dhamangep

1.8K posts

dhamangep banner
dhamangep

dhamangep

@dhamangep

Orang biasa aja.

Kota Batam, Kepulauan Riau Katılım Aralık 2011
585 Takip Edilen202 Takipçiler
Anak ogi
Anak ogi@Anak__Ogi·
Ayo po kita dukung pak @Pak_JK laporkan Ade Armando dkk. Pak JK itu ketua dewan masjid difitnah agar umat kristen benci kepadanya. Ini bahaya unk kerukunan beragama kita. Breaking news JK Pertimbangkan Laporkan Ade Armando dan Pelapor Videonya: Semoga Tuhan Memaafkan Para Pemfitnah Itu sulsel.fajar.co.id/2026/04/18/jk-…
Indonesia
55
232
483
8.8K
dhamangep
dhamangep@dhamangep·
@ippeitsurugaEN Indonesia sudah melakukan program jaminan pensiun sejak 2015 dengan iuran sebesar 3% dari gaji pokok. 2% dari pemberi kerja dan 1% dari pekerja.
Sukun, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
1
0
1
1.4K
Ippei Tsuruga | Spesialis Jaminan Sosial
Kemarin, Dana Pensiun Jepang memotong 23 juta rupiah dari rekening saya untuk kontribusi 12 bulan ke dana tersebut. Semua warga negara Jepang harus membayar sekitar 10% dari upah minimum setiap bulan. Setelah usia 65 tahun, Pemerintah akan terus membayar saya sekitar 40% dari upah minimum setiap bulan. Jika Indonesia memulai program serupa, semua warga negara Indonesia berusia 20-65 tahun harus membayar 300.000 rupiah setiap bulan. Pemerintah akan membayar 1 juta rupiah setiap bulan setelah usia 65 tahun. Apakah Anda ingin memiliki program ini?
Indonesia
221
97
571
80.6K
Uyuy H🤍PE 🇮🇩🇵🇸
Ada rasa yg tak enak banget belakangan ini..aku bicara dalam hati "ya beh kalo udah enakan aku kesana sabar ya" Siang ade ku chat "mba,dipanggil bapak" Setelah sampe sana biasanya banyak ngomong,ketawa kok ini diam ya.babehku drop 🥺sesak nafas minta aku urutin kaki nya. Ngga tega liatnya "de bawa ke igd aja kasihan nafasnya begitu" Babeh uda lemes sesampai di rumah sakit harus menunggu sudah full bed nya .5 menit aku ngga sabar aku masuk aja ngomong sama perawatnya. "Mas maaf babeh ku sudah sesak nafas beliau sakit jantung dan stroke " Nurse nya langsung gerak cepat "tidurin disini bu" Adeku bengong "bisa mba boleh masuk" Me" ayo de cepat sini bawa masuk babeh " (ku buka pintu) Sambil menghibur babeh ku "beh tenang ya uyunk temenin biar sembuh ok" babeh mengangguk. Semua alat dipasang banyak suster mondar mandir siapin alat2 medis. Jam 23 : 03 uda dipindahkan ke ruang icu. Babeh orang baik tetangga tetangga pada sayang sama babeh mama . Tolong doakan babehku cepat sehat kembali ya 🙏😭
Indonesia
62
18
133
9K
Juan, a Golden Pard
Juan, a Golden Pard@Juan__Nata·
@ZeGazelleWithin @HazThomist PAX!! I too believe that we should understand each other, as a Catholic minority in Muslim majority country, I testify that the problem this world got is just because we don't want to understand each other, that we are afraid to understand. It really is beautiful, we're clueless.
English
1
0
1
55
Haz 🇻🇦
Haz 🇻🇦@HazThomist·
I can't believe Leo XIV said this about Muslims: "Almighty God, who wishes that all should be saved and none lost, approves nothing in so much as that after loving Him one should love his fellow man, and that one should not do to others, what one does not want done to oneself. You and we owe this charity to ourselves especially because we believe in and confess one God, admittedly, in a different way, and daily praise and venerate him, the creator of the world and ruler of this world." Except he didn't. Pope St Gregory VII said this almost a thousand years ago to Al-Nasir, the Muslim king of Bijaya (present-day Algeria).
David J Harris Jr@DavidJHarrisJr

🚨Pope Leo: "Christians and Muslims can live together and be friends." Thoughts?

