Rini Gracia

27.3K posts

Rini Gracia

Rini Gracia

@rinigrace

Don't worry, be happy :)

in your heart Katılım Ocak 2013
1.9K Takip Edilen1.1K Takipçiler
Never
Never@neVerAl0nely___·
Di balik ramainya film dokumenter Pesta Babi ada mama mama Papua yang merasa dibohongi atas ijin yang tidak pernah diminta
Indonesia
98
242
2K
229K
Rini Gracia retweetledi
kaiii~
kaiii~@Qiii2584082·
@tempodotco boti si pemfilter yang jelek jelek, dan infoin yg baik baik doang si gendut nya juga tololll, BUKANNYA RISET SENDIRI BITCHHH KAYA GAPUNYA OTAK AJA EWHHHH SEMUA TOLOL, TURUN AJA LO SEMUA KAMPUNG
Indonesia
0
50
412
14.4K
Rini Gracia retweetledi
MyNameIsZahwa
MyNameIsZahwa@SeriusAmatX·
Obat ini bisa menyembuhkan Hepatitis C dengan tingkat kesembuhan 95%. Penyakit yang dulunya dianggap kronis dan mematikan, kini bisa disembuhkan hanya dalam 12 minggu. Tapi ada satu masalah besar. Harganya saat diluncurkan: $84.000 (sekitar Rp1,3 miliar) untuk satu pengobatan. Obat yang sebagian besar risetnya pakai uang rakyat Amerika, tapi akhirnya dijual dengan harga yang hanya orang kaya bisa beli. Ini kisah Sovaldi (Sofosbuvir) ▶️ salah satu contoh paling kontroversial bagaimana penemuan penyelamat nyawa berubah jadi mesin cuan.
MyNameIsZahwa tweet media
Indonesia
127
133
234
8.9K
Rini Gracia retweetledi
Catholic Arena
Catholic Arena@CatholicArena·
INDONESIA 🇮🇩 Four people were seriously injured after a drone dropped a BOMB at a Catholic Church at St Paul's Church, Intan Jaya shortly after Sunday Mass
Catholic Arena tweet media
English
42
473
1.5K
75.3K
Rini Gracia retweetledi
Nicolas Hulscher, MPH
Nicolas Hulscher, MPH@NicHulscher·
COVID SHOTS INCREASE YOUR RISK OF 7 MAJOR CANCERS Breast: +54% Colon: +35% Prostate: +69% Bladder: +62% Stomach: +34% Lung: +53% Thyroid: +35% HUNDREDS of studies now confirm COVID-19 “vaccines” are one of the largest carcinogenic exposures in HISTORY.
English
292
6.9K
12.6K
191.1K
Rini Gracia retweetledi
Imtiaz Mahmood
Imtiaz Mahmood@ImtiazMadmood·
Elon Musk's first wife once described what it's like to watch him fail. She said he doesn't react the way normal people react. When a rocket explodes, most people in the room go silent. Some cry. Some start calculating the financial damage. Musk pulls out his phone and starts making calls. Not emotional calls. Engineering calls. "What failed. When can we fix it. When's the next launch." His voice doesn't change. His face doesn't change. The rocket that just cost $60 million is already in the past. The next one is all that exists. She said it was the most unsettling thing she'd ever witnessed. Not because he was cold. Because he genuinely wasn't affected. The failure didn't register as failure. It registered as data. An experiment that produced results. Results that inform the next experiment. This is why he wins. Not because he doesn't fail. He fails more spectacularly than anyone in history. He wins because failure occupies zero psychological space. It enters as data and exits as action. Most people lose not because they fail but because they spend weeks processing the failure before acting again. Musk spends zero seconds. The gap between failure and next attempt is a phone call. - @multiplanet1
