Aries
443 posts




















Cerita Bulog di era Prabowo itu punya plot twist yang susah dikarang: Feb 2025: Prabowo tunjuk jenderal TNI aktif , Mayjen Novi Helmy, jadi Dirut Bulog. Langsung disorot karena melanggar UU TNI: jabatan sipil tidak boleh diisi prajurit aktif. KSAD bilang "sudah tidak tentara lagi sejak dilantik." Panglima TNI bilang "tunggu, nanti mundur." Publik bingung. Juni 2025: Panglima TNI kirim surat ke Menteri BUMN , minta Novi ditarik kembali ke TNI. Bulan Juli, Novi dicopot dari Bulog. Resmi kembali ke TNI. Jadi prajurit aktif lagi. YLBHI menyebut seluruh prosesnya "main-main dan coba-coba." Penggantinya? Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani. Jenderal lagi. Militer lagi. Bulog : lembaga yang tugasnya stabilisasi pangan 280 juta orang, dalam 6 bulan punya 3 pimpinan berbeda. Semua dari unsur militer atau penunjukan darurat. Tidak ada seleksi terbuka, tidak ada proses merit. Ini bukan reformasi birokrasi. Ini percobaan.
















