tanpa nama

112 posts

tanpa nama

tanpa nama

@resinsemut

Katılım Şubat 2024
99 Takip Edilen6 Takipçiler
tanpa nama retweetledi
Wisdom
Wisdom@Wisdom_HQ·
Is society failing because we’ve forgotten how to be kind?
English
10
34
303
23K
tanpa nama retweetledi
MBG Jelek
MBG Jelek@menuembegejelek·
Hah??? Sumpah, guoblokk banget, bangsaatt! 🫵🏻
MBG Jelek tweet media
Indonesia
34
21
124
4.1K
tanpa nama retweetledi
MBG Jelek
MBG Jelek@menuembegejelek·
⚠️ KABAR KERACUNAN EMBEGE HARI INI! ⚠️ ⚠️ KABAR KERACUNAN EMBEGE HARI INI! ⚠️ ⚠️ KABAR KERACUNAN EMBEGE HARI INI! ⚠️ Tolong tandai nama kubangan lumpurnya; ESPEPEGE PILANG WETAN, KEBONAGUNG, KABUPATEN DEMAK! Dengan kejinya mereka telah meracuni para penerima manfaat yang didominasi oleh santri dan santriwati. "Berapa korbannya, Min?" JUMLAH TOTAL KORBAN HINGGA SAAT INI ADALAH 110 (SERATUS SEPULUH) ORANG, terdiri dari santri, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Saben pemilu / pilkada Kyai-Kyai pondok pesantren selalu dirayu oleh pejabat-pejabat, mereka menilai ponpes adalah basis atau lumbung suara besar untuk mendompleng suara, giliran pas udah dapet dukungan santri-santrinya malah DIRACUN! Fuckin' irony. 😓
MBG Jelek tweet mediaMBG Jelek tweet media
Indonesia
18
579
892
10.4K
tanpa nama retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
News :🚨Hancur sudah! Data ratusan ribu dosen Indonesia bocor di dark web: NIK, NIDN, KTP, email, hingga nomor HP dari sistem BIMA Ditjen Saintek tersebar bebas!"
Sumatera Adil & Federal tweet mediaSumatera Adil & Federal tweet media
Indonesia
10
28
115
3.7K
tanpa nama retweetledi
Didiek Murdoch 🇲🇨 🇵🇸🔻
:: Zulhasyu : "Tugas rakyat hanya satu yaitu bayar pajak, tidak seharusnya ikut campur urusan pemerintah." Lha ndasmu.! ••
Didiek Murdoch 🇲🇨 🇵🇸🔻 tweet media
Indonesia
3.1K
3.3K
8.2K
528.6K
tanpa nama retweetledi
WORK
WORK@worksfess·
work! ada yang minat nyobain tes toefl gratis buat dicantumin di cv kah? Aku ada info tes toefl gratis dapet sertifikat lagi lumayan lah buat tambahan di cv. Kalau ada yg mau komen ya, nanti sender dm atau cek qrt
Indonesia
660
68
1.2K
58.8K
Faiz Ghifari
Faiz Ghifari@MFaizGhifari·
