EKASAPTA

2K posts

EKASAPTA banner
EKASAPTA

EKASAPTA

@muzyb

Keberagaman

Depok Katılım Ocak 2010
538 Takip Edilen80 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
EKASAPTA
EKASAPTA@muzyb·
@slankdotcom "Balikin" Balikin slank seperti dulu lagi ✊
Indonesia
0
0
0
0
EKASAPTA
EKASAPTA@muzyb·
@pedas__manis Mohon info yg seperti ini masuk tiktok pliss, Kesel bgt masih ada aja yg ngebela sumpah
Indonesia
0
0
0
2.9K
Kangkung
Kangkung@pedas__manis·
Giorgia ini seorang wartawan di Italia. Tugasnya meng-cover buat International Desk. Dan dia bilang "gak ada pertemuan atas nama presiden Indonesia hari ini" 🤣 Logikanya, seharusnya pertemuan kayak gini pasti sudah direncanakan jauh2 hari. Kayak siapa yang ditemui, apa agenda yang dibahas, apa expected outcome dari kunjungan tersebut, dll Lah ini seorang Internasional reporter aja gak tau kalo presiden Indonesia mau dateng. Bahkan gak ada appointment sama sekali. Berarti kunjungan dia ke Italia bukan agenda penting. Emang lagi pengen jalan2 aja. Trus karena ditolak di Italia, mungkin wowo ngambek lalu lanjut liburan ke Austria dan Hungaria.
Kangkung tweet media
Indonesia
77
763
3.2K
328.7K
EKASAPTA
EKASAPTA@muzyb·
@sukamendoanm Kronologi bijimana itu Klo gk nyebut nama keluarga gk masalah sih
Indonesia
0
0
0
939
AE
AE@sukamendoanm·
kalo kalian sebagai kakak si perempuan apakah klian melakukan hal yang sama😠
Indonesia
169
156
1.3K
349.5K
dr, gunawan
dr, gunawan@Xlorofiel·
@sukamendoanm Jelas aja ngamuk la wong secara hukum Islam juga gak sah kalo gak nyebut nama calon isteri.
Indonesia
11
0
17
25.9K
EKASAPTA
EKASAPTA@muzyb·
@mas_veel Buzzer mana peduli sama nasib rakyat, Mereka kan makan dari hasil ngebuzzer
Indonesia
0
0
0
16
EKASAPTA
EKASAPTA@muzyb·
@Inie_UtyCute Narasi bodoh seperti ini dpt brp sih, Memang selama ini OAP makan apa? Trus lu kira food estate kemaren sukses? Trus tambang emas 50th lebih itu punya efek ke OAP?
Indonesia
1
0
0
46
🅽🅸🅲🅺🆈 🅰🆁🆃🅰 🇮🇩
Baru juga proyek jalan, irigasi, dan lahan pangan mulai dibangun … eeeh sudah ada yang ribut duluan Padahal tujuan utamanya sederhana, supaya Papua bisa lebih mandiri soal pangan serta menjadi lumbung nasional dan masyarakat punya peluang ekonomi yang lebih baik. Namanya pembangunan pasti ada pro dan kontra. Tapi kadang lucu juga … belum juga lihat hasil akhirnya kog sudah sibuk bikin kesimpulan duluan. Kalau niatnya buat bantu rakyat dan buka masa depan generasi muda, kenapa nggak dikawal bareng aja daripada cuma ramai di komentar !? . .
