Dmiak Parley
3.4K posts

Dmiak Parley
@dmiak55
Gold And Crypto Investor Grindoooooooooor
Katılım Temmuz 2021
2.1K Takip Edilen63 Takipçiler

@SosmedAnu Bagi yg belum tau.. jd tiap pembayaran pake Qris itu penjual dipotong sama banknya 0.7%. Ada penjual yg iklas dipotong ada yg nambahin 1k biar dia tetep dptnya sesuai harga yg dia jual. Jadi begitu ya kawan2 :)
Indonesia

@duke_ommc @KHAMCHANH Calling thailand a third world country while your birth rate is going down and your suicide rate is still going up , what a clown
English

@KHAMCHANH If you have a functional brain and eyes you don’t have to “know” how to use it correctly when theres a visual instruction
Plus, Japanese cash is way more trusted than physical currencies of third world countries for its low counterfeit rate
English

The reason why Thai people don’t know how to use the outdated cash payment machine is because Thailand uses digital cash and QR payment.
へべれけ犬@hbrkin1111
@masanews3 コイツ...マジか...? 本当に原始人並みじゃねえか
English

@terserahajaaku Bacot ngentot caption chatgpt doang buat iklan kreatif dikit kek
Indonesia

@rihasi @shangjueqian @erlanishere Ada alkitab tpi rela di ludahin, serendah itu umat agama mu sampe di ludahin , tuhan mu di rendahkan tpi karena itu di alkitab katanya yaudah gapapa injak" aja 😂
Indonesia

@shangjueqian @erlanishere Karena ada alkitab. Lw goblok ya?
Indonesia

Lah?? Gak cuma Masjid al-Aqsa, Gereja Makam Suci di Yerusalem juga ditutup ama Israel, warga Kristen Palestina juga pada ngamuk, mereka mau masuk gereja ga dibolehin sama Zionis biadab.
Bukannya turut mengutuk Israel malah sibuk adu nasib.. Sehat lu?
Kopi Tiam@KopiTiam777
@erlanishere Makanya kalian islam indo jangan suka nutupin gereja kristen. giliran masjid klian ditutup israel, blingsatan kan lu.
Indonesia

@tonokun69 @LittleScrett_ Ngomong dalil tpi rokok yg udh jelas buruk aja di anggap makruh sama Netanyahu United
Indonesia

@LittleScrett_ Islam adalah agama dalil, dari Quran dan hadis Rasululloh. Penetapan tgl 1 Ramadhan, 1 Syawal dan 1 Dzulhijjah telah disampaikan Rasululloh, yaitu dgn melihat hilal dan bukan dgn hisab. Selain 3 hal itu tdk diatur dgn tegas. Ibadah yg tdk ada dalil maka termasuk hal buruk.
Indonesia

@derrichan20 @esmaila17 @tonokun69 @LittleScrett_ Di bales balik langsung teriak wasabi wkwk kebiasaan
Indonesia

@esmaila17 @tonokun69 @LittleScrett_ Dikit-dikit bid ah dikit-dikit haram bener kata om Idrus Ramli kau sudah terpapar paham Wahabi/salafi
Indonesia

@romario_aja @andreasharsono Yg aneh aneh gini di pelihara pemerintah biasanya soalnya suara nya bisa di pake buat pemilu
Indonesia

Di Kedungwinong, Kabupaten Sukoharjo, salat Idul Fitri dibatalkan sesudah ada larangan dari kepala desa. Alasannya, Idul Fitri harus ikut keputusan pemerintah, warga Muhamadiyah pasrah. Warga desa lainnya protes, lain kali tak boleh ada larangan detik.com/jateng/berita/…
Indonesia

@cholilnafis Klw korupsi dana haji,dan di bela mati matian sm ormasnya haram ga....
Klw membela korupsi haji..Nu harus ikut ini 👇👇

Indonesia

Agar tak gagal paham, bahwa yg saya kutip adalah keputusan MUI tentang kewajiban menaati pemerintah, juga keputusan NU yg tak boleh mengumumkan awal Ramadhan dan 1 Syawal bagi selain Menteri Agama RI. Sekali lagi ya itu kutipan dari keputusan.
.
facebook.com/share/p/175BzF…



Indonesia

@reynovt @yaniarsim @muhammadiyah @cholilnafis @MajelisUlamaID Sendiri itu siapa? Yg mana coba tunjukin mau lihat siapa yg sendiri
Indonesia

