𝕐𝕦𝕘𝕠 𝕊𝕒𝕡𝕥𝕠 🟤

1.1K posts

𝕐𝕦𝕘𝕠 𝕊𝕒𝕡𝕥𝕠 🟤 banner
𝕐𝕦𝕘𝕠 𝕊𝕒𝕡𝕥𝕠 🟤

𝕐𝕦𝕘𝕠 𝕊𝕒𝕡𝕥𝕠 🟤

@YugoSapto

#y7w

+̳6̳2̳ Katılım Ekim 2009
1.1K Takip Edilen374 Takipçiler
King Purwa
King Purwa@BosPurwa·
Baru pertama kali liat orang ini, siapa dia ya.. artis kah, influencer kah? Ada yang tau?
Indonesia
59
18
127
14K
Yogi Natasukma™
Yogi Natasukma™@SoundOfYogi·
Mari galakkan kembali #FollowFriday Yang mau folbek, reply aja sini - Gak perlu cenblu - Gak perlu punya follower gede - Tapi TL lo ga boleh bego Let's go
Indonesia
284
37
206
16.5K
Ferry Koto
Ferry Koto@ferrykoto·
Content creator yang monetize di X, yg mau nyedot uang om Elon, yang masih butuh follower, sini saya follow. Komen saja di bawah, ndak wajib follow saya, tapi wajib isi twitnya adalah yg bernilai kontens. Agar tidak sia-sia saya follow.
Indonesia
14
1
13
968
𝐎𝐦𝐉_𝙹³ռɢɢօtȶ
Penampakan lalu lalang Truk seperti padatnya jalanan Kota di Area Tambang Mahakam Hulu Kalimantan Walau dikeruk Setiap Hari hasilnya Hutan Gundul ,Negara Ngutang dan Rakyat Tetap bayar Pajak tinggi
Indonesia
320
5K
9.4K
161.7K
Shehbaz Sharif
Shehbaz Sharif@CMShehbaz·
With the greatest humility, I am pleased to announce that the Islamic Republic of Iran and the United States of America, along with their allies, have agreed to an immediate ceasefire everywhere including Lebanon and elsewhere, EFFECTIVE IMMEDIATELY. I warmly welcome the sagacious gesture and extend deepest gratitude to the leadership of both the countries and invite their delegations to Islamabad on Friday, 10th April 2026, to further negotiate for a conclusive agreement to settle all disputes. Both parties have displayed remarkable wisdom and understanding and have remained constructively engaged in furthering the cause of peace and stability. We earnestly hope, that the ‘Islamabad Talks’ succeed in achieving sustainable peace and wish to share more good news in coming days! @realDonaldTrump @JDVance @SecRubio @SteveWitkoff @SEPeaceMissions @drpezeshkian @mb_ghalibaf @araghchi
English
12.4K
30.6K
128.5K
13M
𝕐𝕦𝕘𝕠 𝕊𝕒𝕡𝕥𝕠 🟤
@MurtadhaOne1 Tahu kan pejabat yang ngotot sampai mau dibikin peraturan wajib beralih ke motor listrik dan ternyata dia yg punya bisnis pengadaan motor listrik tersebut. Bisa jadi ada kaitannya dengan pengadaan motor listrik di BGN yg terkesan dipaksakan dan sembunyi².
Indonesia
2
1
4
687
ꦩꦸꦂꦠꦝ
ꦩꦸꦂꦠꦝ@MurtadhaOne1·
DEFISIT NEGARA MEMBENGKAK! PURBAYA KECOLONGAN? Purbaya: Defisit membesar karena BGN anggarannya besar. Jadi kalau belanja yg ngawur2an akan kita setop spt tahun lalu Jurnalis: Tapi itu BGN sudah beli 70ribu motor listrik pak Purbaya: Yang bener? itu thn lalu sudah kita tolak ... nanti saya cek lagi
Indonesia
216
74
175
20.9K
Susi Pudjiastuti
Susi Pudjiastuti@susipudjiastuti·
Surprise sarapan pagi, Gorengan tempe membuktikan betapa besar kreatifitas pedagangnya untuk bisa bertahan supaya tetap bisa jualan, tetap mendapatkan keuntungan dari dagangannya, dan mempertahankan customernya happy 😍😍❤️❤️😍😍👌❤️❤️👏🏻👏🏻
Indonesia
111
165
1.5K
208.2K
𝕐𝕦𝕘𝕠 𝕊𝕒𝕡𝕥𝕠 🟤 retweetledi
Electrical Knowledge
Electrical Knowledge@electric_4u·
Electronics beginners should know the meaning of component symbols printed on PCB
English
28
1.2K
6K
252.2K
𝕐𝕦𝕘𝕠 𝕊𝕒𝕡𝕥𝕠 🟤
Warung Nasi Ampera bukannya dari Bandung/Sumedang ya? Dengan menu masakan khas Sunda.
Ⓜ️inda Home 🏡@minda_coid