🅽🅸🅲🅺🆈 🅰🆁🆃🅰 🇮🇩 tweet media
Indonesia
39
35
44
1.6K
Info Jateng
Info Jateng@Jateng_Twit·
penampakan daging kurban 2 RW di batur jumlah sementara sapi 52 ekor domba 342 ekor Sc. Batur terkini
Indonesia
206
603
6.7K
5.8M
EKASAPTA
EKASAPTA@muzyb·
@LambeSahamjja Emang sistem yang dibangun negara China seperti itu, dan itu berlaku untuk semua produk elektronik. China membiarkan semua produk tarung bebas dalam negeri, setelah semua kalah tinggal 1 itulah yang jadi produk Unggulan negara, didukung penuh dikancah global
Indonesia
0
0
2
291
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, semua orang lagi puja-puji BYD. Mobil paling laris di dunia. Mengalahkan Tesla. Masuk ke Indonesia dengan harga yang bikin Toyota dan Honda keringat dingin. Tapi ada satu pertanyaan yang tidak pernah dijawab dengan jujur: BYD menang karena lebih inovatif atau karena negara adidaya yang membiayai semuanya dari belakang? Dan kalau jawabannya yang kedua implikasinya jauh lebih besar dari sekadar urusan beli mobil murah. Mulai dari bukti yang paling konkret: Antara 2018 sampai 2022 BYD menerima subsidi langsung sekitar 3,7 miliar dolar dari pemerintah China. Itu menurut riset dari Kiel Institute. Tapi yang lebih mengejutkan: di tahun 2019 jumlah subsidi yang diterima BYD lebih besar dari total keuntungan operasional mereka. Artinya tanpa suntikan uang negara BYD di tahun itu rugi total. Mereka tidak menghasilkan uang sendiri. Mereka bukan perusahaan yang profitable. Mereka adalah entitas yang dihidupkan secara paksa oleh uang negara China. Dan ini analoginya yang paling mudah dipahami: Bayangkan kamu buka warung nasi padang. Modal sendiri. Sewa tempat sendiri. Belanja bahan sendiri. Bayar pajak sendiri. Tiba-tiba muncul warung baru di seberang jalan. Tempatnya lebih bagus. Porsinya dua kali lebih banyak. Harganya 30% lebih murah. Kamu pikir: wah, supply chain-nya pasti sangat efisien. Tapi ternyata: pemerintah kota menutup 60% biaya bahan baku mereka setiap hari. Tanahnya dikasih gratis oleh negara. Dan setiap pelanggan yang makan di sana dapat cashback langsung dari kas daerah. Itu bukan kompetisi bisnis. Itu pembantaian industri yang dibungkus rapi dalam istilah persaingan pasar bebas. Dan persis itulah yang terjadi di skala global dengan BYD. Dan ini kenapa China mau membakar uang puluhan triliun untuk satu perusahaan mobil: Pertama — leverage geopolitik. Kalau setengah armada bus di Eropa, Afrika, dan Asia Tenggara pakai baterai BYD bayangkan apa yang terjadi kalau suatu hari China memutus supply chain suku cadang mereka. Infrastruktur transportasi negara lain mati total. Ketergantungan strategis tercipta tanpa perlu satu peluru pun ditembakkan. Kedua — reverse tech transfer. Dulu China dipandang sebelah mata dan dipaksa membeli teknologi dari Amerika dan Eropa. Sekarang dibalik: pabrikan Jerman, Jepang, dan Amerika yang antre untuk mengakses teknologi baterai murah dari China. Ketiga — stabilitas sosial. BYD dan seluruh ekosistem suppliernya mempekerjakan ratusan ribu orang di China. Di negara otokratis manapun menyerap tenaga kerja massal dan membuat perut rakyat kenyang adalah alat politik paling ampuh untuk mencegah revolusi domestik. Dan ini yang membuat BYD benar-benar tidak bisa dilawan bahkan oleh Toyota atau Ford: Bukan teknologinya yang paling canggih. Tapi vertical integration yang paling brutal dalam sejarah industri otomotif. Tesla jago desain aerodinamis, bikin software, jualan mobil. Tapi BYD jago menambang bahan bakunya, mencetak mesinnya, membangun jalan tolnya, membuat mobilnya, sampai menjual tiket tolnya. Dari menambang litium di Tibet sampai pabrik sel baterai, chip semikonduktor, armada kapal kargo laut semua milik mereka sendiri. Bukti paling nyata: krisis chip global 2021-2022. Ford, GM, Toyota terpaksa parkir ratusan ribu mobil setengah jadi di lapangan terbuka karena menunggu chip