@yaniarsim @muhammadiyah @cholilnafis @MajelisUlamaID Terlepas baju ormas apapun.
Itu beda bahasan dengan ijtihad fiqih dalam bermadzab.
Hampir semua negara mayoritas muslim (Arab dll) cek aja, hanya otoritas pemerintah urusan agama yg berhak mengumumkan hasil rapat (sidang isbat) 1 Ramadhan dan 1 syawal.
Bukan seenaknya sendiri
Indonesia

@bachrum_achmadi @AirinDatangLagi Kok fakta gimana khi?
Kan belum ada putusan?
Sementara yg sudah ngaku malah ga ditahan..
Subhanallah
Ustaz Khalid Basalamah Kembalikan Uang Kuota Haji kepada KPK metrotvnews.com/play/NA0CrAgL-…
Indonesia

Bahhahaahahahaah
kristen zionis langsung mode tebegok
🤭🤭🤭
BRICS News@BRICSinfo
JUST IN: 🇮🇱 Israeli Prime Minister Netanyahu says "Jesus Christ has no advantage over Genghis Khan." "If you are strong enough, ruthless enough, and powerful enough, evil will overcome good."
Indonesia

@Winmo18 @aesculapiusw Ada ya org yg rela ngerendahin tuhan nya demi ego nya biar menang debat , kasihan bgt
Indonesia

@aesculapiusw Apalagi allahnya si khamenei donk ?
Rame2 sembahyang mati2an ttp terbunuh
Indonesia


@tfkakbarr @ObiWan_Catnobi Nyampaikan opini tpi ngebegoin org, dh keliatan brp iq nya dan ga cocok diajak debat org begini
Indonesia

@ObiWan_Catnobi Ngapain loe mutlakin rokok bego udah jelas ada ayat sunat dll yg ngajarin mana haram mutlak mana kagak, makanya belajjar jgn berasa pny teknologi pling hebat
Indonesia

@Nangkabonyok @ObiWan_Catnobi Kalau di konsumsi sendiri dan tidak di tmpt umum brrti ga haram?
Indonesia

@ObiWan_Catnobi Sebenarnya bkn gk bisa kasih fatwa haram mutlak, tp dalam hukum ada yang namanya perincian. Di Ijtima Ulama MUI rokok itu difatwakan haram utk tempat umum, anak-anak, dan ibu hamil. Sisanya masuk kategori makruh. Jd memang ada kualifikasinya sesuai kondisi, bkn asal pukul rata.
Indonesia

@sabronaiditnusa @muhammadiyah Pemimpin bobrok kan yg anda maksud? Yg korupsi itu kan? Yang buat ibadah" baru yg sesat itu kan? Atau yg membiarkan menyembah kuburan dll?
Indonesia

@muhammadiyah Negara sudah mengatakan Haram, apa gunanya punya pemimpin suatu negeri jika masih ada organisasi bikin gaduh di umat , khususnya anak anak biasa silahturahim jadi terbatas karena ada organisasi mulai awal , kenapa tak ikut KEPUTUSAN NKRI UTK PERSATUAN, ingat pecah belah TDK baik
Indonesia