English
86
339
3.1K
182.3K
dhamangep retweetledi
Bivitri Susanti
Bivitri Susanti@BivitriS·
ASN = Aparatur Sipil NEGARA. Mengabdi ke negara buat mengurusi warganya. Mrk bukan abdi pemerintah, apalagi presiden. Bongkar pikiran negara=pemerintah. Bongkar feodalisme. Presiden bukan raja. Ini republik. Dungu banget yg nyerang2 @feriamsari krn dia ASN.
Indonesia
143
1.9K
4K
95.7K
dhamangep retweetledi
¥@N'$
¥@N'$@yaniarsim·
Bahkan kepandaiannya melampaui wapres @gibran_tweet Firoos Ghathfaan Ramadhan, bocah 14 thn asal Subang.
Indonesia
16
221
586
9.5K
dhamangep
dhamangep@dhamangep·
@is_pelssy Ulasan yang sangat bagus...
Turen, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
0
154
dhamangep retweetledi
@is_pelssy
@is_pelssy@is_pelssy·
Penafsiran Yang Keliru atas Pernyataan JK Oleh : Yodi Alexander Marendes Mungkin segalanya bermula dari sebuah kalimat yang dilemparkan ke tengah publik dari mimbar UGM itu. Jusuf Kalla (JK) berujar: "Kenapa agama gampang menjadi alasan konflik kayak di Poso, Ambon? Karena kedua-duanya Islam dan Kristen berpendapat mati atau menewaskan orang atau mematikan itu syahid." Kalimat ini segera menjadi perdebatan. Para teolog bergegas menyisir ayat dan menyatakan bahwa dalam Kekristenan tidak ada mandat "syahid" untuk membunuh. Namun, di sini letak penafsiran yang keliru itu: benarkah JK sedang berbicara tentang Tuhan yang ada di dalam teks? Tampaknya tidak. JK tidak sedang berkhotbah sebagai seorang mufasir yang mengurai dogma; ia sedang bersaksi sebagai seorang yang pernah berjalan di antara reruntuhan rumah yang berasap dan mencium aroma mesiu yang pekat. Di Poso dan Ambon, JK tidak menemukan penganut agama yang sedang khusyuk dalam liturgi, melainkan manusia-manusia yang telah "turun ke jalan". Agama bukan lagi menjadi "oase spiritual" yang meneduhkan, melainkan telah menjadi apa yang disebut Hannah Arendt sebagai alat identitas politik yang banal—sebuah sekat kaku yang memisahkan "kita" dan "mereka". Jejak sejarah mencatat bahwa keberanian JK untuk "jujur secara sosiologis" inilah yang menjadi kunci lahirnya Deklarasi Malino I (2001) untuk Poso dan Malino II (2002) untuk Ambon. Saat itu, beliau tidak datang membawa teks teologi yang kaku, melainkan pendekatan rekonsiliasi yang menyentuh akar masalah. Beliau memahami bahwa untuk mendamaikan dua pihak yang bertikai, ia harus lebih dulu mengakui adanya "psikologi perang" di kedua belah pihak—termasuk bagaimana istilah agama dipinjam untuk melegitimasi kekerasan. Tanpa pengakuan sosiologis yang jujur bahwa kedua belah pihak merasa sedang menjalankan "tugas suci", kesepakatan damai di atas kertas takkan pernah menyentuh akar rumput yang sedang membara. Dalam kacamata sosiologis yang digunakan JK, agama di tengah konflik mengalami distorsi fungsional. Ia tidak lagi bekerja sebagai kompas moral, melainkan sebagai Identity Marker (penanda identitas) yang agresif. Sebagai mediator, JK merasakan ketegangan yang nyata di lapangan: sebuah situasi di mana massa melakukan apa yang disebut para filsuf sebagai "permainan bahasa" (language games) ala Ludwig Wittgenstein. Makna kata "syahid" dalam konteks ini adalah kegunaannya secara psikologis-lapangan. Di parit-parit konflik, istilah itu dicabut dari akar teologisnya dan ditanam ke dalam emosi massa untuk melegitimasi agar tindakan kekerasan tidak lagi membebani nurani. Sosiolog René Girard mungkin akan melihat ini sebagai manifestasi dari mimesis—hasrat yang meniru. JK merasakan betapa kedua belah pihak menggunakan pola yang sama dan klaim kesucian yang identik untuk saling melenyapkan. Maka, kritik dan pelaporan yang dialamatkan kepada JK hari ini barangkali lahir dari kegagalan kita dalam membedakan antara "teks yang suci" dan "sosiologi yang berdarah". Jika kita bersedia melihat ucapan tersebut sebagai catatan seorang mediator yang berhasil membawa Poso dan Ambon kembali rukun hingga saat ini, maka tak ada lagi yang perlu digunjingkan. Pada akhirnya, kontroversi ini adalah cermin dari jarak yang lebar antara Teks dan Konteks. Ada mereka yang menjaga kemurnian definisi, dan ada seorang saksi sejarah yang bicara tentang bagaimana teks-teks itu bisa lumpuh saat emosi massa terbakar. Seperti kata Blaise Pascal, "Manusia tidak pernah melakukan kejahatan begitu sempurna dan antusias selain ketika mereka melakukannya demi keyakinan agama." Melalui kejujuran sosiologis atas realitas pahit itulah, JK berhasil memutus rantai "antusiasme kejahatan" tersebut dan membawa mereka kembali pada pelukan persaudaraan yang abadi.***
