Sabitlenmiş Tweet
Totok Koesno
11.3K posts

Totok Koesno
@Toteaux
Walker, Looper, Spotter, Ferroequinologist. Just padawan learning myriad paths. PPAN 95 - 96 Quebec -Jogja
Java, Indonesia Katılım Eylül 2012
1.8K Takip Edilen417 Takipçiler
Totok Koesno retweetledi

Former Chief of Staff of the Turkish Navy, retired Rear Admiral Dr. Cihan Hacı:
🚫 The US's preparation for leaving NATO is part of a major geopolitical plan. To believe that this has not been carefully calculated from start to finish is strategic naivety.
🚫 Since 2014, there have been calls for Turkey to leave NATO, but there was no mechanism for this. If a NATO member country does not decide to leave on its own, it cannot be expelled from the Alliance.
🚫 Consequently, there are two options: either the country leaves voluntarily, or a "NATO 2.0" is created.
🚫 That is, NATO would be dissolved, the US would leave it, and then a new alliance would be created, into which Turkey would not be admitted.
🚫 If Turkey leaves NATO, Israel and the Greek administration of Southern Cyprus would join it, and Turkey would find itself in the position of an "occupying force in NATO territory" in Cyprus.

English

@txttransportasi Kabarnya British Royal Commission pada Abad 19 sempat tidak mengijinkan jalur KA masuk tengah Kota London agar tidak merusak wajah kota yang klasik. Sedangkan Paris Abad 19 masih dikelilingi perbentengan yang menghambat pembangunan infrastruktur perkeretaapian di tengah kota.
Indonesia

Ini adalah masalah bagi London & Paris akibat buruknya politik integrasi moda di masa lalu pada Abad ke-19.
Kedua kota tersebut tidak memiliki stasiun sentral, di mana setiap perusahaan kereta api memiliki stasiun terminusnya sendiri yang tidak saling terhubung satu sama lain.
Di London pembangunan jalur kereta underground pada tahun 1906 akhirnya menjadi solusi untuk mengintegrasikan berbagai stasiun terminus. Hal serupa juga menjadi solusi di Paris dengan pembangunan jalur kereta metro & pengembangan kereta regional (regional rail). Namun tetap saja bagi kebanyakan orang hal ini cukup merepotkan.




Zaphod Beeblebrox 🇺🇦@Zaphod2042
Them: "What radicalised you..." Me:
Indonesia

@txttransportasi Penghentian operasi trem (di seluruh Indonesia) merupakan kebijakan @KAI121
Indonesia

@Toteaux Beruntung saat itu pemerintah Hindia Belanda meregulasi dengan ketat soal koneksi integrasi antar moda.
Tapi sayang, trem Malang malah dihentikan operasionalnya.
Indonesia
Totok Koesno retweetledi

pov: tinggal di negara yang pemerintahnya jujur dan dikelola dengan benar
walaupun diembargo selama 47 tahun dan lagi perang, harga kebutuhan pokok di Iran murah banget
> listrik: 5ribu/bulan
> air: 10ribu/bulan
> gas: 22ribu/bulan
Walaupun murah, tapi kualitasnya ga kaleng2.. Per rumah dapet sekitar 5000 Watt dan ga pernah njeglek. Bahkan saat perang
Gas pun ga cuma buat masak tapi buat pemanas ruangan dan juga buat mandi air panas
Habis nonton ini semakin sadar kalo pemerintah Indo itu bajingan semua dan kemiskinannya struktural
Indonesia
Totok Koesno retweetledi

@txttransportasi Meski stasiun berbeda, jarak antara stasiun trem swasta dan stasiun KA SS tidak selalu berjauhan. Contoh, St Blimbing SS dan St Trem Blimbing (Malang) terpisah 30 meter saja. St Kepanjen SS dan St Trem Kepanjen terpisah 200 meter. Sedangkan St Malangkotalama SS juga melayani trem
Indonesia

