rey

5.1K posts

rey

rey

@chononoya

Katılım Ekim 2019
285 Takip Edilen130 Takipçiler
rey retweetledi
emmaa🇵🇸
emmaa🇵🇸@lesdeaux·
⚠️help urgent⚠️ mohon bantu rt/likenya yaa.. ibuku single parent, beliau jual nasi katsu+sambel & nasi bakar, dimasak sendiri dirumahnya, cocok utk anak kos, anak kantor, & bisa jd comfort food heheheh mama butuh pemasukan utk bayar kontrakan, listrik, & sekolah adik tiap bulan
emmaa🇵🇸 tweet mediaemmaa🇵🇸 tweet mediaemmaa🇵🇸 tweet mediaemmaa🇵🇸 tweet media
Indonesia
37
3.5K
5.2K
177.6K
rey retweetledi
TxtdariBekasy 🇵🇸
TxtdariBekasy 🇵🇸@txtdrbekasi·
DILAPORKAN: Satu gerbong wanita menjadi yang paling parah pada kecelakaan antara KRL dan kereta lintas Jawa di Bekasi Timur malam ini 🥀 Bekasi berduka 💔 📸: @LisanAlGhaib
TxtdariBekasy 🇵🇸 tweet media
Indonesia
2K
26.2K
96.2K
4.3M
rey retweetledi
S
S@Shirink_13·
Don't normalize this, please. Palestinians deserve to live.
S tweet media
English
1.1K
38.6K
112.9K
980.2K
rey retweetledi
Sisters in Danger x Simponi
Sisters in Danger x Simponi@SistersInDanger·
Korban kekerasan seksual: 30 santriwati di bawah umur (salah satunya dibawa/culik 19 hari, ditemukan dalam keadaan linglung di dekat Jembatan Suramadu) Pelaku: UF (anak kiai, pengajar ngaji) & S (adiknya) TKP: Pesantren Nurul Karomah, Bangkalan, Madura Waktu kejadian: Tahun 2025 (ada laporan sejak 2023) Hukum: Laporan masuk ke Polda Jatim 1 Desember 2025, UF ditangkap dan ditahan 10 Desember 2025. Pada 6 April 2026, Polda Jatim melimpahkan tersangka UF beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Bangkalan (Tahap II / P21). UF sudah ditahan selama 117 hari di Rutan Polda Jatim. S masih dalam proses penyidikan. Update: Korban sudah mendapat pendampingan psikologis dari Polres Bangkalan dan perlindungan dari LPSK. Proses restitusi (ganti rugi) bagi korban sedang berjalan. Inikah tampang salah satu pelaku yang harus dihukum sangat berat itu? 🤬🤬
Sisters in Danger x Simponi tweet media
Indonesia
210
4.5K
8.1K
316.9K
rey retweetledi
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
⚠️TW // BULLYING‼️ Kaki korban sampe gini ya Allah😭 dan gilanya, pelaku tetap gak dihukum dengan dalih anak2 dan dibawah umur😭 ini gimna hukum di Indonesia ini!? 💚
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
638
2.9K
16K
621.5K
rey retweetledi
ChantriX🇲🇨🇵🇸
ChantriX🇲🇨🇵🇸@Jangkrikgengg15·
*"Anak berusia 6 tahun yang diculik oleh tentara Israel di Gaza dianiaya dan beberapa organ pentingnya dicuri oleh Israel* *Anak tersebut dikembalikan ke keluarganya dalam keadaan terluka* Apakah kamu diam karena itu bukan anakmu ? Jangan diam ! Segera bagikan"
Indonesia
130
5K
10.2K
161.7K
rey retweetledi
sky's
sky's@dldksX·
guys ponakan gwh di sodomi sama tetangganya, ponakan gwh kelas 1 dan yg nyodomi kls 4, dan bagst ada vidio nya pas nyodomi. ini harus gimana yaa? help pls!!
sky's tweet media
Indonesia
183
5.5K
13.7K
309.7K
rey retweetledi
KEN
KEN@KEN2KIE·
hi tmeen2!! ☺️ aq bkin aplikasi grammar corrector yang 1000% gratis, unlimited & suprot 180+ bahasa di dunia 😭 cocok bnget bwt tmen2 #zonauang yg punya cust luar atau siapapun yg suka raguu klau mau nulis ssuatu dalam bahasa asingg,, 🤗🫰🏻 project lama yg hidup kembali ,,😭🫰🏻🫰🏻
KEN tweet media
Indonesia
373
7.5K
34K
574.3K
rey retweetledi
aaeraa
aaeraa@aera_ry·
kalian sampai kapan tutup mata, lihatlah pelosok2 negeri ini, masih banyak tempat yg fasilitas pendidikannya jauh dari kata layak.
aaeraa tweet media
Indonesia
67
10.5K
23K
211.2K
rey retweetledi
ais 🧶💖
ais 🧶💖@everlastpink·
temen temen boleh bantu RT ga? 🥹 aku lagi bantuin temen mertuaku ngejual 1 set cardigan + syal rajut buatannya. kebetulan belio lagi BU. ukurannya S yaa.. ini harga bukan dr aku tp dari belionya, 600k satu set.. aku tau ini underprice tp belio lagi BU jd mau cepet laku ☹️💔
ais 🧶💖 tweet mediaais 🧶💖 tweet media
Indonesia
3
1.2K
4.5K
583.1K
rey retweetledi
Mas Hara
Mas Hara@Hnirankara·
Bisa viral gak ini? Makin banyak warga sipil yang mati di tangan TNI.
Indonesia
194
11.2K
25K
582.2K
rey retweetledi
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Baca dan mengikuti berita mengenai Suster Natalia ini, terkesan BNI seperti ingin lepas tangan, padahal pelaku (Andi Hakim) merupakan salah satu pejabat di bank tersebut. Ini bisa jadi preseden buruk untuk BNI. Bukan tidak mungkin sentimen negatif ini berubah menjadi seruan memindahkan rekening dari BNI ke bank lain.
Indonesia
247
4.9K
8.3K
2M
rey retweetledi
ivy ⋆˚࿔
ivy ⋆˚࿔@eufrasiart·
guys tolong bantu rt like lagi karena ga rame = masalah ga selesai 😭😭 ini masih sepi bgt bgt bgt bahkan ga di up di tv nasional postinganku yang sebelumnya miss info ternyata dana yang hilang adalah dana koperasi umat yang berada di bawah naungan paroki, bukan dana gereja (persembahan) ya dan fyi ternyata bukan 28 M tapi 31 MILIAR (tonton di podcastnya menit 19an). WOI 31 M TUH GEDE BANGETTT, banyak umat yang percayain dananya ke BNI dan pasti butuh dana tersebut untuk sehari-hari mereka jadi tolong bantu ramein biar masalah ini tuntas!!! halo @BNI tolong selesaikan kasus ini dan kembalikan dananya secara full, terlepas ternyata dana dititipkan ke produk gelap si kepala bank tapi tetep aja hal ini merupakan bentuk kelalaian bank karena telah meloloskan kepala bank (orang berstatus & dipercaya) sampe2 bisa nipu sampai 31 miliar gini :(((
SobatMiskinTV@MiskinTV_

