
BillBoy
69 posts




Keren banget intel warga. Ternyata kejadian tabrakan antara KRL arah Jakarta dan taksi tuh estimasinya sekitar jam 20.46 - 20.47. Sedangkan kejadian tabrakan antara KJJ dan KRL sekitar 20.52. Posisi KRL arah Cikarang masih distasiun, gabisa gerak karena insiden taksi didepannya. Posisi KJJ pukul 20.45.50 - 20.46.10 ngelewatin stasiun Cakung, KJJ ngelewatin stasiun Kranji pukul 20.49.10 - 20.49.30. Jadi disaat waktu kejadian tabrakan taksi terjadi, posisi KJJ ada diantara stasiun Cakung dan Kranji. Setelah gue hitung, disaat bersamaan terjadi tabrakan taksi, KJJ posisinya udah 0.75KM (20.46) atau 1.5KM (20.47) diluar stasiun Cakung. Total jarak antara KJJ ke stasiun Bekasi Timur ada 5.5KM. Tiap 1 KM ada blok sinyal. Total 5 blok sinyal. Tapi yang efektif cuma 3 blok sinyal terutama di stasiun Kranji karena kereta butuh jarak 1 KM kurang lebih buat ngerem aman. Jarak antara tiap blok sinyal cuma satu menit. Overall KAI cuma dikasih 3 menit yang efisien sejak detik pertama tabrakan taksi buat ngabarin KJJ. When it’s A RACE AGAINST TIME. Human often lot. Baca ini bikin gue ngeri banget sama yang namanya WAKTU, in a matter of minutes, dari menit ke 47 ke menit 52, 14 nyawa bertaruh 😭 YAALLAH

gabisa langsung stop! masinis ini ungkap sistem rem kereta butuh waktu untuk berhenti. semakin cepat laju Kereta Api, semakin lama juga waktu yang diperlukan untuk sampai berhenti. INGAT! KESELAMATAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA. Source: ekapurnamanurdiansyah

Setelah mendengar kesaksian asisten masinis KA Argo Bromo Anggrek soal kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026), persinyalan menjadi hal yang paling krusial untuk diinvestigasi. Asisten masinis KA Argo Bromo Anggrek menuturkan ada kemungkinan error pada lampu sinyal. Saat KA Argo Bromo Anggrek melintas Stasiun Bekasi, lampu sinyal menyala hijau. Namun lampu sinyal berikutnya menyala merah. Dalam sistem persinyalan blok terbuka, seharusnya lampu sinyal Stasiun Bekasi menyala kuning, jika lampu sinyal berikutnya menyala merah. Lampu sinyal kuning memberi indikator kepada masinis untuk menurunkan kecepatan kereta karena sinyal berikutnya menyala merah (indikator tidak aman). Lalu kenapa saat kejadian lampu sinyal di Stasiun Bekasi menyala hijau? Ini yang menjadi pertanyaan & membuat KA Argo Bromo Anggrek melaju dengan kecepatan tinggi (100 km/jam) saat melintasi Stasiun Bekasi ke arah Cikarang. Asisten masinis juga mengatakan sempat menghubungi PK (Pusat Kendali) namun tidak keburu untuk menerima informasi. Namun untuk mengungkap lebih jelas penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek & KRL di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, mari kita tunggu hasil investigasi dari KNKT.







Setelah mendengar kesaksian asisten masinis KA Argo Bromo Anggrek soal kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026), persinyalan menjadi hal yang paling krusial untuk diinvestigasi. Asisten masinis KA Argo Bromo Anggrek menuturkan ada kemungkinan error pada lampu sinyal. Saat KA Argo Bromo Anggrek melintas Stasiun Bekasi, lampu sinyal menyala hijau. Namun lampu sinyal berikutnya menyala merah. Dalam sistem persinyalan blok terbuka, seharusnya lampu sinyal Stasiun Bekasi menyala kuning, jika lampu sinyal berikutnya menyala merah. Lampu sinyal kuning memberi indikator kepada masinis untuk menurunkan kecepatan kereta karena sinyal berikutnya menyala merah (indikator tidak aman). Lalu kenapa saat kejadian lampu sinyal di Stasiun Bekasi menyala hijau? Ini yang menjadi pertanyaan & membuat KA Argo Bromo Anggrek melaju dengan kecepatan tinggi (100 km/jam) saat melintasi Stasiun Bekasi ke arah Cikarang. Asisten masinis juga mengatakan sempat menghubungi PK (Pusat Kendali) namun tidak keburu untuk menerima informasi. Namun untuk mengungkap lebih jelas penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek & KRL di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, mari kita tunggu hasil investigasi dari KNKT.

