Rahmi & Kelas Writing

868 posts

Rahmi & Kelas Writing banner
Rahmi & Kelas Writing

Rahmi & Kelas Writing

@kelas_writing

📚 suka sharing ttg SEO content writing, loker content/copywriting, digital skills, optimasi CV & LinkedIn, info program digital untuk perempuan 🎀

Katılım Eylül 2023
612 Takip Edilen1.3K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Rahmi & Kelas Writing
Rahmi & Kelas Writing@kelas_writing·
𐙚 𝙃𝙖𝙡𝙤! 𝘼𝙠𝙪 𝙍𝙖𝙝𝙢𝙞 𐙚 𝘚𝘢𝘢𝘵 𝘪𝘯𝘪 𝘣𝘦𝘬𝘦𝘳𝘫𝘢 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘋𝘪𝘨𝘪𝘵𝘢𝘭 𝘔𝘢𝘳𝘬𝘦𝘵𝘪𝘯𝘨 𝘥𝘪 𝘪𝘯𝘥𝘶𝘴𝘵𝘳𝘪 𝘳𝘦𝘢𝘭 𝘦𝘴𝘵𝘢𝘵𝘦. 𝘚𝘦𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮𝘯𝘺𝘢 𝘚𝘌𝘖 𝘞𝘳𝘪𝘵𝘦𝘳 𝘥𝘪 𝘱𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢𝘢𝘯 𝘦𝘥𝘶𝘵𝘦𝘤𝘩 𝘢𝘴𝘢𝘭 𝘚𝘪𝘯𝘨𝘢𝘱𝘶𝘳𝘢. 🗂️ 𝘉𝘦𝘳𝘪𝘬𝘶𝘵 𝘪𝘯𝘥𝘦𝘹 𝘵𝘰𝘱𝘪𝘬 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘶𝘣𝘢𝘩𝘢𝘴. 𝘗𝘪𝘭𝘪𝘩 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘱𝘦𝘭𝘢𝘫𝘢𝘳𝘪👇🏻
Indonesia
11
4
20
3.5K
noir
noir@winterafterme·
google tuh ibarat perpustakaan besar, isinya banyak bukunya. ini cuma bilang sumber daru google, tapi ga nyertain link. ya orang kesel. harusnya kalau ngasih info semacam loker ke luar negeri itu, harus dengan realistisnya sekalian. bisa dikejar, tapi ga mudah. mbaknya teriak teriak seolah itu mudah, tapi beberapa infonya missed 😂 research dulu, dan sertakan LINK buat orang orang liat langsung ke sumbernya. bukan cuma SUMBER DARI GOOGLE. ga gitu caranya nyari engagement. ngasih satu info, tapi missed infonya lebih banyak. hidup orang pada susah, banyak yang berharap bisa kerja ke luar negeri. jangan dikasih mimpi dan harapan palsu. kasian.
nyuu🍃@nyuuu___

Hallo temen temen, sedikit klarif ya, btw aku pernah belajar bahasa jepang sudah sampai bab 10 di buku Minna ni hongo, itu belajarnya mandiri,, aku hanya share yg aku tau ya man temen, dan untuk postingan aku yg digerman sumber dari google 😁😇😇

Indonesia
8
3
16
603
Rahmi & Kelas Writing
Rahmi & Kelas Writing@kelas_writing·
Ini adalah ENGAGEMENT BAIT dengan unsur FOMO 1. Hook-nya sangat emosional: “ANAK KELAHIRAN 1997–2008 😭😭😭 AYO GAS!!!”. Kalimat seperti ini memang dirancang supaya orang berhenti scroll. 2. Klaimnya sangat umum: “Loker di Jerman lagi membludak banget.” Tidak disebutkan sektor apa, perusahaan mana, atau sumber datanya di tweet utama. 3. Saat ada yang bertanya sumber, balasannya hanya “SC: Google.” Itu bukan referensi yang bisa diverifikasi. Untuk konteks klaim faktual, Google bukan sumber utama (primary source). Google adalah mesin pencari (search engine) yang mengarahkan kita ke berbagai sumber. 4. Thread lanjutan hanya menjelaskan syarat umum (B1/B2, Ausbildung, dsb.), bukan memberikan tautan lowongan atau informasi spesifik yang mendukung klaim awal. —— Engagement bisa dicari dengan banyak cara. Untuk topik karier, semoga tidak mengorbankan kejelasan informasi hanya demi hook yang memicu FOMO.
nyuu🍃@nyuuu___

Hallo temen temen, sedikit klarif ya, btw aku pernah belajar bahasa jepang sudah sampai bab 10 di buku Minna ni hongo, itu belajarnya mandiri,, aku hanya share yg aku tau ya man temen, dan untuk postingan aku yg digerman sumber dari google 😁😇😇

