Sabitlenmiş Tweet
👀
3.9K posts

👀 retweetledi
👀 retweetledi

Keren banget intel warga.
Ternyata kejadian tabrakan antara KRL arah Jakarta dan taksi tuh estimasinya sekitar jam 20.46 - 20.47.
Sedangkan kejadian tabrakan antara KJJ dan KRL sekitar 20.52.
Posisi KRL arah Cikarang masih distasiun, gabisa gerak karena insiden taksi didepannya.
Posisi KJJ pukul 20.45.50 - 20.46.10 ngelewatin stasiun Cakung, KJJ ngelewatin stasiun Kranji pukul 20.49.10 - 20.49.30.
Jadi disaat waktu kejadian tabrakan taksi terjadi, posisi KJJ ada diantara stasiun Cakung dan Kranji. Setelah gue hitung, disaat bersamaan terjadi tabrakan taksi, KJJ posisinya udah 0.75KM (20.46) atau 1.5KM (20.47) diluar stasiun Cakung.
Total jarak antara KJJ ke stasiun Bekasi Timur ada 5.5KM. Tiap 1 KM ada blok sinyal.
Total 5 blok sinyal. Tapi yang efektif cuma 3 blok sinyal terutama di stasiun Kranji karena kereta butuh jarak 1 KM kurang lebih buat ngerem aman.
Jarak antara tiap blok sinyal cuma satu menit. Overall KAI cuma dikasih 3 menit yang efisien sejak detik pertama tabrakan taksi buat ngabarin KJJ.
When it’s A RACE AGAINST TIME. Human often lot.
Baca ini bikin gue ngeri banget sama yang namanya WAKTU, in a matter of minutes, dari menit ke 47 ke menit 52, 14 nyawa bertaruh 😭 YAALLAH
ジュール🧪💛@bsahsawth
Min, hasil crosscheck video live YT dan foto dari pengguna KRL itu kek gini:
Indonesia
👀 retweetledi

dipanggil kerja #manifesting
Run@raniismee
lebih suka di panggil by, bub, yang, beb, ayang, sayang?
Indonesia
👀 retweetledi
👀 retweetledi

If You Know.. You Know..

tempo.co@tempodotco
JUST IN: Prabowo tunjuk adiknya, Hashim Djojohadikusumo, sebagai Ketua Satgas Taman Nasional
English
👀 retweetledi
👀 retweetledi
👀 retweetledi
👀 retweetledi

Meskipun sering disebut bunga Sakura, Tabebuya sebenarnya berasal dari Brazil.
Pohon Tabebuya ini bisa dijadikan sebagai bio-indikator yg sangat akurat bagi iklim di Indonesia.
Ini beberapa fakta yg perlu kamu ketahui tentang Tabebuya: 👇🏻


🐻🐻@dwsptqum
Tabebuya Surabaya in bloom 🌼🍂💛💐
Indonesia

Kenapa pwrubahan ekspresinya pake 'delay' gitu? kayak nunggu kamera on. 🙏
unmag@unmagnetism
Indonesia
👀 retweetledi

Bayangkan kl wikipedia benar2 diblokir dan kita kehilangan akses akun2 ini.


agis@dallaballer
Jadi teringat kalau di daerah kami memiliki aksara khas juga, yaitu Surat Ulu atau Aksara Rejang/Kaganga/Pasemah. Semoga pada kesempatan lain bisa belajar intens dan bisa menggunakannya sehari-hari selain alfabet Latin.
Indonesia
👀 retweetledi
👀 retweetledi

Hebat, kita udah di titik dimana fungsi pendidikan direduksi jadi semata pencetak buruh (murah) untuk industri
Persetan soal esensi pendidikan untuk mendidik individu kritis dan punya agensi sosial!
Rezim ini gak mau kalian kritis, maunya kalian jadi buruh murah!
tempo.co@tempodotco
JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri
Indonesia
👀 retweetledi

Malu bawa hape android
Malu bawa tumbler 50ribuan
Malu pake motor
Kalo 'identitas/kebanggaan' selalu diletakkan pada barang, maka itu tanda kamu mulai memupuk sifat materialistis.
Tanyarlfes@tanyarlfes
💚 just ask ing : (
Indonesia
👀 retweetledi

Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran.
Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini.
Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan.
Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja.
Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya.
Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia.
Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”.
Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal.
Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;)
Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan.
Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa.
Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri.
Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok.
Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.
tempo.co@tempodotco
JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri
Indonesia

JUJUR BENERRR BGTT......
ga tau mau ngapain.... tpi mau update LinkedIn takutnya bukan main 😭😭😭😔😔😔😔😔😔😔
Hoser@matthewhoser
No one told me kalau selesai sidang rasanya kayak morning after breakup.
Indonesia
👀 retweetledi

notice how "fatherless", "single mother" and "daddy issues" are used as insults towards women but they're all examples of a man's failure
Chaos@kizzriee
Hot take:
English
👀 retweetledi












