Christian NP

13K posts

Christian NP banner
Christian NP

Christian NP

@christiancp

Snarky SAP. Befriend with caution. 🎮 PS4, Switch

Katılım Şubat 2010
273 Takip Edilen124 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Christian NP
Christian NP@christiancp·
@hrdbacot WTS PS4 slim 1TB Luna edition dus ada Stik 2 ori (1 bawaan, 1 dusnya udah ilang) Kondisi baru ganti harddisk, fresh belum dipake lagi 3 jt aja #lapakcot
Christian NP tweet media
Indonesia
7
3
15
26.8K
Christian NP retweetledi
The Economist
The Economist@TheEconomist·
Its president, Prabowo Subianto, must stop trying to squelch opposition in the legislature, media and civil society. Dissent that cannot find an outlet in politics will spill onto the streets economist.com/leaders/2026/0…
English
278
11.1K
18.6K
1.6M
Christian NP retweetledi
The Economist
The Economist@TheEconomist·
Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images
The Economist tweet media
English
497
26.8K
40.6K
3.6M
Christian NP
Christian NP@christiancp·
@LambeSahamjja Saya jg pernah dpt cerita, driver ngantar dari jkt ke sby karena ga dpt tiket. Walau udah ijin kantor tetap kena tilang dibayar penumpang jg. Total 9jt kalo ga salah, pulang cari penumpang travel gt
Indonesia
0
0
9
6.3K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
kalo kek gini supirnya rugi gk ya?? secara belum tau dapet penumpang waktu pulang dari bogornya
Lambe Saham tweet media
Indonesia
55
21
2.2K
595K
Christian NP retweetledi
Uni
Uni@Imas_uni·
Tapi tapi 5€ ku juga bisa ku beli ayam ½kg 2,5€ dn beras 1kg 2€, Minyak mau tau gak? Seliter 1,5€ alias 30ribu 🗣️: "jgn apa2 d Rupiahin!" Gakk!, biar pada melek, bahan pokok kita hampir sama harganya, tapi UMR beda Ampe 10x lipat! Pemerintah dzalim itu emng nyata!
Dayang Indah@DayangIndah4

@Imas_uni 5 euro. Saya bisa beli ayam 1/5 kg. Rp. 20.000 Minyak bimoli 1 kg. Rp 23.000. Cabe 1/5 kg Rp. 20.000. Bawang 1/5 kg Rp. 12.000. Ikan laut 1/5 kg. Rp. 20.000. Sisa Rp. 5000.

