alaf baru

8.6K posts

alaf baru banner
alaf baru

alaf baru

@ssd0027

Public transportation enthusiast

Katılım Ocak 2012
487 Takip Edilen97 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
alaf baru
alaf baru@ssd0027·
"ada yg bilang, bangsa yg bodoh adalah bangsa yg gampang diprovokasi. saya harap semua diam dan berfikir" ---rencanabesar, 161209
Indonesia
0
0
2
0
alaf baru retweetledi
Ferry Koto
Ferry Koto@ferrykoto·
Seorang Presiden, tidak shalat idul Adha bahkan tidak shalat sama sekali, itu bukan sebuah pelanggaran perUUan, bukan pelanggaran apapun dalam tugasnya sebagai Presiden. Bukan juga termasuk perbuatan tercela. Bahkan saat pencalolan dan pemilihan Presiden pun, indikator ketaatan menjalankan agama itu tidak jadi ukuran. Yang ada hanya syarat KOSMETIK berupa syarat Bertaqwa kepada TYME, tanpa ukuran apapun, tanpa pebuktian apapun. Bagi yang belajar hukum Tata Negara ini namanya syarat MAKNAWI. Jadi ndak usah lah dipersoalkan. Kalau mau mempersoalkan, coba dorong perubahan UU dalam persyaratan Presiden, wajib orang yg menjalankan perintah agama dan menjauhi yang dilarang (Arti Taqwa sebenarnya). Jika UU tak melarang, tak patut kita persoalkan. Paling jauh kita hanya bisa mempersoalkan saja saat pemilihan, untuk tidak dipilih calon yang beragama tapi tak menjalankan perintah agama, alias agama KTP.
TxtdariHI@TxtdariHI

