maswiryy

454 posts

maswiryy

maswiryy

@maswiryy

👨‍🏫⚛️🎨🎧🎸🥁

de Sitter space Katılım Ekim 2013
165 Takip Edilen22 Takipçiler
maswiryy retweetledi
Phys.org
Phys.org@physorg_com·
Gravity shapes the cosmos, yet its strength, big G, remains unusually hard to pin down: a decade-long torsion-balance measurement gave 6.67387×10^-11, 0.0235% below a 2007 result. @NIST doi.org/hbxgpf phys.org/news/2026-04-m…
English
16
43
206
159.9K
maswiryy retweetledi
Reid Wiseman
Reid Wiseman@astro_reid·
Only one chance in this lifetime… Like watching sunset at the beach from the most foreign seat in the cosmos, I couldn’t resist a cell phone video of Earthset. You can hear the shutter on the Nikon as @Astro_Christina is hammering away on 3-shot brackets and capturing those exceptional Earthset photos through the 400mm lens. @AstroVicGlover was in window 3 watching with @Astro_Jeremy next to him. I could barely see the Moon through the docking hatch window but the iPhone was the perfect size to catch the view…this is uncropped, uncut with 8x zoom which is quite comparable to the view of the human eye. Enjoy.
English
4.1K
45.7K
265.6K
18.8M
maswiryy retweetledi
KEN
KEN@KEN2KIE·
haiii temen temen #zonauang, ni akuu bru aja bikin web app namany Invoiceku.. aplikasi invoice generator yang 100% gratis tis tisss ☝🏻😋😋 bisa custom branding, warna, watermark, dan lain laiinnn.. hhayy 😎😎 link ny dibawah yahh.. 👇🏻
KEN tweet mediaKEN tweet media
Indonesia
334
3.1K
11.4K
816.7K
maswiryy retweetledi
Pinot
Pinot@pinotski·
Orang "Idealisme ngga bakal bisa kasih kamu makan." Bokap "Bener. Tapi idealisme bisa kasih jalan bagaimana kamu mencari makan dengan baik & benar, dengan hati, pikiran, nurani seperti layaknya manusia. Beda dengan binatang."
Indonesia
30
3.8K
3.9K
0
maswiryy
maswiryy@maswiryy·
Btw dua2 nya tetep keren
Indonesia
0
0
0
18
maswiryy retweetledi
M. Chatib Basri
M. Chatib Basri@ChatibBasri·
Untuk mahasiswa ekonomi atau yg tertarik international finance, ada banyak pertanyaan yg diajukan ke saya soal Krisis 98. Pertanyaan secara reguler diajukan setiap kali rupiah melemah. Platform X tentu bukan forum yg adil untuk membahas secara lengkap soal ini, krn keterbatasannya. Yg paling baik adalah membaca kembali study2 tentang beberapa krisis yg dialami Indonesia. Sumber tiap krisis bisa berbeda. Berikut saya berikan beberapa potongan dan referensi dari tulisan saya “Role of Exchange Rates in Threes Financial Shocks in Indonesia, yg di edit olen Maurice Obstfeld dan Douglas Irwin, dalam buku Floating Exchang Rate at Fitfy. Obsteld dan Irwin kerap dianggap “guru guru” dalam internationa trade and finance. Dalam tulisan ini saya menunjukkan bagaimana tingkat bunga yg tinggi akibat inflasi yg tinggi mendorong private sector meminjam dari luar, dimana tingkat buat di luar negeri relative lebih rendah. Dan krn depresiasi rupiah “ di garansi” 5% melalui managed floating exchange rate sejak 1978 membuat pelaku ekonomi menghiraukam resiko exchange rate. Pinjaman jangka pendek swasta naik. Ketika peg rupiah harus dilepas oleh BI krn tekanan nilai tukar akibat krisis Thai Bath di Thailand, maka utang tsb dalam nilai rupiah melompat, ini yg disebut Carmen Reinhart dan Calvo sbg fear of floating. Situasi ini dikombinasina dg banking sector yg buruk. NPL sangat tinggi dst. Silahkan membaca lengkapnya … Menariknya ketika mulai mengadopsi flexible exchange rate, ia membantu untuk membuat pelaku pasar terbiasa dg resiko exchange rate dan membantu portfolio balancing mereka shg “risk” menjadi “calculated risk”. Lengkapnya bisa dibaca dalam buku ini cup.columbia.edu/book/floating-… Untuk mhs ekonomi saya sangat menganjukan membaca buku ini, krn banyak guru”internationa finance” spt Frankel, Krugers, Helene Rey, Hyun Song Shin, Linda Goldber dsb menulis dalam buku ini. Namun dalam chapter ini, dan juga dalam paper saya di Oxford Review of Economic Policy, “ The Impossibility of the impossible trinity? The case of Indonesia, link nya academic.oup.com/oxrep/issue/39… saya menunjukkan floating exchange rate ala Mundell-Flemming juga tdk bisa diterapkan sepenuhnya, krn costnya thd perekonomian juga besar terutama dalam kondisi arus modal yg volatile, krn itu Central Bank tetap perlu