JIskandar

3.9K posts

JIskandar banner
JIskandar

JIskandar

@jiskandarr

Katılım Temmuz 2009
159 Takip Edilen101 Takipçiler
JIskandar retweetledi
Indra Charismiadji
Indra Charismiadji@icharis·
1/ Kasus Chromebook bukan sekadar perkara laptop. Ini adalah cerita tentang bagaimana pendidikan nasional bisa diseret oleh arogansi kekuasaan, konflik kepentingan, tata kelola yang rusak, dan kultus teknologi. Saya menyaksikan sebagian proses itu dari dekat.
Indonesia
57
939
1.6K
126K
JIskandar retweetledi
Iwan Piliang
Iwan Piliang@iwanpiliang7·
Banyak yg tanya soal kasus Nadiem. Ada yang DM, “Kok Abang diam di kasus Nadiem?” Pagi ini saya bunyi. - Saya menyimak pendapat Pak Anhar Gonggong - Saya mengamini semua opini Anhar - Lebih dari itu Zyrex konon indikasi diambil grup LBP, mereka kebagian dominan pengadaan Chrome Book - pihak kedua terbanyak adalah Bhinneka.com. Khusus Bhinneka saya pernah 3 tahun di sana, sebagai Creative Director, mulai 2001. Saya kenal pendirinya dan pengelolanya. Selama saya di sana bhinneka tiga tahun berturut daoat Bubu Award, e-commerce terbaik. Premis saya: HARGA CHROME BOOK itu ketinggian. Fakta sudah jauh hari direncanakan. Soal hukuman Nadiem ketinggian? Bagi saya salah dia sendiri tak berani buka suara indikasi Jkw, LBP, menjadi bagian. Maka dia telan sendirilah barang ni. Begitu opini saya. Jadi saya tak ikut advokasi Nadiem. Pun sebagai Mendiknas, saya menyimak ia tak paham pedagogik, di eranya tak ada terobosan pendidikan mendidik! Demikian
Iwan Piliang tweet media
Indonesia
89
409
1.1K
86.2K
JIskandar retweetledi
CatatanAli7
CatatanAli7@Catatan_ali7·
BELA KORUPTOR KAYAK BELA AGAMA PADAHAL NGERTI AJA KAGAK CUMA FOMO IKUT IKUTAN KARNA KE TRIGGER TANGISAN 😂 DARI JAMAN DULU YANG NAMA NYA KORUPTOR PANDAI BERSANDIWARA MASIH AJA TOLOL MAU DI KIBULIN KORUPTOR GOBLOK, PANTES GINI GINI AJA INI NEGARA TANGISAN KORUPTOR DIPERCAYA
Indonesia
21
115
421
7.6K
JIskandar retweetledi
222 Mountains For 🇵🇸
222 Mountains For 🇵🇸@kafiradikalis·
...Nadiem belagak polos. 1,5 dekade lalu LHI dihukum 18 tahun padahal kerugian negara 0 rupiah. Fakta persidangan ungkap bukti "teramat tipis" rekaman telp LHI terlibat pengaturan kuota impor sapi. Transkrip telp LHI kalo dibaca seperti chat² bocil pas main game online. Ya memang ada nama/kata yg seolah² merujuk kuota impor sapi tapi kalo transkripnya dibaca oleh awam yah kayak narasi bebas ngasal aja ala bocah² kalo lagi mabar lalu chat²an di layar game. Kalo mengaitkan langsung dengan LHI tuh benar² teramat lemah, jauh lebih lemah bukti pada LHI ketimbang pada Nadiem/Ibam. Mentok semua bukti kuat yg dimiliki jaksa hanya bisa diarahkan secara langsung adalah kepada Ahmad Fathonah. Sehebat dan secanggih serta serumit itulah dulu modus kasus impor kuota sapi sampe jaksa kewalahan membuktikan. Itu sebabnya narasi kriminalisasi begitu dominan mewarnai kasus tsb. Tapi pada akhirnya yah majelis hakim bersikukuh putuskan LHI bersalah. Malah di MA ditambahin vonisnya dari 16 menjadi 18 tahun. Kasus LHI itu ibarat tonggak bahwa "bukti" teramat tipis bisa menjerat elit. Bahwa modus operandi korupsi elit itu yah canggih banget. Cara kerja elit dalam mempengaruhi pengadaan barang/jasa yah gak seperti koruptor² kelas kroco lah. Dan harus diingat bahwa LHI tidak memiliki kewenangan/power internal langsung seperti Makarim dengan wewenang eksekutifnya. LHI itu "cuma" legislatif yg kebetulan presiden PKS yg mana kader PKS menjadi mentan pada saat itu. Faktor power eksternal. "Rute wewenang"-nya terlalu jauh, sehingga wajar² saja saat itu jika banyak yg beranggapan kasus LHI terlalu dipaksakan. Beda seperti Nadiem yg punya power internal sebagai eksekutif tertinggi di kementerian. Jadilah seorang boomer elit 1,5 dekade lalu kek LHI yg gak punya power internal aja bisa dihukum 18 tahun dengan bukti "teramat lemah bin tipis". Jaksa-hakim saat itu benar² kesulitan-kepayahan membuktikan modus operandinya secara telak. Harusnya dengan bukti teramat tipis, IMHO, yah harusnya LHI bebas murni. Yang bisa dijerat yah cuma Ahmad Fathonah Nah saat ini, Nadiem, seorang milenial tech bro nan sophisticated masa modus operandi korupsinya macam boomer LHI? Yah pastilah modusnya jauh lebih canggih donk? Gak ada aliran dana langsung ke Nadiem? Ya dulu LHI juga gak ada dana suap langsung ke dia. Mentok ke AF. Bahkan ketika OTT LHI yah sebenarnya kagak OTT sebenarnya, festivalisasi ala KPK aja itu sih. Wong LHI ditangkap di lokasi berbeda yg gak ada kaitan ma peristiwa OTTnya Ahmad Fathonah. So, benar² menghina akal sehat jika modus operandi milenial Nadiem akan seperti boomer LHI 1,5 dekade lalu. Anak techbro yah pasti lebih hebat dari modus boomer elit 1,5 dekade lalu. Itu sebabnya Jurist Tan sang saksi kunci harus kabur dan bersembunyi yah karna Jurist Tan adalah "Ahmad Fathonah"-nya kasus megakorupsi Chromebook. Dan gw juga yakin kalo Nadiem pasti tahu soal 2 kasus besar di era Jokowi yg mana saksi kuncinya hilang: 1. Harun Masiku, suap pemilu 2. Nistra Yohan, TPPU BTS 2 bos mereka bebas karna saksi kuncinya "hilang". Bos Harun Masiku yakni Hasto bebas dapat amnesti. Sementara bos Nistra Yohan yah kini jadi .......... (silahkan google, jangan kaget) Nadiem bisa jadi berharap 2 skema kasus di atas terjadi juga pada dirinya. Kalau gak dapat amnesti seperti bosnya Harun Masiku, maka, bolehlah bernasib seperti bosnya Nistra Yohan yang menjadi ........ahsudahlah silakan google sendiri... (``,)
tempo.co@tempodotco

