Irvan Deriza

81.6K posts

Irvan Deriza banner
Irvan Deriza

Irvan Deriza

@irvanderiza

SMPG RMH 2021

Katılım Ekim 2009
476 Takip Edilen1.2K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Irvan Deriza
Irvan Deriza@irvanderiza·
Sebuah kisah klasik kehidupan. Semoga kita selalu dikuatkan, ditengah beragam cobaan, demi mengejar masa depan. More stories on @GrabID customer apps.
Irvan Deriza tweet media
Indonesia
6
33
88
0
Irvan Deriza retweetledi
Tuan Wahai
Tuan Wahai@wilsonsitorus·
Konflik di daerah terlalu bias jika menggunakan lensa Jakarta. Harus mikroskopis
Indonesia
0
1
0
559
Irvan Deriza retweetledi
none
none@rahmadTS·
@ainunnajib @adith_wp Sebenarnya banyak sekali kebijakan yang ngaco, secara tidak langsung berdampak terhadap saya pribadi, namun yang paling berpengaruh dan paling saya tentang waktu itu adalah UU CIPTAKER, sebagai pekerja kelas bawah itu sangat dzalim dan samgat terasa dampaknya kepada kami
Indonesia
2
2
22
5.8K
Irvan Deriza retweetledi
Alanda Kariza
Alanda Kariza@alandakariza·
From “Komunitas Marah-Marah” I learned that there is a specific subset of the younger gens who say swear words so easily. How they manage to make a thread and put “anj*ng” in every single tweet never fail to baffle me
English
526
2.6K
10.8K
3.6M
Irvan Deriza retweetledi
Threadmaker 🐣
Threadmaker 🐣@dinikopi13·
pake model sbg talent iklan ❌ ngajak driver perempuan shooting ✅ ngebayangin jadi anaknya pasti bangga banget "ITU IBU AKU ADA DI IKLAN GRABMART" wkwk 😆❤️
Threadmaker 🐣 tweet mediaThreadmaker 🐣 tweet media
Indonesia
204
4.3K
40.2K
2.4M
Irvan Deriza retweetledi
Fellexandro Ruby
Fellexandro Ruby@fellexandro·
Sepakat 🤜🤛 2016-2024, uda cukup mencekik dengan: - PPh Progresif, pake TER pula - PPN dari 10% 👉 11% 👉 12% (2025 rencana) - Materai 6000👉10.000 - Pajak Natura yg ga masuk nurul, terutama bagian asuransi yg dianggap “kenikmatan”. Sementara penggunaan pajaknya 🥲
Indonesia
163
4.9K
8.4K
1.1M
Irvan Deriza retweetledi
Acho
Acho@MuhadklyAcho·
Ga ada. Udah gpp gini-gini aja. Negara gausah berhenti ribetin kelas menengah, nanti kalo ada yg viral baru deh kalian beresin pakai narasi “sudah kami bantu”. Emang kalian kapasitasnya segitu aja kok. Maaf ya kalo keras, semua orang udah dongkol dan hopeless sama kalian.
Prastowo Yustinus@prastow

@meleysclaw Ada masukan konkret?