AMPERA pada rumah makan (RM) Padang (atau sering disebut Warung Nasi Ampera / Rumah Makan Ampera) adalah singkatan dari Amanat Penderitaan Rakyat. Istilah ini mencerminkan semangat “dari rakyat, untuk rakyat” — yaitu menyediakan masakan khas Minangkabau yang lezat tapi tetap terjangkau bagi kalangan biasa, bukan hanya orang kaya atau elite. Latar Belakang Sejarah Pada zaman kolonial Belanda, rumah makan yang menyajikan masakan Padang (masakan Minangkabau) biasanya lebih mewah dan mahal. Pelanggannya kebanyakan saudagar kaya, orang Eropa (kompeni Belanda), atau kalangan atas. Rakyat pribumi Minangkabau jarang bisa menikmatinya langsung di tempat karena harganya tinggi. Para pemilik rumah makan (kebanyakan perantau Minang) kemudian mencari cara agar masakan mereka bisa dinikmati lebih luas oleh sesama rakyat. Salah satu solusinya adalah menjual nasi bungkus (nasi yang dibungkus daun pisang atau kertas) dengan porsi yang lebih banyak (terutama nasi) agar cukup untuk dibawa pulang dan dibagi dengan keluarga atau tetangga. Konsep ini murah, sederhana, tapi tetap kaya akan rasa. Dari situlah muncul istilah Ampera sebagai filosofi bisnis: rumah makan atau warung yang “mengemban amanat penderitaan rakyat” — memberikan akses makanan enak dan mengenyangkan dengan harga terjangkau, bahkan kadang ada unsur subsidi silang (lauk mahal ditutupi oleh volume nasi yang besar). Hubungan dengan Masa Kemudian Beberapa sumber juga menghubungkan istilah Ampera dengan masa pasca-kemerdekaan, khususnya sekitar tahun 1960-an: Saat terjadi peristiwa politik (seperti masa Amanat Penderitaan Rakyat yang dipopulerkan Soekarno atau konteks PRRI di Sumatera Barat), banyak warung nasi menyumbangkan nasi bungkus gratis untuk pejuang atau rakyat yang sedang susah. Nasi bungkus tersebut kemudian disebut nasi Ampera, dan konsepnya berkembang menjadi ciri khas warung Padang di Sumatera Barat. Catatan penting: Nama Ampera di rumah makan Padang tidak ada hubungannya dengan Jembatan Ampera di Palembang (yang namanya juga berasal dari singkatan yang sama, tapi konteks politik tahun 1960-an). Banyak orang keliru mengira keduanya terkait, padahal ini murni konteks kuliner Minang. Perbedaan Konsep di Rumah Makan Padang Di Sumatera Barat (terutama Padang), rumah makan sering dibedakan: - Ampera → biasanya konsep lebih sederhana, murah, fokus pada nasi bungkus atau porsi sederhana (nasi + lauk terbatas), porsi nasi besar agar kenyang. - Rumah makan Padang biasa → bisa lebih lengkap dengan berbagai lauk dihidangkan di meja (prasmanan-style). Di luar Sumatera Barat, banyak rumah makan Padang perantau tetap memakai kata “Ampera” di namanya sebagai identitas atau marketing yang membawa filosofi tersebut. Singkatnya, Ampera bukan sekadar nama, melainkan representasi semangat gotong royong, empati sosial, dan aksesibilitas kuliner Minangkabau bagi rakyat biasa. Sampai sekarang, tradisi porsi nasi yang “berlimpah” saat dibungkus masih sering dikaitkan dengan warisan Ampera ini. Pembeli bisa memesanya dengan "Nasi Double", makan penjual akan menambahkan nasi tambah. Kalau kamu sering makan di rumah makan Padang, perhatikan papan namanya — banyak yang masih memakai istilah itu, khan?!