dari Taiwan. Rugi miliaran dolar. BYD? Tinggal telepon anak perusahaannya sendiri: BYD Semiconductor. Produksi tidak terganggu satu hari pun. Tapi ini bagian yang tidak diceritakan oleh narasi BYD yang keren: Awal 2025 lembaga riset independen GMT Research di Hong Kong merilis dokumen mengejutkan. Hutang real BYD bukan 27 miliar yuan seperti yang tercatat rapi di laporan keuangan resmi mereka. Angka real-nya diestimasi mendekati 323 miliar yuan hampir 12 kali lipat lebih tinggi dari yang dilaporkan ke publik. Kemana ratusan triliun itu disembunyikan? Dalam celah akuntansi yang disebut supply chain financing. Standar industri otomotif global: bayar vendor dalam 50-60 hari setelah barang dikirim. BYD? Memaksa vendor dibayar rata-rata dalam 275 hari hampir 9 bulan. Artinya ribuan vendor kecil dan menengah dipaksa membiayai ekspansi gila-gilaan BYD dari kantong mereka sendiri tanpa bunga sepeserpun. BYD pada dasarnya numpang hidup dari cash flow pihak ketiga. Dan pola ini menurut analis Wall Street identik dengan yang dilakukan Evergrande sebelum kolaps dan memicu krisis ekonomi yang menggetarkan Asia. Dan ini yang paling relevan untuk Indonesia: BYD sudah ada di jalan tol kita. Di lobi mall kita. Pabriknya dibangun di Subang dengan narasi: investasi triliunan, lapangan kerja puluhan ribu untuk warga lokal. Tapi ingat kasus Brazil BYD masuk daftar hitam Kementerian Tenaga Kerja Brazil karena kondisi yang secara resmi digambarkan sebagai analog perbudakan. 163 pekerja didatangkan langsung dari China. Paspor disita manajemen. Kerja 14 jam sehari tanpa hari libur. Dan Indonesia punya lebih dari 1.500 perusahaan komponen otomotif lokal di Cikarang sampai Karawang yang urat nadinya hidup dari mensuplai Toyota, Honda, Daihatsu, Suzuki. Kalau pabrikan Jepang mulai tutup pabrik karena margin hancur vendor-vendor lokal itu bisa kolaps berantai. Bisakah mereka beralih suplai komponen ke BYD? Hampir tidak. Karena BYD memegang vertical integration yang sangat tertutup. Komponen utamanya dari ekosistem China sendiri. Dan ini tiga skenario yang paling penting: Skenario pertama: kamu sebagai konsumen senang dapat mobil murah. Pabrikan Jepang panik kasih diskon puluhan juta. Tapi kalau 3-5 tahun ke depan Toyota dan Honda memutuskan margin di Indonesia tidak sustainable lalu angkat kaki kamu 100% bergantung pada ekosistem service kendaraan China. Kalau harga spare part tiba-tiba naik 300% tidak ada pilihan lain. Skenario kedua: industri komponen lokal mati berantai tanpa bisa beralih ke ekosistem BYD yang tertutup. Skenario ketiga: lapangan kerja yang dijanjikan dari pabrik BYD kalau polanya sama dengan Brazil bukan untuk rakyat Indonesia tapi untuk pekerja yang diimpor langsung dari China. BYD bukan perusahaan biasa yang menang karena inovasinya paling hebat. BYD adalah senjata ekonomi geopolitik China yang dibiayai uang negara dirancang untuk mendominasi industri otomotif global dengan cara yang tidak bisa ditandingi oleh kompetitor swasta manapun yang harus bermain dengan uang sendiri dan aturan pasar yang normal. Apakah BYD akan bangkrut bulan depan? Tidak. Mereka punya cadangan kas besar dan pelindung mutlak bernama negara adidaya. Tapi sinyal alarm finansialnya nyata. Hutang tersembunyi 12 kali lipat dari yang dilaporkan. Pola identik dengan Evergrande. Manipulasi angka penjualan yang bocor dari dalam. Penarikan paksa ratusan ribu unit dalam dua tahun terakhir. Dan kalau bubble ini meledak dampaknya tidak akan berhenti di Beijing. Ia akan menjalar ke seluruh ekosistem otomotif global. Termasuk ke konsumen Indonesia yang sudah terlanjur bergantung pada ekosistem yang supply chain-nya sepenuhnya ada di luar kendali kita.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
138
199
649
77.9K
EKASAPTA
EKASAPTA@muzyb·
@TxtRabbitHole Apa gua yg ketinggalan atau memang belum ada ya berita dari narasi dan mediasi isu perempuan dari najwa sihab
