Leonel

882 posts

Leonel

Leonel

@OctarF70605

Katılım Mayıs 2025
9 Takip Edilen3 Takipçiler
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
orang kampung gak butuh bioskop yang di butuhkan orang kampung pupuk gampang & murah, irigasi lancar, hasil tani stabil & masuk akal yap!
YAPPINGFESS tweet media
Indonesia
2.3K
4.2K
14.2K
389.4K
Leonel
Leonel@OctarF70605·
@LambeSahamjja Emang bener sih minimal harus S1 dan harus sesuai bidangnya.
Indonesia
0
0
0
1
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, DPR baru saja mengusulkan sesuatu yang menurut gue paling sempurna menggambarkan betapa jauhnya jarak antara para wakil rakyat dengan kenyataan rakyat yang mereka wakili. Di tengah rupiah Rp17.700. Di tengah badai PHK yang mengintai. Di tengah guru honorer yang digaji Rp1,5 juta per bulan. Di tengah anggaran pendidikan yang dipotong 44% untuk MBG. Anggota DPR dari Fraksi Gerindra mengusulkan: Alokasi APBN 2027 untuk membangun 1.000 layar bioskop di desa. Gue perlu berhenti sejenak dan baca ulang itu: Seribu Layar Bioskop Di desa. Dari APBN. Dari uang pajak rakyat. Di 2027. Dan ini yang paling menggelikan: Alasannya mulia. Untuk mendukung rumah produksi kecil di daerah. Untuk menampilkan potensi dan budaya lokal. Untuk memberi akses sinema kepada rakyat desa. Tapi ada satu pertanyaan yang tidak pernah dijawab dalam rapat itu: Rakyat desa yang gajinya di bawah UMR dengan harga bahan pokok yang terus naik mau beli tiket bioskop pakai uang apa? Dan ini datanya yang harus dihadapkan langsung: 88% kepala rumah tangga Indonesia tidak punya pendidikan S1. IQ rata-rata Indonesia 78,9 hampir juru kunci dunia. Skor PISA Indonesia peringkat 69 dari 81 negara. 50% pegawai Indonesia pernah mengalami stunting waktu kecil yang artinya perkembangan otak mereka terganggu sejak masa paling kritis. Guru honorer yang seharusnya menjadi satu-satunya harapan untuk memutus rantai kebodohan struktural ini — digaji Rp1,5-2,8 juta per bulan. Di bawah UMP. Di bawah standar hidup layak. Dan anggaran pendidikan yang seharusnya mengurus semua ini dipotong 44% untuk program makan siang. Tapi DPR punya solusi: Bukan 1.000 sekolah baru di daerah terpencil yang belum punya akses pendidikan layak. Bukan rekrut 100.000 guru berkualitas dengan gaji Rp40 juta per bulan yang total biayanya hanya Rp50 triliun atau 7% dari anggaran pendidikan yang ada. Bukan perpustakaan desa. Bukan laboratorium sains. Bukan akses internet untuk sekolah-sekolah yang masih mengajar dengan papan tulis kapur. Tapi bioskop. Dan ini logika yang paling sederhana: Dr. Tirta sudah bilang: rakyat yang pintar adalah ancaman bagi penguasa yang tidak kompeten. Karena rakyat yang pintar akan mempertanyakan kebijakan yang tidak ada gunanya. Ahok sudah bilang: kebodohan struktural bukan kebetulan. Ini by design. Tidak ada pemerintah otoriter yang ingin punya warga yang benar-benar cerdas. Mahfud MD sudah bilang: demokrasi tidak akan berhasil sebelum pendapatan per kapita mencapai 5.500 dolar. Rakyat yang masih miskin dan tidak berpendidikan pasti menjual suaranya. Dan sekarang alih-alih memperbaiki pendidikan yang bisa mengubah semua itu DPR mengusulkan membangun bioskop. Rakyat yang tidak pintar tapi punya bioskop jauh lebih mudah dihibur. Jauh lebih mudah dialihkan perhatiannya. Jauh lebih mudah diberi sesuatu yang kelihatan seperti pemberian tanpa benar-benar mengubah kondisinya. Dan ini yang paling menohok: Orang desa yang gajinya Rp2-3 juta per bulan yang harga kedelai dan telurnya sudah naik karena rupiah melemah yang anaknya sekolah dengan guru yang mau resign karena gajinya tidak cukup untuk makan Tidak butuh bioskop. Mereka butuh guru yang digaji layak supaya anaknya tidak tumbuh dengan IQ 78. Mereka butuh sekolah yang layak supaya anaknya bisa bersaing. Mereka butuh sistem pendidikan yang mengajarkan berpikir kritis bukan menghafal untuk ujian. Karena bioskop tidak