Tawaran Prabowo ke Teheran bukan hanya konyol, tapi ungkapan putus asa, baru 9 hari lalu berbangga diri bersama Trump ikut Board of Peace, tapi kini telah berubah menjadi Board of War.
@SianiparRismon Seluruh dunia sudah tau kalau Gibran memang tidak lulus SMA, sama dengan pak Prabowo. Lantas salahnya dimana....??? Saya juga gak lulus SMA, tapi STM.... Teman saya paket C. Piye jal.
Orangnya Jokowi ini sedang ancam Prabowo, dia seperti mengatakan seperti ini,
Hei Prabowo, jika kamu ga mau jadikan lagi Gibran sbg cawapresmu, maka Gibran akan jadi lawanmu.
Tapi satu hal yg dilupakan orang tua ini, Prabowo itu presiden yg pny koalisi besar, apa yg dia takutkan sama PSI?🤭😂
Sampai saat ini dia masih belum tersentuh hukum.
Tapi habis di gayang kurap.
Negara tiarap presiden nya diem.
Fakta Konoha terkini. !
Lanjutkan sampe negara ini bubar. !
Terekam jelas dalam rekaman CCTV, kronologi insiden seorang juru parkir yang hampir ditusuk oleh pengendara mobil.
Peristiwa ini diduga dipicu oleh penolakan membayar tarif parkir mobil sebesar Rp25 ribu. Merasa tidak dibayar, juru parkir tersebut melontarkan kata ‘COKK’ yang terdengar oleh penumpang mobil. Penumpang itu diduga tersulut emosi, turun dari kendaraan, lalu mengeluarkan sebilah belati lipat.
📹 tiktok/lagiviral
Dalam pertarungan Ijazah sebetulnya Jokowi (dengan alatnya Polisi) sudah melakukan Blunder berkali-kali.
Menyelundupku pasal-pasar besar agar RRT ditahan sejak 30 April 2026
Mengelak melaporkan orang dan hanya melaporkan peristiwa, artinya pasal delik aduan tidak bisa berlaku demikian juga pasal-pasal yang lain.
Ternyata di Gelar Perkara Khusus ketika kami bisa membaca Laporan Polisi yang dibuat Joko Widodo ternyata dia MELAPORKAN KAMI!
Blunder berikutnya soal pak Kasmudjo, KKN, dan lain lain ada begitu banyak blunder-blunder.
Sampai kepada BLUNDER TERBESAR saat ini, adalah membuat ES dan DHL jadi Pengkhianat perjuangannya sendiri!
Masalahnya adalah: salah orang!
Jika menyuruh seorang pengkhianat melakukan pengkhianatan, maka tentulah dilakukan dengan senang hati karena itulah habit dia selama ini.
Itu sih bukan kemenangan.
Cemen!
Saya baru akan angkat topi jika berhasil memaksa orang yang paling tegar, bersih, teguh, kokoh untuk berkata:
Ijazah Jokowi Asli!
Jokowi itu baru lengser jadi presiden bungul.
Jokowi sendiri yg janji, Jokowi sendiri yg gagal, tapi kalian marah kalo ada yg salahin Jokowi?
Makanya sy bilang kalian bungul dan sakit jiwa.
Sowannya dua orang Tersangka kepada orang yang mentersangkakan, dan dilanjutkan permintaan restorative justice, yang berujung kepada penetapan SP3 kepada Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, adalah pertunjukan ABUSE OF POWER yang membuat penegakan hukum Indonesia serasa ditendang jauh-jauh ke TPA Bantar Gebang.
SP3 terbit, bukan karena kasus tidak layak lanjutkan, tetapi karena sowan.
Berapa perkasanya uang milik Bapak yang saat ini sedang sakit sangat berat ini. Uang yang entah darimana didapatkan, yang membuat Institusi Penegakan Hukum seperti Kepolisian RI bertekuk lutut seperti kerbau dicocok hidung.
Pada video pendek ini, saya hanya kasihan dengan Pak Kasmudjo, Pak Dosen yang di masa tua dipaksa ikut-ikutan menjadi pembohong. Untung kemudian sadar, dan mengakui bahwa beliau 1) bukanlah Dosen Pembimbing Joko Widodo, bulan Dosen Pembimbing Akademik juga bukan Dosen Pembimbing Skripsi 2) dikurun waktu 1980-1985 pak Kasmudjo menyatakan bahwa beliau belum jadi Dosen alias masih menjadi Asisten Dosen, sehingga belum bisa menjadi Dosen Pembimbing Akademik maupun Dosen Pembimbing Skripsi.
Jadi siapa yang jadi Dosen Pembimbing Akademik satu-satunya mahasiswa jurusan Teknologi Kayu Fakultas Kehutanan UGM yang tidak pernah ada?
Jawabannya: Dhemit.
Karena jurusan Teknologi Kayu Kehutanan UGM adanya hanya di gorong-gorong, maka yang jadi Dosen di jurusan yang tidak ada itu pastilah dhemit.