Indonesia
1
0
0
623
Lubang Kelinci
Lubang Kelinci@TxtRabbitHole·
Buat kalian yg ketinggalan berita soal Hercules vs Muhammadiyah, ini kronologinya: Jadi akar masalahnya tuh begini, ada perseteruan antara penulis Ahmad Bahar dan Ketua GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal. Ahmad Bahar ini konten kreator TikTok yg sering bikin opini soal isu terkini, termasuk soal Hercules. Masalah makin panas krn pada 17 Mei 2026, anggota GRIB Jaya tiba-tiba mengepung rumah Ahmad Bahar. Saat itu ayahnya nggak ada, tp putrinya, Ilma Sani Fitriana, dibawa paksa ke markas GRIB Jaya Pusat. Di markas, Ilma dipaksa mengakui bahwa dialah yg mengirim ancaman ke Hercules dan istrinya lewat WA. Padahal menurut kuasa hukumnya, HP Ilma diretas, bukan Ilma yg kirim pesan itu. Lebih serem lagi, Hercules disebut mengeluarkan pistol dan menembak ke bawah dua kali di depan Ilma. Nah, di sinilah Muhammadiyah masuk. LBH PP Muhammadiyah turun tangan mendampingi keluarga Ahmad Bahar secara hukum. Gufroni dari LBH AP PP Muhammadiyah mendampingi Ilma ke Komnas HAM dan Komnas Perempuan pada 21 Mei 2026 utk melaporkan dugaan perlakuan tdk manusiawi itu. Mereka berencana bikin dua laporan ke Polda Metro Jaya: satu soal dugaan penculikan, penyanderaan, dan persekusi. Satu lagi soal peretasan HP Ilma. Terbaru hari ini, Hercules ngaku udah menelepon langsung mantan Ketua PP Muhammadiyah Dien Syamsuddin dan akan dipertemukan dengan Amien Rais, kemungkinan utk cari jalan damai. Referensi: 1. Editor News — [Pihak Ahmad Bahar Bakal Polisikan Hercules](editornews.pikiran-rakyat.com/berita/pr-1311…) 2. Tempo — [Anak Ahmad Bahar akan Laporkan Hercules ke Polda Metro Jaya](tempo.co/hukum/anak-ahm…) 3. Suara.com — [Koalisi Ormas Islam Laporkan Hercules](suara.com/news/2026/05/2…) 4. Cirebon Update — [KAGAMA Cirebon Klaim Dapat Dukungan Muhammadiyah](cirebonupdate.id/kagama-cirebon…) 5. Portal Islam — [Putri Ahmad Bahar Akui Dipaksa Buka Hijab di Markas GRIB Jaya](portal-islam.id/gila-putri-ahm…) 6. Radar24 — [Hercules Ngaku Telepon Dien Syamsuddin](radar24.co.id/2026/05/25/ket…)
@is_pelssy@is_pelssy

Hercules tidak menyangka akan langsung bertemu lawan tamgguh seperti Muhammadiyah😁.. Gak usah keliatan panik lha Hercules tinggal ente buktikan saja di pengadilan ☺️

Indonesia
17
42
142
18.5K
EKASAPTA
EKASAPTA@muzyb·
@Hnirankara Orang pemakan bangkai saudaranya mana mau dg penjelasan dan data, Maunya dia bangkai diganti bangkai
Indonesia
0
0
0
943
Mas Hara
Mas Hara@Hnirankara·
Bedebah pemakan tai ini kebangetan banget dah. Kelen mau tau gak kenapa Timor Timur pisah dari Indonesia? Awalnya, Pulau Timor dibagi menjadi 2: wilayah barat dijajah oleh Belanda, dan wilayah timur dijajah oleh Portugis. Pada tahun 1974, terjadi Revolusi Anyelir di Portugal di mana hal itu mengakhiri kediktatoran dan memicu dekolonisasi (termasuk di Timor Timur). Nah di Timor Timur muncul 3 fraksi: Fretellin, UDT, dan Apodeti. Kemudian terjadi perang saudara, dan Fretilin mendeklarasikan kemerdekaan Timor Timur dari Portugis pada 28 November 1975. Nah pada 7 Desember 1975, Indonesia melakukan operasi militer besar-besaran bernama Operasi Seroja di Timor Timur. Alasannya? Anti-Komunisme (Fretilin dianggap condong ke kubu kiri), menjaga stabilitas dan mengintregasikan wilayah, serta ada dukungan dari AS dan Australia. Akhirnya, Indonesia menganeksasi Provinsi Timor Timur pada 1976. Intinya, Pulau Timor itu sudah ada sejak Indonesia belum merdeka. Kemudian terjadi referendum, sekitar 75% suara memilih untuk merdeka dari Indonesia. Kalian tau gak hal apa yang menyakitkan waktu Indonesia melancarkan Operasi Seroja? Sekitar 100-200 ribu orang meninggal karena perang, kelaparan, dan kekerasan termasuk pembunuhan massal. Makanya gue bilang si bedah ini bangsatnya kebangetan, demi sesuap nasi rela jadi bangsatnya muldongok.