melalukan intervensi, bukan untuk pegging the level tetapi smoothing the volatility. Karena itu perlu managing capital flow dan integrated framework. Silahkan membaca Saya juga menulis Perbandingan 3 krisis (Krisis 98, Glibal Financial Crisis dan Taper Tantrum) secara lebih rinci juga bisa dilihat dalam chapter saya Twenty Years after the Financial Crisis (free access) dalam buku yg diterbitkan oleh IMF (free access ini link nya elibrary.imf.org/display/book/9… Tentu tidak ada jawaban tunggal untuk issue ini. Tulisan2 ini adalah upaya untuk memahami apa yg terjadi dan tentu tidak bisa mengklaim sebagai satu2nya penjelas final. Ilmu pengetahun harus bisa dibuktikan salah, dan karena itulah pemikiran berkembang, krn ia tidak difinalkan. Dan paling tidak, ini membantu mengingatkan saya: bahwa saya belum selesai jg bodohnya.
M. Chatib Basri tweet mediaM. Chatib Basri tweet mediaM. Chatib Basri tweet mediaM. Chatib Basri tweet media
Indonesia
23
931
2.9K
100.9K
maswiryy
maswiryy@maswiryy·
Tambahan : 1. Sudah ada penelitiannya 2. Bisa diaplikasikan antar negara 3. Bolehlah bikin pilot project dulu 1 tahun, lalu peraturan maksimal 25 murid jadi UU. Dikasih waktu dan bantuan buat perubahan ini
Indonesia
0
0
0
17
maswiryy retweetledi
Anas
Anas@oianas_·
Jawaban pendeknya: ada banyak. Jawaban jujurnya: pertanyaannya kurang tepat. Karena 45jt/bulan itu bukan milik satu profesi tertentu. Jawabannya bukan cuma "dokter spesialis", "senior software engineer", "banker", atau "manager di big company". Yes, profesi2 itu memang banyak yang bisa sampai segitu, bahkan lebih. Tapi angka itu biasanya bukan datang dari label pekerjaannya. Yang bikin orang digaji segitu adalah seberapa besar value yang dia ciptakan, seberapa besar risiko yang dia tangani, dan seberapa besar leverage yang dia punya. In other words, itu adalah market value untuk problem tertentu, di sistem ekonomi tertentu, dengan level tanggung jawab tertentu. Dan yang dibayar mahal sebenarnya bukan "kerjaannya", tapi kombinasi dari hal-hal ini: → masalah yang lo selesaikan → seberapa mahal masalah itu → seberapa langka orang yang bisa menyelesaikannya → dan seberapa jelas value hasil kerja lo Itu sebabnya dua orang yang sama-sama pintar, sama-sama rajin, sama-sama lulusan bagus, bisa punya jarak penghasilan yang sangat jauh. Karena mereka bermain di economic game yang beda. Ada kerja yang secara sosial kelihatan keren dan terhormat, tapi secara bisnis margin-nya kecil. Ada juga kerja yang dari luar kelihatan biasa aja, tapi ternyata dekat banget ke revenue, efisiensi, atau keputusan berisiko tinggi. Dan itu yang bikin dibayar mahal. Karena pada akhirnya, job market nggak membayar niat baik, kerja keras, atau kepintaran dalam bentuk abstrak. Market membayar leverage. Leverage itu apa? Simpelnya: ketika satu keputusan lo, satu skill lo, atau satu output lo bisa ngasih hasil dalam skala besar. Contohnya: ✅ seorang software engineer bisa menulis sistem yang dipakai ribuan atau jutaan orang ✅ seorang salesperson enterprise bisa close deal bernilai ratusan juta atau miliaran ✅ seorang operator yang oke bisa bikin perusahaan hemat biaya besar setiap bulan ✅ seorang legal lead bisa mencegah kerugian yang jauh lebih mahal daripada gajinya ✅ seorang manager yang bagus bisa membuat 20 orang kerja lebih efektif Di situlah angka seperti 45jt ke atas jadi makes sense. Karena secara matematis, kehadiran orang itu menghasilkan atau melindungi value yang jauh lebih besar dari kompensasinya. Jadi, kalau mau naik income, jangan cuma upgrade diri. Upgrade juga market tempat lo menjual skill lo. Ini berlaku untuk banyak hal: - pindah dari industri margin tipis ke margin besar - pindah dari perusahaan lokal kecil ke perusahaan global - pindah dari role support ke role dengan ownership - pindah dari kerja yang output-nya susah diukur ke kerja yang impact-nya kelihatan jelas - pindah dari "dikerjakan manual terus-menerus" ke "membangun sistem yang bisa diulang" Lompatan penghasilan terbesar most likely bukan datang dari lo jadi 2x lebih hebat. Tapi dari lo masuk ke arena yang menghargai skill lo 2x lebih tinggi. Semakin mahal masalah yang bisa lo tangani dengan tenang, semakin mahal market value lo.
unmag@unmagnetism