Benar bahwa Eggi Sudjana & Damai Lubis bertemu Jokowi, tp mereka membantah kalau minta maaf. Stlah Jokowi minta RJ, tiba2 ada SP3, jd Polda Metro ini di bawah kendali siapa? Kalau benar tdk ada minta maaf & damai mengapa ada SP3? Ada yg khawatir kasusnya berlanjut?
"Negara (Tak Lagi) Asik"
Kalau Pandji sampai dihukum gara-gara materi stand up-nya, maka negara ini benar-benar sudah NGGAK ASIK LAGI.
Sudah miskin, nggak asik pula ini negara.
Padahal selama ini yang masih bisa kita banggakan dari negara kita ya cuma itu: asik. Kita selalu bisa menertawakan diri kita sendiri di tengah semua keburukan yang dimiliki negara kita.
Kalau untuk tertawa saja "dipersulit", habis sudah yang bisa kita banggakan.
Apa sih bedanya negara kita sama negara tetangga kita? Negara kita itu isinya orang kreatif dan asik. Nggak banyak negara bisa asik seperti kita.
Kita boleh lebih miskin dari Singapura , Brunei, atau Malaysia. Tapi saya yakin warga di sana nggak seasik di Indonesia.
Kita boleh semiskin Vietnam, Kamboja, atau Laos, tapi orang kita jauh lebih asik dari mereka.
Dulu tahun 2014, kita lebih memilih Jokowi dibanding Prabowo, itu karena kita berharap negara ini tetap asik. Nggak heran saat itu hampir semua artis mendukung Jokowi. Dipimpin Prabowo saat itu, di alam bawah sadarnya, masyarakat takut negara kita nggak asik lagi.
Begitu juga di Pilpres 2024, orang Indonesia sudah mau pilih Prabowo karena dia sudah mau joget gemoy, nggak lagi gebrak-gebrak meja.
Negara kita itu harus tetap asik. Dan salah satu yang membuat negara kita asik sekarang ini adalah: kita punya Pandji Pragiwaksono.
Lalu sekarang Pandji mau "dimatikan". Itu sama saja merampas kebahagiaan masyarakat karena yang mati bukan hanya Pandji, tapi industri stand up comedy juga akan mati perlahan.
Dan jika itu terjadi, negara kita benar-benar tidak asik lagi.
Tolong, jangan biarkan itu terjadi.
Mojokerto, 13 Januari 2026
Hasyim Muhammad
Lihat wajah ibu Mega yg begitu cerah, lalu bandingkan dgn si Malin Kundang dari Solo, jauh banget ya?😊🤟
Momen ibu Megawati didampingi putra dan putrinya, yakni Ketua DPP Bidang Ekonomi Kreatif, M.Prananda Prabowo dan Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani di arena Rakernas PDIP.
53 TAHUN PDI PERJUANGAN: Dari Bung Karno dan PNI Sampai Megawati Soekarnoputri dan PDI Perjuangan
Napak tilas ideologi, pemikiran, ajaran, gerakan dan cita-cita dalam tarikan nafas perjuangan bangsa.
#pdiperjuangan
@susno2g@ObiWan_Catnobi@aditryan Kelihatan TEGAS apa yg disampaikan Panglima TNI. Ini baru karakter tentara, bukan politisi. Berani karna benar. Kalau ada yg sabotase, Tembak ditempat saja. Ini situasi darurat kemanusiaan. Sama saja dengan situasi perang.
Tolol, ya? Pejabat publik tapi ga tahan kritik, amarah, & makian masyarakat.
Serem, ya? Pegang bedil bisa gini. Jangan sampe mereka pegang jabatan sipil
@ch_chotimah2 Ini akibat Megawati otoriter. Dia punya hak prerogatif menunjuk Ganjar jadi Capres tanpa minta masukan kpd Jokowi. Sehingga Jokowi "berhianat". (Siapa Jokowi). Hehehe... Sekarang semua dendam pd Jokowi.
Bukan hanya Pk Purbaya saja yg nyentil Sri Mulyani eks Menkeu, bahkan seluruh rkyt bertanya kemana dan diapa -kan uang sekian Triliun hsl si-taan, sngt berguna uang itu unt membangun Insonesia
@GunRomli Yang namanya komandan besar pasukan tidak mungkin ikut berada di lapangan atau garis depan medan tempur. Jadi ketika serangan umum 1 Maret, bukan saja hanya santai makan soto babat, bisa juga sambil ngopi2 rokokan, abis itu leyeh2 menunggu laporan dari anak buanya.
Saat Serangan Umum 1 Maret Soeharo asyik makan soto babat. Itu Kesaksian Kolonel Latief kepadaku saat kami dipenjara LP Cipinang. Soeharto bukan pemimpin serangan itu. Dia hanya pelaksana lapangan. Fadli Zon memanipulasi sejarah.
tagar.id/serangan-umum-…