Kuminih

30.6K posts

Kuminih banner
Kuminih

Kuminih

@Marxegesis

Internationalist.

World Commune Katılım Nisan 2019
888 Takip Edilen1.2K Takipçiler
Kuminih
Kuminih@Marxegesis·
@hecubian_devil You can abolish the state, it’s not a transhistorical social relation. But, it’d be gradual rather than immediate. Engels and Lenin were always right.
English
2
0
3
115
Cassie Pritchard
Cassie Pritchard@hecubian_devil·
I can’t speak for anyone else but I’m perfectly willing to say I diverge from orthodox Marxism in that I do not want a stateless society (classless would be nice though, and I think we can iterate on the state to get there). I don’t think it can ever work!
big bad butch WIFE, baro dyke of Tipperary@BadGeef

"we need to create a structure on the left that lets Marx-leninists not have to care about pretending to want a classless, stateless society, we all really just wanna do the whole state capitalism thing" I don't think you're supposed to say that part out loud

English
18
5
128
10.8K
Kuminih
Kuminih@Marxegesis·
@VenturCommunist Privacy has been long dead, anyway. The point now is how do we seize this.
English
0
0
5
387
Inter Xtra
Inter Xtra@Inter_Xtra·
🚨🚨 Breaking: #Inter is close to WITHDRAWING from the race for Cuti Romero due to salary demands. 🇦🇷 The defender currently earns over €7M/yr net. [@RadioMARCA via @MatteMoretto]
Inter Xtra tweet media
English
36
17
462
353.8K
Kuminih
Kuminih@Marxegesis·
@wilsonsitorus Ada yang versi Minang-nya ga ya? Peneliti etnis dan budaya Minang yang menemukan kebenaran tapi ga sesuai dengan Adaik. Jadi pengen tau.
Indonesia
4
0
10
6.7K
Tuan Wahai
Tuan Wahai@wilsonsitorus·
Ada orang Jerman yg tahu Sisingamangara, asal-mula suku dan bahasa Batak, lebih dalam dari hampir semua orang Batak. Namanya Uli Kozok. Tapi dia dirisak, oleh Batak yg menolak kebenaran dari sumber primer krn tidak sesuai dgn pitutur
Imanuel Lawalata 🌴@imanuel_fl

Ada orang Jerman yang tahu Pela-Gandong lebih dalam dari kebanyakan orang Maluku. Namanya Dieter Bartels. Dieter Bartels selesai dari sekolah periklanan di Jerman. Tapi beliau tidak mau menghabiskan sisa hidupnya di kantor percetakan. Jadi Beliau pergi. Keliling dunia. Salah satu tujuannya: Indonesia. Tahun 1964, pertama kali menginjakkan kaki di sini dengan visa turis 2 minggu. Namun ternyata tinggal selama 3 bulan. Visa diperpanjang tiap dua minggu, ceritanya waktu itu masih bisa diurus lewat polisi setempat. Dan rupanya Indonesia terlalu nyaman untuk ditinggalkan begitu saja. Singkat cerita, beliau sampai di Amerika Serikat. Tidak punya ijazah SMA. Masuk Community College. Dapat nilai tertinggi. Diizinkan lanjut kuliah. Akhirnya sampai di Cornell University, New York dan sedang mengerjakan disertasi untuk gelar Ph.D. Waktu itu beliau sedang ada di Belanda. Dan di sana beliau menyaksikan sesuatu yang mengubah arah penelitiannya selamanya. Sekelompok pemuda Maluku melakukan pembunuhan terhadap seorang polisi di depan Kedutaan Besar Jerman di Den Haag(1970an). Beliau bertanya, Siapa orang-orang ini? Karena penasaran, beliau kembali ke perpustakaan Cornell. Membaca semua yang bisa ditemukan tentang Maluku, mulai dari zaman Portugis. Dan tahun 1974, beliau terbang lagi ke Indonesia. Mengajukan izin penelitian. Masuk ke Maluku Tengah. Kebetulan yang tidak pernah beliau rencanakan, tapi tidak pernah beliau sesali. Penelitiannya berfokus pada satu hal yang dianggap banyak orang sudah cukup diketahui: Pela-Gandong. Ikatan persaudaraan lintas agama yang selama berabad-abad menjadi perekat komunitas Muslim dan Kristen di Maluku Tengah. Salah satu bukunya "Dibawah Naungan Gunung Nunusaku" sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dan menjadi salah satu referensi paling penting tentang budaya Maluku. Ada dua jilid, Jilid 1 Kebudayaan dan Jilid 2 Sejarah. Lalu 1999 datang. Kerusuhan. Konflik. Maluku terbakar. Dieter Bartels tetap datang. Bukan untuk meneliti. Tapi karena dia perlu tahu sendiri apa yang sedang terjadi dan kenapa sesuatu yang seharusnya menjadi perekat, justru gagal menahan perpecahan. "Kerusuhan seharusnya tidak terjadi jika semua elemen masyarakat mengerti betul apa itu Pela-Gandong," katanya. Sekarang usianya sudah tidak lagi muda. Tapi hampir setiap tahun, dia masih kembali ke Maluku. Masih meneliti. Masih bertanya. Di pengantar bukunya, ada satu kalimat dari penulisnya yang sulit saya lupakan: "Prof. Bartels adalah orang Maluku — lebih dari orang Maluku itu sendiri." Dan di ujung obrolan kami, dia menitipkan satu harapan yang sederhana tapi berat: Semoga ada orang-orang Maluku yang mau melanjutkan penelitiannya. Bukan karena dia menyerah. Tapi karena beliau tahu cerita tentang tanah ini seharusnya diteruskan oleh mereka yang lahir dan besar di sini.

