ESH

2.3K posts

ESH banner
ESH

ESH

@eshartati

Katılım Haziran 2015
252 Takip Edilen1.1K Takipçiler
ESH retweetledi
Aksara Jeda
Aksara Jeda@aksarajeda·
Begitu riuh isi kepala, mata mengembara jauh ke dalam, namun enggan tuk berbicara, maka nikmatilah diam ku yang serupa lara. @PelangiPuisi
Indonesia
0
6
11
1.7K
ESH retweetledi
Pemetik Aksara
Pemetik Aksara@PemetikAksara·
Kala perjumpaan telah dimudahkan oleh angin, mengapa masih juga engkau menghardik angin yang tanpa sengaja menerbangkan ingatan? +@_seHARUSnya_
Indonesia
0
5
21
1.2K
ESH retweetledi
~Pelangi Puisi~
~Pelangi Puisi~@PelangiPuisi·
Angin malam masih merayu lembut, pada senyap di bulan Juli ia masih malu-malu menyapa; entah rindu atau sekadar tegur sapa yang kian tenggelam dalam kenang, bayang-bayang. ~@Pemudabaja
Indonesia
0
6
30
2.9K
ESH retweetledi
~Pelangi Puisi~
~Pelangi Puisi~@PelangiPuisi·
Dijatuhkanlah pena bermata keris pada lembar terakhir bulan yang ketika malam mengeja jambiah, tidaklah sekumpulan bintang berkumpul, kecuali menyaksikan puisi-puisi lahir di kedua tahun yang baru. ~@hendakdisini
Indonesia
0
1
15
2.1K
ESH retweetledi
~Pelangi Puisi~
~Pelangi Puisi~@PelangiPuisi·
Aku mencuri cinta yang kausembunyikan di ujung pena Barangkali, sajakmu terlalu liar menjamah sampai ke tulang, sihirmu menggoyah ~@nishalova_
Indonesia
0
7
34
3.4K
ESH retweetledi
~Pelangi Puisi~
~Pelangi Puisi~@PelangiPuisi·
Aku terpaku pada senyum palsu, membuai lembut bersama embun; Aku lelap, kalap! diterpa dingin yang merayu pagi. ~@Pemudabaja
Indonesia
0
3
26
2.1K
ESH retweetledi
26
26@Hilang_Sendiri·
anak-anak kecil yang mengantar kenangan. tak sengaja, bermain petak umpet dari menyembunyikan di cermin. kini ia baru. memilih dewasa pada hari-hari yang bukan hari ini. dan melupakan, adalah caranya untuk tidak berubah.
Indonesia
0
2
13
874
ESH retweetledi
Pemetik Aksara
Pemetik Aksara@PemetikAksara·
Jantung ini, Kasihku seperti jam puisi yang mendetakkan namamu ke namaku. Mengalirkan; keyakinan waktu mempercayai rindu, dan bersikeras mendenyutkan cinta ada, meski telah tiada. #puisiambyar ••• @Sabharasa
Indonesia
0
1
9
681
ESH retweetledi
Aksara Jeda
Aksara Jeda@aksarajeda·
Merasa mengenal aku? Bahkan ketika berkaca, Aku tak tahu siapa itu, Lantas siapa yang ingin kamu nilai, Aku atau dirimu? @PelangiPuisi
Indonesia
0
4
18
1.6K
ESH retweetledi
~Pelangi Puisi~
~Pelangi Puisi~@PelangiPuisi·
di atas telaga duka begitu panjang seperti hendak mengukur sesal yang tak sudah sudah ~@wamroh__
Indonesia
0
2
20
1.6K
ESH retweetledi
tutur aksara
tutur aksara@8_hirlan·
mungkin seerat tangan berjabat sewaktu takdir dan rahasia usia bersepakat perihal datangnya maut lantas sesiap apa diri menghadap yaumil hisab? #puisipendek
Indonesia
0
7
20
2.5K
ESH retweetledi
~Pelangi Puisi~
~Pelangi Puisi~@PelangiPuisi·
Tinta hitam hanyut di pelukan ngarai. Bebatuan membisu diterkam belantara. Jingga, biru, dan putih yang tenggelam bersama malam, bertanya-tanya. Sejauh apa lagi awan harus melayang dan hanya ikuti arah mata angin? 13.4.23 ~@aksaracreations
Indonesia
1
2
17
2.2K
ESH retweetledi
Pemetik Aksara
Pemetik Aksara@PemetikAksara·
Hari ini aku tertawa Seolah duniaku sedang baik-baik saja Sampai pada akhirnya aku pulang Mendapati diri dalam kebingungan, kesedihan dan tidak mengerti dengan apa yang sedang dijalani Penat menjadikan sesak nafasku Dalam limbung aku meratap Ya Rabb, ampuni aku +@Tabahkudipaksa
Indonesia
0
6
16
0
ESH retweetledi
Noor Wahid
Noor Wahid@Lare_Alit26·
Aku menemu gundah langit, dari caranya membingungkan musim. Ia panas, lalu hujan. Panas lagi, hujan kembali. Ia gundah pada hatinya, namun membingungkan jiwa yang menepi di pinggir kota. @PelangiPuisi
Kebumen, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
1
5
34
0
ESH retweetledi
~Pelangi Puisi~
~Pelangi Puisi~@PelangiPuisi·
cinta ini sekuntum tabebuya, manisku. pada helai kelopak mana kau letakkan dukanya? ~@_locusta
Indonesia
0
3
26
0
ESH
ESH@eshartati·
Aku hanyalah pemungut sepi, sejak rindu yang kutawarkan kaubakar menjadi abu.
Indonesia
0
1
8
0
ESH retweetledi
Pemetik Aksara
Pemetik Aksara@PemetikAksara·
terik menggigit, matahari sedang enggan bergurau sementara rindu menggelitik, semakin engkau »@aksara_kaca
Indonesia
0
3
19
0
ESH retweetledi
26
26@Hilang_Sendiri·
kita tanpa waktu. matahari di atas, dan jejakmu yang tertinggal. rasa es krim! cinta yang menjadi bayangan di dinding. meski jatuh. dingin, masih yang kutunggu itu kamu.
Indonesia
0
3
14
0
ESH retweetledi
26
26@Hilang_Sendiri·
bulan itu! tak menunjuk pada kehilangannya. bermata lain, di jendela yang cinta mungkin benar. apa di luar kamu? kata-kata yang hidup. berjeda jarak, di mana warna malam yang masih bersembunyi dari bibirmu. tak selamanya memang? tapi kutemukan kau, pada yang tak kurencanakan.
Indonesia
0
2
12
0