sedotanaqua

2.3K posts

sedotanaqua banner
sedotanaqua

sedotanaqua

@aingsahawei

This user not alive but still haha hihi

Indonesia Katılım Mart 2019
164 Takip Edilen155 Takipçiler
sedotanaqua retweetledi
SmwGwOto
SmwGwOto@SmwGwOto·
Masalahnya : solusinya :
SmwGwOto tweet mediaSmwGwOto tweet media
Indonesia
242
3.5K
24.9K
1.3M
sedotanaqua
sedotanaqua@aingsahawei·
@nenganchi uang emg penting, tp rejeki ga bakal kemana². sakit juga gabakal ilang sendiri dengan asupan kata² "sayang kmu". tp pemahaman emosional yg nnt nya akan jd partner hidup kelak, its important to me
Indonesia
2
0
0
52
sedotanaqua
sedotanaqua@aingsahawei·
@nenganchi i feel u kak.menceritakan sakit ke org tu ga gampang.aku baru jelasin dikit aja responnya "gapapa, aku tetep sayang kmu", aku coba kasi tau gambaran dan nanya gimana kedepannya jawabannya tetep sama, ituu teruss. ilfil, dr situ aku notice ga ada pemahaman emosional dr dia. yaudah
Indonesia
1
0
0
134
sedotanaqua retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys update terbaru nih.. Bank Negara Indonesia $BBNI buka suara perihal kasus dugaan penggelapan dana jemaat Gereja Katolik Paroki Aek Nabara BNI menyampaikan bahwa pengembalian dana dilakukan dalam minggu ini (Senin–Jumat hari kerja) target pengembalian keseluruhan = selesai dalam minggu berjalan (hari kerja Senin–Jumat) dengan mekanisme bertahap dan perjanjian resmi. Tetap kita kawal...... Gk viral gk di gubris
Lambe Saham tweet media
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
525
4.9K
16.1K
968.2K
sedotanaqua retweetledi
Sisters in Danger x Simponi
Sisters in Danger x Simponi@SistersInDanger·
Inilah tampang Andi Hakim Febriansyah & Camelia Rosa. Suami istri pencuri Rp28 miliar dana suci umat Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Assisi Aek Nabara, Labuhanbatu, Sumut untuk umroh, bikin cafe mewah, sport center, mini zoo & gaya hidup glamour. Padahal uang tabungan jerih payah jemaat selama 40+ tahun itu untuk gereja, sekolah anak, kesehatan & kesejahteraan. 2019: Andi Hakim, Kepala Kas BNI Aek Nabara, rayu pengurus gereja dengan “BNI Deposito Investment” bunga 8%, padahal bohong besar. Umat percaya, dana mengalir deras ke dia. 2019-2025: Rp28 miliar raib karena Andi cetak bilyet palsu, palsukan tanda tangan jemaat, alihkan ke rekening pribadi, rekening istri Camelia Rosa, & PT Chiara Keanu Chareem Sejahtera milik mereka. Awal 2026: Jemaat minta cairkan Rp10 miliar, nihil. Bendahara Suster Natalia Situmorang shock berat, pingsan & menangis. Feb 2026: Andi & istri kabur ke Australia 13 Maret 2026: Andi ditetapkan tersangka penggelapan & penipuan oleh Polda Sumut. 30 Maret 2026: Ditangkap di Bandara Kualanamu, Medan saat pulang dari pelarian. Polisi sita semua aset & dalami peran Camelia Rosa. April 2026: Andi masih ditahan Polda Sumut. Penyidikan berlanjut, polisi kejar aliran dana & sita seluruh aset hasil kejahatan. Camelia Rosa masih didalami perannya. BNI tawarkan talangan Rp7 miliar yang ditolak mentah2 oleh jemaat. Suster Natalia & umat tuntut pengembalian penuh Rp28 miliar hasil keringat 1.900 keluarga. -- Semoga seluruh jemaat segera dapat uangnya kembali & suami istri pelaku ini dihukum berat 🙏🏾
Sisters in Danger x Simponi tweet media
Indonesia
1.2K
17.8K
38.4K
1.9M
sedotanaqua
sedotanaqua@aingsahawei·
yg katanya "oknum" tp ternyata ada org² yg bisa request berita ini ga keluar di tv gini yaa. pun, disuruh ga langsung nyebut nama bank. klo bisa ditutupin gini berarti ada kerjasama dong? wkwk. Masa 7 taun "oknum" bisa dibiarkan. Sistem lo jelek, gabisa dipercaya👎 @BNI
eng-Ky@KWETlAW

Alasan tidak bisa ditayangkan di TV:

Indonesia
0
0
4
168
sedotanaqua retweetledi
Prasdianto
Prasdianto@kamentrader·
Ga cuma umat Katolik, semua org. Senin bareng2 tutup rekening BNI. Yg karyawan tutup rekening koran. Yg pengusaha pindahin Payroll. Yg investor, cabut dari BIONS. Yg trader, lepas semua BBNI. Yg nyicil rumah, oper kredit. Mulai Senin.
Billy@Billy_Naravit

Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas. Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.