Indonesia
27
462
2.6K
111.9K
Kuminih
Kuminih@Marxegesis·
@jkt48baba Selamat dan semoga kerja-kerja intelektualnya selalu dilancarkan dan bermanfaat!
Indonesia
1
0
4
309
baba
baba@jkt48baba·
kabar bahagia, hari ini saya resmi mengundurkan diri dari posisi asisten akademik Prodi Doktor Manajemen dan Kebijakan Publik, UGM. keputusan ini saya ambil karena saya akan melanjutkan studi pascasarjana dan doktoral di SOAS University of London. mohon doanya kawan semua☺️
baba tweet mediababa tweet mediababa tweet media
Indonesia
34
19
419
13.1K
A. Ainur Rohman
A. Ainur Rohman@ainurohman·
⚠️IFAB Mengakui Kesalahan dalam Kartu Merah pemain Swiss Embolo vs Argentina⚠️ Badan pembuat aturan sepak bola (IFAB) merilis pernyataan adanya penyalahgunaan VAR dalam kartu merah yg diterima Breel Embolo (Swiss) dlm laga perempat final Piala Dunia 2026 vs Argentina. Aturan kesalahan identitas (mistaken identity) yang dipakai VAR, menurut IFAB hanya boleh digunakan untuk mengecek apakah wasit salah mengartu orang. Jadi bukan untuk membatalkan pelanggaran dan beralih menghukum pemain lain khususnya yang dianggap diving. Jadi VAR melakukan kesalahan dalam kasus kartu kuning kedua Embolo. Dalam laga itu, Argentina akhirnya menang dengan skor 3-1. Embolo dikeluarkan ketiks situasi masih 1-1.
L'Équipe@lequipe

Embolo n'aurait pas dû être expulsé face à l'Argentine ➡️ l.lequipe.fr/53p L'IFAB, qui régit les règles du jeu, a communiqué sur un usage abusif du VAR durant la Coupe du monde. L'instance a établi que la vidéo pouvait intervenir en cas d'erreur sur l'identité d'un joueur averti, mais pas pour inverser la sanction, notamment sur les situations de simulation. À partir de cela, le Suisse Breel Embolo n'aurait pas dû être expulsé face à l'Argentine en quarts de finale.

