devi_incurious1😉

7.1K posts

devi_incurious1😉

devi_incurious1😉

@devi_incurious1

never stop learning because life never stop teaching

peaceful earth Katılım Şubat 2010
427 Takip Edilen273 Takipçiler
devi_incurious1😉 retweetledi
Nadirsyah Hosen
Nadirsyah Hosen@na_dirs·
Mengejar Mahkota, Melupakan Fitrah Ada tren yang makin terasa belakangan ini—para orang tua berlomba menjadikan anak-anak mereka hafiz Qur’an. Bukan karena si anak menunjukkan minat, tapi karena si orang tua merasa: “dulu saya banyak dosa, tak paham agama, maka biarlah anak saya yang menebus semua itu. Kelak saya ingin mahkota di surga”. Tapi benarkah surga bisa diraih lewat paksaan terhadap anak yang jadi kehilangan kesempatan tumbuh di masa golden age-nya? Benarkah potensi & minat mereka memang menghafal Qur’an? Menghafal Al-Qur’an itu mulia. Tapi menjadikannya ambisi pribadi yang ditanamkan di pundak anak— yang mungkin justru lebih tertarik pada sains, seni, atau pertanian— bukan lagi ibadah, tapi kompensasi. Anak-anak bukan mesin penebus masa lalu. Mereka bukan lembar kosong untuk menuliskan ulang mimpi-mimpi kita yang gagal. Tak semua anak punya kecerdasan hafalan. Dalam taksonomi belajar, hafalan itu level dasar. Di atasnya: pemahaman. Lalu penghayatan. Dan yang tertinggi: pengamalan. Yang langka justru mereka yang melakoni nilai Qur’an—meski tak hafal seluruhnya. Sesuatu yang dipaksakan jarang bertahan lama. Gak cuma soal pasangan dan perasaan, tapi juga soal hafalan. Apalagi jika sekadar ikut tren. Setelah wisuda tahfiz, jika tak diulang dan dipahami, ayat-ayat itu bisa lenyap seperti kabut pagi. Islam itu luas dalam kehidupan. Ia bisa hadir di ladang, laboratorium, kitab, ruang gym, atau lensa kamera. Ada banyak jalan menuju ridha-Nya. Jangan kerangkeng anak-anak dalam satu jalur. Biarlah mereka tumbuh sesuai fitrah dan jenis kecerdasannya (baca postingan sebelumnya soal 8 jenis kecerdasan). Yang suka menghafal, biarkan menghafal. Yang suka berpikir, biarkan memahami. Yang suka bergerak, biarkan menghidupkan ajaran lewat tindakan nyata. Al-Qur’an itu sudah pasti dijaga oleh Allah, tapi akhlak anak-anak belum tentu terjaga. Itu sebabnya Nabi diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia, bukan untuk mewajibkan umatnya menghafal Qur’an. Maka, mari kita fokus mendidik anak berakhlak Qur’ani, bukan semata memaksa menghafal Qur’an demi ambisi orang tua. Tabik, Nadirsyah Hosen
Nadirsyah Hosen tweet media
Indonesia
108
782
1.9K
99.4K
devi_incurious1😉 retweetledi
Sulaiman Ahmed
Sulaiman Ahmed@ShaykhSulaiman·
Sulaiman Ahmed tweet media
ZXX
1.3K
26.2K
78.9K
1.2M
devi_incurious1😉 retweetledi
Ulil Abshar-Abdalla
Ulil Abshar-Abdalla@ulil·
Yang hendak membaca analisis politik saya di Kompas hari ini, silahkan. Ini versi penuhnya. Sengaja saya unggah seluruh halaman agar seperti baca versi cetaknya.