pertanyaan serius, pekerjaan apa di indo yg gajinya 45jt/bulan

Indonesia
33
566
3K
237.1K
maswiryy retweetledi
CLIP STUDIO PAINT
CLIP STUDIO PAINT@clipstudiopaint·
Giveaway Pen Display✨ Kesempatan terakhir memenangkan Wacom Cintiq 16 senilai $650! 1 pemenang beruntung dipilih secara acak. Cukup follow & repost untuk ikut serta! Hingga 17 Maret pukul 15.00 WIB
Indonesia
156
2.6K
1.8K
177.4K
maswiryy retweetledi
CLIP STUDIO PAINT
CLIP STUDIO PAINT@clipstudiopaint·
Giveaway Pen Display✨ Hari ke-5! Masih ada 6 kesempatan menang setiap hari! 1 pemenang beruntung akan dipilih acak setiap hari. Cukup follow & repost untuk ikut serta! Hingga 17 Maret pukul 15.00 WIB
Indonesia
113
2.5K
1.8K
157.6K
maswiryy retweetledi
CLIP STUDIO PAINT
CLIP STUDIO PAINT@clipstudiopaint·
Giveaway Pen Display✨ Hari ke-4! Masih ada 6 kesempatan menang setiap hari! 1 pemenang beruntung akan dipilih acak setiap hari. Cukup follow & repost untuk ikut serta! Hingga 17 Maret pukul 15.00 WIB
Indonesia
100
2.2K
1.7K
183.8K
maswiryy retweetledi
CLIP STUDIO PAINT
CLIP STUDIO PAINT@clipstudiopaint·
Giveaway Pen Display✨ Setiap hari ada 6 kesempatan menang! 1 pemenang beruntung akan dipilih acak setiap hari. Cukup follow & repost untuk ikut serta! Hingga 17 Maret pukul 15.00 WIB
Indonesia
187
2.1K
1.8K
204.8K
maswiryy retweetledi
CLIP STUDIO PAINT
CLIP STUDIO PAINT@clipstudiopaint·
Giveaway Pen Display✨ Setiap hari ada 6 kesempatan menang! 1 pemenang beruntung akan dipilih acak setiap hari. Cukup follow & repost untuk ikut serta! Hingga 17 Maret pukul 15.00 WIB clipstudio.net/promotion/give…
CLIP STUDIO PAINT tweet media
Indonesia
317
2.8K
2.9K
130.8K
maswiryy retweetledi
Hendri F. Isnaeni
Hendri F. Isnaeni@hendrifisnaeni·
Hari ini dalam sejarah, 9 Maret 1623 terjadi pembantaian pedagang Inggris (EIC) oleh pedagang Belanda (VOC) di Ambon yang disebut Ambon Moord, dengan tuduhan pengkhianatan. Pembantaian itu terkait persaingan perdagangan rempah-rempah. Meski VOC dan EIC memiliki perjanjian dan berbagi pos perdagangan di Ambon, namun hubungan keduanya tetap tegang. Gubernur VOC setempat mencurigai Inggris telah memicu Sultan Ternate berniat bekerja sama dengan Spanyol. Akibatnya, orang Belanda curiga terhadap pedagang Inggris. Kecurigaan itu menjadi nyata ketika tentara bayaran EIC dari Jepang (ronin atau samurai tanpa tuan yang juga dipekerjakan oleh VOC melakukan pembantaian di Banda) tertangkap basah memata-matai benteng pertahanan Victoria. Ketika diinterogasi di bawah siksaan, ronin tersebut mengaku berkonspirasi dengan tentara bayaran Jepang lainnya untuk merebut benteng dan membunuh gubernur VOC. Dia juga melibatkan kepala pedagang Inggris, Gabriel Towerson. Towerson dan personel Inggris lainnya di Ambon dan pulau-pulau sekitarnya kemudian ditangkap. Mereka diinterogasi dan disiksa dengan kejam. Pengadilan oleh gubernur VOC dan Dewan VOC menjatuhkan hukuman mati. Namun, empat orang Inggris dan dua orang Jepang diampuni. Sedangkan sepuluh orang Inggris, sembilan orang Jepang, dan satu orang Portugis karyawan VOC, dieksekusi dengan dipenggal. Kepala kapten Inggris, Gabriel Towerson, ditancapkan pada tiang agar semua orang dapat melihatnya. Para pedagang Inggris yang tersisa diampuni dan dibebaskan berlayar ke Batavia untuk mengadu kepada Gubernur Jenderal VOC. Ketika mereka tidak memperoleh keadilan di Batavia, mereka pulang ke Inggris. Para direktur EIC meminta pemerintah Inggris menuntut ganti rugi kepada VOC dan hukuman yang setimpal kepada para hakim dan pelaku pembantaian. Akhirnya, VOC memberikan ganti rugi kepada ahli waris Towerson dan korban lain sebesar £3.615 dan EIC menerima £85.000. Setelah peristiwa pembantaian Ambon, Inggris tidak pernah lagi menginjakkan kaki di Maluku sampai tahun 1795 ketika armadanya muncul dalam bentuk baru untuk menghancurkan kekuatan Belanda di sana.* 🔗historia.id/article/beland… 📷Penyiksaan yang dilakukan oleh Belanda terhadap orang Inggris menurut catatan pihak Inggris. (Wikimedia Commons).