Indonesia pun sebenarnya pernah mengalami hal yang serupa dengan London & Paris pada masa Hindia Belanda. Di Jawa setiap perusahaan kereta api & trem memiliki jalur & stasiunnya masing². Di Surabaya misalnya ada Station Pasar Toeri NIS & Station Goebeng SS.
Namun berkat adanya politik yang cukup baik stasiun kereta api pada beberapa kota di Jawa dapat saling terintegrasi & di antaranya dapat disatukan menjadi satu bangunan. Misalnya Station Jogjakarta (Yogyakarta), stasiun ini mengintegrasikan layanan dua operator kereta api yaitu NIS & SS.
*NIS : Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij
*SS : Staatsspoorwegen


Indonesia
Totok Koesno retweetledi

3 total generals fired today.
They are refusing to put troops in Iran.
Disclose.tv@disclosetv
JUST IN - Pete Hegseth fires two more generals, David Hodne and William Green Jr., alongside Army Chief Of Staff Randy George — Reuters
English
Totok Koesno retweetledi

After much reflection, and after it became clear to me that some UN seniors are serving a powerful lobby and not the UN, I have decided to suspend all my duties as PVA Main Representative at the UN and from all UN committees/groups of which I am a member.
I cannot in good conscience be part of or witness to what is happening at a time when the UN is preparing for possible nuclear weapon use.
It has been an honor cooperating with the UN for nearly 12 years under different Secretaries-General and Human Rights Council Presidents, leading PVA delegation.
May God bless this world.

English
Totok Koesno retweetledi

I don't think people understand the gravity of the situation as the UN is preparing for possible nuclear weapon use in Iran.
This is a picture of Tehran. For you uneducated, untraveled, never-served, warhawks licking your chops at the thought of bombing it. It's not some low population desert. There are families, children, family pets. Regular working class people with dreams. You're sick to want war.
Tehran is a city of nearly 10,000,000 people. Imagine nuking Washington, Berlin, Paris, London, or beyond, bombed with nuclear weapons.
I gave up my diplomatic career to leak this information. I suspended my duties so as not to be part of or a witness to this crime against humanity, in an attempt to prevent a nuclear winter before it is too late.
Yesterday, nearly ten million people protested “No Kings” in the United States. The possibility of the use of nuclear weapons must be taken very seriously. It's dangerous. Act now. Spread this message worldwide. Take the streets. Protest for our humanity and future. Only the people can stop it. History will remember us.

English
Totok Koesno retweetledi

Teknik cherry-picking ini khas banget hasbara.
✅Bilang UNIFIL belum yakin kan bukan berarti pelakunya bukan Israel. Ini standar prosedur diplomatik. Tp laporan2 lapangan menunjukkan pola serangan bahwa proyektil datang dari arah posisi IDF dan mengenai titik pengamatan yg sudah diketahui koordinatnya oleh Israel. Dan ini telah dilakukan berulang kali.
✅Ngambil kalimat "belum yakin" dari Al Jazeera bukan berarti Al Jazeera membenarkan narasi Israel. Justru dlm laporan2 Al Jazeera yang lebih komprehensif, ada rekaman video, saksi mata, dan laporan kerusakan yang secara konsisten merujuk pada tembakan tank Merkava dan serangan udara Israel di area tersebut.
✅Coba cek, Netanyahu secara terbuka pernah minta Sekjen PBB menarik pasukan UNIFIL dari Lebanon Selatan. Saat permintaan itu ditolak, serangan pd pos2 UNIFIL meningkat.
Siapa yg punya motif paling besar untuk mengganggu, menakuti, menyerang pasukan UNIFIL di perbatasan? Jawabannya, Israel, pihak yg merasa diawasi saat melakukan operasi militer.
✅Argumen "Yg bilang dibunuh Israel siapa?" ini teknik retoris basi utk mengalihkan beban pembuktian.
Yang mengatakan pelaku pembunuhan adalah Israel itu banyak. Negara2 lain kayak Italia, Prancis, dan Spanyol yg pasukannya ada di Lebanon Selatan udah resmi mengecam Israel atas serangan ini.
Jean-Pierre Lacroix (Kepala Urusan Penjaga Perdamaian PBB) juga konsisten melaporkan bahwa tentara perdamaian jd sasaran langsung oleh Israel di beberapa insiden spesifik.
✅ Fuck you🖕🖕🖕🖕🖕

muchlis a rofik@muchlis_ar
UNIFIL belum yakin asal proyektil yang menewaskan pasukan kita. Ini berita Al Jazeera lho. Terus yg bilang dibunuh Israel siapa?
Indonesia
Totok Koesno retweetledi

