Sandi Juandi (S)

6.6K posts

Sandi Juandi (S) banner
Sandi Juandi (S)

Sandi Juandi (S)

@sandijuandi

Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil azhīmi ... When words are true and kind, they can change our world ~ #sandijuandi

The Republic of Indonesia Katılım Eylül 2009
940 Takip Edilen1.4K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Sandi Juandi (S)
Sandi Juandi (S)@sandijuandi·
I call back my power; my energy; my passion from all corners; people; places; things; situations than have been draining; siphoning; burdening; stealing my inner me: consciously or subconsciously, intentionally or unintentionally, from all realms; worlds; and directions of time.
Sandi Juandi (S) tweet media
English
1
0
0
310
Sandi Juandi (S)
Sandi Juandi (S)@sandijuandi·
Global Statistics@Globalstats11

Top 50 Best Cities To Raise A Family in 2026 1. 🇦🇺 Brisbane, Australia 2. 🇬🇧 London, United Kingdom 3. 🇳🇿 Auckland, New Zealand 4. 🇫🇮 Helsinki, Finland 5. 🇦🇺 Sydney, Australia 6. 🇦🇺 Perth, Australia 7. 🇦🇺 Melbourne, Australia 8. 🇸🇪 Stockholm, Sweden 9. 🇩🇪 Berlin, Germany 10. 🇰🇷 Seoul, South Korea 11. 🇫🇷 Paris, France 12. 🇮🇳 New Delhi, India 13. 🇨🇿 Prague, Czech Republic 14. 🇩🇰 Copenhagen, Denmark 15. 🇪🇸 Barcelona, Spain 16. 🇵🇹 Lisbon, Portugal 17. 🇳🇿 Wellington, New Zealand 18. 🇮🇹 Rome, Italy 19. 🇦🇹 Vienna, Austria 20. 🇪🇸 Madrid, Spain 21. 🇬🇧 Manchester, United Kingdom 22. 🇯🇵 Tokyo, Japan 23. 🇧🇪 Brussels, Belgium 24. 🇳🇱 Amsterdam, Netherlands 25. 🇩🇪 Munich, Germany 26. 🇨🇱 Santiago, Chile 27. 🇮🇳 Mumbai, India 28. 🇺🇸 New York, United States 29. 🇨🇦 Toronto, Canada 30. 🇧🇷 Rio de Janeiro, Brazil 31. 🇨🇦 Montreal, Canada 32. 🇯🇵 Osaka, Japan 33. 🇺🇸 Chicago, United States 34. 🇺🇸 Dallas, United States 35. 🇩🇪 Frankfurt, Germany 36. 🇧🇷 São Paulo, Brazil 37. 🇨🇭 Zurich, Switzerland 38. 🇺🇸 San Francisco, United States 39. 🇮🇹 Milan, Italy 40. 🇺🇸 Houston, United States 41. 🇿🇦 Johannesburg, South Africa 42. 🇺🇸 Washington D.C., United States 43. 🇨🇴 Bogotá, Colombia 44. 🇺🇸 Los Angeles, United States 45. 🇹🇷 Istanbul, Turkey 46. 🇿🇦 Cape Town, South Africa 47. 🇦🇷 Buenos Aires, Argentina 48. 🇺🇸 Phoenix, United States 49. 🇿🇦 Durban, South Africa 50. 🇲🇽 Mexico City, Mexico According To 2026 Research By Compare The Market | Evaluating Factors Such As Safety, Happiness, Cost Of Living, Green Spaces, Etc.