Hendri F. Isnaeni tweet mediaHendri F. Isnaeni tweet media
Indonesia
5
66
265
14.1K
maswiryy retweetledi
listyantidewi
listyantidewi@listyantidewi·
Pernahkan Bapak/Ibu memandu anak untuk mengerjakan soal matematika/fisika dengan metode *diketahui*, *ditanya*, *jawab*? Jika ya, pertahankan! Karena dengan metode seperti itu, anak menggunakan dasar *berpikir komputasional* atau *computational thinking/CT*. CT adalah cara berpikir (a way of thinking) yang biasa digunakan oleh ilmuwan komputer untuk memecahkan masalah. Mari kita bedah coretan pada gambar terlampir berdasarkan 4 fondasi utama Computational Thinking: ​1. Dekomposisi (Decomposition) Siswa tidak mencoba memecahkan masalah besar (menghitung volume bangun gabungan yang kompleks) sekaligus. Ia memecah masalah tersebut menjadi beberapa sub-masalah yang lebih kecil dan mudah dikelola: ​Sub-masalah 1: Mencari tinggi limas yang belum diketahui. ​Sub-masalah 2: Menghitung volume bagian limas. ​Sub-masalah 3: Menghitung volume bagian kubus. ​Sub-masalah 4: Menjumlahkan semuanya. ​2. Pengenalan Pola (Pattern Recognition) Siswa mengenali pola-pola yang ada di dalam gambar tersebut: ​Ia menyadari bahwa bangun tersebut memiliki bentuk simetris, yaitu limas di atas dan di bawah ukurannya sama. Oleh karena itu, ia menerapkan pengenalan pola dengan tidak menghitung limas satu per satu, melainkan langsung menggunakan pengali dua V 2 limas = 2 x (...). ​Ia juga mengenali pola segitiga siku-siku di dalam potongan limas, sehingga memicunya untuk menggunakan Teorema Pythagoras untuk mencari tinggi ​3. Abstraksi (Abstraction) Siswa menyaring informasi yang tidak penting dan hanya mengambil data yang esensial. Ia menerjemahkan gambar visual 3D tersebut ke dalam bentuk variabel-variabel inti yang dibutuhkan untuk perhitungan, yaitu tinggi segitiga, alas limas, dan rusuk kubus. Ia mengabaikan detail lain dari gambar dan hanya fokus pada model geometrisnya. ​4. Berpikir Algoritmik (Algorithmic Thinking) Siswa menyusun langkah-langkah penyelesaian (algoritma) yang sangat terstruktur, jelas, dan berurutan dari atas ke bawah. ​Inisialisasi variabel: Menuliskan diketahui dan ditanya. ​Proses 1: Cari dulu tinggi limas (proses ini seperti memanggil fungsi pembantu/ helper function sebelum masuk ke fungsi utama). ​Proses 2: Menghitung Volume limas. ​Proses 3: Menghitung Volume kubus. ​Output: Menjumlahkan hasil proses 2 dan 3 ke dalam Volume Gabungan. *Konsep Debugging* Sebagai pendidik, gambar ini juga memberikan momen untuk mengajarkan konsep CT kelima, yaitu Debugging. ​Jika diperhatikan pada bagian Volume kubus, kerangka algoritmanya sudah sangat benar, tetapi ada "logical error" atau bug pada rumus yang dimasukkan. Siswa menggunakan rumus Luas Permukaan Kubus, padahal yang dibutuhkan adalah rumus Volume. ​Menganalisis jawaban ini di kelas bisa melatih anak-anak untuk tidak hanya peduli pada "hasil akhir", tetapi juga melacak bug baris-demi-baris pada sebuah sistem yang secara alur sudah logis, namun outputnya keliru.
listyantidewi tweet media
Indonesia
116
1.4K
4.6K
92.9K
maswiryy retweetledi
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
Gue dokter dan perlu gue tekankan ini MISINFORMASI. Bagi kalian yang membaca ini, perlu gue tekankan bahwa peran mikronutrisi itu TIDAK SESEDERHANA itu. (Maaf ngetiknya sambil emosi) Mikronutrien memang bisa berpotensi mendukung kondisi kesehatan mental NAMUN GAK BISA disimplifikasi kaya semua gejala kesehatan mental itu akibat kekurangan mikronutrisi. Mikronutrisi itu perannya sebagai terapi komplementari pada orang dengan masalah mental. TIDAK BISA menggantikan terapi yang sudah terbukti evidence-nya, misalnya Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dan psikofarmaka. Justru simplifikasi modelan begini yang bikin orang-orang dengan masalah mental jadi terlambat penanganannya, TAU GAK? Baca ini deh referensinya: Muscaritoli (2021). The Impact of Nutrients on Mental Health and Well-Being: Insights From the Literature
link di bio@robinstrathi