Aku mau bikin kelas gratis tentang Claude Kepikiran buat bahas: •⁠ Kenapa Claude happening, bedanya sama LLM lain apa? •⁠ ⁠⁠Claude Chat vs Cowork vs Claude Code •⁠ ⁠⁠Effective Claude prompting techniques •⁠ ⁠⁠Claude Cowork use case & Automations for professionals • Claude MCP and Integrations with 3rd Party (PPT, Sheet, etc) • Bikin Web Apps dan Deploy secara gratis pake Claude Code Siapa aja yang mau join? Coba Follow + Retweet + Reply di bawah ya 👇🏻
English
931
1K
3.4K
141.6K
tanpa nama
tanpa nama@resinsemut·
@MFaizGhifari KAK AKU TERTARIK BANGET, SEMOGA INI JADI GAME CHANGER DI FASE SKRG, AAMINN
Indonesia
0
0
0
324
tanpa nama retweetledi
Little Secret
Little Secret@LittleScrett_·
Waduhhhh Gimana Nih Menurut Kalian 🥲
Little Secret tweet media
Indonesia
130
7.7K
34.1K
321.8K
tanpa nama retweetledi
Elfan MDI
Elfan MDI@elfanmdi·
Bayangin lo lagi santai di kantor, tiba-tiba HP bergetar. Pesan atasan: “Besok mutasi ke Papua, demi pemerataan ASN.” Rumah baru lunas, anak sekolah nyaman, keluarga ikut susah. Gitu deh yang lagi ramai gara-gara DPR mau revisi UU ASN. Katanya buat PNS merata ke daerah 3T. Tapi banyak yang curiga, ini solusi beneran atau cuma “asal bapak senang” buat tekan PNS kritis? Dulu masalahnya jelas. PNS numpuk di Jawa, pelosok kekurangan guru dan dokter. Revisi ini mau kasih pusat kuasa mutasi lebih besar supaya pelayanan publik merata. Dari sisi kebijakan publik, ini bagus soal ngatasi ketimpangan. Tapi sisi gelapnya langsung keliatan. Mutasi mendadak bisa bikin keluarga berantakan. Gaji sama, biaya hidup beda jauh. Kalau nggak ada dukungan, pegawai burnout. Administrasi publik bilang kebijakan harus feasible, bukan cuma mulia di kertas. Lalu masuk risiko politik. Kekuasaan mutasi di pusat bisa bikin “asal bapak senang” makin gampang. PNS yang vokal kritik tiba-tiba dikirim ke pelosok. Netralitas ASN terancam. Birokrasi jadi takut bersuara, rakyat yang rugi Tapi ada sisi baiknya juga. Kalau transparan, kriteria jelas, dan ada insentif seperti tunjangan lebih, ini bisa perkuat merit nasional. Kebijakan publik bilang ini soal desain yang tepat plus pelaksanaan hati-hati. Sekarang kita awasi bareng. Butuh safeguard kuat: mutasi berbasis merit, perlindungan buat PNS kritis, dukungan keluarga. Kalau nggak, revisi malah jadi bumerang. Intinya, ini dua mata pisau. Bisa bantu pemerataan atau rusak semangat birokrasi. Lo gimana? Setuju asal ada pelindung, atau khawatir kekuasaan makin besar? Cerita di komentar yuk. ASN pelayan rakyat, bukan alat politik. Birokrasi sehat, Indonesia maju bareng.
tirtoid@TirtoID