Pulo Gadung, Indonesia 🇮🇩
0
0
0
7
Sandi Juandi (S) retweetledi
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
Kita sering diajarkan oleh orang tua kita untuk banyak-banyak bersyukur. Nah ternyata penelitiannya ada loh yang intinya adalah 'gratitude literally rewires your brain'. Gue baru baca jurnal yang judulnya “Effects of gratitude meditation on neural network functional connectivity and brain-heart coupling” Yuk kita bahas! Jadi di penelitian ini pesertanya diminta latihan gratitude meditation cuma 5 menit, lalu di-scan otaknya pakai fMRI. Nah ternyata hasilnya? Gambarannya langsung menunjukkan kalau otak kita jadi lebih mudah fokus ke hal positif, lebih resilient terhadap stres, dan konektivitas antar area otak yang berhubungan sama kebahagiaan & ketenangan jadi lebih kuat. Nah jadi omongan orang tua kita itu bukan cuma teori, tapi terukur sebagai perubahan fungsional di otak secara real-time. Tapi yang perlu dicatat adalah perubahan ini terlihat dalam latihan singkat, untuk efek jangka panjang (perubahan struktur otak & gray matter) butuh penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasinya. Semoga bermanfaat!
Darshak Rana ⚡️@thedarshakrana

Gratitude rewires the brain. Gratitude rewires the brain. Gratitude rewires the brain. Gratitude rewires the brain. Gratitude rewires the brain. Gratitude rewires the brain. Gratitude rewires the brain. Gratitude rewires the brain. Gratitude rewires the brain.

Indonesia
9
503
1.7K
39.9K
Sandi Juandi (S) retweetledi
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
Jangan Malu Bila Jadwal Lari Kalian Masih Bolong-Bolong! Pernah ngerasa minder karena jadwal lari lo gak konsisten? Tenang, ternyata lari gak harus tiap hari kok buat dapet manfaatnya. Penelitian dari Journal of the American College of Cardiology (Lee dkk., 2014) ngelibatin lebih dari 55.000 orang dewasa dan ngikutin mereka selama 15 tahun dan hasilnya adalah cuma dengan lari 1–3 kali seminggu aja, risiko kematian akibat penyakit jantung bisa turun 47–61% dibanding orang yang gak pernah lari sama sekali. Nah yang menariknya adalah efek protektif ini tetap ada meskipun jadwalnya bolong-bolong. Jadi kalau minggu ini kalian cuma sempat lari sekali, itu masih jauh lebih baik daripada gak mulai sama sekali. Pertahankan ya!
dr. Adam Prabata tweet mediadr. Adam Prabata tweet mediadr. Adam Prabata tweet mediadr. Adam Prabata tweet media
Indonesia
11
136
556
11.9K
Sandi Juandi (S) retweetledi
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
PENELITIAN TERBARU! Bisa banget diterapkan pas tanggal merah begini nih. Tidur siang dengan durasi 20-60 menit, ternyata mamu mengembalikan kemampuan plastisitas otak, yang arti sederhananya adalah otak kita bisa lebih fresh dan siap untuk belajar lagi pada siang hingga malam hari. Nah ini bisa jadi strategi untuk kalian yang memang masih pelajar atau mahasiswa atau pekerjaannya tuh membutuhkan kerja otak yang sangat berat. Jadi sempatkan tidur siang deh, supaya otak kita bisa lebih fresh. Semoga bermanfaat.
Nicholas Fabiano, MD@NTFabiano

A short afternoon nap restores brain neuroplasticity.