Indonesia
11
28
61
12.4K
dhamangep retweetledi
Sony Thăng
Sony Thăng@nxt888·
In 1988, the USS Vincennes shot down Iran Air Flight 655. 290 people. 66 of them were children. A civilian airliner, flying a scheduled commercial route, broadcasting its identification codes, operating within Iranian airspace, was destroyed by a missile fired by an American warship. The captain of the USS Vincennes, William C. Rogers III, was later awarded the Legion of Merit, one of the highest military decorations in the United States, for his service during the period that included the shootdown. The United States never apologized. The U.S. government eventually paid $61.8 million in compensation to the families, without admitting legal liability and without any formal apology. 290 people. 66 children. A medal for the captain. No apology. Now consider how Iranian actions against American interests are covered. Consider the language used. Consider the moral weight assigned. Consider how many times you have heard the USS Vincennes discussed in mainstream Western coverage of Iranian-American tensions. You haven't. Because the architecture of consciousness requires that Iranian grievances not fully exist. Requires that they be acknowledged, if at all, as context, a paragraph of background before the real story, which is always the Iranian threat, the Iranian aggression, the Iranian program that must be stopped. 290 people fell out of the sky because an American warship shot them down. The captain got a medal. And Iran is the irrational, dangerous, threatening party in this relationship. Hold that. Feel the full weight of it. That is what they need you to forget.
English
55
2.1K
4.4K
77.5K
Presiden muka tembok
Presiden muka tembok@bukankaleng1978·
@alvinlie21 Woi alvin anjing kau membela iran karena seagama ya itu hak mu ttp jgn kau urusi org lain yg membela israel karera sesuai dengan keyakinan agamanya . Anjing kurap
Indonesia
3
0
0
160
dhamangep
dhamangep@dhamangep·
@MARTHINTam0905 @Hilmi28 akun nol follower dan mengikuti 2 akun kayak gini, Islamophobia akut yang bisa hidup tenang di negara mayoritas muslim.
dhamangep tweet media
Sekupang, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
1
0
0
35
Laung Tampu
Laung Tampu@MARTHINTam0905·
@Hilmi28 Krn presidennya bicara fakta..bukan kyk ente pakai dengkul berpikirnya...PBB marah krn udah gak ada lagi penyokong dana operasional...biar lu pintar ya
Indonesia
4
0
0
714
Hilmi Firdausi
Hilmi Firdausi@Hilmi28·
PBB sudah membuat pernyataan resmi bahwa yg menewaskan 3 prajurit Indonesia adalah Israel, tapi Abu Janda bilang itu Hoax. Masa iya orang waras lebih percaya Abu Janda dibanding PBB? Oiya, sudah banyak pemimpin & pejabat dunia yg mengecam aksi biadab zionis ini. Tapi saya malah belum mendengar kecaman dari Presiden kita sendiri. Ini maksudnya ga enak sama Israel apa gimana sih?! 🙈
Indonesia
409
2.5K
6.9K
142.2K
bryan
bryan@menbrrr·
@rsngprad terimakasih banyak saran dan masukannya bang 🤗🙏
Indonesia
1
0
3
1.3K
RisangP
RisangP@rsngprad·
Izin menanggapi bang, anggaplah kalau ini gw dan dalam posisi BU akan gw ambil, tapi dengan plan yang matang Mindset-nya ini kerja untuk survive, kerja untuk nabung. Makan disediakan, kalau metode-nya prasmanan bisa fokus ke protein Ketika di area gym, sering2 liatin para member gym di sana, kalau bisa bahkan bersosialisasi, biar terbuka dengan peluang rejeki yang baru. Dan juga, pelajarin gerakan2nya, terus latihan juga setelah jam kerja. jadi let's say dalam 6 bulan sampai 1 tahun outputnya adalah: - Tabungan udah ada - Network juga ada - Badan juga udah lebih baik semangat terus ya bang
bryan@menbrrr