mengubah nasib. Bioskop hanya menghibur orang yang nasibnya tidak berubah. Dan angkanya bicara sendiri: 1.000 layar bioskop dengan asumsi biaya pembangunan, peralatan, dan operasional bisa menghabiskan ratusan miliar bahkan triliunan rupiah dari APBN. Uang yang sama bisa dipakai untuk: menggaji 25.000 guru berkualitas selama satu tahun penuh. Atau membangun ratusan perpustakaan desa dengan koleksi buku yang memadai. Atau memberikan beasiswa bagi ribuan anak desa yang putus sekolah karena tidak mampu. Tapi yang diusulkan adalah bioskop. DPR bukan Dewan Perwakilan Rakyat. DPR adalah Dewan Penghibur Rakyat. Rakyat tidak dirancang untuk pintar karena rakyat yang pintar tidak bisa dihibur dengan bioskop. Rakyat yang pintar akan tanya: kenapa anggaran pendidikan dipotong tapi ada uang untuk bioskop desa? Kenapa guru digaji Rp1,5 juta tapi ada dana untuk layar sinema? Kenapa stunting masih 21% tapi kita bahas distribusi film nasional? Dan pertanyaan-pertanyaan itu jauh lebih berbahaya bagi mereka yang duduk di kursi DPR daripada rakyat yang diam di depan layar bioskop desa sambil lupa bahwa hidupnya tidak berubah.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
871
7.6K
14.8K
641.6K
@is_pelssy
@is_pelssy@is_pelssy·
Wahh gak ketolong ini mentalnya mabuk ngamuk pake pistol dan samurai lagi, nyerang lapak pedagang di Garut🤦.. Polisi mabuk ngamuk bawa samurai dan pistol
Indonesia
866
2.5K
7.1K
713.9K
Pink07black
Pink07black@pink78303·
@LambeSahamjja Tebakan yuk kira2 siapa yg mimpin. Paling2 org yg blm dpt jabatan, or dikasih sm dobel2 job.
Indonesia
22
15
386
57.5K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
prabowo resmi hari ini mengumumkan akan bumn baru dimana bumn baru ini akan bertugas mengelola ekspor impor semua nya jadi semua komoditas baik itu nikel, emas ,sawit, dll wajib melapor ke bumn ini yang tidak melapor bakal di sita semua asetnya bayangkan semua konglomerat bakal di sikat semua sama si wowo kalian setuju gk ?
Lambe Saham tweet media
Indonesia
876
477
3.2K
743.7K
Leonel
Leonel@OctarF70605·
@kafiradikalis Pov: Lu berani ganggu gue? Yg nggak punya borok aja dipotekin supaya infeksi. Lha ini Noel punya bisul ya tinggal di pecahin. Masuklah tu barang ☺
Indonesia
0
0
0
54
222 Mountains For 🇵🇸
222 Mountains For 🇵🇸@kafiradikalis·
...Noel adalah pejabat tinggi kemenaker paling revolusioner pasca reformasi. Nyalinya terlalu gilak menangani 3 isu ketenagakerjaan paling mematikan: 1. Outsourcing 2. Pemagangan 3. Penahanan Ijazah Noek ibarat Daud yg melawan Goliat. Momentum epic adalah sidak 2 perusahaan yg mewakili simbol kapitalisme hitam: 1. Perusahaan sawit raksasa yg dia sidak dan ditemukan buruh² di kantornya digaji di bawah UMK dan perjanjian kerja yg jauh dari aturan padahal aset perusahaannya ratusan triliun. 2. Perusahaan outsourcing di Cikarang yg dikenal sebagai "markas vampir terkuat" (vampir adalah istilah dalam dunia aktivisme buruh bagi para pelaku outsourcing) No 2 itulah yg paling mindblowing. Kepala daerah hingga kepala² parcok di daerah aja gak berani sentuh. Bahkan sekaliber Kepala Parcok di republik ini aja gak berani nyentuh tuh perusahaan vampir. Oleh Noel, semua track record "raja vampir" tsb seolah gak berarti. Sayang seribu sayang, kenekatan+kegilaan nyali+sepak terjang Noel gak dibarengi dengan sikap bersihnya. Sekalipun dia bersih pun, tadinya, bakal bisa direkayasa kriminalisasi terhadap dirinya. Semua kapitalis hitam pasti akan bersatu padu mengkriminalisasi dirinya. Yah dengan dia menerima suap yah para kapitalis hitam tersenyum lebar. Gak perlu upaya kriminalisasi. Tinggal gelar proses hukum normal aja. Itupun lagi² KPK melakukan akrobat festivalisasi pada diri Noel. Yah intinya Noel goblok...Nyolek vampir yah lu harus suci dulu lah. Lu kotor, yah para vampir dengan mudah bisa menebas leher lu... (``,)
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)@PecintaSejarah2