Ulil Abshar-Abdalla tweet media
Indonesia
115
658
2K
270.2K
devi_incurious1😉 retweetledi
Rev Laskaris
Rev Laskaris@REVMAXXING·
Do you? 🇵🇸
Rev Laskaris tweet media
English
3.1K
17.6K
49.4K
864K
devi_incurious1😉 retweetledi
Denise/데니스
Denise/데니스@denisekimsays·
Thank you for 50k on “Darling” 🥺🖤 I love my Trulys <3
Denise/데니스 tweet media
English
15
41
261
7.1K
devi_incurious1😉 retweetledi
Nadirsyah Hosen
Nadirsyah Hosen@na_dirs·
Baru tahu ada buku karya Buya Hamka ini. Apa ada yg punya pdf-nya? Jadi ingin belajar lebih jauh dari Buya Hamka yang dari hisab malah memilih ru’yah 🙏 santrinews.com/buku/buya-hamk…
Nadirsyah Hosen tweet media
Indonesia
392
258
1.6K
352.6K
devi_incurious1😉 retweetledi
w h a l e 🐋
w h a l e 🐋@rndf13·
Antifragile - Le Sserafim cover by Denise Kim 💃💃
Türkçe
1
5
15
518
devi_incurious1😉 retweetledi
Adib Hidayat
Adib Hidayat@AdibHidayat·
Ini formasi band @SonsOfApollo1 dan Dewa19 = Sons of Dewa Apollo
Adib Hidayat tweet media
Indonesia
19
74
298
69K
devi_incurious1😉 retweetledi
Adib Hidayat
Adib Hidayat@AdibHidayat·
Dapat kiriman dari Ahmad Dhani lagi rekaman dan bikin musik video dengan mereka. Ahmad Dhani: Synthesizer-Producer Derek Sherinian: Organ Andra Ramadhan: Guitar Billy Sheehan: Bass Simon Philips: Drums Ron "Bumble Foot" Thal: Guitar Dino Jelusic: Vocal Jeff Scott Soto: Vocal
Adib Hidayat tweet mediaAdib Hidayat tweet media
Indonesia
188
724
2.7K
530.2K
devi_incurious1😉 retweetledi
Cahyo Semburat
Cahyo Semburat@cahyo_semburat·
JADILAH SAUDARAKU Badannya Penuh Tato, Sambil Menunduk, Bicara Sama Saya: "Ndara, Apakah Saya Tidak Pantas Masuk Sorga?!" Saya Jawaban"Apalagi Saya?! Kamu Menato Tubuhmu Dengan Gambar Dan Tulisan. Sedang Aku Menato Hatiku Dengan Dosa Dan Kelalaian. Sorga Neraka Itu Soal Nanti,
Cahyo Semburat tweet media
Indonesia
0
4
17
0
devi_incurious1😉 retweetledi
Kiyai Kita
Kiyai Kita@Kiyaikita·
Selama kamu masih melihat dengan matamu, dan mendengar dengan telingamu kamu mudah dibodohi, melihat dan mendengarlah dengan Ilmu.” - KH. Abdurrahman Wahid
Kiyai Kita tweet media
Indonesia
0
359
1.5K
0
devi_incurious1😉 retweetledi
Cahyo Semburat
Cahyo Semburat@cahyo_semburat·
Cak Nun itu.... Santri tnp sarung Haji tanpa peci Kiai tnp sorban Dai tnp mimbar Mursyid tnp tarekat Sarjana tnp wisuda Guru tnp sekolahan Aktivis tnp LSM Pendemo tnp spanduk Politisi tnp partai Wakil rakyat tanpa dewan Pemberontak tanpa senjata Ksatria tnp kuda (Gus Mus)
Cahyo Semburat tweet media
Indonesia
34
547
2.8K
0
devi_incurious1😉 retweetledi
Cahyo Semburat
Cahyo Semburat@cahyo_semburat·
Sendiri Bagiku Adalah kekuatan... Untuk memahami Hidup... Mengerti keinginan Hati... Mengenali Jalan Pikiranku... Dan kepada siapa aku harus setia.. Tanpa perlu mengingat yang sama sekali tidak berguna...!!! Jembarna Atimu, Kaya segara, Supaya Urip..Rasane Luweh Amba #SNK
Indonesia
0
4
11
0