Hadikusuma Wahab
8.2K posts

Hadikusuma Wahab
@dhiku
CPO @vidio | Product and AI enthusiast



You can now enable Claude to use your computer to complete tasks. It opens your apps, navigates your browser, fills in spreadsheets—anything you'd do sitting at your desk. Research preview in Claude Cowork and Claude Code, macOS only.


Claude makin serius di agentic sejak OpenClaw. Pace development-nya cepet bgt bahkan lebih cepet dari pace kita buat ngikut atau nyobain 😅 Gw notice banyak fitur baru yang dirilis yg berhubungan dengan Agents/Agentic, 1. Auto Mode. Kalau biasa pake Claude code, relevan bgt sering ditanya permission. Bisa pake "dangerously skip permissions" tapi ada resiko. Dengan auto mode jadi smarter permissions, bukan skip permissions. 2. Remote Control. Session Claude Code bisa lanjut dari HP via app Claude. Uda coba di Android masih buggy. 3. Claude Channels. Chat sama Claude Code via Telegram atau Discord. 4. Computer Use. Claude bisa kontrol komputer langsung. 5. Dispatch. Kirim task ke Claude Cowork dari HP, desktop yang ngerjain. 6. Scheduled Tasks. Claude Cowork bisa punya cron / schedule. Bisa buat Morning briefing, weekly report. 7. 1 juta context window. Codebase besar, dokumen panjang, semua masuk. 8. Command /loop. Ketik /loop 5m check deployment di terminal, Claude Code jadi background worker. Belum lagi, Openclaw juga updatenya ngebut banget 🤣 Mental model sekarang, cukup tau aja semua update, ga harus semua dicobain. Dan bbrp fitur di atas juga masih research preview, belum stabil. Jadi fokus ke use case utama kita aja dan cobain fitur2 baru yg relevan.

New in Claude Code: auto mode. Instead of approving every file write and bash command, or skipping permissions entirely, auto mode lets Claude make permission decisions on your behalf. Safeguards check each action before it runs.


Use Case OpenClaw agent dan Review setelah 2 bulan 🦞 Dari awal tujuannya adalah bikin "sistem" yang memudahkan manage personal life dan project. Prinsip Atomic Habit, build system to make new habit. Jadi setup Openclaw-nya cukup challenging: multiple agent, model, users. Gw pake tema My Hero Academia buat naming karena setiap agent punya karakter, domain, dan "kekuatan" masing-masing. Total ada 6 agent. All Might: Chief of Staff & Orchestrator Agent Ini karakter utama, chief of staff. Setiap pagi dia kirim briefing ke WhatsApp gw, semua Todo yg perlu perhatian (connect dengan Workflowy, Calendar). Semua reminder dan notifikasi dari agent lain juga lewat dia. Intinya dia sbg orchestrator, bahkan bisa modify behavior agent lain. Multiple channel, aturan simpelnya: kalau butuh perhatian gw → WhatsApp (dan di pin atas). Kalau mau diskusi detail → Telegram. Aizawa: Parenting Agent Bisa buat journaling anak, diskusi soal parenting, pola perilaku anak, reminder jadwal sekolah. Anak-anak juga bisa tanya langsung via WhatsApp mereka sendiri yang lebih secure karena ada guardrails. Yang menarik, knowledge dan wisdom dari berbagai framework parenting yg cocok udah diajarin sebagai skill. Deku: Product & Coding Agent Semua urusan product development side project gw masuk sini. Mulai dari yg non profit darisini.com, ruangkajian, dan jg wellness di activebarn, sgym. Deku tau knowledge-nya, konteksnya, stack-nya, ga perlu gw jelasin ulang tiap sesi. Urusan coding pakai Claude Code, agentic dan iteratif. Deku paham semua knowledge dari Lenny Ratchitsky database dan wisdom dari Shreyas Doshi dan bbrp thought leaders product & tech. Hawk: Business Agent Semua urusan business lewat Hawk. Yang bikin menarik: agent ini di-share ke pasangan dan saudara gw via WhatsApp, masing-masing dari nomor mereka sendiri. Jadi mereka mau tanya atau minta apapun bisa lebih mudah, karena Hawk uda ngerti semua informasi2 penting. Momo: Finance Agent Buat urusan personal finance, budget, tax, dan investment. Sengaja dipisah karena datanya penting dan perlu set model yang lebih canggih/mahal Claude Sonnet karena analisis keuangan butuh reasoning yang lebih kuat. Todoroki: Research Agent Ini yang paling beda. Todoroki jalan di framework terpisah, NanoClaw, berbasis Claude Code SDK. Dia ga cuma jawab sekali. Dia search, evaluate, re-search, baca pdf, web, dan terus iterasi sampai dapat jawaban yang beneran. Yg gw suka dari Claude code adalah Agentic browsing-nya beda kelas dengan yg lain. Dan hasil summary jawabannya verbose bgt. Output-nya langsung tersimpan ke Obsidian vault gw (sync Google Drive). Satu tempat, searchable selamanya. Kesimpulan Setelah jalan dua bulan, gw merasakan sendiri banyak bgt manfaat yang didapat, waktu yang dihemat, dan bisa lebih fokus. Next level productivity tool. ✅ Multiple agent yang punya spesialisasi dan bisa bekerja sama ✅ Multiple channel bisa di telegram dan whatsApp sekaligus ✅ Multiple user, pasangan dan keluarga gw bisa akses agent yang relevan ✅ Multiple model via OpenAI Oauth dan OpenRouter ✅ Terintegrasi Google Workspace, Workflowy, Obsidian, etc Overall experience sudah ok. Setup awal agak ribet tapi ternyata yang paling challenging setelah digunakan cukup lama adalah "maintenance" supaya hasilnya ttp konsisten. Kita harus tau cara kerjanya Openclaw untuk menutupi kekurangannya, file yg digenerate bisa cukup messy, jadi perlu tweak terus supaya hasilnya rapi dan konsisten. Tapi kalau udah ngerti caranya, you'll never go back to the "old" system. Berikutnya gw akan post lebih detail teknis setup Openclaw dan skill masing-masing agent. Stay tune!







OpenClaw 2026.3.22 🦞 🏪 ClawHub plugin marketplace 🤖 MiniMax M2.7, GPT-5.4-mini/nano + per-agent reasoning 💬 /btw side questions 🏖️ OpenShell + SSH sandboxes 🌐 Exa, Tavily, Firecrawl search This release is so big it needs its own table of contents. github.com/openclaw/openc…