Indonesia
109
223
828
190.3K
Kuminih
Kuminih@Marxegesis·
@biduanssa Solusi tercepat adalah menghubungi pihak keluarga/tetangga terdekat untuk membantu mengawasi anaknya hingga bapaknya pulang atau titipkan ke panti asuhan lalu setelah pulang, si bapak bisa jemput kembali anaknya. Solusi jangka panjang tentu perlu penanganan dinas sosial.
Indonesia
0
0
2
70
risa-!
risa-!@biduanssa·
ada yg udah liat belom? bayi usia 1,6th ditinggal ayahnya buat ngojol. ibunya udh meninggal, jadinya si ayah yg ngurus anaknya sendiri. tiap ditinggal bayinya main sendiri dan dipantau by cctv sm ayahnya🥲
risa-! tweet media
Indonesia
1.8K
6.6K
74.2K
7.4M
Kuminih
Kuminih@Marxegesis·
@MerahAva Cuitan titik kumpul anak pertama.
Indonesia
0
0
3
323
Amber's eyes
Amber's eyes@MerahAva·
Hard lesson buat saya : The crying baby gets the milk. Dari kecil jarang minta ini itu, bahkan kalo ada yg rusak pun nyoba diperbaiki sendiri dulu. Pas gede ortu saya ternyata ngeliat saya sebagai anak yg gampang diurus. Kuliah disuruh cari beasiswa sendiri, bahkan motorpun ga-
🪻 Biba 🍉@bibabercerita

Gimana ya caranya menamai duka anak-anak yang … gak pernah neko-neko, gak kriminal, tapi ironisnya malah harus ke psikolog karena JUSTRU dia “anak yang baik”. Mereka berusaha kasih semua karena percaya jadi anak baik akan membuat mereka aman, tapi ternyata enggak.

Indonesia
409
6.6K
38.1K
1.2M
Kuminih
Kuminih@Marxegesis·
@senjatanuklir Jangankan poin pembicaraannya apa, merhatiin kakaknya secara seksama aja susah. Dia terlalu banyak gerak pas lagi ngomong.
Indonesia
0
0
65
7.5K
Kuminih
Kuminih@Marxegesis·
@redf0undation This is also why it frustrates me when people argue on the duality “party-form is bad because uh ohh power is bad” or “council is a fetishistic form of organs”. Well how about a better question “what is the relation between party and council as communist political institutions?”
English
0
2
3
67
Kuminih
Kuminih@Marxegesis·
@redf0undation Crazy how many people are just triggered with the word ‘the Party’ and then just denounce it with actually understanding what it means. Even Communization has theory of the Party. It’s not something bad! the Party is good.
Ill Will@illwilleditions

A new essay by Phil Neel laying out the various levels and forms of revolutionary organization, the function limits of "sigils" and tactical leadership, and the two kinds of "invariance" in communist struggle. illwill.com/theory-of-the-…

English
2
0
12
494
Nick ☭ 🌱
Nick ☭ 🌱@redf0undation·
A workers’ council can tell you what workers want. It cannot, by itself, answer what must be done. Councils express the power of the class, but they do not automatically express its communist program. That is the distinct role of the party. 🧵
English
23
52
542
45K
Kuminih
Kuminih@Marxegesis·
@redf0undation in order to further elaborate this partisan subjectivity in and beyond individual struggles? These two questions are particularly reflective on the conditions in Indonesia (after the riots he mentioned) and dare I say has compelling empirical validity.
English
1
0
2
81
Kuminih
Kuminih@Marxegesis·
@redf0undation how can a specifically communist form of revolutionary subjectivity emerge out of the distinctly non-communist, everyday struggles of the class? and And how might specific fractions of individual communist partisans produced by these struggles intervene back into these conditions
English
1
0
2
88
Prometeo
Prometeo@Prometeo1926·
People don’t try to force feed Deleuze down your throat as much as they did 2-4 years ago. So it is possible for the world to heal
English
2
4
24
463
Fabrizio Romano
Fabrizio Romano@FabrizioRomano·
🚨⚫️🔵 BREAKING: John Stones to Inter, here we go! Approval on contract terms just arrived, all confirmed. Deal until June 2028, no option for further year. Salary around €4m net per season. Stones will undergo medical in Milano soon. Story from today, confirmed. 🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿
Fabrizio Romano tweet media
English
2.5K
10.8K
171.5K
10.3M
Kuminih
Kuminih@Marxegesis·
@stendhalist with capital coincides: economic growth. This is why Marxists should try to focus their attention to State theory for the years to come.
English
1
0
5
234
Woland 🇵🇸
Woland 🇵🇸@stendhalist·
Don't agree with Endnotes on everything or most things but hard to how to see how they're wrong on how "the working class" was a form of identity politics that has now disappeared due to deindustrialization & if anything companies don't wanna buy people's labour-power (esp w/AI)
English
7
15
319
23K