Indonesia
56
1.5K
6.9K
153.8K
Sandi Juandi (S) retweetledi
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
Gua Mau Mencoba Rutin Makan Telur Setelah Baca Jurnal Ini Jadi ada systematic review (studi dengan tingkat kepercayaan tinggi) yang menganalisis >38.000 orang untuk melihat efek konsumsi telur dengan kemampuan kognitif. Penelitiannya menemukan kalau konsumsi telur 0.5–1 butir per hari berhubungan sama penurunan risiko demensia dan gangguan kognitif
Studi tersebut juga menunjukkan bahwa konsumsi telur dapat membuat memori lebih baik, kemampuan verbal meningkat, dan reaction time makin cepat (kalau makan 2 telur per hari) Mekanisme yang mendasarinya adalah telur itu kaya kolin & fosfolipid, nutrisi penting buat otak, yang berperan dalam pembentukan asetilkolin, sampai fungsi memori. Meskipun demikian, studi ini tetap punya bias yaitu orang yang makan telur rutin cenderung punya pola makan & status ekonomi lebih baik sehingga bisa berpengaruh pada performa kognitif. Kesimpulan: Makan telur sebanyak 0.5–2 telur/hari bisa jadi bagian penting untuk menjaga kesehatan otak Semoga bermanfaat 🙏
dr. Adam Prabata tweet mediadr. Adam Prabata tweet mediadr. Adam Prabata tweet mediadr. Adam Prabata tweet media
Indonesia
89
1.1K
3.8K
111.8K
Sandi Juandi (S) retweetledi
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
Ternyata membatasi akses internet di handphone kita selama 2 minggu tuh manfaatnya banyak. Izin menjelaskan penelitian ini ya. Jadi ada studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal PNAS Nexus (2025) yang meneliti perilaku digital kita dan hasilnya unik banget. Penelitian yang melibatkan 460 partisipan ini menguji efek dari pembatasan akses internet pada smartphone selama dua minggu. Hasilnya menunjukkan bahwa mematikan data seluler berasosiasi dengan peningkatan sustained attention (kemampuan atensi berkelanjutan), persepsi kesehatan mental, serta subjective well-being. Jadi dengan mengurangi digital noise di handphone kita, maka kita bisa lebih melakukan hal-hal yang dapat bermanfaat untuk otak dan kesehatan mental, antara lain: -Interaksi sosial tatap muka (meningkatkan regulasi emosi) -Aktivitas fisik (memicu pelepasan neurotrofin) -Paparan lingkungan terbuka (menurunkan kadar kortisol) Semoga bermanfaat
Carnivore Aurelius ©🥩 ☀️🦙@AlpacaAurelius

wow, blocking mobile phone internet for just 2 weeks: - reversed 10 years of brain cognitive aging - reduced depression MORE than antidepressants before taking any drug, go amish for a week

