RINO

4.7K posts

RINO banner
RINO

RINO

@rinO_Offbeat

My 1st EP/mini album PROLOG at Karyakarsa: Rino Dwiagus. 2nd single 'Monolog' at YouTube: Rino Dwiagus

Indonesia Katılım Ekim 2009
306 Takip Edilen306 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
RINO
RINO@rinO_Offbeat·
Kemaren saya baru upload single terbaru judulnya 'Monolog'. Silakan dilihat di YouTube. Semoga berkenan 🙂 youtu.be/yw-VzzA30CY
YouTube video
YouTube
Indonesia
0
1
2
1.2K
RINO retweetledi
Marc Klok
Marc Klok@marcklok_23·
Untuk lambang di dada, untuk kota ini, dan untuk generasi selanjutnya.💙
Indonesia
986
5.8K
11.6K
790.9K
RINO retweetledi
The Wall Pass Journal
The Wall Pass Journal@wallpassjournal·
🚨OPINION: Persija Jakarta fans may need to accept the fact that they cannot expect their team to become champions while their performance remains inconsistent every season. To reach this level, Persib Bandung can be considered to have consistently been among the league’s top contenders since around the 2018 season. Meanwhile, Persija Jakarta have been inconsistent, often finishing in mid-table positions. There is a long process that needs to be done by the management, and it must be built on a strong foundation. It is not even an open secret that in recent seasons, salary issues have still occurred within Persija Jakarta’s management. So how can you expect to become champions if, in several past seasons, the management itself has not even been fully professional? Their rivals, Persib Bandung, are practically teaching them in a harsh way that a club worthy of becoming champion is one that is professional and consistent every season. The result? Persib have not lost to Persija in over three years and have won two championships in that period. This season, Persija should actually be a bit grateful because under Mauricio Souza, Persija Jakarta reached their highest league position in at least the last 10 years. You cannot even blame the head coach who brought your club back to the upper table and saved it from mediocrity in recent seasons. Because if every season there are no significant results but the coach keeps getting blamed or replaced, then the problem may lie either in the expectations of the fans or in Persija Jakarta’s management itself. For now, Persib fans are fully justified, and there is no debate in saying that their club is above Persija Jakarta, in terms of management, support, and achievements.
The Wall Pass Journal tweet mediaThe Wall Pass Journal tweet media
English
15
130
528
64.3K
RINO retweetledi
Persibverse 𝕏
Persibverse 𝕏@Persib_world·
Calling Persib a cultural phenomenon might be an understatement Today, tens of thousands of Bobotoh gathered at GBLA to give their support ahead of one of the biggest football matches in Asia between Persija and Persib, a clash that could define the title race. A victory would move Persib one step closer to a historic three-peat, something Indonesian football has never witnessed before They came from all walks of life. Some skipped school, others left work early, all for a chance to stand behind the club they love. These players are called heroes for a reason. People place their hopes, emotions, and dreams on this club. Persib have never been just about football. It is part of their identity, their memories, and their everyday lives There is pressure that comes with support of this scale. But moments like this are also why footballers dream of playing for clubs like Persib And this is how it looks through Luciano’s lens.
English
24
666
2.1K
369.3K
RINO retweetledi
RINO retweetledi
Bandung Football
Bandung Football@bandungfootball·
Straight after the match: 𝙄’𝙢 𝙧𝒆𝙖𝒅𝙮 𝙛𝒐𝙧 𝙎𝑼𝙂𝑩𝙆, 𝒓𝙚𝒂𝙙𝒚 𝒇𝙤𝒓 𝒕𝙝𝒆 𝒇𝙪𝒍𝙡-𝙨𝒆𝙖𝒕𝙚𝒅 𝒂𝙩𝒎𝙤𝒔𝙥𝒉𝙚𝒓𝙚, 𝒂𝙣𝒅 𝒓𝙚𝒂𝙙𝒚 𝒕𝙤 𝙘𝒆𝙡𝒆𝙗𝒓𝙖𝒕𝙚 𝙩𝒉𝙚𝒓𝙚. Naikin mental, Tam! 👊👊 #BandungFootball #BFCOM #Persib #Bobotoh
English
19
97
652
35.1K
RINO retweetledi
utom_eggs
utom_eggs@utom_eggs·
Orang-orang Nusantara sebelum tahun 1500-an sebenarnya mengetahui akan hal-hal ghaib namun memilih untuk hidup selaras dan berdampingan (contoh yang masih ada sampai sekarang bisa dilihat dari budaya masyarakat Bali). Hal-hal ghaib tersebut oleh mereka dianggap bukanlah sesuatu yang harus ditakuti seperti kebanyakan orang sekarang. Pasca 1500-an mulai masuk era kemunculan kerajaan Islam di Jawa dan kedatangan bangsa Eropa yang dianggap modern. Yang jadi pertanyaan apakah stigma takut terhadap hantu memang justru dibawa atau dibentuk oleh masyarakat modern?
RINO@rinO_Offbeat

