Ahmad Zaidi

3.7K posts

Ahmad Zaidi banner
Ahmad Zaidi

Ahmad Zaidi

@azaidi27

English Teacher and Trainer

Malang, Jawa Timur Katılım Ocak 2015
626 Takip Edilen131 Takipçiler
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Mendikti Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi
tempo.co tweet media
Indonesia
45
14
172
12.5K
The Flanker
The Flanker@theflankerID·
TERIMA KASIH KOMPANY & ENRIQUE! Berkat mereka akhirnya kita bisa menyaksikan duel ofensif kelas atas, duel idaman & ideal. Ini bukan soal 2 tim tak bisa bertahan, tapi ini soal betapa bagusnya mereka menemukan solusi untuk membongkar pertahanan & cetak gol. 9 GOL. WHAT A GAME!
The Flanker tweet media
Indonesia
141
812
5.2K
95.4K
Ahmad Zaidi
Ahmad Zaidi@azaidi27·
@tempodotco Kelas menengah kejepit. Kenapa ga pajak aja yang kelas menengah ke atas? Lebih berduit
Indonesia
0
0
0
0
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Cak Imin: Kelas Menengah Sabar, Pemerintah Fokus Kemiskinan Ekstrem "Sabar, kami akan terus bekerja keras tetapi paling pokok kami tuntaskan dulu yang miskin ekstrem.”
tempo.co tweet media
Indonesia
224
43
198
34.2K
Dosen Pembimbing
Dosen Pembimbing@Dospemz·
Keypoints: - Indonesia punya talenta engineer bagus (termasuk dari ITB), serta punya sumber daya alam besar seperti nikel untuk baterai. Masalahnya, dana lebih banyak mengalir ke app sederhana yang cepat untung dibanding deep tech (R&D jangka panjang) - Banyak engineer kompeten sulit mendapatkan funding, sementara pendanaan besar untuk EV dan tech justru lebih mudah masuk ke kelompok tertentu yang punya koneksi. - Martyn juga membandingkan Indonesia dengan Vietnam lewat VinFast, yang berhasil membangun EV dari nol meski berangkat dari background yang jauh lebih sederhana. IMO: Masalah besarnya ada di prioritas kebijakan yang rendah terhadap pendidikan berkualitas dan R&D jangka panjang ditambah kultur governance yang serakah, aji mumpung, korup, dan eksploitatif. Akhirnya sistemnya membentuk insentif: orang tidak perlu pintar untuk jadi sukses dan kaya, cukup dekat dengan akses, proyek, izin, anggaran, dan kekuasaan. --- Rekomendasi untuk buzzer: Asing kok dipercaya? - Mereka kan panik karena Indonesia mulai mandiri. - Kalau orang luar kritik, pasti ada agenda. - Jangan gampang kemakan narasi asing, mereka cuma takut Indonesia maju. - Soros
SmwGwOto@SmwGwOto

Kenapa Indonesia gk punya EV sendiri? Padahal, Indonesia punya banyak Fakultas Tehnik dan elektro bagus2. Indonesia punya BRIN, yg dulu namanya BPPT, pendirinya Insinyur terkenal lulusan Jerman yg punya banyak paten berkaitan dengan Pesawat Terbang, BJ Habibie. Tapi, kenapa Indonesia gk punya EV sendiri? Pak @onnowpurbo Mungkin bisa bantu jawab😁

Indonesia
18
103
394
19.3K
-
-@yeaown·
@Outstandjing W idup di tetangga singapore w klo pulang magrib jg ngantri dlu ma komodo. Btw komodonya persis sgitu haha pas awal2 tkut bgt lama2 biasa
Indonesia
3
0
4
3.6K
Ahmad Zaidi retweetledi
KakekHalal
KakekHalal@KakekHalal·
Fix Kepala BGN Dadan Hindayana sdh selayaknya utk dipecat !!!
KakekHalal tweet media
Indonesia
628
3.3K
7.3K
127.2K
Yusuf Gunawan
Yusuf Gunawan@yusufgunawan·
Dulu sudah ada wacana untuk mengganti eksisting angkot dg kendaraan listrik. Yg perlu diperbaiki itu adalah sistem transumnya. Kalau kendaraannya saja mah ya gak ada perubahan nyata dlm penyediaan transum yg memadai & terintegrasi Yg ada malah tagihan/cicilan yg sudah tentu per bulannya yg harus dibayar
Yusuf Gunawan tweet mediaYusuf Gunawan tweet media
Indonesia
5
8
18
1.4K
Ahmad Zaidi retweetledi
jakartalk
jakartalk@Jakartalk·
DKI Jakarta butuh ±Rp253 M buat gratiskan sekolah swasta. Kalau ditarik ke 38 provinsi di seluruh Indonesia angkanya sekitar Rp9,6 T. Sementara satu program nasional bisa habis ±Rp1 T per hari, you know what i mean. Artinya? Secara hitungan kasar: cukup pause dulu 8–12 hari itu program, maka sudah bisa bantu pendidikan di seluruh Indonesia. Dan gue yakin sih kalau program itu di stop dulu ga sampai 2 minggu, tapi bisa kasih pendidikan gratis ke seluruh provinsi, pasti rakyat setuju semua. Tapi balik lagi, semua hanya tentang skala prioritas.
jakartalk tweet mediajakartalk tweet media
Indonesia
148
4.1K
10.7K
225.4K
Transport for Malang
Transport for Malang@tf_malang·
padahal banyak kota lain itu minimal busnya dulu baru lompat ke kereta. Eh ni anomali pejabrut ngide ndakik terus padahal gak punya uang😌
Ahmad Zaidi@azaidi27