Indonesia
7
172
552
12.8K
Sandi Juandi (S) retweetledi
Anthony Albanese
Anthony Albanese@AlboMP·
We’ve set up a new Fuel Supply Taskforce, led by Anthea Harris. Working with states and territories, the taskforce will make sure fuel gets where it’s needed most. It will bring together experts and industry to protect our fuel supply, and make sure we have the latest information on supply and demand.
English
2.8K
228
907
338.1K
Sandi Juandi (S) retweetledi
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
KEHILANGAN 1 JAM TIDUR membutuhkan hingga 4 HARI untuk pemulihan Kalian pernah gak ngerasa “ah cuma kurang tidur 1 jam, santai lah”? Ternyata penelitian menyebutkan efeknya gak sesantai itu! Ini semacam tamparan gue pribadi juga sih saat menjalani kehidupan sebagai PPDS ini. Jadi gue baru nemu penelitian yang bikin mikir ulang soal pola tidur yang intinya adalah kehilangan 1 jam tidur aja bisa bikin tubuh butuh sampai 4 hari buat pulih penuh. Penelitian kecil ini melibatkan 15 laki-laki dewasa muda dan dilihat pola tidurnya dengan hasil yang cukup membuat kaget yaitu: 1 jam hutang tidur, ternyata butuh tidur durasi optimal (7–9 jam) selama 4 hari berturut-turut buat bener-bener tubuh bisa balik normal. Ini konteksnya juga termasuk pemulihan metabolisme tubuh yang terganggu akibat kurang tidur. Hutang tidur itu bisa mengganggu irama sirkadian, yang akhirnya ngaruh ke risiko penyakit metabolik, jantung, dan pembuluh darah. Jadi kalau lagi kurang tidur, jangan berharap pulih hanya dengan satu malam ‘balas dendam tidur’. tapi butuh 4 hari tidur malam dengan durasi cukup. Jaga tubuh kalian baik-bak ya!
dr. Adam Prabata tweet mediadr. Adam Prabata tweet mediadr. Adam Prabata tweet mediadr. Adam Prabata tweet media
Indonesia
266
7.2K
19.9K
469.4K
Sandi Juandi (S) retweetledi
Rod Brazier
Rod Brazier@DubesAustralia·
Ramadan mengingatkan kita akan pentingnya berbagi & kebersamaan. Suatu kehormatan dpt bergabung dg Pak MenKo Djamari Chaniago, Pak Menteri Ara Sirait, Kasal Laksamana TNI Dr Muhammad Ali & Dubes negara sahabat dlm membagikan bingkisan lebaran kpd keluarga di Menteng & sekitarnya
Rod Brazier tweet mediaRod Brazier tweet mediaRod Brazier tweet mediaRod Brazier tweet media
Indonesia
0
2
8
521
Sandi Juandi (S) retweetledi
Richard Marles
Richard Marles@RichardMarlesMP·
Indonesia's Defence Minister @sjafriesjams and I had the chance to meet today for the first time since the signing of the Australia-Indonesia Treaty on Common Security — the Jakarta Treaty — last month. It was a great opportunity to discuss the strong momentum that exists in growing our defence relationship as we work together to support a secure and peaceful Indo-Pacific region.
Richard Marles tweet mediaRichard Marles tweet mediaRichard Marles tweet media
English
23
25
61
4.8K
Sandi Juandi (S) retweetledi
Mufti Menk
Mufti Menk@muftimenk·
Every night of Ramadan is a door. Some walk past it. Some knock. And some enter with tears and come out forgiven. Almighty, protect us from Hellfire and grant us Your forgiveness.
English
190
1.4K
6.8K
127.4K
Sandi Juandi (S) retweetledi
Kemhan RI
Kemhan RI@Kemhan_RI·
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin @sjafriesjams menerima kunjungan kehormatan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia H.E. Richard Marles di Kantor Kemhan, Jakarta, pada Kamis (12/3).
Kemhan RI tweet media
Indonesia
2
6
23
1.7K
Sandi Juandi (S) retweetledi
AAA
AAA@9600331AAA·
@karirfess @grok kalau top 10 di indo?
Indonesia
1
1
0
27.6K
Sandi Juandi (S) retweetledi
KBRI Riyadh, Indonesian Embassy in Riyadh
WNI di Arab Saudi, sudah Lapor Diri? 🇮🇩 Lapor Diri WNI lebih mudah melalui portal resmi KBRI Riyadh: kbririyadh.id Jika sebelumnya sudah pernah melakukan Lapor Diri, tidak perlu melakukan Lapor Diri kembali Yuk Lapor Diri sekarang! Pastikan tercatat, tetap aman✅️