Indonesia
134
13.2K
30.5K
860.2K
Christian NP retweetledi
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto@prabowo·
Kondisi rupiah saat ini adalah bukti ekonomi bangsa telah salah urus bung @DavidEfendhi. Hampir semua nilai tambah, dinikmati bangsa asing.
Indonesia
2.9K
22K
24.7K
0
Christian NP retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada foto yang menurut gue bicara lebih keras dari seribu pidato kenegaraan. Di foto itu ada Lawrence Wong Perdana Menteri Singapura. Dia tiba di Cebu untuk KTT ASEAN. Naik Singapore Airlines. Penerbangan komersial biasa. Turun dari garbarata seperti penumpang biasa. Tidak ada foto dramatis keluar dari pesawat karena memang tidak ada yang spesial untuk difoto dia cuma turun dari pesawat komersial layaknya orang normal. Di hari yang sama Prabowo tiba di Cebu dengan pesawat kenegaraan. Diiringi Hercules yang khusus membawa Maung dan segala kebutuhan rombongan. Konteksnya yang membuat ini makin menohok: Singapura adalah salah satu kreditor terbesar Indonesia. Utang Indonesia ke Singapura gabungan swasta, BUMN, dan berbagai instrumen lainnya mendekati Rp1.000 triliun. Jadi analoginya begini: ada orang yang punya utang ratusan miliar ke tetangganya. Terus ada acara arisan di kompleks. Si tetangga yang punya piutang ratusan miliar itu datang naik ojek santai, tidak perlu pamer. Sementara si yang punya utang ratusan miliar datang naik Lexus dikawal Alphard dan Innova berjejer. Itu bukan gaya hidup orang kaya. Itu gaya hidup orang yang ingin terlihat kaya. Dan bedanya sangat jauh. Yang paling ironis: Maung kendaraan yang dibawa dengan Hercules untuk dipamerkan di KTT ASEAN adalah mobil yang komponen lokalnya masih diperdebatkan. Masih banyak bagian yang diimpor. Masih jauh dari bisa disebut produk murni Indonesia. Jadi kita membawa Hercules khusus untuk memamerkan mobil yang belum sepenuhnya Indonesia ke forum internasional sementara PM negara yang kita utangi hampir Rp1.000 triliun datang naik penerbangan komersial tanpa drama apapun. Dan yang paling menyakitkan: Prabowo dan Gerindra dulu adalah yang paling keras menyindir gaya pamer pemerintah sebelumnya. Mereka yang paling lantang bicara soal efisiensi, kesederhanaan, dan tidak menghamburkan uang negara untuk gengsi. Hari ini tidak ada yang bisa menjelaskan dengan muka lurus kenapa PM negara sekaya Singapura cukup naik SQ komersial, sementara Indonesia yang defisit anggarannya Rp240 triliun di Q1 2026 saja merasa perlu membawa Hercules untuk urusan protokoler kenegaraan. Kesederhanaan bukan tanda kelemahan. Lawrence Wong tidak terlihat lemah dengan naik penerbangan komersial. Justru sebaliknya dia terlihat seperti pemimpin yang tahu bahwa uang negara bukan untuk membiayai penampilan. Sementara kita dengan segala tekanan fiskal, rupiah yang tertekan, dan defisit yang melebar masih merasa perlu membuktikan sesuatu dengan cara yang justru memperlihatkan ketidakamanan kita sendiri. Bangsa yang benar-benar besar tidak perlu selalu terlihat besar. Bangsa yang benar-benar percaya diri tidak perlu membawa Hercules untuk membuktikannya.
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
1.1K
6.2K
12.7K
495.7K
Christian NP
Christian NP@christiancp·
@arieparikesit Kikil itu spesifik ke area kaki sapi kan? Bukan cuma kulit? Kikil yg di warteg itu apa dari kaki jg ya?
Indonesia
1
0
0
29
#KelanaRasa
#KelanaRasa@arieparikesit·
Memang beda makanannya sop kikil ama SKK, enggak sama. Lu makan Sop Kaki Kambing di Surabaya ya di Dua Sodara Kedungdoro. Malah sop kikil bukan istilah populer di Surabaya, yang ada adalah like l sapi, kikil kambing, lontong kikil. Sop kikil contohnya kayak warung apa? Saya tahunan di Surabaya jarang liat tenda tulisan sop kikil, mungkin ada tapi kayaknya ga populer. Yang sering liat ya: Kikil Sapi Kikil Kambing (lebih jarang, banyaknya sekitaran Ampel) Lontong kikil (sama aja ama yg pertama)
#KelanaRasa tweet media
Heikell arkantha@Roastery_expert

@rasjawa @arieparikesit Orang surabaya gak ada yg bilang Sop Kaki Kambing. Tapi Sop Kikil😁