@yusufgunawan Kami sudah lelah dengan wacana. Dari 2000 an mau bangun lrt la, Skytrain la, 2026 bis aja masih diurus pemprov

Indonesia
4
3
14
289
Ahmad Zaidi
Ahmad Zaidi@azaidi27·
@DivHumas_Polri Bapak Humas yang terhormat, Apakah bisa dijabarkan metode pengambilan data dan respondents dari mana? 79,2 persen parameter nya diambil dari mana? Pertanyaan yes no question? Atau open ended question?
Indonesia
0
0
0
35
Humas Polri
Humas Polri@DivHumas_Polri·
Kepercayaan publik terhadap Polri menguat. Survei Indonesia Development Monitoring (IDM) mencatat tingkat kepercayaan mencapai 79,2 persen, mencerminkan apresiasi masyarakat terhadap pelayanan dan penegakan hukum. Direktur Eksekutif IDM, Dedi Rohman, menyebut kepuasan publik terhadap pelayanan Polri mencapai 81,2 persen, sementara 75,1 persen responden puas terhadap penegakan hukum dan 76,7 persen terhadap pengawasan internal. Rasa aman juga tinggi, dengan 88,7 persen masyarakat merasa aman beraktivitas di malam hari. Keterlibatan Polri dalam program pemerintah turut diapresiasi, seperti ketahanan pangan (78,7 persen) dan Makan Bergizi Gratis (83,8 persen). Survei terhadap 1.580 responden di 34 provinsi ini menegaskan tren positif pemulihan kepercayaan publik terhadap Polri.
Humas Polri tweet media
Indonesia
1K
28
310
68.4K
Ahmad Zaidi
Ahmad Zaidi@azaidi27·
@awarman06 @jstwillians Yayaya terwujud dan bikin beban kas negara. Kas negara tipis? Ya pajak dooong? GAK RELA DUIT GAJI GUA DIPOTONG DEMI PROGRAM GA JELAS!
Indonesia
0
0
1
32
a warman
a warman@awarman06·
@jstwillians Njing masih percaya .. apa kabar rumah tapak dp 0%.. sampe kelar gak ada wujudnya .. mbg dalam beberapa bulan terwujud su
Indonesia
4
1
2
187
Ahmad Zaidi
Ahmad Zaidi@azaidi27·
@Mayu04Mayu @Indra77Sahaja @_BangFu Mau support argumen mu, bagi para pendukung prabowo silahkan baca buku beliau paradoks Indonesia. Bandingkan dengan apa yang dilakukan beliau sekarang
Indonesia
0
0
0
243
Hi, I'm Mayu❄️
Hi, I'm Mayu❄️@Mayu04Mayu·
@Indra77Sahaja @_BangFu Minimal yg kupilih bukan pelanggar ham, bapak2 kolot dan dimensia, org tolol yg bikin program2 ga guna dah ngehampurin duit negara, near empati, dan anti kritik kek si wowo
Indonesia
1
90
1.6K
28.2K
Mohamad Fuad
Mohamad Fuad@_BangFu·
Selamat siang kaum 58%, berapa harga gas di tempat lo? Politik gak ngaruh donks di hidup lo pada?
Indonesia
271
3.6K
14.5K
310.3K
Ahmad Zaidi
Ahmad Zaidi@azaidi27·
@yusufgunawan Heleh2, sudah bisa ditebak polanya nanti mas Yusuf kalau memang terealisasi: 1. Skywalk jadi 2. Orang2 fomo, suhat tambah rame 3. Parkir??? 4. Macet 5. ????? 6. Satu arah
Indonesia
1
0
0
89
Yusuf Gunawan
Yusuf Gunawan@yusufgunawan·
@azaidi27 Ini malah mau bikin skywalk di Suhat dg kerunyaman traffic di sana yg masih belum bisa diatasi 🤣🤣
Indonesia
1
0
1
88
Yusuf Gunawan
Yusuf Gunawan@yusufgunawan·
#MalangTambahRuwet #TataRuangKotaMalang Formalitas saja lah kebanyakan spt ide skytrain. Sampai skrg follow-upnya ya gak ada. Spt diakui oleh Kabid Angkutan Dishub Malang, Anis Januar, bahwa kondisi infrastruktur jalan di kota Malang tidak bertumbuh tapi di sisi lain jumlah penduduk dan kendaraan terus bertambah. Trus solusinya selama ini apa? Ya 1 arah untuk mengurai kemacetan wkwk 🤣🤣
Yusuf Gunawan tweet mediaYusuf Gunawan tweet mediaYusuf Gunawan tweet media
Indonesia
5
4
26
1.9K
Ahmad Zaidi retweetledi
adit surowidjojo
adit surowidjojo@dittolongdit·
gratisin pendidikan melalui 100 SEKOLAH SWASTA cuma setara 5 JAM mbg. not even a day. FIVE hours. LIMANG JAM TOK. imagine. bayangno. berapa ribu sekolah gratis yang negara bisa provide dengan anggaran mbg sebulan? berapa juta anak yang pendidikannya akan secure? bayangin dulu.
adit surowidjojo tweet media
folkative@insidefolkative