Beginilah otak koruptor, bukannya menyesali kejahatannya tapi menyesali jumlah nominalnya yang menurutnya sangat kecil. Itulah sebabnya China memberlakukan hukuman mati bagi koruptor. 😡

Indonesia
24
147
812
126.2K
Leonel
Leonel@OctarF70605·
@B3doel___ Yg nendang sampe rebutan saking gedeknya 😂 Kalau keributan gini saya suka
Indonesia
0
0
0
83
b3'doel
b3'doel@B3doel___·
Detik-detik Tendangan Mavt! Viral! Rusak Warung dan Pukul Ibu-ibu, Si Botol Dapat Salam Olahraga Dari Akamsi 🎥: istimewa
Indonesia
1.6K
3.9K
30.5K
1.8M
Dravenwe
Dravenwe@DravenweX·
Tetangga Mbah Sadiman dulu apa gak malu ya? Orang lagi pusing bukitnya gersang, si mbah nekat jual kambingnya buat beli bibit beringin malah diketawain satu kampung dibilang gila. Dulu pas bukit di Wonogiri itu abis kebakaran dan kering parah, si mbah ini malah nekat nanem beringin tiap hari selama 20 tahun lebih tanpa dibayar. Tetangganya pada nyorakin karena beringin kan dianggap mistis sama angker wkwk. Tapi sekarang belasan ribu pohon yang dia tanem sendirian udah jadi hutan lebat, terus malah ngasilin banyak sumber mata air baru. Ujung-ujungnya warga desa yang dulu ngatain dia gila sekarang bisa dapet air bersih gratis buat bertani. Sukses membungkam satu kabupaten sih ini. Sampai sekarang, mbah masih suka naik ke bukit buat ngecek pohon-pohonnya. Beliau pernah bilang, upah terbesar buat dia itu bukan uang, tapi ngeliat warga kampungnya udah gak kesusahan air bersih lagi pas musim kemarau. nasib si mbah sekarang udah tenang banget, dihormatin satu kabupaten, dan hidupnya berkah karena berhasil membungkam omongan tetangganya pake karya nyata. Sehat selalu Mbah Sadiman! 😭 Maturnuwun, sungkem beneran gue.
Dravenwe tweet mediaDravenwe tweet media
Indonesia
216
3.8K
15.6K
260.8K
TahooMan™️
TahooMan™️@AraituLaki·
bahaya nieh congor Bhangsat….‼️
Indonesia
44
58
119
6.5K
TxtdariUGM
TxtdariUGM@Txtdariiugm·
jadi inget podcast bocor alus @tempodotco yg judulnya "Peran Teddy Indra Wijaya dalam Komunikasi di Istana Negara". Di menit 33:38 dijelasin kalo Teddy ngefilter materi presentasi pejabat yg mau ketemu prabowo. Selain kurasi jumlah halaman ppt, yg lebih gokil Teddy juga kurasi data biar yg ditampilin yang bagus-bagus aja 😭
TxtdariUGM tweet media
TxtdariUGM@Txtdariiugm

Berarti bener, presiden kita sengaja dipaparin informasi yg asal bapak senang aja sama sirkelnya. Akhirnya dia tinggal di echo chamber-nya sendiri yg jadinya buta dan gak tau realita di masyarakat kayak gimana. Dia taunya Indonesia baik-baik aja, kenaikan dollar gak berpengaruh apa-apa, harga kebutuhan pokok dianggap masih aman, lapangan kerja tersedia, dan kritik masyarakat dianggap sekadar noise media sosial.