Contoh anak STEM gak belajar humaniora, hasilnya:
***
1) Kapal selam mini Oceangate penyok waktu menyelam di Samudra Atlantik, menewaskan semua orang di dalamnya.
Semua anak STEM tau carbon fiber gak bisa dipakai buat bahan kapal selam.
Oceangate bikin anyway dengan alasan "inovasi" dan "costs", dipakai menyelam berkali-kali tanpa pengecekan keamanan. Alasan manusia.
***
2) Boeing 737 Max menewaskan semua penumpang Lion Air 610 dari Jakarta ke Pangkal Pinang gara-gara memaksakan solusi software patch MCAS buat masalah hardware.
Dan softwarenya cuma bergantung sama satu sensor, sekalinya sensor ini fail, pilot gak bisa ngendaliin pesawatnya.
Beberapa bulan kemudian, pesawat yang sama, jatuh lagi. Dengan alasan yang sama. Di Afrika, Ethiopian Air 302 dari Addis Ababa ke Nairobi. Semua orang tewas.
Alasan Boeing apa? "Persaingan dengan Airbus dan penjualan yang mulai menurun dibanding mereka". Jadi mereka perlu desain baru, cepat didesain, dan murah. Alasan manusia lagi.
***
STEM builds things. Humanities prevents people from being killed by those things.
Indonesia
Totok Koesno retweetledi

Izin saya menambahkan konteks biar diskusinya lebih tajam.
Kasus ini bukan cuma soal "jasa editing dihargai Rp 0." Itu memang bagian paling mencolok dan bikin emosi, tapi masalah strukturalnya lebih dalam. Amsal Christy Sitepu itu videografer yang bikin video profil untuk 20 desa di Kabupaten Karo, masing-masing Rp 30 juta. Videonya jadi, sudah tayang di YouTube, dan 20 kepala desa yang jadi saksi di persidangan bilang tidak ada masalah dengan pekerjaannya. Satu pun tidak ada yang komplain.
Yang bikin masalah adalah, auditor Inspektorat Karo menetapkan harga wajar cuma Rp 24,1 juta per video. Selisih Rp 5,9 juta dikali 20 desa, jadilah "kerugian negara" Rp 202 juta. Dan di dalam perhitungan RAB versi auditor itu, lima komponen pekerjaan kreatif, yaitu penciptaan ide/konsep, cutting, editing, dubbing, dan penggunaan mic/clip-on, semuanya dipatok Rp 0. Nol. Alasannya? Tidak ada kwitansi fisik pembelian dari pihak ketiga. Karena proses editing itu terjadi di kepala dan di depan layar komputer, bukan beli semen yang ada notanya.
Nah, ini yang perlu kita lihat lebih jernih. Logika auditor itu memang cacat, tapi cacatnya bukan karena orangnya bodoh. Cacatnya karena Standar Harga Satuan di hampir semua pemda di Indonesia memang tidak punya acuan untuk menghargai kerja kognitif. Pemda fasih menghitung harga semen per sak, aspal per ton, konsumsi rapat per orang.
Tapi tarif per jam kerja editor video? Biaya amortisasi lisensi software editing? Tidak ada pedomannya. Jadi ketika auditor dihadapkan pada komponen yang tidak bisa dibuktikan dengan nota belanja fisik, mereka ambil jalan paling "aman" secara birokrasi, yaitu menolkannya, daripada dianggap subjektif oleh BPK di atasnya nanti.
Tapi bukan berarti itu bisa dibenarkan Yah.
Menolkan nilai editing sama saja bilang bahwa raw video bisa langsung jadi video koheren tanpa campur tangan manusia.
Menolkan ide kreatif sama saja bilang storyboard, konsep visual, dan narasi itu muncul dari udara kosong. Ini penyangkalan total terhadap kekayaan intelektual.
Dan ada masalah hukum yang mungkin luput dari perhatian publik. Amsal didakwa pakai Pasal 3 UU Tipikor, yang intinya soal "menyalahgunakan kewenangan karena jabatan." Masalahnya, Amsal itu vendor swasta. Dia tidak pegang jabatan di pemerintahan, tidak punya akses untuk mencairkan dana APBDes, tidak punya wewenang administratif apa pun.
Yang punya wewenang otorisasi pencairan dana itu justru kepala desa. Tapi 20 kepala desa itu cuma dijadikan saksi, bukan tersangka. Yang ditahan justru penyedia jasanya. Agak aneh kalau dipikir, ya.
Saya nggak bilang Amsal pasti benar seratus persen. Bisa saja ada selisih harga yang perlu dipertanyakan.
Tapi kalau memang ada kelebihan bayar, mekanisme koreksinya seharusnya lewat jalur administrasi atau perdata, bukan langsung dilompati jadi pidana korupsi. Apalagi dengan nominal yang kalau dipecah per desa cuma selisih kurang dari Rp 6 juta.
Besok, 30 Maret, Komisi III DPR akan gelar RDPU soal kasus ini. Dan vonis dijadwalkan 1 April. Semoga majelis hakim punya keberanian untuk melihat bahwa ada yang salah dengan cara kita menghargai kerja kreatif di negara ini.
Karena kalau preseden ini dibiarkan, siapa yang berani ambil proyek pemerintah lagi?
Ini perspektif saya yah, bisa jadi ada sudut yang belum saya lihat.
Indonesia
Totok Koesno retweetledi
Totok Koesno retweetledi
Totok Koesno retweetledi