Mas Hara tweet media
Indonesia
44
211
775
71.1K
EKASAPTA
EKASAPTA@muzyb·
@kangdede78 Pertanyaan simpel sih, Selama ini Papua lebih dari 50th sumber daya dikuras dari satu tambang saja bisa membangun Jawa dan memakmurkan para pejabat pusat. Sedangkan pemilik tanah? Masih percaya merusak hutan demi orang Papua juga? #PapuaBukanTanahKosong
Indonesia
0
0
3
257
Dede Budhyarto
Dede Budhyarto@kangdede78·
Sungguh ironis, di negeri yg hutan-hutannya masih luas & sumber dayanya melimpah, segelintir aktivis & pembuat film memilih menjadikan Papua sbg panggung drama “kolonialisme modern” yg mereka ciptakan sendiri. Film dokumenter yg dikemas indah dgn gambar hutan hijau & air mata masyarakat adat itu bukanlah kegelisahan murni; itu adalah narasi selektif yg sengaja membingkai pembangunan sbg kejahatan, sementara mengabaikan realitas bahwa Papua bukanlah surga perawan yg tak tersentuh, melainkan bagian integral dari Republik yg selama ini justru dibiarkan tertinggal dalam kemiskinan, konflik senjata, dan ketergantungan. Mereka menangis soal “eksploitasi” lahan untuk food estate & perkebunan, seolah proyek strategis nasional untuk ketahanan pangan bangsa adalah dosa besar. Padahal, di balik romansa hutan & pesta babi adat, tersembunyi ketidakmampuan membangun kesejahteraan yg sesungguhnya: di mana masyarakat adat tetap terjebak dalam siklus tradisi yg indah tapi tak kunjung membawa kemajuan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Apakah lebih “manusiawi” membiarkan jutaan hektar tanah tidur, sementara rakyat Indonesia kelaparan & impor pangan terus mengalir? Atau justru itu bentuk kemalasan intelektual yg dibungkus jubah lingkungan? Pembubaran nobar di beberapa tempat bukanlah “pembungkaman demokrasi” yg dramatis, melainkan reaksi wajar terhadap provokasi yg berpotensi memicu gesekan di wilayah rawan. Film ini bukan kritik netral; ia adalah alat narasi yg memainkan simpati selektif, mengabaikan bagaimana investasi & infrastruktur justru membuka akses bagi orang Papua sendiri untuk keluar dari isolasi. Yg mereka takutkan bukan hilangnya hutan, tapi hilangnya narasi korban yg selama ini menjadi komoditas politik & dana asing. Semakin dibesar-besarkan “ancaman” ini, semakin jelas: ini bukan soal alam Papua, melainkan soal siapa yg berhak menentukan masa depan negeri ini, rakyat & pemerintah yg bertanggung jawab atas 270 juta jiwa, atau segelintir aktivis yg romantisasi “tanah kosong” demi citra moral tinggi. Demokrasi memang dewasa, tapi bukan berarti naif. Ia tak boleh tunduk pada narasi yg memecah belah dgn mengorbankan kepentingan nasional di altar romantisme primitif. Papua butuh pembangunan yg adil, bukan film yg menjual kegelisahan sbg kebenaran tunggal.
elza peldi taher@elzataher

Ada apa dengan negeri ini? Sebuah film dokumenter yang memperlihatkan keindahan alam Papua serta kegelisahan atas ancaman eksploitasi lingkungan—justru dilarang diputar di puluhan tempat. Para pejabat ramai-ramai mengecam, seolah sebuah film dokumenter adalah ancaman besar bagi negara. Padahal film itu tidak mengajarkan kekerasan, tidak menyerukan pemberontakan, tapi kegelisahan melihat hutan yang perlahan hilang. ISemakin keras sebuah karya dibungkam, semakin besar publik ingin tahu apa yang sebenarnya ditakuti. Demokrasi seharusnya cukup dewasa untuk menerima kritik, kegelisahan, dan pandangan berbeda tentang pembangunan. Sebab ketika film dokumenter tentang kerusakan alam saja dianggap berbahaya, publik bertanya: yang sedang dijaga sebenarnya stabilitas negara, atau kenyamanan kekuasaan?

Indonesia
9
12
30
22.4K
EKASAPTA
EKASAPTA@muzyb·
@sarah_pndjtn @kangdede78 Pertanyaan simpel sih, Selama ini Papua lebih dari 50th sumber daya dikuras dari satu tambang saja bisa membangun Jawa dan memakmurkan para pejabat pusat. Sedangkan pemilik tanah? Masih percaya merusak hutan demi orang Papua juga? #PapuaBukanTanahKosong
Indonesia
0
0
1
82
Sarah
Sarah@sarah_pndjtn·