Indonesia
1
1
1
47
Akbar Faizal
Akbar Faizal@akbarfaizal68·
Ada banyak pertanyaan kpd kami di @AFCensored atau AFU tentang keengganan mengangkat kasus ijazah palsu mantan Presiden @jokowi atau kredibilitas jenjang pendidikan wapres @gibran_tweet. Salah satu alasannya adalah menghindarkan forum kami dipermainkan oleh org spt @SianiparRismon atau lainnya. Kami tak habis pikir org ini dgn hebat mencaci Jokowi hingga berani bersumpah lalu tanpa sein kiri kanan berbelok meminta maaf dan lalu mencaci kawan seperjalanannya, @RoySuryo_asli dan @DokterTifa dgn alasan ‘ada riset lanjutan..’. Episode ijazah palsu mantan Presiden Jokowi ini menunjukkan rendahnya keadaban intelektual kita. Pada saat yg sama kita menyaksikan peradaban hebat Iran yg dikucilkan dunia puluhan tahun namun berhasil mempermalukan AS-Israel. Koq bisa? Baca latar belakang akademik dan kualitas intelektual para pemimpin Iran. Itu!!
Indonesia
101
113
613
62.1K
saiful mujani
saiful mujani@saiful_mujani·
orang kaya ga tahu malu! bbm di banyak negara udah pada naik. kita kapan? orang kaya dan menengah jangan egois. malu disubsidi terus. subsidi layak bagi yang kurang mampu saja. trfer cash aja ke yang kurang msmpu: ukm, kaki lima. ojol, nelayan, dll. bps punya lengkap datanya.
saiful mujani tweet media
Indonesia
71
20
71
9.3K
Lambe Waras
Lambe Waras@abu_waras·
Baru tahu saya, ternyata luas wilayah Indonesia itu lebih luas dari wilayah Amerika Serikat ? . iya engga sih ❓
Indonesia
16
13
106
17.2K
Lambe Waras
Lambe Waras@abu_waras·
Selain matikan kompor saat masakan sudah matang, lalu tindakan apa lagi yang harus dilakukan untuk penghematan energi dan BBM ❓🤔
Indonesia
275
15
121
14.7K
Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbar@zoelfick·
Banyak juga figur yg dulu jadi selebtwit yang sudah angkat kaki dari sini. Dari semua mereka itu, siapa yang paling kalian ingat dan kenapa ia cabut dari sini?
Indonesia
44
3
36
9K
Sidi Abdullah 🇮🇩🇵🇸
Sidi Abdullah 🇮🇩🇵🇸@SidiAbdullah_·
Satu-satunya alasan Arab Saudi masih memiliki nilai di mata banyak Muslim adalah karena ada Mekkah dan Madinah. Di luar kedua kota suci tersebut, Arab Saudi biasa saja seperti lainnya. Dari sejarah Islam kita tahu bahwa bani Saud (Najd) adalah bughat kepada Khalifah Utsmani
Indonesia
36
216
1.1K
30.6K