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) adalah keniscayaan bagi umat Islam di tengah arus globalisasi.
Haedar Nashir menjelaskan bahwa KHGT merupakan respons terhadap keniscayaan globalisasi, yang ia gambarkan sebagai “kereta raksasa” yang dapat menggilas siapa saja yang tidak siap, namun menjadi kendaraan penting bagi mereka yang mampu menghadapinya.
Dalam perspektif universum, Islam disebut sebagai agama kosmopolit yang mengandung nilai-nilai universal, sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an, “Wama arsalnaka illa rahmatan lil alamin” (QS. Al-Anbiya: 107), yang menegaskan bahwa risalah Islam ditujukan untuk seluruh alam dengan nilai-nilai rahmat.
Haedar menyoroti sejarah Islam yang telah menunjukkan sifat globalnya sejak dulu. Islam menyebar dari Jazirah Arab hingga ke Magribi, Eropa (Andalusia, Balkan), Rusia, Asia Timur, dan Asia Tenggara, meskipun dengan keterbatasan transportasi pada masa itu. “Ini bukti nyata bahwa Islam telah mengglobal sejak awal, sebagai wujud rahmatan lil alamin,” ujarnya.
Oleh karena itu, di era globalisasi yang menghapus sekat administratif, kehadiran kalender hijriah global menjadi mutlak untuk menyatukan umat Islam dengan satu tanggal dan satu hari di seluruh dunia.
Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah tetap berpijak pada identitas kebangsaan Indonesia, sebagaimana diwujudkan dalam dokumen resmi Pancasila dan Darul Ahdi Wasyahadah. Namun, untuk kepentingan universal, kalender global ini dianggap sebagai langkah strategis yang tidak dapat dihindari.
“Kita tidak lagi bisa hanya berbasis kalender lokal, kecuali untuk keperluan tertentu. Kalender global adalah jihad akbar dan ijtihad umat Islam menghadapi perkembangan global,” tegas Haedar.
Dari perspektif kesatuan, Haedar menekankan pentingnya ukhuwah (persaudaraan) sebagai keniscayaan untuk menjaga keutuhan umat Islam, baik di Indonesia maupun dunia. Ia merujuk pada Al-Qur’an, “Innamal mukminuna ikhwah” (QS. Al-Hujarat: 10), yang memerintahkan umat Islam untuk bersaudara, serta perintah untuk berpegang teguh pada tali Allah dan tidak berpecah belah (QS. Ali Imran: 103).
Namun, ia mengakui bahwa ukhuwah sering sulit dipraktikkan dalam dua isu besar: konflik Palestina dan penentuan kalender hijriah.
Haedar menyebut penentuan kalender hijriah sebagai “jalan terjal” bagi Muhammadiyah, terutama karena perbedaan pandangan di tingkat lokal dan global. Ia mencontohkan kebingungan umat awam ketika tanggal penting seperti 1 Ramadan, 1 Syawal, atau 10 Zulhijah berbeda-beda, bahkan hingga dua atau tiga hari, padahal peredaran bulan, matahari, dan bumi bersifat eksak.
Meski demikian, Haedar menegaskan bahwa Muhammadiyah terbuka untuk dialog dan musyawarah demi mencapai mufakat. “Prosesnya mungkin lama, bisa 10, 50, atau 100 tahun, tapi Muhammadiyah akan sabar menanti,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi inisiatif individu dan organisasi lain yang telah merintis gagasan serupa, serta mengajak semua pihak untuk menyisihkan kepentingan pribadi demi persatuan umat. Kalender global tunggal mungkin punya kekurangan, tapi sistem lain juga tidak sempurna. “Mari duduk bersama untuk satu tujuan: satu hari, satu tanggal,” ajaknya.
Dari sisi saintifik, Haedar menjelaskan bahwa Muhammadiyah menggunakan metode hisab sebagai salah satu parameter kalender global, di samping prinsip satu hari satu tanggal untuk seluruh dunia. Ia menegaskan bahwa hisab dan rukyat sama-sama memiliki dasar dalam Al-Qur’an dan hadis, seperti hadis dari Ibnu Umar, “Fain gumma faqdurullahu,” serta ayat yang menyebutkan kepastian peredaran matahari dan bulan (QS. Yunus: 5).
Haedar menekankan bahwa perubahan metode tidak perlu ditakuti, karena metode hanyalah wasilah (sarana) untuk mencapai tujuan. Muhammadiyah sendiri pernah beralih dari rukyat ke hisab hakiki, menunjukkan keterbukaan terhadap pembaruan.
Ia juga merujuk pada konsep falsifikasi dalam ilmu pengetahuan Barat, yang membuka peluang untuk menguji dan memperbarui teori. “Jika kalender global ini dikritik, kami terbuka. Bahkan ijtihad yang salah pun mendapat pahala,” ujarnya, mengutip prinsip bahwa ijtihad adalah kunci peradaban Islam.
Haedar berharap kalender ini tidak hanya menjadi milik Muhammadiyah, tetapi milik umat Islam secara keseluruhan. “Hilangkan nama Muhammadiyah jika perlu, yang penting kita bersatu untuk satu kalender global,” katanya.
Ia juga menyoroti kebutuhan generasi milenial dan Gen Z akan kepastian kalender, serupa dengan kalender Masehi yang telah mapan, seperti perayaan Natal yang selalu jatuh pada 25 Desember di seluruh dunia.
Meski tantangan masih besar, Haedar optimistis bahwa dengan dialog, musyawarah, dan keterbukaan terhadap ilmu pengetahuan, kalender hijriah global tunggal dapat terwujud. “Jika tidak sekarang, mungkin 25, 50, atau 100 tahun ke depan. Tapi jangan terlalu lama, karena generasi muda menanti,” pungkasnya.
Sumber: muhammadiyah.or.id/2025/06/haedar…
#SaatnyaKalenderHijriahGlobalTunggal #SiapLebihAwal #Muhammadiyah
Indonesia

@nur1955384 @LambeSahamjja Sejauh ini , ini yg paling lucu, emas turun karena thr 🤣
Indonesia

@LambeSahamjja Dan harus tau bang kan pekerja pada dapat THR kan nah itu juga bikin emas turun karena biasanya prusahaan itu Ives nya di emas bang yg stabil jadi banyak perusahaan yg jual emas buat thr juga gitu singkat nya...
Indonesia
Dmiak Parley retweetledi