English
345
1.7K
9.9K
1.5M
Rini Gracia retweetledi
Lex Wu
Lex Wu@LexWu_13·
Tanah Air! Tanahnya kalian Ambil! Airnya kalian cemari!
Indonesia
30
6.7K
17.6K
110.9K
Rini Gracia retweetledi
Dandhy Laksono
Dandhy Laksono@Dandhy_Laksono·
Hari ini, 40 hari musim nobar PESTA BABI. Thanks penyelenggara, penonton, dan yang gotong royong menjadikan "setiap jengkal tanah adalah bioskop". Juga yang di garis depan menghadapi tekanan dan intimidasi. Meski segera dapat ditonton online, kita akan makin sering berhimpun ❤️
Dandhy Laksono tweet media
Indonesia
61
1.7K
7.1K
64.4K
Rini Gracia retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Apakah Kalimantan akan kembali disiram pertumpahan darah? 💔 Kalian yang mengaku peduli pada Indonesia, harus juga peduli pada rakyat Kalimantan. Ini bukan lagi masalah sepele. Ini sudah berada di titik tragis. Jika 9 sertifikat tanah tersebut tidak dikembalikan, bukan tidak mungkin Kalimantan akan kembali berlumuran darah, seperti ancaman yang di ucapkan petrus Sabang Merah ini.
Indonesia
134
805
2.3K
128.4K
Rini Gracia retweetledi
Arsy
Arsy@jo_arsy·
@indepenSumatera haji isam jadi sorotan karena keliatan "pribumi", tapi martias fangiono & keluarga main di bayang-bayang dengan skala kerusakan jauh lebih gede via perusahaan sawit & shadow company. serakahnya sama, cuma packaging-nya beda. hukum harus kejar semua, bukan cuma yang viral doang.
Indonesia
0
18
203
6.2K
Rini Gracia retweetledi
Vanilla_Almadina
Vanilla_Almadina@AntarticaSnowWW·
@indepenSumatera @tonichan157 Ada 10 perusahaan yg dimiliki oleh 1 keluarga yaitu JOHN LIN GROUP, ada juga di sana H.Isam, Fanggeoni, Martua Sitorus , mereka ini lah yg berada dibalik rusaknya jutaan hektar hutan Papua yg di dukung oleh pemerintah kita sendiri .... Babi2 itu berpesta di atas air mata rakyat
Indonesia
0
14
83
3.7K
Rini Gracia
Rini Gracia@rinigrace·
@indepenSumatera Bagaimana dgn Haji Isam sendiri min, mohon dikupas, bagaimana pak Haji dgn 10 perusahaan menguasai hutan Papua, jangan dibelokkan ke pihak lain. Apakah admin buzzer Haji Isam?
Indonesia
1
0
2
381
Rini Gracia retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
KELUARGA SERAKAH PENGHANCUR HUTAN PAPUA Banyak mata menyorot Haji Isam, tapi sedikit yang menyoroti salah satu pelaku utama kerusakan hutan Papua, dialah MARTIAS FANGIONO SEKELUARGA. Beberapa Kasus pernah menimpa si serakah ini, tapi selalu lolos. Ah, kalian pasti sudah tahu alasannya... orang berduit memang punya cara. 1. Kasus Korupsi Izin Sawit & Kayu di Kaltim (2004–2007) Total kerugian negara :Rp 1,2Triliun 2. Dugaan Penggelapan Pajak & Lahan Hutan Ilegal (2024–2025) Total kerugian negara : Rp 1,4 triliun 3. Proyek di Papua (Sawit & Food Estate) dan Deforestasi Besar-besaran via Shadow Companies Total kerugian negara: TAK TERHITUNG SANGKING BANYAKNYA Dan masih banyak kasus lainnya, aku tak berani sebut, Awak akut di buru🥲
Sumatera Adil & Federal tweet mediaSumatera Adil & Federal tweet media
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera

Sekarung beras cukup untuk menghidupi keluarga yang punya rasa syukur. Tapi jutaan hektar hutan papua tidak cukup untuk satu keluarga yang serakah. Ini jawabannya 👇

Indonesia
295
12.7K
26.1K
1.8M
Rini Gracia retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Sekarung beras cukup untuk menghidupi keluarga yang punya rasa syukur. Tapi jutaan hektar hutan papua tidak cukup untuk satu keluarga yang serakah. Ini jawabannya 👇
Indonesia
18
738
1.7K
691.1K
Anak ogi
Anak ogi@Anak__Ogi·
Dibongkar Ade Armando. Jokowi keliling Indonesia dgn PSI cuma agenda politik keluarga. Anaknya jadi ketum cuma 2 hari bergabung. Anaknya jadi wapres stlh aturan diubah. Jokowi akan kerja keras unk partai anaknya. Sdh jelas Jokowi ada demi keluarganya, termul @DedynurPalakka dkk masih tipu rakyat dgn narasi Jokowi ada demi rakyat. Termul nya licik, yg percaya beleng.😂🤪
Anak ogi@Anak__Ogi

Jokowi dan ternaknya salah pilih lawan.😂🤪 Pantas semingguan ini ga ada lagi kader PSI yg serang pak JK, bahkan kadernya ngemis2 minta ketemu pak JK, minta damai, termasuk @DedynurPalakka, ternyata Jokowi dan PSI sdh babak belur Krn serang JK dgn isu agama.😁