Film "Pesta Babi" yg digembar-gemborkan sebagai suara masyarakat adat Papua ternyata penuh bias dan narasi selektif. Romantisasi hutan dan tradisi sambil mengabaikan realita (kemiskinan tinggi, IPM rendah, dan kebutuhan pangan 270 juta rakyat Indonesia). Terima kasih @kangdede78 sudah menjelaskan dg jernih. Yuk bedah faktanya: Film ini berbingkai proyek Food Estate di Merauke sebagai "kolonialisme modern". Pdhl ini Proyek Strategis Nasional (PSN) utk ketahanan pangan nasional. Indonesia masih impor beras dan pangan dalam jumlah besar. Dg populasi besar, kita butuh lumbung pangan sendiri, bukan bergantung impor terus. Papua punya potensi lahan luas..Ini kesempatan maju, bukan eksploitasi. Yg ironis: Mama Sinta (Yasinta Moiwen), tokoh adat yg wajah dan suaranya dipakai di film, mengaku "tidak memberikan persetujuan penuh. Ia merasa dimanfaatkan, lalu dibuang. Skrg ia justru mendukung Food Estate krn melihat harapan masa depan utk Merauke (infrastruktur, ekonomi, dan kesejahteraan). Etika dokumenter ini di mana?? 😌 Pembangunan di Papua bukan "penjajahan". Jalan dibangun, lahan dibuka (sudah ribuan hektar), pelabuhan dan infrastruktur mengikuti. Ini membuka akses pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja bagi orang Papua. Selama ini isolasi geografis dan ketertinggalan jadi masalah utama. Mau Papua maju atau dikunci dalam romantisme "primitif" selamanya? Deforestasi memang terjadi, tapi narasi film satu sisi. Food estate juga bagian dari upaya bioener (tebu utk etanol, sawit utk biodiesel) yg mendukung transisi energi nasional. Iyaa sejarah food estate ada kegagalan, tapi itu bukan alasan utk berhenti total. Perlu perbaikan tata kelola, bukan dibenci mentah2. Kepentingan nasional harus diutamakan. Pembubaran nobar di bbrp tempat adlh reaksi thdp potensi provokasi di wilayah rawan. Bukan sensor total..Pemerintah bilang tidak ada larangan resmi. Tapi film dg narasi memecah belah ini memang berisiko diperalat pihak yg tidak suka Indonesia kuat dan berswasembada. Kritik boleh, tapi jangan seolah Papua "tanah kosong" yg harus dilindungi dari Indonesia sendiri. Solusinya bukan hentikan semua pembangunan, tapi: - dialog inklusif dg masyarakat adat (FPIC yg benar), - transparansi dan audit dampak lingkungan, - bagi hasil yg adil. - pembangunan berkelanjutan, bukan zero-sum (hutan vs pangan). Papua bagian dari NKRI. Majukan Papua utk kesejahteraan bersama, bukan biarkan tertinggal demi narasi aktivis. Film dokumenter boleh mengritik, tapi harus seimbang. Jangan terjebak framing romantis yg abaikan fakta kemiskinan dan kebutuhan nasional. Pembangunan yg adil dan berkelanjutan adalah jalan ke depan. Indonesia Maju, Papua Maju! 🇮🇩
Dede Budhyarto@kangdede78

Sungguh ironis, di negeri yg hutan-hutannya masih luas & sumber dayanya melimpah, segelintir aktivis & pembuat film memilih menjadikan Papua sbg panggung drama “kolonialisme modern” yg mereka ciptakan sendiri. Film dokumenter yg dikemas indah dgn gambar hutan hijau & air mata masyarakat adat itu bukanlah kegelisahan murni; itu adalah narasi selektif yg sengaja membingkai pembangunan sbg kejahatan, sementara mengabaikan realitas bahwa Papua bukanlah surga perawan yg tak tersentuh, melainkan bagian integral dari Republik yg selama ini justru dibiarkan tertinggal dalam kemiskinan, konflik senjata, dan ketergantungan. Mereka menangis soal “eksploitasi” lahan untuk food estate & perkebunan, seolah proyek strategis nasional untuk ketahanan pangan bangsa adalah dosa besar. Padahal, di balik romansa hutan & pesta babi adat, tersembunyi ketidakmampuan membangun kesejahteraan yg sesungguhnya: di mana masyarakat adat tetap terjebak dalam siklus tradisi yg indah tapi tak kunjung membawa kemajuan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Apakah lebih “manusiawi” membiarkan jutaan hektar tanah tidur, sementara rakyat Indonesia kelaparan & impor pangan terus mengalir? Atau justru itu bentuk kemalasan intelektual yg dibungkus jubah lingkungan? Pembubaran nobar di beberapa tempat bukanlah “pembungkaman demokrasi” yg dramatis, melainkan reaksi wajar terhadap provokasi yg berpotensi memicu gesekan di wilayah rawan. Film ini bukan kritik netral; ia adalah alat narasi yg memainkan simpati selektif, mengabaikan bagaimana investasi & infrastruktur justru membuka akses bagi orang Papua sendiri untuk keluar dari isolasi. Yg mereka takutkan bukan hilangnya hutan, tapi hilangnya narasi korban yg selama ini menjadi komoditas politik & dana asing. Semakin dibesar-besarkan “ancaman” ini, semakin jelas: ini bukan soal alam Papua, melainkan soal siapa yg berhak menentukan masa depan negeri ini, rakyat & pemerintah yg bertanggung jawab atas 270 juta jiwa, atau segelintir aktivis yg romantisasi “tanah kosong” demi citra moral tinggi. Demokrasi memang dewasa, tapi bukan berarti naif. Ia tak boleh tunduk pada narasi yg memecah belah dgn mengorbankan kepentingan nasional di altar romantisme primitif. Papua butuh pembangunan yg adil, bukan film yg menjual kegelisahan sbg kebenaran tunggal.