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akan gratiskan 103 sekolah swasta di Jakarta, gelontorkan dana Rp253, 6 Miliar.

Indonesia
87
11.2K
28.9K
489K
Oni Suryaman
Oni Suryaman@OniSuryaman·
Mumpung postingan MBG masih anget. Saya mau sharing dikit tentang pelaksanaan MBG di tempatku bekerja. Sekolah kami sudah beberapa minggu ini AKHIRNYA kebagian MBG juga. Pada mulanya sekolah menolak. Tapi kata dinas, sekolah tidak boleh menolak; yang boleh menolak adalah orang tua siswa. Dan jadilah divoting berapa yang mau menerima MBG, dan diberikan jumlah omprengan sesuai dengan yang mau menerima. Jadilah sekolah kami menjadi penerima MBG. Sebagai latar sedikit, sekolah kami itu rata2 menengah ke atas. Yang sekolah aja ada yang pake Hyundai Kona. Liburan ke luar negari. Kalau lulus kuliahnya kedokteran, PETRA, atawa ke luar negeri. Saya di sana mengampu persiapan SAT bagi mereka yang mau ke LN (sambil tipis2 ngajarin mereka investasi saham pakai simulator). Sekolah ternyata memang "agak" dipaksa untuk menerima MBG. Jika menolak, ada kemungkinan BOS-nya juga akan ditarik karena dianggap sudah mampu. Dan saya mendengar hal yang sama juga dialami beberapa sekolah lain yang muridnya banyak menengah ke atas. Untungnya SPPG-nya lumayan. Minimal dari beberapa minggu ini saya amati menunya lumayan. Ayam teriyaki, ayam pop corn; buahnya jeruk potong, semangka, melon, dll. Kalaupun ada kekurangan, hanya masalah porsi. Tahu sendiri anak2 usia SMA, terutama yang cowok2, porsi makannya kayak apa. Dari pengalaman ini saya melihat bahwa sebenarnya BGN itu hanya ngejar angka. Berapa jumlah siswa yang menerima MBG, berapa sekolah, dll. Mereka tidak peduli apakah itu tepat sasaran atau tidak. Lah, sekolah kami yang murid2nya lebih dari mampu juga diberi MBG. Dengan "sedikit" paksaan lagi, kalau menolak akan ditarik dana bantuan pemerintah. Anak2 mungkin senang2 saja dikasih makan gratis. Tapi yang mengeluh adalah ibu kantin yang omsetnya mulai turun. Dan siapa yang paling dirugikan? Tentu saja mereka yang bisa jadi tidak menerima gaji karena anggaran negara mulai seret diserap oleh MBG: para PPPK, guru dan nakes. Bahwa setiap bulir beras MBG kepada yang tidak berhak bernilai tetes darah mereka yang mengabdi sebagai pegawai dan terancam tak digaji.
Indonesia
130
2.4K
7K
226.2K