@itsayosan Jadi sistem persinyalan di lintas bekasi otu menggunakan fix block dengan blok terbuka. Sebelum masuk stasiun bks timur ada sinyal blok, keluar stasiun bks timur ada sinyal blok. Nah, jika di st bks timur ada kereta, otomatis blok sebelum masuk bks timur akan merah (cont-)





gabisa langsung stop! masinis ini ungkap sistem rem kereta butuh waktu untuk berhenti. semakin cepat laju Kereta Api, semakin lama juga waktu yang diperlukan untuk sampai berhenti. INGAT! KESELAMATAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA. Source: ekapurnamanurdiansyah


Setelah mendengar kesaksian asisten masinis KA Argo Bromo Anggrek soal kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026), persinyalan menjadi hal yang paling krusial untuk diinvestigasi. Asisten masinis KA Argo Bromo Anggrek menuturkan ada kemungkinan error pada lampu sinyal. Saat KA Argo Bromo Anggrek melintas Stasiun Bekasi, lampu sinyal menyala hijau. Namun lampu sinyal berikutnya menyala merah. Dalam sistem persinyalan blok terbuka, seharusnya lampu sinyal Stasiun Bekasi menyala kuning, jika lampu sinyal berikutnya menyala merah. Lampu sinyal kuning memberi indikator kepada masinis untuk menurunkan kecepatan kereta karena sinyal berikutnya menyala merah (indikator tidak aman). Lalu kenapa saat kejadian lampu sinyal di Stasiun Bekasi menyala hijau? Ini yang menjadi pertanyaan & membuat KA Argo Bromo Anggrek melaju dengan kecepatan tinggi (100 km/jam) saat melintasi Stasiun Bekasi ke arah Cikarang. Asisten masinis juga mengatakan sempat menghubungi PK (Pusat Kendali) namun tidak keburu untuk menerima informasi. Namun untuk mengungkap lebih jelas penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek & KRL di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, mari kita tunggu hasil investigasi dari KNKT.



ini krl yg aku naikin, didepan aku kejadianya berlangsung. sblm kejadian tsb ak lg ngerecord mobil yg tertabrak kreta & aku lg ngobrol sm masinis & securitynya baru selesai ngobrol tbtb krl ditabrak dr belakang dgn kreta jarak jauh dan didepan aku bgt masinis tsb ikutan ketarik😭


masha Allah 😫


Keren banget intel warga. Ternyata kejadian tabrakan antara KRL arah Jakarta dan taksi tuh estimasinya sekitar jam 20.46 - 20.47. Sedangkan kejadian tabrakan antara KJJ dan KRL sekitar 20.52. Posisi KRL arah Cikarang masih distasiun, gabisa gerak karena insiden taksi didepannya. Posisi KJJ pukul 20.45.50 - 20.46.10 ngelewatin stasiun Cakung, KJJ ngelewatin stasiun Kranji pukul 20.49.10 - 20.49.30. Jadi disaat waktu kejadian tabrakan taksi terjadi, posisi KJJ ada diantara stasiun Cakung dan Kranji. Setelah gue hitung, disaat bersamaan terjadi tabrakan taksi, KJJ posisinya udah 0.75KM (20.46) atau 1.5KM (20.47) diluar stasiun Cakung. Total jarak antara KJJ ke stasiun Bekasi Timur ada 5.5KM. Tiap 1 KM ada blok sinyal. Total 5 blok sinyal. Tapi yang efektif cuma 3 blok sinyal terutama di stasiun Kranji karena kereta butuh jarak 1 KM kurang lebih buat ngerem aman. Jarak antara tiap blok sinyal cuma satu menit. Overall KAI cuma dikasih 3 menit yang efisien sejak detik pertama tabrakan taksi buat ngabarin KJJ. When it’s A RACE AGAINST TIME. Human often lot. Baca ini bikin gue ngeri banget sama yang namanya WAKTU, in a matter of minutes, dari menit ke 47 ke menit 52, 14 nyawa bertaruh 😭 YAALLAH