Indonesia
169
311
802
181.7K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada sesuatu yang terjadi hari ini yang menurut gue harus diperhatikan bukan karena mengejutkan, tapi karena sangat langka terjadi dari orang dalam pemerintahan Prabowo. Luhut Binsar Pandjaitan pergi ke Singapura. Duduk di depan investor global. Dan bilang dua kata yang hampir tidak pernah keluar dari mulut pejabat Indonesia dalam setahun terakhir ini: "Saya minta maaf." Dan ini konteks yang membuat kalimat itu sangat berat: Luhut tidak minta maaf soal hal kecil. Dia minta maaf soal sesuatu yang sudah melukai kantong investor secara nyata volatilitas pasar, tekanan harga minyak, risiko terhadap APBN Indonesia. "Saya minta maaf jika beberapa dari Anda mengalami dampak negatif karena situasi tersebut." Dua kalimat itu diucapkan di Singapura, di depan pengelola aset global adalah pengakuan yang tidak pernah kita dengar dari podium mana pun di Jakarta. Dan bandingkan dengan apa yang kita dengar selama ini dari Jakarta: Prabowo: "Mau dolar berapa ribu kek orang desa tidak pakai dolar." Purbaya: "Fundamental kita kuat." Gubernur BI: mengganti definisi stabilitas supaya kondisi buruk bisa disebut stabil. Misbakhun: memvalidasi narasi bahwa rupiah tidak pengaruhi rakyat kecil. Sementara Luhut di Singapura mengakui secara terbuka bahwa ada masalah serius yang sedang terjadi. Dan meminta maaf kepada orang-orang yang terdampak. Dan ini yang paling penting dari seluruh pertemuan itu: Luhut mengakui sudah mengingatkan Prabowo untuk mewaspadai tekanan ekonomi setelah Juli 2026. "Tapi saya juga ingatkan kepada Presiden, kita harus melihat dengan jelas setelah Juli. Fiskal dan budget negara kita akan diperbaiki pada akhir atau awal tahun berikutnya." Kalimat itu sangat penting. Karena artinya: di dalam istana pun sudah ada yang tahu bahwa kondisinya tidak baik-baik saja. Sudah ada yang memperingatkan. Sudah ada yang melihat datanya dengan jelas. Tapi yang keluar ke publik selama ini bukan peringatan itu. Yang keluar ke publik adalah narasi bahwa semua baik-baik saja. Dan ini detail yang paling mengkhawatirkan: Luhut mengakui bahwa kalau harga minyak dunia menembus 100 dolar per barel APBN akan menghadapi tekanan sangat besar karena asumsi dalam anggaran hanya 70 dolar per barel. Defisit tambahan yang muncul dari selisih itu saja: sekitar Rp200 triliun. Ini di atas defisit Q1 yang sudah Rp240 triliun. Ditutup dengan utang Rp258 triliun. Dan sekarang ada potensi tekanan tambahan Rp200 triliun lagi dari harga minyak yang naik. Dan itu baru dari satu variabel saja. Dan ini yang perlu diapresiasi dengan jujur: Gaya komunikasi Luhut di Singapura itu adalah gaya komunikasi yang seharusnya digunakan di dalam negeri juga. Bukan membela diri. Bukan menyalahkan faktor eksternal semata. Bukan mengganti definisi supaya angka buruk terlihat baik. Tapi mengakui bahwa ada masalah. Menjelaskan apa yang sedang disiapkan untuk mengatasinya. Dan meminta maaf kepada yang terdampak. Itu bukan kelemahan. Itu yang disebut komunikasi krisis yang benar. Itu yang investor global butuhkan untuk memutuskan apakah mereka mau tetap menaruh uang di Indonesia atau tidak. Karena investor tidak lari dari negara yang punya masalah. Investor lari dari negara yang tidak mau mengakui masalahnya. Tapi ini yang paling mengganjal: Kenapa harus di Singapura? Kenapa harus di depan investor asing dulu baru ada pengakuan jujur tentang kondisi ekonomi Indonesia? Kenapa rakyat Indonesia yang setiap hari merasakan langsung dampak dari semua tekanan ini tidak mendapat komunikasi yang sama jujurnya? Iswati di Gresik yang harga kedelainya naik Rp2.000 per kilogram. Rudi di Lombok yang kehilangan pekerjaan karena gerainya ditutup paksa. Guru honorer yang gajinya tidak naik sementara harga semua barang naik. Mereka tidak mendapat penjelasan yang jujur. Mereka tidak mendapat permintaan maaf. Mereka hanya mendapat narasi bahwa ekonomi kita kuat dan fundamental kita baik. Dan ini yang paling perlu direnungkan: Luhut bilang: "Ekonomi kita seharusnya masih sangat kuat dibanding beberapa negara lain." Tapi di kalimat yang sama dia mengakui ada defisit potensial Rp200 triliun dari harga minyak. Mengakui kondisi fiskal perlu diperbaiki. Mengakui ada masalah di sini dan di sana. Kalimat "masih kuat" dan kalimat "ada masalah serius" tidak bisa diucapkan bersamaan tanpa salah satu menjadi tidak jujur. Dan rakyat yang sudah terlalu lama mendengar "masih kuat" sementara merasakan "makin berat" setiap hari sudah sangat lelah dengan kontradiksi itu. Luhut melakukan sesuatu yang benar hari ini. Dia mengakui ada masalah. Dia minta maaf kepada yang terdampak. Dia berbicara dengan jujur tentang risiko yang ada. Itu langkah yang tepat. Dan layak diapresiasi. Tapi satu pertanyaan yang tersisa dan tidak bisa diabaikan: Kapan rakyat Indonesia mendapat kejujuran yang sama? Kapan yang berdiri di podium Jakarta dan berkata: "Ada masalah serius yang sedang kita hadapi. Ini kondisinya yang sebenarnya. Ini yang sedang kita lakukan. Dan kami minta maaf atas dampak yang sudah kalian rasakan." Karena investor Singapura sudah mendapatkan kejujuran itu. Mereka yang membuat keputusan berdasarkan data mendapat data yang jujur. Sementara rakyat Indonesia yang hidupnya paling langsung terdampak masih mendapat narasi bahwa orang desa tidak perlu khawatir soal dolar.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
90
140
448
55.6K
Rini Gracia
Rini Gracia@rinigrace·
@faizalassegaf Halah orang indonesia suka caci maki amerika dan trump, dikasih visa imigran pasti kegirangan.
Indonesia
0
0
0
28
Faizal Assegaf
Faizal Assegaf@faizalassegaf·
✍️ Apapun yang ucapkan dan direncanakan Trump adalah kebohongan. Pembohong ciri penguasa yang GILA...! *FA*
Indonesia
1
0
2
390