Indonesia
536
10.1K
31.8K
1.5M
Leonel
Leonel@OctarF70605·
@insidefolkative Yaelah orang desa dong santaiiiiii karena gak pake dolar 😛😛😛😛😛
Indonesia
0
0
0
83
folkative
folkative@insidefolkative·
Chef Arnold Poernomo umumkan jika harga daging di restorannya akan mengalami kenaikan karena harga dollar yang semakin naik, melalui postingan barunya di Threads.
folkative tweet mediafolkative tweet media
Indonesia
286
267
4K
2.5M
Leonel
Leonel@OctarF70605·
@LambeSahamjja Jaman Gusdur bisa saja prabowo memang ikhlas dan hebat. Tapi sekarang jaman sudah beda dan prabowo juga beda pula ku lihat
Indonesia
0
0
7
1.6K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada nama yang menurut gue perlu dibahas lebih serius dari yang selama ini dibahas media. Letkol Teddy Indra Wijaya. Sekretaris Kabinet. Bukan menteri. Bukan jenderal bintang empat. Tapi dalam konteks kebebasan pers dan kontrol informasi di pemerintahan Prabowo dia adalah satu nama yang paling banyak disebut oleh para jurnalis yang berbicara di balik anonimitas. Apa yang terjadi di bencana Sumatra dan di mana Teddy masuk: Akhir November 2025. Banjir dan longsor menghantam Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. BMKG sudah memberikan peringatan delapan hari sebelumnya. Tidak ada rapat darurat. Tidak ada langkah antisipasi dari pemerintah pusat. Saat bencana meluas Prabowo tetap menjalani agenda seperti biasa. Rapat soal koperasi. Ketemu Menteri Kelautan. Menerima Ratu Belanda. Baru di tanggal 27 November setelah 72 orang meninggal dan 54 orang hilang rapat penanganan bencana digelar. Dan per Januari 2026, korban tercatat 1.199 orang meninggal dan 114 orang hilang. Di tengah semua itu ada wartawan bernama Rina yang dikirim liputan ke Aceh. Lebih dari tiga minggu di lapangan. Dia melihat beras menumpuk di posko tapi tidak disalurkan. Seorang pria yang istrinya harus diamputasi tapi tidak bisa karena tidak ada alat. Orang-orang yang mengaku sudah siap bunuh diri karena tidak kuat lagi. Rina melakukan siaran langsung. Dia tumpahkan semua yang dia lihat. Dan Teddy Indra Wijaya Sekretaris Kabinet menonton siaran itu dari Jakarta. Lalu Teddy menghubungi pemilik media tempat Rina bekerja. Mengamuk. Dan meminta pemimpin redaksi media itu diganti. Bukan insiden tunggal ini pola: Wartawan lain bernama Indira yang dikirim ke Padang mengalami hal serupa. Setelah dia melapor bahwa bantuan belum datang dan pemerintah belum terlihat atasannya langsung menelepon. "Next, jangan sebut kalau belum ada bantuan masuk, ya." "Tapi memang belum ada bantuan. Faktanya begitu." "Cerita soal dampaknya aja. Tapi jangan kasih tahu kalau bantuan belum masuk." Indira akhirnya siaran langsung di depan sebuah ekskavator yang membersihkan sisa longsor bukan karena ada kemajuan nyata, tapi karena itu satu-satunya hal yang bisa terlihat seperti "pemerintah bekerja." "Maksa banget," kata Indira. Teddy dan pola Orde Baru yang sangat familiar: Project Multatuli yang menginvestigasi ini menarik perbandingan yang sangat tepat dan sangat tidak nyaman. Di era Orde Baru tidak ada larangan tertulis soal apa yang boleh dan tidak boleh diberitakan. Yang ada adalah telepon. Pejabat atau perwira militer tertentu menelepon petinggi redaksi untuk memberi arahan, teguran, atau larangan atas isu tertentu. Tidak perlu SK. Tidak perlu aturan resmi. Cukup satu telepon dari orang yang tepat dan seluruh redaksi paham apa yang harus dilakukan. Apa yang dilakukan Teddy? Persis sama. Menelepon pemilik media. Mengamuk. Meminta pemred diganti. Tanpa surat resmi. Tanpa proses hukum. Cukup satu telepon. Yang paling ironis Teddy adalah simbol harapan yang berubah menjadi simbol yang lain: Banyak yang dulu berharap besar pada sosok militer muda yang masuk lingkaran dalam Prabowo. Ada harapan bahwa generasi baru perwira akan membawa cara kerja yang berbeda. Lebih profesional. Lebih terukur. Yang kita saksikan sekarang adalah seseorang yang menggunakan posisinya sebagai Sekretaris Kabinet posisi administratif, bukan posisi keamanan untuk mengontrol arus informasi tentang kegagalan pemerintah dalam menangani bencana. Bukan mengontrol berita palsu. Bukan melawan disinformasi. Tapi meminta media tidak memberitakan bahwa bantuan bencana belum datang saat bantuan memang belum datang. Dan Teddy tidak merespons pertanyaan dari Project Multatuli: Pertanyaan dikirim ke nomor pribadinya dan ke email resmi humas Setkab. Tidak ada respons sampai artikel diterbitkan. Tidak ada klarifikasi. Tidak ada bantahan. Hanya diam. Ketika seorang Sekretaris Kabinet bisa menelepon pemilik media dan meminta pemimpin redaksi diganti hanya karena wartawannya melapor bahwa bantuan bencana belum datang itu bukan soal satu orang yang arogan. Itu adalah sistem yang memang dirancang untuk memastikan bahwa rakyat hanya mendengar apa yang penguasa mau mereka dengar. Dan sistem seperti itu pernah kita kenal. Namanya Orde Baru. Dan kita butuh 32 tahun untuk keluar dari sana. ⚠️ Disclaimer: Berdasarkan investigasi Project Multatuli dalam serial Dead Press Society. Semua nama wartawan disamarkan untuk melindungi sumber. Teddy Indra Wijaya tidak merespons pertanyaan yang diajukan sampai artikel diterbitkan.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
270
5.4K
9.7K
429.8K
Anak ogi
Anak ogi@Anak__Ogi·
Aku bingung sm temannya Ade Armando ini, knp ketidak adilan pd Nadiem dia gunakan unk menumbuhkan kebencian umat kristen ke umat Islam? Pdhl umat Islam juga ada yg di tangkap Krn penodaan agama. Lagian kalo itu ketidak adilan knp ga protes sm tuanmu @jokowi? Knp malah menjilat?💩
Anak ogi@Anak__Ogi