Nadiem: Kenapa Tuntutan Terhadap Saya Lebih Tinggi dari Pembunuh?

Indonesia
61
151
437
63.2K
JIskandar retweetledi
JIskandar retweetledi
Opposite6888 🇮🇩
Opposite6888 🇮🇩@Opposite6888·
Jadi bahan olok-olok di media Thailand 🤦🏻‍♂️
Opposite6888 🇮🇩 tweet media
Indonesia
336
1.3K
7.5K
545.1K
TxtdariBekasy 🇵🇸
TxtdariBekasy 🇵🇸@txtdrbekasi·
DILAPORKAN: Mobil operasional SPPG menabrak gerobak dagang di depan Alfamart Perumnas 3, Bekasi Timur siang ini (12/5/2026)
TxtdariBekasy 🇵🇸 tweet mediaTxtdariBekasy 🇵🇸 tweet mediaTxtdariBekasy 🇵🇸 tweet media
Indonesia
195
2.5K
8.2K
369.2K
Unavailable Species
Unavailable Species@bolabola_keju·
@MiskinTV_ Juri 1 : Indri Wahyuni, S.IP., M.A Juri 2 : Dra. Triyatni Juri 3 : Dyastasita WB, S.Sos MC : Shindy Lutfiana dan Said Akmad DIPERSILAHKAN KEPADA NETIZEN UNTUK MENGULIK AKUN SOSMED MEREKA LOL
Indonesia
189
2.2K
13.7K
455.8K
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Udah pada liat kasus di Final Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 ini belum? Intinya ada peserta yang udah menjawab pertanyaan dengan benar, namun oleh juri dianggap salah. Pertanyaan kemudian dilempar ke tim lain. Tim lain jawab dengan jawaban yang sama dan dianggap benar. Peserta yang sebelumnya menjawab protes (dengan cara yang cukup elegan) tapi tidak digubris oleh Juri. Bahkan malah disalahkan oldh juri lain. Gimana menurut kalian?
SobatMiskinTV tweet mediaSobatMiskinTV tweet mediaSobatMiskinTV tweet mediaSobatMiskinTV tweet media
Indonesia
2.6K
13.5K
47.4K
4.6M
JIskandar retweetledi
SOLEH SOLIHUN
SOLEH SOLIHUN@solehsolihun·
setidaknya sudah ada dua sesi nobar dokumenter di dua tempat, dibubarkan aparat. jadi makin mengkhawatirkan, ya.
Indonesia
120
3.9K
14.8K
493.7K
JIskandar retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Menurut saya, kalau anda cuma bikin platform yang isinya hanya modul untuk belajar itu gak masalah. Masalahnya, aplikasi yang anda buat, meneror guru, pagi siang dan malam. Anda juga mengkoneksikan setiap kegiatan yang jika akan diposting langsung pop up konek ke media sosial pribadi guru. Sudah lengkap dengan hastag #merdekabelajar Pertanyaan saya, Kenapa kami harus berkampanye untuk aplikasi anda? Buat saya, postingan ini hanya memvalidasi bahwa memang anda tidak pernah mendengarkan user. Platform anda tidak melayani kami. Gambaran ringkas, silahkan baca kompas:
Iman Zanatul Haeri tweet media
Ibrahim Arief@ibamarief