Indonesia
279
8.1K
27.7K
771.7K
sedotanaqua
sedotanaqua@aingsahawei·
@BNI @Stakof Bukti udh dikasih, tapi pengembalian dana setengahnya aja ga nyampe. masih minta bukti yg akurat ceunah, wkwkwk masa bank model gini liat history transaksi aja ga bisa. payah. Lakukan secara terbuka. Terbuka dan tranparan dengan pihak yg terkait. Tanggung jawab secara ADIL
Indonesia
0
0
7
1.2K
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
@Stakof Hai Kak Stakof, maaf ya udah buat Kakak gak nyaman 🙏. Kami mohon maaf atas kekhawatiran yang timbul terkait dugaan investasi fiktif di Aek Nabara, Sumatera Utara. Terkait informasi yang beredar, BNI menegaskan bahwa proses penyelesaian kasus Paroki Aek Nabara dilakukan secara bertanggung jawab dan berbasis data yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Saat ini, BNI masih menunggu kelengkapan dokumen dari pihak terkait sebagai dasar verifikasi untuk memastikan jumlah kerugian yang valid. Tanpa data yang lengkap dan sah, proses validasi belum dapat dilakukan. Perlu diketahui juga, peristiwa ini merupakan tindakan oknum di luar sistem perbankan resmi BNI dan tidak mencerminkan operasional BNI. Dalam hal ini, BNI juga merupakan pihak yang terdampak. (1/2)
Indonesia
370
35
508
815.3K
sedotanaqua retweetledi
Ali 👊🏻
Ali 👊🏻@mhuseinali·
Halo @BNI Kalau kasus Suster Natalia uang jemaatnya gak bisa dikembaliin, saya tutup rekening ya.
Indonesia
672
12.7K
62.1K
2.5M
sedotanaqua retweetledi
August
August@AnakLolina2·
Teman-teman mohon bantuannya bersuara agar kasus uang jemaat sebesar 28 miliar yang raib di tipu oknum BNI bisa selesai. Kasus ini sudah berlangsung lama namun tak ada itikad baik,. @DivHumas_Polri @KejaksaanRI @prabowo No viral no justice kata @mohmahfudmd Bantu RT 🙏
August tweet media
Indonesia
480
20.9K
40K
1.3M
sedotanaqua
sedotanaqua@aingsahawei·
@ramyeoness well.. resiko pelaku lah. gila aja ks di normalisasikan
sedotanaqua tweet media
Indonesia
0
312
6.2K
173.6K
ramyeon
ramyeon@ramyeoness·
gue yakin dia nyesel nyebarinnya wkwkw udah ga ngurangin dosa, sekarang diambang DO juga, selain itu berpeluang dihabisi sama keluarga temen2nya juga wkwkwkw
Indonesia
220
2.4K
37.7K
2.2M
sedotanaqua
sedotanaqua@aingsahawei·
@afrkml tetangga said "kalo alergi justru dihantem aja,biar terbiasa. dlu pakde alergi udang, karna di makan terus sekarang jd biasa aja" mitos or real? waktu denger kyk sebel aja dengernya wkwk
Indonesia
0
0
0
87
Яizal do
Яizal do@afrkml·
❌ Mandi malam itu bahaya. Bisa rematik! ✅ Mandi malam justru ningkatin kualitas tidur, bantu ngontrol tensi, dan sama sekali ga bikin rematik ❌ Air rebusan mi instan ga sehat! ✅ Aman kok ❌ Terkilir bisa sembuh klo diurut ✅ TIDAK. Risiko komplikasi bisa meningkat ❌ Makan ikan, luka susah sembuh ✅ Selama ga ada alergi, makan ikan justru bikin luka cepet sembuh Apalagi mitos2 aneh yg pernah mentemen tauuu?
Indonesia
389
3.9K
19.3K
541.8K
sedotanaqua retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
"TOLONG SAMPAHNYA DI BERESKAN" "SAMPAHNYA DI DEPANNN" MANTEP BANGET ANJINGGGGGGGGGGG
Indonesia
46
7.6K
54.4K
565.4K
sedotanaqua retweetledi
liat tanah
liat tanah@loveleouis_·
@yappingfess peduli apa gw😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻😭🫵🏻
GIF
Indonesia
13
447
5.8K
105.5K
sedotanaqua
sedotanaqua@aingsahawei·
@cinnamoanrol duh sama bgt lg pola nya wkwk. chattan di apps - pindah ig - ngobrol² ternyata dia co founder ********ar. setaun/duataun kemudian dia married. Happy for both of them btw
Indonesia
2
0
12
9.4K
sedotanaqua retweetledi
⋆
@lowkeyalbert·
let it END. you’ll be okay
English
25
865
2.6K
77.7K