Video lengkap pak JK isinya adalah unk mengoreksi pemahaman salah itu, tapi @adearmando61 hny menampilkan saat pak JK memaparkan pemahaman salah pihak yg berkonflik. Sengaja jadi bodoh untuk memprovokasi dan menghasut. @ListyoSigitP @DivHumas_Polri #TangkapAdeArmando

Indonesia
322
145
434
114.6K
Embun Pagi💧💧
Embun Pagi💧💧@_riverheaven·
Mereka yang balikan kenapa gw yang seneng sih..... “Putus tapi gak benar-benar ninggalin ini sih“ 🤭🤭🤭
Indonesia
72
438
6.4K
91.1K
txtdrimedia
txtdrimedia@txtdrimedia·
MI (22) sakit hati tunangannya dilecehkan oleh Z (23) dgn cara dipegang bagian sensitifnya MI mendatangi Z, langsung memukulnya bertubi-tubi dgn tangan kosong sampai kepalanya luka parah Z sempat dibawa ke RS dalam kondisi koma & tidak sadarkan diri. setelah beberapa hari, Z dinyatakan meninggal
txtdrimedia tweet media
Indonesia
946
1.2K
14.9K
1.5M
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Felix Siauw baru ngomong sesuatu di podcast Helmy Yahya yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari seorang ustaz Indonesia dalam waktu lama. Dan intinya satu kalimat yang langsung dilontarkan: "Orang Indonesia tidak pernah menjadi Islam." Bukan karena KTP-nya. Tapi karena cara berpikirnya. Masalah pertama kita salah paham soal tawakal: Felix kasih contoh yang sangat konkret. Ada pesantren roboh. Respons orang Indonesia: "Qadarullah, ini takdir Allah." Felix langsung potong: itu bukan tawakal. Itu kebodohan yang dibungkus agama. Karena setiap insinyur teknik sipil yang melihat bangunan tiga lantai dengan pondasi yang salah sudah bisa prediksi itu akan roboh. Tidak perlu menunggu roboh untuk tahu. Dan kalau kita sudah tahu sebabnya tapi tidak dikerjakan lalu ketika roboh bilang qadarullah itu bukan pasrah pada Allah. Itu menyalahkan Allah atas kelalaian kita sendiri. Rasulullah memakai baju besi dua lapis di medan perang. Seorang sahabat tanya kenapa. Jawabannya sederhana: karena sebab akibat adalah bentuk tawakal yang sesungguhnya. Bekerja sekeras mungkin baru serahkan hasilnya. Masalah kedua "enggak apa-apa mereka ambil dunia, yang penting kita akhirat" Felix bilang dia ingin kritik keras kalimat ini. Karena logikanya terbalik total. Cara masuk surga menurut ulama ada empat: dengan ilmu, dengan kekuatan, dengan harta, atau dengan doa. Kalau kamu tidak punya ilmu, tidak punya kekuatan, tidak punya harta kamu hanya tersisa doa. Dan kalau kamu bilang "yang penting akhirat" sambil tidak mengerjakan satu pun dari empat jalan itu dengan serius kamu sedang tidak mengejar akhirat. Kamu sedang memakai akhirat sebagai alasan untuk tidak berusaha. Rasulullah miskin bukan karena tidak bisa kaya. Beliau miskin karena memilih memberi semua yang dimiliki kepada yang membutuhkan. Miskin by choice bukan miskin karena tidak punya pilihan. "Kalau dunia aja kamu enggak bisa nguasain, jangan ngomong akhirat. Akhirat itu lebih susah dari dunia." Masalah ketiga tidak ada critical thinking: Ini yang paling mendasar dan paling merusak menurut Felix. Ayat pertama yang turun kepada Rasulullah adalah iqra baca, berpikir, analisa. Di saat itu bahkan tidak ada buku. Tidak ada perpustakaan. Artinya perintah iqra bukan sekadar membaca teks tapi perintah untuk berpikir kritis terhadap segala sesuatu. Tapi apa yang terjadi di Indonesia? Pertanyaan dibungkam. Otoritas tidak boleh diganggu gugat. Santri yang dilecehkan menerima karena percaya itu "ritual penyucian." Orang tua yang anaknya diperlakukan tidak wajar diam karena takut melawan ulama. Felix bilang ini adalah abuse of authority yang masif dan akarnya adalah ketidakmampuan berpikir kritis yang sudah ditanamkan sejak kecil. Padahal