Indonesia
20
42
103
10.5K
EKASAPTA
EKASAPTA@muzyb·
@FirzaHusain Dari awal akun² seperti ini memang peliharaan Jadi tergantung yg kasih makan
Indonesia
0
0
0
7
Firza Husain
Firza Husain@FirzaHusain·
Proyek Strategis Nasional (PSN) pengembangan kawasan lumbung pangan (food estate) berupa cetak sawah baru seluas satu juta hektar di Wanam, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan menjadi hal yg sangat penting, terutama untuk jangka panjang, ucap Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI dari Fraksi Partai Golkar, Panggah Susanto, di tengah munculnya propaganda menyerang program ketahanan pangan nasional yg diusung Presiden Prabowo Subianto melalui film berjudul Pesta Babi, belakangan ini. Untuk jangka pendek pun dapat menyediakan puluhan ribu lapangan pekerjaan dengan memanfaatkan lahan yg tidak produktif demi mencapai kedaulatan pangan. Sebagaimana diketahui, film karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale itu menggambarkan perjuangan masyarakat di Papua Selatan dalam mempertahankan tanah leluhur dan hutan adat mereka dari ancaman proyek2 skala besar yg mengatasnamakan pembangunan. Sedangkan hutan dan lahan yg digambarkan dalam isi film tersebut bukan bagian PSN dan bukan berlokasi di Wanam yg mencetak sawah satu juta hektar, jadi negara tidak boleh kalah dengan narasi film Pesta Babi, PSN Wanam harus tetap lanjut.
Indonesia
93
58
101
16.9K
Chusnul ch💞timah
Chusnul ch💞timah@ch_chotimah2·
Mengaku Dikelabui "Pesta Babi", Pejuang Lingkungan Mama Sinta Kini Dukung Food Estate di Papua Selatan.
Indonesia
230
168
1.3K
395.7K
EKASAPTA
EKASAPTA@muzyb·
@MariaAlkaff_ Emang masyarakat pemilih kita separah ini, Untuk melihat bibit bobot bebet calon pemimpinnya saja mereka malas
Indonesia
0
0
3
695
Maria A. Alkaff
Maria A. Alkaff@MariaAlkaff_·
Silsilah Prabowo Subianto: Prabowo Subianto memiliki garis keturunan langsung dari trah Minahasa - Jerman melalui leluhurnya Benjamin Thomas Sigar (atau dikenal sebagai Mayor Thomas Sigar). Silsilah Hubungan Prabowo dan Trah Sigar : Garis keturunan Prabowo Subianto dari keluarga besar Sigar berasal dari jalur ibunya DORA MARIE SIGAR. Ibu Prabowo Dora Marie Sigar (Menikah dengan Prof. Soemitro Djojohadikusumo). Kakek Prabowo, Philip Frederik Laurens Sigar : Seorang Pejabat Pemerintah Hindia Belanda yang berasal dari Langowan dan dimakamkan di Den Haag, Belanda. Leluhur/Moyang (Opa dari Ibu Dora), Benjamin Thomas Sigar (lahir sekitar tahun 1790 dan wafat 1879). Siapa Benjamin Thomas Sigar? Perwira militer Minahasa abad ke-19 dan menjabat sebagai Kapiten pasukan bantuan (Hulptroepen). Di luar karier militernya, ia merupakan tokoh adat dan pernah menjabat sebagai Hukum Besar (Kepala Distrik) di wilayah Langowan Minahasa. Benjamin Thomas Sigar TERLIBAT LANGSUNG dalam peristiwa akhir Perang Jawa yang berujung pada penangkapan Pangeran Diponegoro pada Maret 1830 di Magelang. Peran Benjamin Thomas Sigar dalam Perang Jawa sebagai Pasukan Bantuan Minahasa (Hulptroepen). Ketika Perang Jawa (1825–1830) membuat kas pemerintah Hindia Belanda hampir bangkrut, mereka merekrut pasukan dari luar Jawa. Benjamin Thomas Sigar (sebelum dibaptis bernama Tawajln Sigar) bergabung sebagai salah satu kapten dalam pasukan bantuan asal Minahasa yang dikenal sebagai Pasukan Tulungan atau SERDADU KRISTEN MANADO untuk menangkap PASUKAN MUSLIM JAWA yang dipimpin PANGERAN DIPONEGORO. Pasukan Tulungan ini dipimpin oleh Mayor Besar (Groot Majoor) Tololiu Hermanus Willem Dotulong dengan Benjamin Thomas Sigar bertindak sebagai salah satu perwira kepercayaannya. Pasukan ini dikerahkan ke Magelang untuk mengepung dan mengamankan wilayah sekitar tempat perundingan dan menangkap PANGERAN DIPONEGORO. Setelah PANGERAN DIPONEGORO ditangkap melalui tipu muslihat Jenderal De Kock, Pasukan Tulungan yang didalamnya termasuk Benjamin Thomas Sigar, ikut serta mengawal ketat Pangeran Diponegoro beserta pengikutnya menuju tempat pengasingan pertamanya di Manado, Sulawesi Utara. Sc: coachaddie. real
Maria A. Alkaff tweet media
Indonesia
143
514
1.3K
111.7K
EKASAPTA
EKASAPTA@muzyb·
@fajrek1 Beruntung yg masih UMR Tpi gimana gaji guru yang gk jadi naik 300%🤦‍♂️
Indonesia
0
0
0
516
jurnalsibapak
jurnalsibapak@fajrek1·
WA dari istri semalam. Setelah anak tidur. Kebetulan kita lagi LDM. "Mas" "Aku tadi lewat perumahan baru" "Harganya mulai 300 juta" "Kita gak akan pernah punya rumah ya?" Aku diem. Karena aku juga mikir hal yang sama. Gaji Rp 4 juta. Rumah Rp 300 juta. Rasanya kayak jurang yang gak bisa diseberangi.
