Idetopia

39.1K posts

Idetopia banner
Idetopia

Idetopia

@idetopia

Fig lover.

Jakarta Capital Region Katılım Nisan 2009
963 Takip Edilen77K Takipçiler
Idetopia
Idetopia@idetopia·
Menggarong atas nama negara sambil menyalahkan orang kaya. Trik lama yang selalu diulang rezim otoriter.
Indonesia
0
2
0
209
Idetopia
Idetopia@idetopia·
Pasar itu gak percaya sama presidennya. Sebelum dia diganti pasar gak akan pulih.
Indonesia
0
0
3
308
Idetopia
Idetopia@idetopia·
Orang sakit masih terus didukung. Yang dukung juga sakit.
Indonesia
0
0
0
212
Idetopia
Idetopia@idetopia·
Berat sekali negeri ini.
Idetopia tweet media
Indonesia
0
0
1
151
muchlis a rofik
muchlis a rofik@muchlis_ar·
Tokoh kunci perjanjian damai Lebanon dengan Israel: Nada Hamadeh. Perempuan. ~habis lihat video presiden kita ngrayain ultah seskab di PARIS. semua yg di video, LAKI.
muchlis a rofik tweet media
Indonesia
3
4
6
717
Idetopia
Idetopia@idetopia·
Kalau Prabowo pintar, dia akan buat pernyataan untuk segera hentikan kasus ini dan marahi anak buahnya di depan kamera. Tapi, kalau dia goblok, dia dukung langkah ini secara diam2, yang itu semakin mengokohkan kebenaran pernyataan Saiful, bahwa dia memang layak diturunkan.
Idetopia tweet media
Indonesia
0
1
0
528
Idetopia
Idetopia@idetopia·
Akhirnya Prabowo menjawab langsung kritikan @saiful_mujani. Kelihatan ada amarah yang ditahan. Semakin terbukti sahih apa yang dikeluhkan teman2 aktivis selama ini.
Indonesia
6
12
125
53.9K
Idetopia retweetledi
saiful mujani
saiful mujani@saiful_mujani·
bagi saya program unggulan presiden adalah gentong babi semua seperti diungkapkan film dirty vote @BivitriS @zainalamochtar @feriamsari mbg, koperasi desa, sekolah rakyat, danantara, perluasan wilayah teritorial tni, semuanya gentong babi. dibuat untuk mobilisasi pemilih menjelang pemilu 2029. pemilu nanti adalah pemilu otokratik, bukan pemilu demokratik. harus dihentikan politik gentong babi ini.
Indonesia
232
1.5K
3.5K
133.1K
Idetopia retweetledi
muchlis a rofik
muchlis a rofik@muchlis_ar·
Duri Perjuangan Palestina Apa yang dialami Lebanon sekarang, negaranya dipakek Hizbullah-Iran (atas nama perjuangan Palestina) untuk perang melawan Israel.. Pernah dialami Jordan, tahun 1970 an. Peristiwanya dikenal sebagai Black September, September Hitam. Penyebabnya, PLO perang sendiri dengan Israel dan mengancam monarki Jordan. Sekitar 3 ribuan pejuang Palestina tewas. Puluhan ribu pengungsi diusir. PLO membalas dg membunuh PM Jordan. Juga di Kuwait, 1990-1991. Ketika Sadam Irak menginvasi Kuwait tahun 1990, PLO justru mendukung Sadam. Saat berhasil bertahan atas bantuan koalisi internasional, Kuwait membalas dengan mengusir massal warga Palestina. Jumlahnya 200 hingga 300 ribu. Poin saya, sejarah perjuangan Palestina tidak hitam putih. Cap Palestina tidak melulu berarti bersih dan mulia. Sejarahnya berdarah dan menyeret konflik di banyak negara.
Indonesia
47
41
102
4.8K
Idetopia retweetledi
muchlis a rofik
muchlis a rofik@muchlis_ar·
Perjuangan Palestina sejatinya perjuangan kebangsaan. Makanya pakek nama PLO. Pejuangnya ada yang Muslim, Kristen, Kominis. Tujuannya kemerdekaan sebagai bangsa majemuk. Iran membajaknya jadi isu agama. Ormas bersenjatanya pakek nama2: Hamas (Harakah al Muqawamah al Islamiyah), Hizbullah (Partai Allah). Ini sumber radikalisasi. Semua yang melawan Hamas, Hizbullah dianggap anti Islam. Apalagi lawannya Israil, Yahudi, Zionis. Kalo negara2 Arab seperti Jordan, Mesir, Saudi, Emirat dan kawan2 melawan Hamas, Hizbullah, Iran, ya karena ini. Radikalisasi sentimen agama akan merusak semua. Konfliknya jadi sektarian. Bahayanya ke mana2. Termasuk ke kita.
