia 43 tahun😭 gw ngiranya dia 28 asliii… Dijanjiin mau nikah ternyata si cowo malah nikah sama yang lain, lukanya berasa sampe bertahun-tahun. Tuh guys kalo mau nyakitin anak orang mikir dulu deh, rasanya berharap terus dikecewain tuh sakit banget Udah mah sembuhnya lama dan pasti bakal keinget terus sampe seumur hidup😭 Semoga lekas pulih buat hatinya kak amanda🌷
Indonesia
97
739
8.9K
501.4K
Indomie
Indomie@Indomielovers·
EMANG BENER INI YANG PALING DICARI??
Indomie tweet media
Indonesia
808
303
2.3K
191.7K
lthfi
lthfi@MLluthfi·
@greenpurple_mw Turut merasakan duka, semoga berkah Tuhan menyertai kepergian beliau menuju tempat terakhirnya
Indonesia
0
0
0
165
ciaa
ciaa@xpeacessea·
ciaa tweet media
ZXX
2.9K
349
2.2K
278.3K
society.
society.@playtwitts·
@gramedia Thailand, karena deket jadi pasti gak semahal kalau luar asia tenggara hehehe. Thailand negara yang unik gak pernah dijajah dan sepertinya mini sodom dan gumora jadi penasaran ke sana juga 😇
Indonesia
1
0
1
1K
Gramedia
Gramedia@gramedia·
Kalau Gramedia kasih kalian hadiah private trip ke luar negeri selama seminggu, kalian bakal pilih negara apa? 👀
Indonesia
6.2K
331
7.1K
501.1K
lthfi
lthfi@MLluthfi·
@FOOD_FESS Yang stroberi tapi minta manisnya dikurangin 👌👌👌
Indonesia
0
0
0
341
🍑
🍑@FOOD_FESS·
di era gempuran perkopian, sender lebih pilih minum susu. siapa guis yg samaan?
🍑 tweet media
Indonesia
246
38
893
157.9K
lthfi
lthfi@MLluthfi·
@insidefolkative Dulu tiap dua minggu sekali kesini, kudu diukur dulu baru boleh masuk
lthfi tweet media
Indonesia
0
0
0
326
folkative
folkative@insidefolkative·
Dari ini semua, mana yang jadi langganan kalian/nyokap kalian: 🫵🏻
folkative tweet mediafolkative tweet mediafolkative tweet mediafolkative tweet media
Indonesia
160
22
376
42.2K
Cibi
Cibi@cibibukanmaruko·
Agnes Rahajeng ini cakep bener ya Allaaaah~ Girl crush aku 🥲😍 I'll root for her kalau dia ikutan Putri Indonesia ❤️🤍❤️🤍
Cibi tweet mediaCibi tweet mediaCibi tweet media
Indonesia
2
0
6
0
lthfi
lthfi@MLluthfi·
@66lhcs Tropical float + paket Superbesar 2 👍👍
English
0
0
0
19
folkative
folkative@insidefolkative·
Apa hal yang harusnya gratis di dunia ini, tapi kenyataannya malah harus bayar. 🫵🏻
Indonesia
172
13
162
41.4K
lthfi
lthfi@MLluthfi·
@Jakartalk Dulu kelas 1 SD, kebangun tidur ngeliat sosok tinggi hitam, matanya merah menyala, senyumnya seringai lebar. Saat liat itu bener-bener gak bisa ngapa-ngapain cuma terpaku, badan kaya diterpa air terjun berat banget, mau teriak ga bisa. (Gambar ilustrasi, tapi mirip ky gitu)
lthfi tweet media
Indonesia
0
0
0
536
jakartalk
jakartalk@Jakartalk·
Ada yang punya pengalaman / cerita orang ngeliat setan beneran gak? Ngeliatnya yang beneran ngeliat jelas depan mata, bukan sekelebatan atau sekilas. Ceritain dong!