Hidup dgn gangguan jiwa di Indonesia: 1. Ke psikiater = gila 2. Depresi = kurang iman 3. Anxiety = banyak drama 4. Ke psikolog = lemah 5. Bipolar = kepribadian ganda 6. Skizofrenia = gangguan jin

Indonesia
44
2.3K
6.1K
149.9K
maswiryy retweetledi
Dosen Kesayanganmu
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen·
pernah mengalami, saat kuliah. ada lembaga bisnis berkedok lomba puisi / artikel gagasan / cerpen fiksi/ sejenisnya. pendaftaran kala itu, cuma Rp. 20.000 per artikel. hadiah dibuat Juara 1 : Rp. 1.000.000 Juara 2 : Rp. 500.000 Juara 3 : Rp. 250.000 dan akan ada 15 artikel terpilih, dijadikan ebook (Pdf) + apat piagam (Pdf). benar saja, setelah lomba pertama diumumkan juaranya, profilnya dipasang mentereng mejeng utk bahan promosi lomba berikutnya. sekali batch lomba, peserta bisa sampai 500an orang. alias sekali batch bisa dapat puluhan juta. benar2 effortless. semua kegiatan non tatap muka.
Latifa@latifaskaa

Wis pokoknya hati-hati dgn info yg ada di medsos 1. Volunter²-an 2. Exchange²-an 3. Mentor-mentoran 4. Duta-dutaan 5. Olimpiade-olimpiadean Soalnya makin marak hal kayak gini tu. Dijadikan ladang bisnis.

Indonesia
46
250
2.6K
359.9K