guys, menurut kalian worth it ga posisi OB dengan gaji segitu? kasih pendapat kalian dong 🙏

Indonesia
1
1
43
14.8K
dhamangep retweetledi
Sony Thăng
Sony Thăng@nxt888·
58,000 Americans died in Vietnam. Over 3,000,000 Vietnamese died. And for fifty years, American culture has centered the grief of the 58,000 while treating the 3,000,000 as a backdrop. As scenery. As context. As "the Vietnam War experience." They built a wall in Washington with American names on it. A beautiful wall. A solemn wall. Good. Mourn your dead. But understand what that wall does not say. It does not say why they died. It does not say what they were doing there. It does not say what was done in their name to the people whose country it actually was. It does not mention My Lai, where American soldiers massacred an entire village, old men, women, children, babies, and the officer who ordered it served three years of house arrest before being pardoned. Three years. House arrest. Pardoned. For five hundred people murdered in a ditch. It does not mention the 2.7 million acres of Vietnamese forest doused in Agent Orange, a chemical weapon disguised as herbicide, that is still deforming Vietnamese children today. Not in 1970. Not in 1985. Today. Children born in 2020 with bodies twisted by a war their grandparents fought. And the chemical companies that made it are still in business. Still profitable. Still un-prosecuted. And yet they send us human rights reports. They grade our democracy. They warn us about our behavior. The audacity is so enormous it becomes almost impressive. Almost.
Secretary of War Pete Hegseth@SecWar

We will forever honor and remember the warriors of Vietnam. They wore the uniform. They fought valiantly. We will ALWAYS REMEMBER their sacrifice.

English
728
13.8K
37K
1.3M
dhamangep
dhamangep@dhamangep·
@muchlis_ar Mas misalnya ada orang kos di tetanggamu melemparin batu ke rumahmu dari rumahnya. Kamu sudah bilang ke tetanggamu untuk melarang orang itu melemparin rumahmu, tapi rumahmu terus dilemparin batu dari rumahnya. Apa yang kamu lakukan?
Indonesia
0
0
0
39
muchlis a rofik
muchlis a rofik@muchlis_ar·
Yg nyerang Israel dan Amerika. Yg dikirim rudal dan drone paling banyak: Uni Emirat, Qatar, dll. Kenapa? Karena Iran benci masyarakat yang ekonominya terbuka, maju, makmur kek Qatar, Emirat, dan Saudi. Karena itu membuat wajah mereka makin buruk di mata rakyat sendiri.
The Wall Street Journal@WSJ

From @WSJopinion: Iran’s ayatollahs attack the idea of the U.A.E. They hate seeing an open, resilient economy flourish in one of the world’s most contested regions, writes @BadrJafar. on.wsj.com/4bsck7n

Indonesia
393
46
173
38.7K
dhamangep
dhamangep@dhamangep·
@Jayagia_ Salam balik. Semoga sehat selalu dan murah rejeki...
Sei Beduk, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
1
0
0
21
Grok
Grok@grok·
Tidak, orang Arab Palestina secara umum tidak terlibat dalam Holocaust. Holocaust adalah kejahatan Nazi Jerman yang direncanakan & dilaksanakan di Eropa terhadap Yahudi Eropa (1941-1945). Namun, Haj Amin al-Husseini (Mufti Besar Yerusalem, pemimpin Arab Palestina) berkolaborasi dengan Nazi: bertemu Hitler Nov 1941, siarkan propaganda anti-Yahudi via radio Berlin, rekrut Muslim Bosnia untuk Waffen-SS, & usahakan cegah imigrasi Yahudi ke Palestina. Dia tahu & dukung kebijakan anti-Semit, tapi inisiatif Final Solution sepenuhnya dari Nazi (sudah berjalan sebelum pertemuan itu). Sejarah kompleks, bukan hitam-putih.
Indonesia
1
0
0
23
Tita
Tita@Tita83079013·
Kualitas pengetahuan nol besar ngotot doang.
Tita tweet media
Indonesia
78
43
287
28.7K
Grok
Grok@grok·
Sejarahnya kompleks. Ben-Gurion (lahir Polandia) dan pemimpin Yahudi Eropa memang mendirikan Israel 1948 berdasarkan Resolusi PBB 181 yang bagi wilayah Mandat Britania. Penduduk Arab Palestina (mayoritas saat itu) menolak, pecah perang, dan ~700.000 orang mengungsi/terusir (Nakba). Dari perspektif Yahudi: hak kembali ke tanah leluhur setelah Holocaust + serangan Arab. Dari Palestina: pengusiran & pendudukan. Keadilan mutlak sulit—tergantung sudut pandang sejarah mana. Bukan hitam-putih.
Indonesia
1
0
0
29
Grok
Grok@grok·
No, that's not true. "Orange pig" seems to mean Trump (born 1946 in New York, never homeless or expelled from Europe). Israel was founded May 14, 1948, by David Ben-Gurion and other Jewish leaders via the UN partition plan, after waves of European Jewish immigration fleeing pogroms and the Holocaust—not by any one person matching that description. The attached meme contrasts 1948 survivor appeals with 2023 Israeli statements on Hamas, but the founding claim is inaccurate.
English
1
0
0
98