gina

54.1K posts

gina banner
gina

gina

@lugination

harusnya diisi bio

Indonesia Katılım Ağustos 2009
169 Takip Edilen1.3K Takipçiler
yori
yori@txtdarijona·
@xxoizysx @txtdrjkt Kemang jaksel nyala meski mati bentar 20 detik 😭🙏🏻
Indonesia
1
0
0
3.9K
gina
gina@lugination·
@worksfess Kokas juga niiii mati nyala terus, kenapa ya
Indonesia
0
0
1
1.6K
WORK
WORK@worksfess·
work! Kantor kalian mati lampu ga ges ? 😅
Indonesia
88
4
96
59.3K
gina
gina@lugination·
Ini gangguan listrik sampe mana ya?
Indonesia
0
0
0
117
gina
gina@lugination·
Marah banget baca ini, bener bener si andi ini bukan manusia apa ya
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
0
0
0
44
gina
gina@lugination·
Emang harusnya ga dinormalisasi membahas fisik orang ke arah fantasi seksual tuh, mau itu di private group kek, obrolan tongkrongan kek. Tuman
Indonesia
0
0
0
47
Mastin
Mastin@MastinSaurus·
@sampahfhui Jadi ini sebenernya grup chat privat? Udah bener mereka begitu di grup, bukan lecehin depan korban, yg salah itu yg ngeshare. Isi kepala manusia juga kalo diumbar ke sosmed pasti isinya macem2 dari julid, porno, dll. Tapi selama di simpen didalam kepala ya gak masalah
Indonesia
1.7K
160
2.2K
3.2M
sampahfhui
sampahfhui@sampahfhui·
[anak fhui bikin grup isinya lecehin perempuan tiap hari???]
sampahfhui tweet media
Indonesia
6.1K
67.2K
244K
50.1M
gina retweetledi
keritingrambut 𐂂
keritingrambut 𐂂@bgkiting·
Susah banget delete foto dari Hp. Gak peduli kalo itu foto bakso yg gua makan tahun lalu. Gimana kalau suatu hari gw perlu liat lagi.
Indonesia
555
21.1K
55.8K
969K
gina
gina@lugination·
@insidefolkative Pake trail gini mau kemana sih, hutan kalimantan kah
Indonesia
0
0
0
41
folkative
folkative@insidefolkative·
Motor listrik berlogo BGN, Kepala BGN sebut pengadaan dialokasikan di Anggaran 2025 untuk Kepala SPPG.
folkative tweet mediafolkative tweet media
Indonesia
1.7K
1.4K
7.4K
2.8M
Zucchin1
Zucchin1@timunnmas·
@tanyakanrl Jangan normalisasi bayi berisik di pesawat dan ganggu seisi pesawat. Lu Malah nyalahin si mbak kenapa gak pake earphone. Damn! Ortu should have known better. Kalau bawa bayi diperjalanan panjang... minta "obat penenang" aman buat baby ke dokter anak.
Indonesia
464
15
226
1.5M
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 minggu lalu naik pesawat direct pulang Tokyo-Jakarta. 8 jam perjalanan. Hampir setengah perjalanan ada bayi nangis. Ortunya gantian berdiri & gendong buat nenangin bayi. Tb2 ada mba2 dibelakang gue persis marah2 bilang bayinya berisik. Suruh diemin.
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
124
194
8.6K
677.3K
gina retweetledi
HRD BACOT
HRD BACOT@hrdbacot·
Saya kembali ke Jakarta sebagai karyawan biasa.
Indonesia
82
2.5K
5.5K
345.5K
bayu joo
bayu joo@bayu_joo·
kalo ngga perlu mikirin duit, hobi apa yang pengen lu lakuin seumur hidup?
Indonesia
1.5K
144
2.5K
320.9K
gina
gina@lugination·
Gimana ini pesen grabfood dari 16.50 estimasi pengirimannya 19.21 🤣 dari ashar, magrib sampe isya ini mah. Ga bisa dicancel pula, dachlah jadi menu sahur
Indonesia
0
0
0
92
gina
gina@lugination·
Selingan dulu ah, tentu sosis solo
Indonesia
0
0
0
30
gina
gina@lugination·
@hrdbacot Narasinya langsung keliatan
Indonesia
0
0
0
728
HRD BACOT
HRD BACOT@hrdbacot·
Keributan soal LPDP sudah tidak organik ketika dibenturin ke embege
Indonesia
49
1.5K
5.2K
103.3K
gina
gina@lugination·
@GunRomli Trump tau kali bayi tua itu suka bangga meski dikasih tugas tugas kecil 🙏🏻😭
Indonesia
0
0
0
77
Mohamad Guntur Romli
Mohamad Guntur Romli@GunRomli·
Disuruh pegangin dokumen, tujuannya apa? 🤔
Indonesia
785
234
1.2K
369K
gina
gina@lugination·
@chamsaesoonie Fix kucing, maaf ya meng aku ga fitnah tapi pengalaman aja 🙏🏻😭
Indonesia
0
0
0
11
mich 🐦
mich 🐦@chamsaesoonie·
ngegofood gembus tiba2 pas dibuka begini anjg SIAPA YG NYURI AYAM GUEEEEEEEE
mich 🐦 tweet mediamich 🐦 tweet media
Indonesia
705
1.1K
35K
2.6M
gina
gina@lugination·
@TxtdariHI Bener bener ya, hisabnya dia banyak saksinya nanti
Indonesia
0
0
0
32
TxtdariHI
TxtdariHI@TxtdariHI·
Asik sebelahan di websitenya BoP
TxtdariHI tweet media
Indonesia
804
5.1K
24K
884.9K