bahkan Rasulullah sendiri melatih sahabat untuk tidak buta taat. Ada sahabat yang diperintahkan pemimpinnya masuk ke dalam api sebagai hukuman. Mereka ragu dan datang bertanya ke Rasulullah. Jawaban Rasulullah: "Untung kalian tanya aku. Kalau kalian masuk, kalian tidak akan keluar selamanya." Dari situ keluar hadis: taatlah kepada makhluk selama tidak bermaksiat kepada Allah. Artinya Islam dari awal mengajarkan untuk mempertanyakan bahkan otoritas. Masalah keempat faktor struktural yang sering dilupakan: Felix tidak hanya menyalahkan internal. Ada faktor eksternal yang sangat besar yang tidak boleh diabaikan. Di zaman kolonial Belanda, ada sistem pembagian kelas berdasarkan akta kelahiran STBL. Kelas pertama orang Eropa. Kelas kedua orang Arab, India, Cina. Kelas ketiga pribumi dan pribumi Muslim ada di posisi paling bawah. Akta kelahiran itu menentukan siapa yang boleh sekolah di mana, siapa yang boleh masuk restoran mana, siapa yang boleh masuk pemerintahan. Bukan soal kemampuan tapi soal sistem yang dirancang untuk memastikan satu kelompok tidak bisa mengakses kekayaan dan pengetahuan. Itulah mengapa sampai hari ini di daftar orang terkaya Indonesia dan dunia dominasi Muslim sangat kecil dibandingkan populasinya. Ini bukan semata karena etos kerja. Ini juga karena sistem yang dibangun ratusan tahun untuk menutup akses. Korelasi yang menarik antara keyakinan dan peradaban: Felix membawa temuan arkeologi di Gobeklitepe, Turki bangunan berusia 11.000 tahun yang mendahului rumah dan ladang pertanian. Para arkeolog menyimpulkan bahwa manusia tidak membangun keyakinan setelah perutnya kenyang. Justru sebaliknya keyakinan dibangun dulu, baru peradaban lain mengikuti. Ini membalik teori lama bahwa agama adalah produk kemakmuran. Ternyata keyakinan adalah fondasinya. Tapi ada yang salah kaprah. Felix memisahkan dengan jelas: bukan agamanya yang menentukan maju atau mundur suatu bangsa tapi kepedulian. Romawi maju bukan karena agama tertentu tapi karena mereka peduli pada kotanya, pada infrastrukturnya, pada warganya. Ketika kepedulian itu hilang Romawi hancur. Bukan karena Tuhannya berubah. Felix menyimpulkan dengan satu pertanyaan keras yang ditujukan kepada dirinya sendiri dan seluruh ulama Indonesia: "Rasulullah bilang ilmu dicabut dengan wafatnya para ulama. Ketika ulama pergi tanpa meninggalkan warisan berpikir yang benar yang terpilih adalah pemimpin-pemimpin bodoh. Dan pemimpin bodoh membuat kebijakan bodoh yang menghancurkan umatnya." Artinya yang paling bertanggung jawab atas kondisi umat bukan politisinya. Bukan penjajahnya. Tapi mereka yang seharusnya mendidik cara berpikir dan memilih untuk tidak melakukannya. ⚠️ Disclaimer: Berdasarkan podcast Helmy Yahya bersama Felix Siauw. Semua pandangan adalah pendapat pribadi narasumber dalam konteks diskusi keagamaan dan peradaban. Pembaca dianjurkan untuk memverifikasi referensi sejarah dan hadis dari sumber primer.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
169
3.3K
8.1K
277K
Leonel
Leonel@OctarF70605·
@biduanssa @m_wealthy95 Sok tau luh kocak 🤣 Bisa saja kehidupan ibu itu jauuuh lebih baik dan lebih terjamin dari kehidupan elu.
Indonesia
0
0
0
80
risa-!
risa-!@biduanssa·
@m_wealthy95 psti kurang kk, dgn anak sbnyak itu si istri hrsnya btuh asupan extra
Indonesia
20
1
376
76K
risa-!
risa-!@biduanssa·
istrinya kaya pabrik aja:( tiap tahun launching baby. istrinya kelahiran 1990, anak pertama lahir 2006, berarti ibunya hamil pertama usia 16th. jarak masing2 anak rata2 cuman setahun, bener-bener gak ada jedanya:( sekarang lagi hamil anak ke 14 15(kembar). ya allahh.....
chocoman@manmanchip