Baca dan mengikuti berita mengenai Suster Natalia ini, terkesan BNI seperti ingin lepas tangan, padahal pelaku (Andi Hakim) merupakan salah satu pejabat di bank tersebut. Ini bisa jadi preseden buruk untuk BNI. Bukan tidak mungkin sentimen negatif ini berubah menjadi seruan memindahkan rekening dari BNI ke bank lain.

Indonesia
42
5.1K
7.8K
132.1K
rey retweetledi
Mac Karyo
Mac Karyo@Makaryo0·
Yang dicuri 28 Miliar, ditawarin balik cuma 7 miliar. Btw yang dicuri ini bukan uang gereja, tapi uang tabungan 1.900 umat yang backgroundnya macam2, ada yang buruh, petani, dll. Suster Natalia cerita kalau dia sampai utang kesana sini buat nalangin umat yang butuh dana mendesak karena berobat atau sekolah anak. Kita bantu viralin biar BNI ga ngeles mulu.
SobatMiskinTV@MiskinTV_

Baca dan mengikuti berita mengenai Suster Natalia ini, terkesan BNI seperti ingin lepas tangan, padahal pelaku (Andi Hakim) merupakan salah satu pejabat di bank tersebut. Ini bisa jadi preseden buruk untuk BNI. Bukan tidak mungkin sentimen negatif ini berubah menjadi seruan memindahkan rekening dari BNI ke bank lain.

Indonesia
385
17.5K
36.8K
1.8M
rey retweetledi
August
August@AnakLolina2·
Teman-teman mohon bantuannya bersuara agar kasus uang jemaat sebesar 28 miliar yang raib di tipu oknum BNI bisa selesai. Kasus ini sudah berlangsung lama namun tak ada itikad baik,. @DivHumas_Polri @KejaksaanRI @prabowo No viral no justice kata @mohmahfudmd Bantu RT 🙏
August tweet media
Indonesia
479
20.9K
40.1K
1.4M
rey retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
47.2K
102.4K
11M
rey retweetledi
lalala
lalala@bebekqaleo·
@sampahfhui langsung aja spill ni tokoh-tokoh di bubble chatnya min, biar malu sekalian
lalala tweet media
Indonesia
1.5K
18.4K
69.2K
5.9M
rey retweetledi
luna
luna@lunarfq·
Which one do you want??
luna tweet medialuna tweet media
English
217
44.3K
57K
1.2M