Innalillahi
Berat nih pasal perencanaan.
Saya itu dimintai uang, istilahnya dipalak. Pertama dikasih Rp100 ribu,” ujar Wahyudin saat ditemui di Mapolres Purwakarta, Sabtu (4/4/2026) malam. Namun, sekitar satu jam kemudian, kelompok tersebut kembali datang dan meminta uang sebesar Rp500 ribu. Permintaan kedua itu ditolak oleh korban. “Yang kedua minta Rp500 ribu, kakak saya menolak,” katanya. Penolakan itu memicu keributan. Korban sempat keluar dari tenda resepsi, dan di luar lokasi acara terjadi aksi pengeroyokan.
sebut pelakunya
16 desa di Aceh masih gelap 🕯hampir 3 bulan pascabanjir. ⚡️Listrik di 16 desa di enam kabupaten di Aceh belum pulih hingga 7 Februari 2026, sekitar dua bulan setelah banjir. Perbaikan terhambat karena jalan ambles dan jembatan putus sehingga tim PLN sulit membawa tiang, kabel, dan material. Warga sementara mengandalkan generator dan lampu tenaga surya, namun harus membeli bahan bakar yang memberatkan ekonomi karena penghasilan hanya dari kerja proyek pemulihan. PLN menyatakan medan sangat berat tetapi pemulihan terus diupayakan secepatnya.
Aceh Timur Banjir kembali Kamis 8 Januari 2026
Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak malam hari menyebabkan debit air meningkat dan merendam pemukiman warga.
📍 Gampong Julok Rayeuk Selatan, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur 📽️ Wisatadaerah Aceh
(Puspen TNI). TNI menyayangkan beredarnya video/konten yang memuat narasi tidak benar dan mendiskreditkan institusi TNI. Informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan berpotensi menyesatkan publik. TNI menjelaskan bahwa peristiwa tersebut benar terjadi, bermula pada tgl 25 Desember 2025 pagi, berlanjut sampai tgl 26 Dini hari di Kota Lhokseumawe, ketika sekelompok masyarakat berkumpul, konvoi dan melaksanakan aksi demo, dan sebagian mengibarkan bendera bulan bintang yang identik dengan simbol GAM, disertai teriakan yang berpotensi memancing reaksi publik serta mengganggu ketertiban umum, khususnya di tengah upaya pemulihan Aceh pascabencana.
Setelah menerima laporan, Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran segera berkoordinasi dengan Polres Lhokseumawe dan bersama personel Korem 011/LW serta Kodim 0103/Aceh Utara mendatangi lokasi. Aparat TNI–Polri mengutamakan langkah persuasif dengan menghimbau agar aksi dihentikan dan bendera diserahkan. Namun karena imbauan tersebut tidak diindahkan, aparat melakukan pembubaran secara terukur dengan mengamankan bendera guna mencegah eskalasi situasi.
Dalam proses tersebut terjadi adu mulut, dan saat pemeriksaan terhadap salah satu orang dalam kelompok ditemukan 1 pucuk senjata api jenis Colt M1911 beserta munisi, magazen, dan senjata tajam. Yang bersangkutan kemudian diamankan dan diserahkan kepada pihak Kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
TNI menegaskan bahwa pelarangan pengibaran bendera bulan bintang didasarkan pada ketentuan hukum yang berlaku karena simbol tersebut diidentikkan dengan gerakan separatis yang bertentangan dengan kedaulatan NKRI, sebagaimana diatur dalam Pasal 106 dan 107 KUHP, Pasal 24 huruf a, UU Nomor 24 Tahun 2009, serta PP Nomor 77 Tahun 2007.
Korlap aksi demo menyatakan bahwa kejadian tersebut hanya selisih paham dan sepakat berdamai dengan aparat. TNI menghimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
TNI dan pemerintah daerah serta aparat terkait akan terus mengutamakan pendekatan dialog, persuasif, dan humanis untuk meredam potensi konflik, menjaga stabilitas keamanan, serta memastikan masyarakat Aceh dapat fokus pada pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi pascabencana. TNI berkomitmen menjaga Aceh tetap aman, damai, dan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
#tniprima#tnirakyat#indonesiamaju#tnisiagabencana
Pengibaran bendera putih 🏳️🏳️🏳️di Aceh menjadi simbol keputusasaan rakyat akibat buruknya kondisi pascabencana dan lambannya bantuan pemerintah pusat, sekaligus tuntutan dibukanya bantuan asing.
Dalam penyaluran bantuan, penggunaan Bendera Aceh ke posko korban dilaporkan dihadang TNI. Padahal, MoU Helsinki 2005 memberi Aceh otonomi luas termasuk simbol daerah. Bendera Aceh telah disahkan DPR Aceh, namun belum mendapat pengesahan Kemendagri.
Persoalan ini mencerminkan ketegangan lama antara otonomi Aceh dan kewenangan pusat, yang kembali mencuat di tengah krisis kemanusiaan.
BENCANA DIMANA-MANA, DIMANA-MANA BENCANA
Telah terjadi pergerakan tanah yang mengakibatkan amblesnya badan jalan, akses jalan Lumpuh total satu unit mobil boks dilaporkan terjebak di area amblasan. (18/12/2025)
📍Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kab. Sukabumi
Kondisi wilayah Tanjung Pura, (Langkat) masih tergenang saat salah satu simpul relawan akan menyalurkan bantuan.
Saat ini, beragam simpul relawan terus berupaya menyalurkan bantuan secara merata ke berbagai titik di tengah kondisi yang masih sulit diakses.
Kondisi RSUD Aceh Tamiang saat salah satu simpul relawan memberikan obat-obatan.
Dokumentasi dan pemberian obat-obatan hasil galang dana diberikan pada Minggu (7/12) sekitar pukul 16.00 WIB.
Salah satu bantuan yang terus disalurkan adalah obat-obatan untuk warga terdampak. Pemberian obat-obatan dan layanan kesehatan bekerja sama dengan rumah sakit atau penyedia layanan kesehatan di daerah.
BSU 2025 resmi cair! Sebanyak 2,4 juta pekerja sudah menerima Rp600 ribu. Pemerintah pastikan sisanya menyusul pencairan tahap berikutnya radarlawu.jawapos.com/nasional/22067…