@mayangraaa @utom_eggs Iyaa. Kemungkinan sebelum era hantu berbentuk manusia diimpor dari budaya luar, hantu yang dibayangkan oleh masyarakat zaman dulu itu berwujud binatang. Kayaknya mereka justru lebih takut sama binatang buas ketimbang hantu 😉

Indonesia
0
1
1
255
RINO retweetledi
utom_eggs
utom_eggs@utom_eggs·
Yang menarik asimilasi budaya yang berkembang itu bukan dari wardrobe nya (yang masih sama plek ketiplek pake daster putih), tetapi dari narasinya. Penamaan kuntilanak sering dikaitkan dengan cerita roh perempuan yang meninggal ketika tengah hamil atau ketika melahirkan. Ini merefleksikan situasi masyarakat agar peduli terhadap wanita hamil untuk memperhatikan kesehatan & keselamatannya. Narasi hantu perempuan yang meninggal karena diperkosa dan bergentayangan menuntut balas juga masih tetap ada. Secara narasinya masih sama sebagai salah satu cara untuk melindungi perempuan dari tindakan kriminal.
-@mayangraaa

@utom_eggs @rinO_Offbeat Iya gitu? Berarti kalau kunti lokal harusnya pake daster batik 😂

Indonesia
0
1
1
164
RINO
RINO@rinO_Offbeat·
@mayangraaa @utom_eggs Iyaa. Kemungkinan sebelum era hantu berbentuk manusia diimpor dari budaya luar, hantu yang dibayangkan oleh masyarakat zaman dulu itu berwujud binatang. Kayaknya mereka justru lebih takut sama binatang buas ketimbang hantu 😉
Indonesia
0
0
0
302
-
-@mayangraaa·
@utom_eggs @rinO_Offbeat Iya gitu? Berarti kalau kunti lokal harusnya pake daster batik 😂
Indonesia
1
0
0
268
RINO retweetledi
utom_eggs
utom_eggs@utom_eggs·
Hantu-hantu yang kita tahu sekarang kebanyakan merupakan cerita hantu yang diimpor dari budaya asing. Contohnya kuntilanak yang merupakan hantu yang diimpor Dari Eropa bernama white lady. Berdasarkan kajian antropologi, di abad pertengahan dulu banyak terjadi tindakan kriminal di Eropa terhadap perempuan seperti perampokan dan pemerkosaan. Cerita white lady ini kemudian dibuat oleh masyarakat sebagai salah satu cara untuk melindungi perempuan dari tindakan kriminal tersebut. Di Nusantara sendiri kemudian cerita white lady ini diadopsi dan berasimilasi dengan budaya lokal menjadi pontianak (yang kemudian menjadi cikal bakal penamaan kota Pontianak) dan kuntilanak. Oleh karena itu tidak aneh jika sosok kuntilanak digambarkan seperti perempuan memakai daster putih. Daster putih sendiri merupakan pakaian Eropa yang jelas bukan termasuk ke dalam pakaian yang biasa digunakan oleh perempuan Nusantara.
sebutsaja fer@ferdidwjlnt

mumpung maljum kasih dong opini atau cerita kalian tentang hal mistis di Indonesia