@biduanssa Jadi keinget kapan hari lewat fyp kontennya anak-anak salim sama ibu cadaran, gue pikir anak ponpes salim sama ustadzah, taunya itu anak mereka ada 13. Komennya pada sarkas "tambah lagi" tapi sama tu cowo dibales serius "iya ini baru program anak ke 14&15" edannn😭

Indonesia
1.4K
2.9K
23.9K
3.6M
Leonel
Leonel@OctarF70605·
@jilulisme Di negara kita darurat orang jujur
Indonesia
0
0
0
33
Ahmad Jilul Q. Farid 🇵🇸
Waduh, investor mulai berani teriak! Sedang beredar surat terbuka dari Kamar Dagang Tiongkok (CCC Indonesia) langsung buat Presiden. Isinya benar-benar tamparan keras buat wajah birokrasi kita! Bayangin aja, mereka terang2an bongkar borok yg dihadepin investor/pengusaha di lapangan: 1. Pungli & Pemerasan: Mereka mengeluhkan adanya praktik korupsi dan pemerasan oleh oknum berwenang yang sudah sangat mengganggu operasi bisnis. 2. Ada denda kehutanan "rekor" sebesar US$180 juta yang dijatuhkan secara sepihak dan dianggap berlebihan. 3. Kebijakan nikel berubah-ubah mendadak sampai bikin biaya produksi melonjak 200% 4. Birokrasi korup. ada masalah, saluran resmi macet, tapi kalau lewat perantara dan pake pelicin baru masalah bisa beres. Gimana mau ekonomi tumbuh 8% kalau investor aja merasa dirampok dan ga ada kepastian hukum?. Nasib jutaan pekerja sekarang di ujung tanduk karena ketidakmampuan pemerintah menjaga iklim usaha yang bersih. Mana ini Bowo katanya mau sikat korupsi, jangan sampai Indonesia dicap sebagai sarang pungli internasional surat terbuka dari CCCI bisa dibaca selengkapnya di: drive.google.com/file/d/1Gi5Af3…
Ahmad Jilul Q. Farid 🇵🇸 tweet media
Indonesia
588
12.9K
32.9K
1.9M