Indonesia
170
3.6K
7.5K
364.7K
Irvan Deriza retweetledi
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Collective Punishment *** Masalah: HP black market menjamur di pasaran. Solusi seharusnya: Tangkap sindikat penyelundup HP black market. Solusi yang diterapkan: Blacklist semua HP yang masuk dari LN, daftarin IMEI kalau mau pakai di Indonesia. Yang repot: Semua diaspora Indonesia yang mau pulang dan punya hape yang belinya di LN. *** Masalah: Jastip merajalela. Solusi seharusnya: Legalisasi dan berikan jalan, tarik pajak atau fee export kecil biar bisa ada uang masuk ke negara Solusi yang diterapkan: Batasi barang bawaan semua orang yang bepergian dari luar negeri. Yang repot: Orang Indonesia yang pergi dan pulang ke LN, yang gak ada hubungannya sama jastip. *** Masalah: Riset Indonesia masih kalah sama Singapura dan Malaysia, Solusi seharusnya: Danai riset, bikin pendanaan yang mumpuni, bikin lingkungan yang kondusif, gaji dosen dan peneliti dengan layak supaya gak mikir kerjaan lain Solusi yang diterapkan: Wajibkan publikasi SCOPUS, kalau bisa tiap semester atau tahun, makin banyak makin bagus, kalau bisa gak pake pendanaan. Yang repot: Semua dosen dan peneliti di seluruh Indonesia yang tiba-tiba kena kewajiban publikasi. *** Masalah: Warga Kalimantan Barat malah liburan ke LN, bukan warga LN yang datang, Solusi seharusnya: Bikin tempat wisata atau promosi biar warga LN tertarik datang, Solusi yang diterapkan: Bikin Bandara Supadio jadi bandara domestik bukan bandara Internasional, Yang repot: Semua warga KalBar yang kalau mau ke luar negeri mesti ke Jakarta dulu, atau perjalanan darat ke Kuching dulu. *** Nama: Indonesia Hobby: Memberikan Collective Punishment
Indonesia
464
7.3K
11.8K
891.8K
Irvan Deriza retweetledi
Bintang
Bintang@tang__kira·
Saat ia SMA, dia pernah nyuri buku dan alat tulis dari Kyobo Bookstore, sekarang usianya 31 tahun, dia meminta maaf dan memberikan uang ke toko tersebut. Ada seorang pelanggan yang datang ke Kyobo Bookstore dan menyerahkan sebuah amplop beserta surat. Pas dibuka amplopnya, ada uang sebesar 1 Juta Won (11,6 Juta Rupiah)
Bintang tweet media
Indonesia
58
2.5K
21.2K
1.8M
Irvan Deriza retweetledi
WJ 𝕏
WJ 𝕏@WakJonMedan·
ngumpul lagi bareng tim @MedanHeritage hahahaah
WJ 𝕏 tweet mediaWJ 𝕏 tweet mediaWJ 𝕏 tweet media
Indonesia
0
6
6
791
Irvan Deriza retweetledi
Alanda Kariza
Alanda Kariza@alandakariza·
Kadang kalo lihat orang yang opininya kerap kurang bagus tapi podcastnya terkenal tuh bikin jadi pengen punya podcast. Kenapa ya banyak orang yang punya platform nggak merasa mengemban tanggungjawab kontennya bakal dikonsumsi masyarakat dan bisa bikin orang tambah pintar/bodoh?
Indonesia
67
373
1.2K
98.9K
Irvan Deriza retweetledi
sofie syarief
sofie syarief@sofiesyarief·
Milk bun 400 juta tu pajaknya berapa sih sampai segininya ngerespons? Banyak instrumen cukai yang sudah diusulkan, termasuk minuman/makanan berpemanis. Potensi pendapatan jelas dan banyak. Tapi kalian ndak mau tarung sama korporasi, maunya nginjek kelas menengah.
Indonesia
116
4.4K
10.4K
793.7K
Irvan Deriza retweetledi
✨ Widas ✨
✨ Widas ✨@WidasSatyo·
Living cost makin mahal. Potongan pajak penghasilan lumayan. Pajak lain dinaikkan. Jungkir balik menuhin cicilan rumah atau kebutuhan primer lain. Kena macet di jalan pun masih disuruh minggir kalo ada pejabrut lewat. Kita masih waras sampe detik ini kayaknya udah luar biasa.
Indonesia
99
6.9K
13.2K
390.5K
Irvan Deriza retweetledi
Prastowo Yustinus
Prastowo Yustinus@prastow·
KLARIFIKASI BARANG BAWAAN PENUMPANG KE LN Terkait polemik barang bawaan penumpang ke luar negeri, sudah ada klarifikasi Bea Cukai. Saya narasikan ulang supaya lebih jelas: 1. Konten yang dibuat Kantor BC Kualanamu sebagai inisiatif untuk menjawab keingintahuan publik patut dihargai namun kurang sesuai dengan maksud/substansi peraturan dan praktik di lapangan selama ini. Kami MOHON MAAF untuk ketidaknyamanan yang terjadi dan kegaduhan yang timbul. 2. Sejak aturan berlaku tahun 2017, ketentuan pelaporan barang bawaan penumpang ke LN difokuskan untuk high value goods, seperti sepeda untuk olahraga, barang2 pameran, atau kegiatan seni seperti syuting atau konser di LN (gitar, keyboard, drum, kamera dll). Jadi bukan tas jinjing atau sepatu seperti dicontohkan. 3. Praktik selama ini, dengan risk management yang diterapkan, Kantor BC sangat selektif dalam menentukan barang yang diperlukan deklarasi. Faktanya, selama ini sangat jarang penumpang biasa yang melakukan deklarasi barang bawaan ke LN dan perjalanan dapat dilakukan dg baik dan nyaman. 4. Deklarasi ini pun sifatnya layanan opsional, bukan kewajiban. Ini demi memberikan kemudahan saat penumpang kembali ke tanah air. Opsi lain adalah menggunakan Custom Declaration yang disediakan atau cara lain. 5. Layanan deklarasi pun diberikan di area KEBERANGKATAN INTERNASIONAL bukan area KEDATANGAN. Ini diatur sejak awal demi efektivitas dan efisiensi. 6. Semoga dengan keterangan ini, warga negara yang akan bepergian ke luar negeri tetap dapat menjalankan aktivitas dengan baik dan lancar. Demikian kami sampaikan. Kiranya memberikan kepastian. Terima kasih untuk perhatian, masukan, dan kritik yang diberikan. Semoga Bea Cukai dapat lebih baik lagi dalam melayani masyarakat. Jika menemukan pelanggaran di lapangan, mohon jangan sungkan melaporkan ke kanal/unit terkait, demi perbaikan. Terima kasih wabil khusus buat Mas @ismailfahmi Chief @yanuarnugroho Prof @sociotalker kak @AmirahWahdi Bang @emerson_yuntho Kak @unilubis Kak @lyndaibrahim Kak @OlgaLy_DIA Mas @kurawa dan sahabat yang peduli dan memberikan catatan perhatian. Salam hormat🙏🇮🇩😇
Prastowo Yustinus tweet mediaPrastowo Yustinus tweet media
Indonesia
648
4.4K
9.8K
4.1M
Alanda Kariza
Alanda Kariza@alandakariza·
Ada yang udah bikin Ramadan tracker di Google Sheet, Notion, atau PDF belum? Mau dong
Indonesia
78
1.6K
7.9K
789.2K
Irvan Deriza retweetledi
linda christanty
linda christanty@lindachristanty·
Buku ini berisi 17 laporan dari lapangan yang mengungkap bantuan pemerintah untuk desa. Apakah tepat sasaran? Adakah kendala atau penyelewengan dalam penggunaannya? Bagaimana mengukur capaiannya? Buku ini akan terbit pada 18 Maret, tersedia di toko buku & aplikasi berbelanja.
linda christanty tweet medialinda christanty tweet medialinda christanty tweet media
Indonesia
5
206
808
26.7K
Irvan Deriza retweetledi
nara / botakasu
nara / botakasu@narawastu·
Persiapan Singapore menghadapi AI: 1. Recognize bahwa AI ga bisa dibendung. Even kalo singapore ga mau pake, competitor bakal pake. 2. Subsidi untuk Singaporean umur 40+ untuk ngambil full time diploma in higher education. 3. Sistem belajar baru: 40+ yo tadi belajar bareng younger worker. Combines youth + real life experience & wisdom. sadis. respect.
Sutra@CopySutra