Komisi II Akan Revisi UU ASN, Permudah Pemerintah Mutasi PNS tirto.id/dpr-akan-revis…

Indonesia
168
1.2K
4.9K
683.9K
tanpa nama retweetledi
kiv z
kiv z@triwul82·
Alibi "Dendam Pribadi" ini adalah lelucon hukum yang paling tidak lucu di tahun 2026. Ini adalah pola klasik untuk memutus rantai komando dan melokalisir kesalahan hanya pada pion di lapangan. ​Bagaimana mungkin dendam pribadi bisa memobilisasi 16 orang, menggunakan Rumah Dinas BAIS di Melawai sebagai posko, dan memiliki kemampuan untuk mengosongkan jalanan Salemba dalam sekejap? Stop membodohi rakyat...😡 share.google/EZjLIQkfO21Skv…
kiv z tweet media
Indonesia
119
926
1.3K
29.1K
tanpa nama retweetledi
MinDos
MinDos@dosenkesmas·
Kita diminta efisiensi oleh Pak Presiden. Eh Presiden ngerayain ultah seskab di hotel per malam 200 juta Yuk Maghriban dulu...
MinDos tweet mediaMinDos tweet media
Indonesia
213
3.2K
6.7K
160K
tanpa nama retweetledi
Jeni_Ly again
Jeni_Ly again@Jelli_cent·
Jatuh korban lagiii 😓 Kenapa ga boleh divideokan? Ini Kasus yg hrs dibongkar Makan Bergizi Gratis bukan Makan Beracun Gratis. Klo smp ada masalah spt ini mau ditutupin, bahagia tuh para boss yg bisa maling dr sini 😤
Jeni_Ly again tweet media
Indonesia
35
930
1.6K
129.9K
tanpa nama retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, BGN baru umumkan langkah baru soal MBG dan gue mau bedah ini dengan kepala dingin tapi jujur. Prabowo minta MBG difokuskan ke anak kurang gizi dan keluarga tidak mampu. BGN sedang siapkan Tim Optimalisasi Penerima Manfaat. Kedengarannya bagus. Tapi ada beberapa hal yang perlu dikritisi. Pertama ini harusnya dari awal. Program MBG diluncurkan sejak awal pemerintahan Prabowo. Sudah berjalan berbulan-bulan. Sudah habiskan anggaran triliunan rupiah. Dan baru sekarang April 2026 ada wacana untuk memilah siapa yang sebenarnya butuh dan siapa yang tidak? Ini pertanyaan yang harusnya dijawab sebelum program diluncurkan bukan setelah sudah berjalan dan sudah habiskan uang negara dalam skala masif. Kedua logika tidak boleh dipaksakan itu problematis. BGN bilang siswa dari keluarga mampu tidak wajib menerima MBG. Presiden menekankan tidak boleh dipaksa. Tapi di lapangan MBG selama ini didistribusikan berbasis sekolah. Semua siswa dalam satu sekolah dapat. Tidak ada pemilahan. Kalau memang dari awal tidak mau memaksa kenapa mekanismenya bukan berbasis data sejak hari pertama? Kenapa baru sekarang mau survei dan validasi? Ketiga tim baru di atas struktur yang sudah ada. BGN sudah punya struktur. Sudah punya koordinasi dengan Kemensos dan Kemendikdasmen. Sekarang bikin lagi Tim Optimalisasi Penerima Manfaat yang akan terjun langsung ke lapangan untuk validasi data. Pertanyaannya: selama ini data dari Kemensos dan Kemendikdasmen tentang keluarga tidak mampu itu ke mana? DTKS Data Terpadu Kesejahteraan Sosial sudah ada sejak lama dan berisi data jutaan keluarga miskin yang sudah terverifikasi. Kenapa tidak langsung pakai itu dari awal? Jawaban paling jujurnya: karena program ini dari awal didesain untuk skala masif dan kecepatan bukan untuk ketepatan sasaran. Keempat konteksnya perlu diingat. BGN yang sama baru saja habiskan Rp113 miliar untuk 31 paket EO dalam satu tahun. Motor listrik yang kontroversial. Laptop yang dipertanyakan. Dan sekarang mau bikin tim baru lagi untuk survei lapangan. Setiap pembentukan tim baru artinya biaya operasional baru. Gaji. Perjalanan dinas. Koordinasi. Dan dalam ekosistem birokrasi Indonesia tidak ada yang gratis. Yang sebenarnya dibutuhkan bukan tim baru. Yang dibutuhkan adalah transparansi data yang sudah ada. Audit menyeluruh tentang siapa yang selama ini menerima MBG dan apakah mereka yang benar-benar butuh. Dan evaluasi jujur tentang berapa persen anggaran yang sampai ke piring anak yang stunting bukan ke EO, motor listrik, dan overhead administratif. Langkah memfokuskan MBG ke anak yang benar-benar butuh adalah langkah yang benar. Tidak ada yang bisa membantah itu. Tapi kalau langkah yang benar ini baru diambil setelah lebih dari satu tahun program berjalan dan dieksekusi dengan membentuk tim baru alih-alih mengoptimalkan data dan sistem yang sudah ada maka ini lebih terlihat sebagai respons terhadap tekanan publik daripada sebagai reformasi sistem yang sungguh-sungguh. Seeing is believing. Bukan mendengar rencana. Tapi melihat hasilnya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
11
41
62
4.1K
Arifin Effendi
Arifin Effendi@effendii_·
AKHIRNYAAA, ON PROGRESS BIKIN GUIDE UNTUK BELAJAR CLAUDE!!!! Setelah eksplor dan make Claude hampirrr tiap hari, gw ngerasa jaraaang banget ada panduan cara make Claude yang Bahasa Indonesia. Nahh karena ituu, gw pun memutuskan untuk membuat panduan detail basic Claude 101 bersama si Claude wkwkwk. Tujuannya ini nanti buat bantu lebih banyaaak lagi org yang bingung mau nyobain claude mulai dari mana, biar bisa pelan2 jdi Power User yaa Masih in progress yaa guidenya. Ntar gw kabarin lagi kalau udah launch hahaha Bisa cek di bawah yaa daftar materi dan contoh isinyaa. Tertarik gaa?? Coba komen “TERTARIK” dehh kalau pada tertarik. Thank youu
Arifin Effendi tweet mediaArifin Effendi tweet media
Indonesia
1.3K
1.2K
8K
182.2K
tanpa nama retweetledi