KBRI Riyadh, Indonesian Embassy in Riyadh tweet mediaKBRI Riyadh, Indonesian Embassy in Riyadh tweet mediaKBRI Riyadh, Indonesian Embassy in Riyadh tweet media
Indonesia
1
3
7
578
Sandi Juandi (S) retweetledi
Senator Penny Wong
Senator Penny Wong@SenatorWong·
The Australian Government has directed the departure of dependants of Australian officials posted to the UAE, due to the deteriorating security situation. Our travel advice has been updated to reflect that direction. We continue to advise Australians not to travel to the UAE.
English
129
65
237
35.1K
Sandi Juandi (S) retweetledi
KBRI Riyadh, Indonesian Embassy in Riyadh
Yth. WNI di Arab Saudi, Terlampir imbauan KBRI Riyadh terkait perkembangan situasi keamanan terkini. Mohon tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan mengikuti arahan yang disampaikan dalam imbauan tersebut. Mohon bantuannya untuk meneruskan informasi ini kepada sesama WNI.
KBRI Riyadh, Indonesian Embassy in Riyadh tweet media
Indonesia
50
917
3.1K
134.2K
Sandi Juandi (S) retweetledi
S. B. Yudhoyono
S. B. Yudhoyono@SBYudhoyono·
HARI-HARI YANG MENENTUKAN SEJARAH AMERIKA DAN IRAN: PERANG ATAU DAMAI? Jenewa kota yang indah, damai dan saat ini hawanya sejuk. Namun, jam-jam ini, hari-hari mendatang, kota yang penuh legenda ini bisa menjadi saksi sejarah. Bisa melahirkan sebuah “game change” yang berimplikasi besar pada perkembangan dunia. Di penghujung Februari 2026 ini, tengah berlangsung sebuah perundingan dan negosiasi yang sangat penting. Juru runding Amerika Serikat tengah melakukan pertemuan tidak langsung (melalui mediator) dengan juru runding Iran. Banyak kalangan yang tengah menunggu hasil negosiasi itu, utamanya bangsa-bangsa di kawasan Timur Tengah. Sukses atau gagal? Bawa kedamaian, atau sebaliknya menyulut terjadinya peperangan yang dahsyat? Semua tahu bahwa negosiasi, utamanya menyangkut masa depan proyek nuklir Iran itu sesuatu yang sangat rumit dan tidak mudah untuk membangun opsi yang bisa diterima kedua belah pihak. Kepentingan kedua negara sangat berbeda. Ketika perundingan tengah berlangsung, di kawasan Timur Tengah sedang berhadap-hadapan dua negara yang siap berperang. Para juru runding juga harus cerdas membaca pikiran kedua pemimpin yang memberikan mandat pada mereka, Presiden Trump dan Ayatullah Khamenei. Membangun “harmoni” antara juru runding dengan para bosnya mungkin juga sesuatu yang tidak mudah. Sebagai seorang yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam resolusi konflik, baik pada tingkat nasional maupun internasional, saya mesti mengatakan bahwa sebuah negosiasi itu sangat melelahkan. Perlu kesabaran, kecerdasan, dan keuletan. Siap untuk berkompromi serta bersedia untuk sebuah “take and give”. Keinginan dan sasaran yang digariskan oleh kedua pemimpin negara juga harus sangat dimengerti. Khusus negosiasi Amerika-Iran ini, saya mengamati bahwa kedua pemimpin mereka, Donald Trump dan Ali Khamenei memiliki “uniqueness”. Keduanya memiliki ego, ambisi dan juga “personal interest”. Trump khawatir kalau sampai gagal, reputasi serta “legacy” indah yang ingin diraih bisa hancur berantakan. Ali Khamenei juga khawatir kalau sengketa sengit dengan Amerika ini, jika nasibnya naas, bisa berakhir dengan pergantian rezim dan “he must go”. Berarti, ini merupakan “survival interest” buat pemimpin Iran itu. Banyak pihak yang memprediksi atau menyimpulkan jika perundingan ini gagal, maka perang besar pun akan segera meletus. Ibaratnya kondisi sudah matang. Tinggal menunggu komando Trump dan Khamenei. Pendapat saya, terjadinya perang yang seolah diniscayakan itu, bisa iya, bisa tidak. Apalagi kalau para jenderal di kedua belah pihak, terus mengawal pengambilan keputusan para