Aku rasa sebagian karena campur aduk antara tech dan kebijakan. Dulu kami rutin riset sampai ke 3T untuk dengar suara guru2, supaya bisa kami jadikan masukan bagi pembuat kebijakan. Pembuat kebijakan ini siapa? Mungkin ada yang mengira itu tim tech sendiri, apalagi ada narasi yang beredar terkait "shadow org". Aku memang sempat dengar, ada pakar2 yang bisa beri masukan terkait kebijakan di kementerian. Pakar2 itu bukan bagian dari tim tech, namun dari narasi "shadow org" sepertinya banyak yang salah mengira mereka adalah bagian dari kami. Aku rasa kesalahpahaman ini salah satu kontributor kenapa tech dan kebijakan dirasa campur aduk jadi satu. Sesungguhnya ini dua hal yang berbeda dan terpisah. Tech patuh ke arahan dari pembuat kebijakan, bukan sebaliknya. Dalam hal ini, pembuat kebijakan adalah para pejabat struktural yang ditentukan kementerian, mungkin dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai pakar di atas. Sayangnya, arahan yang kami terima untuk jadi prioritas pengembangan, terkadang tidak sesuai dengan suara hati guru yang kami dengar dan coba sampaikan. Arahan ini karena pemerintah pusat maupun daerah juga punya program2 sendiri. Seperti misalnya untuk mengukur sasaran kinerja, padahal aplikasinya dirancang untuk pembelajaran guru. Sesungguhnya kami sering berada di sisi guru juga dalam berusaha mendengar dan menyuarakan apa yang mereka alami, kalau tidak kami ngga akan riset ke daerah dengan rutin seperti di bawah. Dari semua yang aku tulis di atas, aku berharap setidaknya bisa meluruskan, bahwa tech sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membela kepentingan guru sebagai pengguna. Dan komunitas tech secara umum perlu ingat juga, kalau tech yang efektif adalah yang berlandaskan empati. Inovasi ngga bisa berdiri sendiri, tapi perlu sebisa mungkin gotong royong dengan suara pengguna.

Indonesia
44
616
1.7K
96.5K
JIskandar retweetledi
Rulie Maulana
Rulie Maulana@ruliemaulana·
Cara lawyer @ibamarief menggiring dan menggalang simpati publik demi mempengaruhi keputusan hakim ini menjijikkan. Ngga beda kaya @ICJRid keliling acara talkshow demi bela penegak hukum pembunuh. Ngga beda kayak Brimob teriak yel-yel di pengadilan. Siapa yang bayar kalian?
Indonesia
2
10
22
2.6K
JIskandar retweetledi
Kaiju 08
Kaiju 08@kafkah1bino·
@blank0429 17. Fanbul Prabowo - Infipop orang ini di depan DPR pas 17+8 24. Firdza Radiany - Pandemic Talk memonetisasi gerakan era covid, sekarang ratecardnya mahal bgt. orang ini juga bangga folls jadi 1 juta gara2 17+8 mereka cari engagement ke massa kritis, monetisasinya ke rezim, tai!
Kaiju 08 tweet media
Indonesia
15
145
609
194.3K
JIskandar
JIskandar@jiskandarr·
@zgqiling pernah ada usaha rumahan nata de coco di belakang rumah, beh baunya semriwing🤮
Indonesia
0
0
2
3.9K
JIskandar
JIskandar@jiskandarr·
ini cbn ngapa lemot bat dah @di_cbn x doang ini yg lancar
Indonesia
0
0
0
126
JIskandar retweetledi
Fox News
Fox News@FoxNews·
BREAKING: Israeli PM Netanyahu announces he was diagnosed, treated for prostate cancer
English
7.4K
7.9K
66K
26.4M
JIskandar retweetledi
TxtdariBekasy 🇵🇸
TxtdariBekasy 🇵🇸@txtdrbekasi·
Seorang siswi berinisial EQ diduga menjadi korban perundungan oleh kakak kelasnya, AN. Akibat rangkaian kejadian tersebut, EQ dilaporkan mengalami tekanan psikologis berat hingga depresi. Kuasa hukum EQ, Fauzi Prasetyo Nugroho, menyampaikan bahwa dugaan perundungan terhadap kliennya telah terjadi sejak duduk di bangku kelas X. Ia mengungkapkan, tindakan tersebut berlangsung berulang kali, baik secara verbal maupun nonverbal.
TxtdariBekasy 🇵🇸 tweet media
Indonesia
56
816
2.1K
71.2K