Indonesia
0
0
4
140
arfkrnw
arfkrnw@arfkrnw·
Aku langsung kepikiran akunnya @kelas_writing. Salah satu akun yang menurutku rapi. Thread soal CV, portfolio, LinkedIn, content writing, AI, dan tips kariernya diindeks di bio sematan, jadi pembaca ga perlu scroll jauh buat nyari info. Berkah barokah buat akun Kak Rahmi✨✨
Aditya Ramanda@aditoss

Liat ada akun di X yang bikin thread riset lengkap, lengkap sama sitasi dan data yang jelas. Di saat feed isinya shitpost demi impresi, dia malah milih jalan yang "repot". ​Bikin thread riset di platform yang didesain buat nyari engagement, kecepatan, dan volume itu sebenernya kayak ngelawan arus. Algoritma X kan sukanya yang cepet, bukan yang detail. Ngulik data dulu baru posting berarti siap kehilangan momentum. Reachnya pasti kalah jauh sama hot take asal bunyi. Hari ini feed rame orang pamer payout X. Coba tebak berapa payout orang yang kontennya dikurasi segitunya dan postingnya jarang demi validitas data? Probably not even worth the time they spent to produce. Tapi mereka tetep pilih jalan itu. Berarti ada yang dikejar selain duit atau metrik. Entah itu trust pembaca, self-respect, atau emang ga peduli sama sekali soal monetisasi konten. ​Seringkali saya mikir "impresi itu penting buat reach". Tapi ternyata tetep ada ruang buat orang yang cuma pengen kerja beneran, lalu ngeshare hasilnya tanpa hitung-hitungan. ​Ternyata, buat sebagian orang, itu udah cukup. ​Btw, kalau ada akun yang tipe kontennya kayak gini, coba tag di bawah. Mau ikut follow sekaligus bilang terima kasih buat konten mereka yang selalu bermanfaat.

Indonesia
1
1
3
176
Rahmi & Kelas Writing
Rahmi & Kelas Writing@kelas_writing·
@arfkrnw Maaf ya tadi komennya ga masuk notifku. Makasiii udah tag di sini. Aamiin, makasiii juga udah mampir akunku. Seneng banget kalau thread ku bisa membantu hihi Seneng juga bisa belajar dari temen-temen di X. Semoga kita sama-sama terus bertumbuh ^^
Indonesia
0
0
0
29
call me vanney
call me vanney@ssn17aaeeow·
seru nih klo dibikin skripsi/jurnal/essay/apa kek gitu—trus judulnya, "ANALISIS FENOMENA PAY OUT X PREMIUM, TIMBUL RASA IRI ATAU TERMOTIVASI?"
Indonesia
4
0
5
268
Aryui
Aryui@Aryuugami·
@kelas_writing tradisi feodal kak. menunjukkan kasta kelas. memang birokrasi negara ini masih feodal😔
Indonesia
1
0
1
95
Rahmi & Kelas Writing
Rahmi & Kelas Writing@kelas_writing·
Uhm pas ngeliat video ini, sebenernya ada hal lain yg aku kepikiran. Kenapa ya di banyak acara, tamu kehormatan duduk di sofa, sementara peserta lain pakai kursi biasa? Apakah memang bagian dari protokoler, atau lebih karena tradisi? Mungkin bisa pakai kursi yang sama dengan peserta lalu diberi tanda reserved, atau menggunakan kursi yang desainnya lebih elegan daripada kursi peserta, tanpa harus memakai sofa? Di kampus atau acara yang kalian ikuti juga seperti ini? Kalau di luar negeri gimana?
Lambe Saham@LambeSahamjja