How Singapore is preparing its citizens for the age AI.

Indonesia
137
3.1K
10.6K
1.1M
Irvan Deriza retweetledi
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
1) Biaya sekolah anak selangit di sekolah bagus, di sekolah negeri kualitas beda jauh. 2) UKT kuliah mahal sampai disaranin pinjol. 3) Guru digaji seenaknya, dikasih kerjaan overload. 4) Dosen sama aja, sampai nyari proyekan sana sini demi cukup hidup. Masih nanya mungkinkah? Udah jelas kebodohan publik dirawat.
Yanuar Nugroho@yanuarnugroho

saya jadi bertanya-tanya: mungkinkah kebodohan publik di republik ini memang sengaja dirawat? sengaja. agar mudah dikendalikan, agar mudah dipengaruhi, agar mudah digerakkan? seolah nyaman. seolah tidak ada yg salah. seolah baik2 saja. padahal kita tengah menggali kubur sendiri.

Indonesia
44
1.2K
2.9K
223K
Irvan Deriza retweetledi
kokbegitu
kokbegitu@kenapagituyakk·
RANGKUMAN SINGKAT DIRTY VOTE FULL MOVIE - Gabungan suara pulau Sumatera (jokowi dan prabowo) - Penunjukan 20 PJ Gubernur dipilih Presiden - 82 PJ Walikota/Bupati - Suara papua dan penunjukkan Tito Karnavian yang tidak menghormati MK - Pakta Integritas bupati Sorong - Pelanggaran deklarasi desa bersatu (8 organisasi desa = 81 juta = sepertiga dpt) - Kasus penyelewengan dana desa dikonversi sebagai alat tukar dukungan politik - Tekanan kepada kepala desa untuk mendukung salah satu capres (evidence mengarah ke 03) - Penyelewengan BANSOS oleh pejabat Negara (evidence Airlangga dan Zulkifli) - BANSOS menjelang PEMILU >>>>> BANSOS zaman COVID-19 - Tidak digunakannya Data Kesejahteraan terpadu Kementerian Sosial - Kabinet berkampanye (Prabowo dan Mahfud MD) dan tim kampanye ataupun ....
Indonesia
721
29.2K
78.2K
4.4M