Indonesia
4
1
3
658
Christian NP retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Di suatu negara yang aneh Negara tropis = buah mahal Negara maritim = ikan mahal Negara CPO = migor mahal Negara SDA = listrik dan BBM mahal Negara hukum = tunggu viral Swasembada pangan = beras mahal Bebas aktif = ikut BOP Negara religius = korupsi nya banyak, sampai kitab Tuhannya dikorupsi Semuanya karena sistem yang buruk dan political will yang tidak berpihak rakyat tapi berpihak cepat balik modal dan nambah kekayaan pribadi hehe
Indonesia
529
35.3K
71.4K
1.1M
Christian NP
Christian NP@christiancp·
I completed the April challenge faster than 89.9% of all learners on Duolingo!
Christian NP tweet media
English
0
0
0
12
Christian NP
Christian NP@christiancp·
Jangan cuma larang orang berhenti depan tangga, peronnya gedein, bikin kereta lebih sering @CommuterLine
Indonesia
1
0
0
141
Christian NP retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini kasus yang menurut gue lebih ngeri dari yang kelihatan di permukaan. Dan yang paling bikin gue marah bukan pelakunya — tapi respons institusinya. Kronologi yang perlu semua orang tahu: 2019 Andi Hakim Febriansyah, Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara, mendekati pengurus Credit Union Paroki Aek Nabara. Dia menawarkan produk investasi bernama "BNI Deposito Investment" dengan bunga 8% per tahun. Produk itu tidak pernah ada. Dia menciptakannya sendiri. Tapi siapa yang mau curiga? Dia pejabat bank resmi. Pakai seragam BNI. Datang dengan fasilitas pick-up service BNI yang sudah berlangsung sejak 2015. Menyerahkan bilyet deposito yang ternyata dicetak sendiri di kertas A4. Setiap bulan dia transfer uang ke rekening CU-PAN sebagai bunga supaya korban tidak curiga. Dia juga meminta tanda tangan di formulir kosong yang kemudian dia isi sendiri jumlah dan tanggalnya. Rapi. Sistematis. Bertahun-tahun. Uang Rp28 miliar itu uang siapa: Ini bukan uang korporat besar. Ini uang umat Katolik di Labuhanbatu yang dikumpulkan perak demi perak oleh jemaat biasa lewat koperasi simpan pinjam gereja mereka. Uang yang seharusnya untuk membangun sekolah. Untuk menyejahterakan jemaat. Untuk masa depan komunitas kecil di Sumatera Utara. Dipakai Andi untuk apa? Sport center. Kafe. Mini zoo. Uang sedekah umat dipakai buat bangun mini zoo. Cara ketahuannya dan ini yang menyedihkan: Februari 2026 CU-PAN butuh Rp10 miliar untuk pembangunan sekolah. Mereka minta cairkan deposito. Andi mulai mengelak. Minta bilyet asli dengan alasan pembaruan. Mencairkan deposito lain tanpa izin pengurus untuk menutupi. Lalu tiba-tiba datang pegawai BNI baru yang memperkenalkan diri sebagai kepala kas pengganti Andi. Suster Natalia bendahara CU-PAN baru sadar ada yang sangat salah. 23 Februari 2026 kepala kas baru mengkonfirmasi: BNI Deposito Investment bukan produk resmi BNI. Tidak pernah ada. Tujuh tahun. Baru ketahuan karena korban mau cairkan uang dalam jumlah besar. Yang Andi lakukan setelah ketahuan: 9 Februari ambil cuti. 18 Februari pensiun dini. 28 Februari kabur ke Australia bersama istri lewat Bali. Polda Sumut koordinasi dengan Interpol, Australian Federal Police, terbitkan red notice. 30 Maret 2026 Andi dan istrinya kembali ke Indonesia lewat Kualanamu. Langsung ditangkap. Dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Dan sekarang kita masuk ke bagian yang paling bikin gue tidak bisa diam: Respons BNI. Setelah semua terbongkar BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi ke korban. Tanpa penjelasan soal metodologi atau dasar perhitungan. Lalu pada 12 Maret 2026 BNI mengirim surat yang menyatakan mereka bersedia mengganti rugi Rp7 miliar. Dari total kerugian Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu secara sepihak ke rekening CU-PAN. Seolah dengan mentransfer uang itu kasus selesai. Akui kerugian sebagian. Anggap beres. Ini yang perlu dipahami secara hukum: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawainya yang dilakukan dalam konteks pekerjaannya. Andi tidak beroperasi sebagai individu random. Dia menggunakan: Fasilitas pick-up service resmi BNI Sistem dan infrastruktur BNI Jabatan dan wewenang yang diberikan BNI Kepercayaan nasabah terhadap nama BNI POJK Nomor 22 Tahun 2023 juga menegaskan bahwa pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Artinya: BNI tidak bisa bersembunyi di balik kata oknum. Dan kata oknum itu yang perlu kita bicarakan: Ini pola yang selalu sama di Indonesia setiap kali ada skandal institusi besar. Polisi korup? Oknum. Pejabat BUMN korup? Oknum. Pegawai bank gelapkan dana nasabah? Oknum. Kata "oknum" itu bukan hanya klarifikasi. Itu strategi. Cara untuk memisahkan institusi dari tanggung jawab. Cara untuk bilang ke publik: jangan salahkan sistemnya ini hanya satu orang nakal. Tapi pertanyaannya: bagaimana satu orang bisa menjalankan skema selama 7 tahun menggunakan sistem, fasilitas, dan nama institusi tanpa ada pengawasan internal yang mendeteksinya? Kalau jawabannya adalah pengawasan internal BNI yang gagal maka ini bukan hanya masalah oknum. Ini masalah sistem. Dan sistem itu tanggung jawab institusi. Yang seharusnya terjadi tapi tidak terjadi: BNI harusnya transparan sejak awal buka semua dokumen, jelaskan metodologi verifikasi, dan libatkan korban dalam proses. BNI harusnya tidak mentransfer Rp7 miliar secara sepihak seolah itu solusi final. BNI harusnya tidak membebankan pembuktian ke korba korban sudah mengikuti prosedur resmi, sudah percaya pada nama BNI, dan sudah ditipu dengan menggunakan fasilitas BNI. Kalimat yang paling gue ingat dari Suster Natalia: Tak pernah kami bayangkan bahwa ternyata bank-lah yang akan menghilangkan uang bukan saya yang menikmati uangnya Jemaat kecil di Labuhanbatu menyimpan uang di bank karena percaya bank lebih aman dari menyimpan di bawah kasur. Dan kepercayaan itu dikhianati bukan oleh orang asing, tapi oleh pejabat bank yang datang setiap bulan dengan seragam resmi. Andi Hakim adalah penjahat. Itu sudah jelas dan dia harus dihukum seberat-beratnya. Tapi BNI tidak bisa cuci tangan dengan kata "oknum" dan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan. Kalau bank BUMN yang dipercaya masyarakat dan dijamin negara bisa lolos dari tanggung jawab penuh hanya dengan menyebut pelakunya oknum, maka tidak ada lagi yang aman menyimpan uang di mana pun. Dan itu adalah krisis kepercayaan yang jauh lebih besar dari angka Rp28 miliar.
Catholic 𐕣@myshawti