American troops are sleeping in hotels. That is not a sentence from a Tom Clancy novel. That is where Operation Epic Fury stands right now.
A New York Times report published Tuesday reveals that Iranian missile and drone strikes have left most of the 13 U.S. military installations across the Middle East effectively uninhabitable. Thousands of troops have been moved out of fortified bases into hotels, office buildings, and temporary facilities across the Gulf region and some as far away as Europe.
When the war began on February 28, roughly 40,000 American troops were stationed in the region. U.S. Central Command has since scattered large numbers of them into whatever spaces could be secured on short notice. Senior military officials are calling it a "remote war." That framing deserves a moment.
Nearly a month in, this is the infrastructure picture: bases that took decades and billions of dollars to build are sitting damaged and largely empty, while American personnel run a war from conference rooms and borrowed lobbies. The optics are bad. The logistics are worse.
No one planned for this. That much is obvious.

English
Totok Koesno retweetledi

The border crossing scene in Sicario (2015) is pure control, the score never loosens its grip, every frame packed with threat, every glance loaded, tension wound so tight that when it breaks, it hits exactly how it’s been building the whole time.
cinesthetic.@TheCinesthetic
when did you realise you may be watching the greatest film of all time?
English
Totok Koesno retweetledi

“If we don’t deal with the Israelis, then this thing will just keep going. Unless we restrain them and tell them you’re done going on the offense, and if you continue to conduct strikes without running them by us, then we’re going to start taking away parts of your defense system. That’s the only way to restrain them in my opinion. We can’t just ask nicely anymore because every time we do, they say okay and then continue striking anyway. We are doing the heavy lifting in this war while also funding their defense. The only way out of this is to restrain the Israelis and force a shift toward diplomacy.”
@joekent16jan19
English
Totok Koesno retweetledi
Totok Koesno retweetledi

Liburan lokal aee....Dam cokro lowoksari karangploso gk antri 😁😁😁 suasana asri . Hiburan live music 😄 @yusufgunawan @burhan_infinity @infomalang
Indonesia

@dittolongdit Asal "shadow effect" nya diperhitungkan juga. Sebab, gedung tinggi berpotensi menghalangi sebaran sinar matahari. Terciptanya lorong-lorong gelap di kota dan terhalangmya sinar matahari untuk tumbuhan di ruang terbuka hijau,misalnya, patut diperhitungkan
cove.inc/blog/7-ways-sh….
Indonesia

warganya harus mulai ubah mindset anti bangunan tinggi.
malang JUSTRU HARUS normalisasi pembangunan vertikal (utamanya residensial) dan moratorium izin pembangunan landed house yg mengalihfungsikan lahan produktif pertanian.
dituruti landed trs, 2050 sawah sekitar mlg LUDES.
NGALAMFESS@ngalamfess
oyi, unpopular opinion about MALANG RAYA (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu)
Indonesia