jakartalk tweet media
Indonesia
136
67
601
353.5K
lthfi
lthfi@MLluthfi·
@stravenues Itung-itung bantu negara bayar utang
lthfi tweet media
Indonesia
0
0
3
147
lthfi
lthfi@MLluthfi·
@kingcages Banget!!! Bener-bener Jijik!! Ngeri!!! Mual!!! Dan Aming gila banget menyajikan semua itu dalam waktu yang singkat
Indonesia
0
0
0
310
𝒏𝒂𝒅𝒊𝒏𝒆 ᥫ᭡
jujur gak ketawa samsek bagian tokek “ngincer” dimas, tp org org di studio pd ketawa. ITU SEREM CUY TRAUMATIZING 😭
fillainart@fillainart

Ghost in The Cell (2026) yang disutradarai oleh Joko Anwar barangkali memang sengaja memborbardir penonton dengan tumpukan kritik sosialnya lewat rentetan dialog. Namun, di tengah upaya tersebut, ada satu celah yang justru membuat film ini terperosok ke dalam jurang ambivalensi, yaitu representasi queer. (spoiler alert!) Film ini menghadirkan dua karakter queer yang berdiri di kutub yang sepenuhnya berseberangan, yakni Tokek (Aming) dan Novilham (Magistus Miftah). Tokek digambarkan sebagai algojo kejam dari geng Rendra (Ho Yuhang) yang tak segan menyiksa hingga menghabisi nyawa siapapun atas perintah sang bos. Kehadiran Dimas (Endy Arfian) sebagai tahanan baru menarik perhatian Tokek. Ia memanggil Dimas dengan sebutan “cantik”, dan secara gamblang divisualisasikan ia melakukan serangkaian kekerasan seksual terhadap Dimas. Di sisi lain, Novilham memikul peran sebagai pencair suasana (comic relief) sekaligus sebagai sosok seniman. Eksistensinya seolah didesain murni untuk meredakan ketegangan, memancing gelak tawa penonton lewat gestur gemulai dan tarian femininnya. Dua potret ambivalen ini adalah cerminan dari bagaimana masyarakat Indonesia mengkonstruksi keberadaan kelompok queer. Karakter Tokek mewakili lensa yang memandang individu queer sebagai sebuah ancaman. Sebuah perspektif yang merupakan proyeksi dari alam bawah sadar (unconscious mind) laki-laki hetero yang menyiratkan bahwa mereka juga predator yang memosisikan perempuan sebagai mangsanya. Perspektif yang sama digambarkan dalam adegan KS yang dialami Dimas waktu adegan mandi. KS yang harusnya traumatik, direduksi menjadi sebuah lelucon, terutama bila yang mengalami laki-laki. Sementara itu, karakter Novilham menggambarkan eksistensi queer di Indonesia yang cenderung lebih “ditoleransi” asalkan mereka mengambil peran sebagai seniman dan atau komedian. Ada semacam pemakluman bersyarat dari masyarakat untuk profesi ini. Kedua karakter ini sangat kontras efeknya pada penonton ketika muncul di layar. Kemunculan Tokek menebar teror dan ketakutan, sedangkan gerak-gerik Novilham senantiasa disambut dengan gelak tawa. Bagian yang ironis dari film ini adalah konklusinya. Terlepas dari perbedaan peran yang mencolok antara sang predator dan sang komedian, kedua karakter queer ini pada akhirnya berujung pada nasib yang persis sama. Ini seolah menegaskan bahwa apapun wujud representasinya, individu dengan identitas queer di dalam narasi arus utama tidak akan pernah mendapatkan cerita happy ending. Namun, tentu saja film ini “berbaik hati” memberikan mereka ruang di kredit akhir, membiarkan mereka menari bersama seluruh jajaran cast dan crew sebagai bentuk apresisasi semu. Diberi panggung untuk merayakan di luar cerita, asalkan nasib mereka tetap dihabisi di dalam teks naratifnya.

Indonesia
227
302
3.6K
285.4K
S C Y T H E
S C Y T H E@scythespecimen·
What the actual fuck is this?😭😭😭
English
55
9
838
70.1K