Kenapa kasus seperti ini sulit naik di media? Padahal ini kasus tidak kalah pentingnya juga Nih awak test, pasti sulit naiknya

Indonesia
46
1.2K
1.7K
68.1K
Christian NP retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
46.9K
102K
11.1M
Christian NP retweetledi
FranceNews24
FranceNews24@FranceNews24·
📹 VIDÉO - #Insolite : Pendant la coupe des griffes, une marmotte semble avoir déjà accepté son destin… tandis que l’autre panique à chaque coup de coupe. Une scène aussi drôle que totalement théâtrale.
Français
650
15.2K
152.8K
37.7M
Christian NP retweetledi
The Kerupuk
The Kerupuk@TheKerupuk·
Dear @steam, @Steam_Support, @valvesoftware, a staff member from Indonesia's Ministry of Communication (Komdigi) whose previous job was literally working as a government-paid social media buzzer just publicly accused you of "deliberately publishing fake ratings that disturb the public" and claimed Steam "allegedly violated Indonesian law." instead of fixing their own system, a ministry staff member went online and blamed you for it. just wanted you guys to know what's being said over here. cc @IGN @PCGamer
English
49
1.8K
4.6K
138.3K
Christian NP retweetledi
The Kerupuk
The Kerupuk@TheKerupuk·
makin kebuka, si tolol ini enggak ngerti bedanya rating sama review. Ya ini lah hasilnya tukang gonggong dijadiin staff.
The Kerupuk tweet media
Indonesia
89
1.3K
4.6K
122.5K
Christian NP retweetledi
Kris Antoni - Toge Productions
Indonesia Game Rating System is labeling adult sexual content games as suitable for 3+ yo while award winning games such as Claire Obscure and Metal Gear Solid Delta are labeled not fit for distribution in Indonesia
Kris Antoni - Toge Productions tweet media
English
511
8.3K
26.1K
1.3M