🇵🇸

103.9K posts

🇵🇸 banner
🇵🇸

🇵🇸

@Madeye36

Real Madrid! Kim Ji-Soo 💜💜💜

Katılım Haziran 2018
185 Takip Edilen165 Takipçiler
🇵🇸 retweetledi
🇵🇸 retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
😭😭😭😭
muklas tweet media
QME
219
2.8K
13.1K
179.7K
🇵🇸 retweetledi
DARA GADIS BORNEO
DARA GADIS BORNEO@Dara_Cega·
Hasil kunjungan kerja ke luar negeri..
DARA GADIS BORNEO tweet media
Indonesia
86
1.8K
6.8K
46.1K
🇵🇸 retweetledi
Mohamad Guntur Romli
Mohamad Guntur Romli@GunRomli·
Seskab Teddy sebut nama Kaisar & Putera Mahkota Jepang kyak nyebut nama teman-teman dia di kujungan resmi kenegaraan. Orang ini paham sopan santun diplomatik gak sih? Pdhal dlm dunia diplomasi, protokol bukan sekadar formalitas basa-basi; ia bahasa penghormatan antarnegara. Mengabaikan gelar resmi kepala negara asing, terutama monarki dgn sejarah panjang sprt Jepang, merupakan bentuk kecerobohan komunikasi yg sangat serius & memalukan. Kaisar Jepang: His Majesty (HM) Emperor Naruhito (Yang Mulia Kaisar Naruhito). Di Jepang, beliau juga disebut sebagai Tenno Heika. Putra Mahkota Jepang: His Imperial Highness (HIH) Crown Prince Akishino (Yang Mulia Putra Mahkota Akishino)--tidak dipanggil lagi nama lahirnya: Fumihito. Penggunaan nama langsung terhadap simbol tertinggi negara sahabat oleh seorang Seskab adalah cermin dari dangkalnya literasi diplomatik. Sebagai pejabat tinggi yg melekat pada lingkar utama kekuasaan, Seskab Teddy seharusnya memahami bahwa setiap kata yg keluar dari mulutnya membawa beban representasi negara. Menyebut nama Kaisar Naruhito tanpa embel-embel "Yang Mulia" bukan sekadar menunjukkan keakraban yg dipaksakan, melainkan arogansi linguistik yang memalukan. Di panggung internasional, ketidakmampuan membedakan cara bicara di warung kopi dgn forum kenegaraan adalah sinyal ketidaksiapan mental & intelektual dlm mengemban tugas birokrasi tingkat tinggi. Tindakan ini merendahkan marwah diplomasi Indonesia & mempertontonkan defisit etika yg nyata. Jika seorang Seskab gagal menguasai tata krama dasar protokoler, hal itu memberikan kesan bahwa pemerintahan kita dikelola oleh individu yg tidak menghargai kedaulatan budaya bangsa lain. Diplomasi menuntut presisi, bukan sekadar gaya; dan dalam kasus ini, Seskab Teddy telah gagal memberikan rasa hormat yg menjadi hak dasar mitra internasional kita.
Indonesia
693
4.9K
15.7K
2.5M
🇵🇸 retweetledi
Mas Agung 🇵🇸
Mas Agung 🇵🇸@gajelaslonyet·
Fun fact ini orang itu bener-bener dibenci se instansinya. Kaya jd bahan omongan kalo anggota yang lain pd nongkrong diluar & merasa haram kalo disamain sm ini orang.
Mohamad Guntur Romli@GunRomli

Seskab Teddy sebut nama Kaisar & Putera Mahkota Jepang kyak nyebut nama teman-teman dia di kujungan resmi kenegaraan. Orang ini paham sopan santun diplomatik gak sih? Pdhal dlm dunia diplomasi, protokol bukan sekadar formalitas basa-basi; ia bahasa penghormatan antarnegara. Mengabaikan gelar resmi kepala negara asing, terutama monarki dgn sejarah panjang sprt Jepang, merupakan bentuk kecerobohan komunikasi yg sangat serius & memalukan. Kaisar Jepang: His Majesty (HM) Emperor Naruhito (Yang Mulia Kaisar Naruhito). Di Jepang, beliau juga disebut sebagai Tenno Heika. Putra Mahkota Jepang: His Imperial Highness (HIH) Crown Prince Akishino (Yang Mulia Putra Mahkota Akishino)--tidak dipanggil lagi nama lahirnya: Fumihito. Penggunaan nama langsung terhadap simbol tertinggi negara sahabat oleh seorang Seskab adalah cermin dari dangkalnya literasi diplomatik. Sebagai pejabat tinggi yg melekat pada lingkar utama kekuasaan, Seskab Teddy seharusnya memahami bahwa setiap kata yg keluar dari mulutnya membawa beban representasi negara. Menyebut nama Kaisar Naruhito tanpa embel-embel "Yang Mulia" bukan sekadar menunjukkan keakraban yg dipaksakan, melainkan arogansi linguistik yang memalukan. Di panggung internasional, ketidakmampuan membedakan cara bicara di warung kopi dgn forum kenegaraan adalah sinyal ketidaksiapan mental & intelektual dlm mengemban tugas birokrasi tingkat tinggi. Tindakan ini merendahkan marwah diplomasi Indonesia & mempertontonkan defisit etika yg nyata. Jika seorang Seskab gagal menguasai tata krama dasar protokoler, hal itu memberikan kesan bahwa pemerintahan kita dikelola oleh individu yg tidak menghargai kedaulatan budaya bangsa lain. Diplomasi menuntut presisi, bukan sekadar gaya; dan dalam kasus ini, Seskab Teddy telah gagal memberikan rasa hormat yg menjadi hak dasar mitra internasional kita.

Indonesia
254
4.6K
35.3K
1.3M
🇵🇸 retweetledi
Aegon
Aegon@AegonCT·
@Menlu_RI @antonioguterres Changing the word from ‘killing’ to ‘deaths’?? Did Mossad just knock on your door or what?
Aegon tweet media
English
36
572
1.4K
49.6K
🇵🇸 retweetledi
alfin rizal
alfin rizal@alfinrizalisme·
gausah puji saya. puji Allah saja. segala puji hanya milik Allah. segala fuji juga milik Allah. furab, fuji arab milik Allah. yaa bener sih 😭🤣
Indonesia
264
2.6K
12.2K
333.5K
🇵🇸
🇵🇸@Madeye36·
anjir, pertamax 17rb dah. naek goceng
Indonesia
0
0
0
18
🇵🇸 retweetledi
The Reds Indonesia
The Reds Indonesia@The_RedsIndo·
Polanya kemungkinan gini: • Buzzer ngebocorin harga bahan bakar nonsubsidi padahal confidential • Pemerintah melihat reaksi masyarakat • Pasti protes karena kenaikannya signifikan • Pas pengumuman kenaikan, tidak seperti yang beredar (bisa lebih rendah) • Pemerintah mengklaim keberhasilan karena kenaikan tidak separah yang dikhawatirkan Pengambilan kebijakan berdasarkan hasil tes ombak 🙏😂
Indonesia
345
6.9K
23.1K
641.5K