Indonesia
1
2
3
363
RINO
RINO@rinO_Offbeat·
@BaseBDG Dating apps banyak orang toxic, manipulatif, tapi sebenarnya pecundang
Indonesia
0
0
1
275
RINO
RINO@rinO_Offbeat·
Bangga dengan aktivitas sex hingga kecanduan pornografi menyebabkan perubahan struktur otak dan mengganggu area prefrontal cortex. Bisa dilihat contohnya bagaimana seseorang membuat tulisan yang belepotan gak jelas akibat dari penurunan kemampuan otak dan kesulitan fokus
SobatMiskinTV@MiskinTV_

Miskin Tak Masalah Tetapi Sex Rutin Karya Tanpa Sex=Hampa &Bohong Foto diambil dari rumah seorang pelukis di Jogjakarta. Bener ga nih statement ini mang @0tk0il ?

Indonesia
0
1
1
420
RINO retweetledi
utom_eggs
utom_eggs@utom_eggs·
Ada tokoh budaya sunda yang sebenarnya tidak suka dgn penyebutan suku sunda/orang sunda karena nama-nama suku yg kita kenal sekarang erat kaitannya dengan taktik devide et impera yg digunakan dari zaman kolonial. Tapi katakanlah kalau kasusnya dulu lebih banyak orang yg tinggal di daerah Bogor dibandingkan Bandung memang benar. Sebelum runtuhnya Pajajaran tahun 1579, area Bogor (Pakuan) merupakan ibukota sedangkan Kota Bandung sendiri baru didirikan di era Daendels (1808-1811) ketika membuat Jalan Raya Pos dari Anyer - Panarukan. Sebelumnya area Kota Bandung sekarang sering disebut Tatar Ukur oleh masyarakat sekitar yang bermukim sktr 11 Km dari Kota Bandung sekarang. Dulu di area tersebut sudah ada wilayah Kabupaten Bandung yang terakhir sebelum berdiri Kota Bandung dipimpin oleh Bupati R.A. Wiranatakusumah II. Pusat pemerintahannya ada di Krapyak (dekat sungai Citarum, Dayeuh Kolot). Ucapan yg terkenal Daendels waktu itu ke bupati, “Usahakan. Kalau nanti saya datang ke sini lagi, sebuah kota sudah dibangun.”
OVJ SEVENFOLD@nekadmorello

Abis riset-riset ternyata sebelum Belanda dateng orang sunda itu paling banyak ada di Bogor bukan Bandung

Indonesia
0
1
2
503
OVJ SEVENFOLD
OVJ SEVENFOLD@nekadmorello·
Abis riset-riset ternyata sebelum Belanda dateng orang sunda itu paling banyak ada di Bogor bukan Bandung
Indonesia
84
119
2K
183.4K
RINO
RINO@rinO_Offbeat·
@utom_eggs Bahasa Inggris sebagai bahasa pemersatu bangsa
Indonesia
1
0
1
307
RINO retweetledi
utom_eggs
utom_eggs@utom_eggs·
Dulu sebenarnya masyarakat kita yang hidup di antara berbagai komunitas sudah menguasai berbagai bahasa mulai dari bahasa daerah/ibu (bahasa di internal komunitas itu sendiri) & berbagai bahasa utk keperluan ekonomi dan sosial. Adanya bahasa nasional sebenarnya lambat laun membuat bahasa ibu perlahan pudar bahkan punah. Apalagi dengan adanya bahasa internasional yang terus digembar-gemborkan utk dipakai. Anehnya kalau ASN di kantor kelurahan, kantor kecamatan, pemkot, pemprov rapat pakai B. Inggris urgensinya apa?
Yerusolo Mania【DavidBeatt】🐿🦉🎨🔮🧟‍♀️☔🦚🍂🔨📜@BudiBukanIntel

Maksud lu ape woi??

Indonesia
3
1
2
401
-
-@mayangraaa·
Ini emang saya yg diuji, atau emang kalian itu sekumpulan orang aneh ya
Indonesia
1
0
0
109
RINO
RINO@rinO_Offbeat·
@sayorijoestar This isn’t funny. Just kind of disgusting freaks who like stuff like this
English
0
0
0
35
Meh
Meh@sayorijoestar·
ZXX
293
1.1K
7.7K
376.3K