pemimpinnya. Trump dan Khamenei tidak akan gegabah dalam memerintahkan tentaranya untuk berperang. Terlalu tinggi risiko dan harga yang harus mereka bayar kalau keputusannya salah. Ada catatan penting bagi seorang “commander-in-chief” untuk mengambil jalan perang guna memenuhi kepentingan nasionalnya. Pertama, apakah perang itu harus dilaksanakan atau masih ada opsi yang lain? Inilah yang sering disebut “war of necessity” dan “war of choice”. Pada akhirnya, kedua belah pihak akan menentukan berperang atau menempuh jalan lain. Kedua, negara siap berperang kalau kalkulasi rasionalnya menjamin bahwa perang dapat dimenangkan. Baik Trump maupun Khamenei harus bisa meyakinkan dirinya sendiri, dengan menggunakan logika dan akal sehatnya, bahwa perang yang ia pilih memang akan bisa dimenangkan. Karena perang terkait dengan nasib dan masa depan rakyat yang dipimpinnya, yang memberikan mandat dan kepercayaan, suara mereka mesti didengar. Pertimbangan dan saran para jenderal dan petinggi militer juga mesti diindahkan, jangan terkubur dengan ego pemimpin yang kelewat tinggi. Bagi Amerika yang boleh dikatakan terus sesumbar untuk menghancurkan Iran (meskipun belakangan Iran juga mengobarkan dan menjanjikan ancaman), perlu dipikirkan dalam-dalam sebelum mengambil keputusan untuk berperang. Maksud saya, jangan-jangan bagi Amerika menang perangnya sulit dicapai, kemudian “exit” atau mengakhiri peperangan juga tidak mudah dilakukan. Ingat kembali pengalaman pahit ketika melakukan peperangan di Vietnam, Irak dan Afghanistan. Ingat, Iran adalah Iran. Iran bukan Irak dan bukan Afghanistan. Terakhir, ada pesan dari seorang warga Indonesia dan juga warga dunia melalui media ini. Bukan hanya untuk Presiden Trump dan Ayatullah Khamenei, tetapi juga untuk seluruh pemimpin politik di dunia yang di tangannya ada sebuah tombol untuk memulai peperangan. Begini pesan saya. Para perwira dan para prajurit itu juga punya jiwa, punya keyakinan, punya akal sehat, dan tentunya punya harapan. Kalau soal berkorban untuk nusa dan bangsa, tentara selalu siap mengorbankan jiwa dan raganya. Hal itu tidak perlu diragukan. Selama 30 tahun saya mengabdi di dunia militer, lima tahun saya pernah bertempur untuk Sang Merah Putih. Namun, sukses sebuah peperangan juga ditentukan oleh apa yang ada dalam hati dan pikiran para prajurit. Ada kalimat indah yang mesti diingat oleh para pemimpin politik – presiden atau perdana menteri – “Soldiers will not fight and die, unless they know what they fight and die for” (Prajurit tidak bertempur dan siap untuk mati, kecuali mereka tahu untuk apa mereka bertempur dan mati) *SBY*
Indonesia
725
7.3K
30.1K
2M
Sandi Juandi (S) retweetledi
Rod Brazier
Rod Brazier@DubesAustralia·
Merasa terhormat dengan kehadiran Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Pak Brian Yuliarto, dalam acara buka Bersama kami dengan para mitra pembangunan. Acara ini menjadi kesempatan untuk berinteraksi & menegaskan kembali kemitraan pembangunan antara 🇦🇺 dan 🇮🇩.
Rod Brazier tweet mediaRod Brazier tweet mediaRod Brazier tweet mediaRod Brazier tweet media
Indonesia
0
1
6
327
Sandi Juandi (S) retweetledi
Rod Brazier
Rod Brazier@DubesAustralia·
Australia merasa terhormat memimpin MIKTA pd 2026. Kami mengapresiasi Republik Korea atas kepemimpinannya pd 2025. Sbg kekuatan menengah, Meksiko, Indonesia, Korea, Türkiye & Australia bekerja sama menghubungkan wilayah & mendukung keseimbangan yg kondusif di dunia multipolar.
Senator Penny Wong@SenatorWong

Australia is honoured to chair MIKTA in 2026. We thank the Republic of Korea for its leadership in 2025. As assertive middle powers, Mexico, Indonesia, Korea, Türkiye & Australia work together to bridge across regions and contribute to a favourable balance in a multipolar world.

Indonesia
0
3
8
517