Indonesia
122
41
134
29.7K
Idetopia retweetledi
Uri Kurlianchik
Uri Kurlianchik@VerminusM·
Jordan, Egypt, Syria, Gaza, Lebanon, and now Iran. Every. Damn. Time.
Uri Kurlianchik tweet media
English
580
1.9K
10.4K
149.8K
Idetopia retweetledi
muchlis a rofik
muchlis a rofik@muchlis_ar·
Uni Emirat suibuk menghadang 2000 serangan drone, dan 400 rudal Iran. Hanya dalam satu bulan.. Ini negara yang masjidnya di sini dikunjungi ribuan orang tiap hari.. Jalan tolnya dimanfaatkan buanyak warga tiap hari. Dan warga kita tetep nganggap rejim Iran lah sang pahlawan.
muchlis a rofik tweet media
Indonesia
165
43
127
15.5K
Idetopia retweetledi
Ahmed Khalifa
Ahmed Khalifa@_A_khalifa·
My Friends , Israel hasn’t attacked the Gulf states even once since they were founded! Iran Mullas? Three times already! So when a Gulf Arab tells you Iran Regime is the real enemy not Israel, believe him. It’s reality, not ideology 😂
Ahmed Khalifa tweet media
English
4.8K
2.8K
10K
788.6K
Idetopia
Idetopia@idetopia·
@erlanishere Rezim Iran udah jadi Arab. Bahasanya saja Persia. Isinya lebih Arab dari orang Arab.
Indonesia
0
0
0
521
Mas Gres
Mas Gres@erlanishere·
Ini benar, dari 5 peradaban besar klasik, cuma Persia dan Tiongkok aja yang benar-benar stabil bertahan sampai sekarang. (Tiga lainnya adalah Romawi, Mesir, dan Mesopotamia). Identitas Romawi runtuh setelah Romawi terpecah dan ditaklukkan (Kontinuitasnya hanya klaim yg diperebutkan Ottoman dan Raja-Raja Eropa). Identitas Mesir "Firaun" praktis hilang pada era Romawi, setelah digantikan Mesir Arab, bahasa Mesir kuno sudah tidak lagi dipakai. Identitas Mesopotamia seperti Babilonia dan Assyria tenggelam dalam sejarah dan tersisa puing-puing saja. Persia? Justru semakin mapan bahkan semakin menancapkan pengaruhnya pada kekaisaran-kekaisaran besar dunia (Mughal, Ottoman, Timurid, Seljuk, Safavid). Tiongkok? Berkali-kali pecah dalam sejarahnya tapi bisa bersatu lagi, berkali-kali dikuasai bangsa asing, eh malah bangsa asingnya yang menjadi "Cina".
anti liberty liberty club@kodosunofficial

Makannya Persia dan Tiongkok adalah peradaban tertua yang bisa bertahan selama lebih dari 3000 tahun sampai sekarang. selain Persia, Tiongkok juga tetap setia pada konsep 中国 (negeri tengah) yang selalu ada dan gak ilang. meskipun berkali-kali berada dibawah kekuasaan Bangsa Mongol dan Manchu. koreksi saya kalau salah.

Indonesia
19
260
1.3K
64.3K
Idetopia
Idetopia@idetopia·
@zoelfick Berarti Israel sedang meluruskan sejarah.
Indonesia
1
0
0
2.2K
Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbar@zoelfick·
Pernah hancur lebur, baru dibangun lagi di masa Publius Aelius Hadrianus. Sempat hancur lagi, dibangun lagi, tapi bukan di bawah negara Zionist bernama Israel. Sejarah tak bisa dihapus.
Indonesia
3
0
7
2.1K
Lynda Ibrahim
Lynda Ibrahim@lyndaibrahim·
@idetopia Kata siapa? Banyak banget cercaan di medsos saat perubahan ini terjadi beberapa tahun yg lalu. Your algorithm is so skewed to your bias it miserably shows.
Indonesia
3
6
442
21.6K