Indonesia
194
889
9.1K
703.1K
EKASAPTA
EKASAPTA@muzyb·
@BANGSAygSUJUD Lah lo asal mangap, emang hidup sesulit itukah. Ayolah, klo ngomong bangun pangkalan militer bisa didemo dia. Kan benci didemo junjunganmu
Indonesia
0
0
0
7
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Zaman Joko Widodo dulu banyak rakyat biasa yang mendadak tajir gara-gara ganti untung lahan buat proyek infrastruktur Contohnya di desa Wadas & Guntur, terus di Kulon Progo sejak ada bandara Yogyakarta International Airport. Belum lagi di daerah lain juga banyak yang kecipratan. Tukang bangunan kepake, desa-desa bahkan ada yang dapet sampai 1 M per tahun. Nah sekarang gimana kabarnya nih? proyek prabowo di papua banyak yang di gusur + di bayr di bawah pasar? kopdes + mbg di bawah harga pasar?
Lambe Saham tweet media
Indonesia
28
17
143
27.5K
alfeeyah
alfeeyah@alemagoichi·
@muzyb @YokL97 @erlanishere sure bang.ini salah satu berita dari bbc yg mengutip forecast dari BoM (Australia), NOAAA, dan ECMWF. bbc.com/weather/articl… bisa lihat ketja anomaly temperatur laut rata2> 1.5 derajat maka el-nino nya dikategorikan kuat. biasanya ini akan diupdate lagi forecastnya seiring waktu
alfeeyah tweet media
Indonesia
2
0
1
147
Mas Gres
Mas Gres@erlanishere·
Gengs, kita harus bersiap-siap dari sekarang dengan kemungkinan besar terjadinya super El Niño yang bikin kemarau tahun ini akan lebih ganas dan diperkirakan yang paling ganas sejak 1870. Gagal panen di Indonesia tahun ini bakal lebih luas dan efeknya bakal sangat parah. Dari NOAA memperkirakan El Niño akan muncul di Mei-Juli 2026 dan bisa bertahan setidaknya sampai Februari 2027. Apa yang bisa kita lakukan? 1. Hemat air. 2. Pasang penampung air hujan sebelum puncak kemarau datang. 3. Simpan stok beras secukupnya dari sekarang. 4. Waspadai kebakaran hutan yang bisa meluas.
Curiosity@CuriosityonX

🚨: The 2026 “Super El Niño” is projected to be the strongest in 150 years

Indonesia
61
908
4.3K
280.3K
EKASAPTA
EKASAPTA@muzyb·
@ardisatriawan Lah Emang mbg buat rakyat? enggaklah Itu buat bagi² proyek para pendukungnya
Indonesia
0
0
0
10
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Nanya serius: Kenapa dapur MBG dari awal bukan dibangun terintegrasi sama sekolah ya? Kek di negara negara lain. Jadi biar menejemen sekolah yang urus. Disamping lebih efisien dari segi BIAYA dan campur tangan BANYAK PIHAK, makanan lebih fresh dan tidak rentan bikin keracunan.
Indonesia
696
514
3.9K
173.4K
alfeeyah
alfeeyah@alemagoichi·
@YokL97 @erlanishere dan memang puncak el-ninonya prediksinya di Q3 2026 (September-Oktober), penting untuk wilayah yg bergantung dengan air hujan utk mepersiapkan diri
Indonesia
2
0
1
389