manager kopdes udah mau pelantikan nih

Indonesia
3
0
4
556
caa
caa@oreocaa·
siapa yang pernah ke semarang? ☝
Indonesia
51
0
31
1.2K
Rin
Rin@foraurine·
Kamu tim indomie atau mie sedap by?
Rin tweet mediaRin tweet media
Indonesia
89
1
39
1.4K
arfkrnw
arfkrnw@arfkrnw·
@kelas_writing Lah iyaya wkwk mana sofanya satu-satu lagi, berapa kali ngangkat itu, blm lagi ngembaliinnya
Indonesia
1
0
1
97
anhar.
anhar.@apaaisiareal·
tiga tiganya rasa ayam sih, tapi lebih enak yang mana ya?
anhar. tweet media
Indonesia
122
2
51
2.9K
Rahmi & Kelas Writing
Rahmi & Kelas Writing@kelas_writing·
@kyuupillll Eh sama hwhw ini menuju bulan pertama, bingung mau lanjut cenblu apa engga, karena blm bisa konsisten
Indonesia
0
0
0
32
😄kyu
😄kyu@kyuupillll·
Orang" pada merayakan payout Aku merayakan detik" cenblue terakhir
Indonesia
40
2
34
1.4K
Rahmi & Kelas Writing
Rahmi & Kelas Writing@kelas_writing·
Kenapa banyak yang heran dengan “jualan prompt AI”? Temenku jualan prompt AI di marketplace Indo dan platform internasional. Di platform internasional itu bahkan produknya udah terjual ribuan kali. Siapa yang beli? Banyak. Guru TK atau SD yang ga punya banyak waktu untuk ngobrol panjang dengan AI. Mereka cukup memasukkan prompt, lalu bisa langsung bikin rencana pembelajaran, lembar mewarnai, ide aktivitas kelas, tutorial melipat kertas, dll. Ada juga orang tua yang beli prompt untuk bikin jurnal belajar anak, worksheet berhitung, latihan membaca, dongeng sebelum tidur yang dipersonalisasi, dll. Jadi yg dijual bukan sekadar “kumpulan kata/prompt”, tapi hasil dari proses trial & error yang panjang, jadi pembeli ga perlu ngabisin waktu berulang kali untuk nyoba berbagai prompt sampai menemukan hasil yang pas. Temenku juga bilang, “Produknya pasti bisa ditiru. Tapi pelayanan, update produk, dan cara menjaga loyalitas pelanggan, itu yang ga semua orang bisa tiru.” Dunia writing itu jauh lebih luas dari yang terlihat. Bahkan prompt AI pun hari ini bisa menjadi salah satu produk digital yang bernilai.
kira@krougee

kerjaan yang ga bisa ditebak career ladder: - ojek payung - tukang parkir - jasa ss iphone - joki strava - jual witchcraft spells - jual prompt chatgpt

Indonesia
0
8
22
2K
Rahmi & Kelas Writing
Rahmi & Kelas Writing@kelas_writing·
Baru sempat mampir dan baca beberapa tulisan km di Substack🥹❤️ Terima kasih sudah menulis, menuangkan keresahan, pengalaman, dan sudut pandang yang mungkin tidak semua orang berani bagikan. Ak jadi merefleksikan banyak hal dari tulisan-tulisan ini. Semoga terus semangat berkarya yaaa🥹🥹
Rahmi & Kelas Writing tweet mediaRahmi & Kelas Writing tweet mediaRahmi & Kelas Writing tweet media
Indonesia
1
0
1
26
Sya-chan (シャ)
Sya-chan (シャ)@syachxn·
[1Hari1Substack⛈️] #23 siapa tahu bosen dengan puisi terus haha. so, kali ini aku menyuguhkan tulisan santai dan singkat yang kutulis di Substack, semoga kalian suka ✨ ☔ Day 23, “Bukan Teng, Ulala, Abrakadabra: Agama, Karl Marx, dan Omon-Omon Manis Kaum Borjuis” open.substack.com/pub/syachxn/p/…
Sya-chan (シャ) tweet mediaSya-chan (シャ) tweet mediaSya-chan (シャ) tweet mediaSya-chan (シャ) tweet media
Sya-chan (シャ)@syachxn

[1Hari1Substack⛈️] #22 entah kena angin apa aku menulis nama Franz Beckenbauer di sana wkwk Aku akan membagikan tulisan-tulisan lamaku di Substack ke X setiap harinya dan akan diselingi dengan tulisan baru juga, sesekali—sekian terima kasih 💖 ☔ Day 22, “Melati” open.substack.com/pub/hujanmelat…

Indonesia
3
6
36
1.5K
Rido
Rido@ridoarbain·
Terjemahan novel “Madonna in a Fur Coat” versi Shira Media yang akan segera terbit (kiri) vs terjemahan Penerbit Mizan (kanan) Menurutmu mana yang lebih mantap?
Rido tweet mediaRido tweet media
Indonesia
122
181
2.4K
659.4K
Rahmi & Kelas Writing
Rahmi & Kelas Writing@kelas_writing·
@Devii3123 Di campuran adonannya udah dipakein terasi, sama-sama enak menurutku, ak beli di oren hwhw
Indonesia
0
0
0
22
Devii
Devii@Devii3123·
Ada yang tau ini apa? dah lama banget gak makan ini 😭🤤 Ditempat kalian ini namanya apa?
Devii tweet media
Indonesia
6
0
5
189
caca 🍵
caca 🍵@scacanttka·
Varian bagel disini banyak sekali, ada yang sweet & savory. aku disini pilih 3 rasa: - Dubai Pistachio Kunafa - Cranberry Walnut + free dipping cream cheese - Jasuke Teksturenya soft, chewy dan crispy diluar 🫶🏻 8.5/10. Must try! 📍Bagelicious
caca 🍵 tweet mediacaca 🍵 tweet mediacaca 🍵 tweet mediacaca 🍵 tweet media
Indonesia
38
2
52
8.2K