Terpantau

Indonesia
47
15
71
35K
alaf baru
alaf baru@ssd0027·
Ke masyarakat Sunda nya mana?
Indonesia
0
0
3
890
alaf baru retweetledi
Robin
Robin@iamrobiinn·
DOUBLE-DOUBLE TRACK, OON. Jujur kirain DDT itu udh sampe Cikampek, atau minimal Cikarang. Ternyata emang negara gak mau fokus benahi transportasi rel, padahal duit ada. Jangan harap transportasi rel bisa dibangun di Papua kalo yg di Jawa aja masih pake jalur warisan Belanda. Gak usah jauh-jauh deh sampe Papua, itu Nambo-Cikarang aja gak jadi-jadi sampe sekarang.
Indonesia
100
2.5K
5.5K
205.1K
alaf baru
alaf baru@ssd0027·
@PAClearning Aksesnya diblokir teddy kali, belum tentu wowonya yang ga mau, tp teddynya yg gamau
Indonesia
0
3
123
3.8K
alaf baru retweetledi
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
Di Hadapan Prabowo, Quraish Shihab Ingatkan Kekuasaan Berasal dari Tuhan ~RS
Indonesia
342
5.7K
28.4K
1.5M
alaf baru
alaf baru@ssd0027·
@itbfess_x Dulu ketika uang beasiswa masih disalurkan langsung oleh pemberi beasiswanya, terbilang selalu lancar. Giliran diambil alih penyalurannya jadi sama Ditmawa, ada aja masalahnya. Sudah saatnya penyalurannya dibalikin lagi jadi langsung oleh pemberi beasiswa.
Indonesia
0
0
94
3.7K
alaf baru retweetledi
suaradotcom
suaradotcom@suaradotcom·
(3/12) Presiden Indonesia Suharto bersama Wakil Presiden B J Habibie (kiri) dan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Faisal Tanjung (kanan) pada saat kedatangan dari KTT G-15 Kairo di bandara,Jakarta (14 Mei 1998). #habibie
suaradotcom tweet media
Indonesia
1
3
4
0
alaf baru
alaf baru@ssd0027·
DR. Mahathir Mohamad menjawab soalan pemberita selepas mempengerusikan mesyuarat pertama Majlis Tindakan Ekonomi Negara (MTEN) yang turut dihadiri Datuk Seri Anwar Ibrahim (Menteri Kewangan) dan Daim Zainuddin (Pengarah Eksekutif MTEN) di Kuala Lumpur pada 1998.
alaf baru tweet media
Indonesia
0
0
0
52
Ken
Ken@ruffleseed·
@FreeMsian DSAI HP profile photo checks out hahahahhaa
Italiano
1
0
4
1K
FreeMalaysian
FreeMalaysian@FreeMsian·
Rafizi claims Anwar forwarded this Ceplos tweet in WhatsApp Group to get people to retweet. Shameful conduct of a PM.
FreeMalaysian tweet media
English
6
46
126
19.3K
alaf baru retweetledi
이사 dojjunn
이사 dojjunn@dojjunn·
gw kira yg mundur, cuma ketua OJK ama BEI. ternyata semuanya coyy.. 😂😂 kena marah RI 1 sih pasti
이사 dojjunn tweet media
Indonesia
1.1K
8.7K
57.7K
3.4M
alaf baru
alaf baru@ssd0027·
@zhil_arf Soedibjo Rahardjo yang kemudian jadi besannya Habibie itu kah?
Indonesia
0
1
6
2.1K
zhil
zhil@zhil_arf·
Pada 1988, Kepala Staf Umum ABRI yang baru menjabat, Soedibjo Rahardjo, diminta menghadap Tutut Soeharto. Di pertemuan itu, Tutut menuntut permintaan mengejutkan. Tutut meminta seluruh bisnis senjata ABRI. Semuanya. Apabila ABRI membeli tank dari luar negeri, yang memegang pembeliannya harus perusahaan pengimporan milik Tutut. Tidak boleh ada kandidat lain di tender. Demikian untuk senapan mesin, bom, peluru, truk, logistik, dll. Seluruh industri ini harus diserahkan kepada Tutut. Semuanya, segalanya, seluruhnya sampai setiap baut dan sekrup. Hanya Tutut seorang yang boleh memproduksi atau mengimpornya. Apabila ABRI punya pemasok lain termasuk pabrikan milik sendiri, pemasok itu harus segera dicampakkan dan diganti Tutut. Kesanggupan dan kompetensi Tutut untuk memasok seluruh senjata yang dibutuhkan seluruh ABRI akan dipikirkan nanti. Apakah Tutut tahu bagaimana cara memasukkan tank ke dalam kapal dan mengirimnya ke Indonesia, itu urusan nanti. Apakah Tutut punya kapal untuk melakukannya, itu nanti. Printilan kecil. Yang penting, Tutut seorang harus mendapat jaminan monopoli penuh terhadap seluruh industri alusista di seluruh ABRI. Tutur mencatut bahwa ini adalah arahan dari ayahnya, Soeharto. Skandal ini tercatat dalam buku otobiografi Laksamana Soedibjo yang berjudul "The Admiral". Soedibjo sendiri adalah orang Angkatan Laut pertama yang berhasil berprestasi menduduki jabatan setinggi itu di Mabes ABRI. Menurut Soedibjo, ia terkejut dengan keserakahan Tutut. Pasalnya, saat itu ada 350 perusahaan dan pabrik alusista berbeda yang menyuplai senjata ke ABRI. Ada yang besar, ada yang kecil rumahan. Perusahaan-perusahaan ini memperkerjakan banyak sekali purnawirawan ABRI. Apabila 350 perusahaan itu dicampakkan begitu saja oleh ABRI dan bangkrut, para purnawirawan itu akan kehilangan pekerjaan mereka. Tutut tidak peduli dan menuntut supaya nantinya, kontrak seluruh 350 perusahaan perusahaan itu tidak udah diperpanjang, tetapi diganti oleh bisnis-bisnis milik Tutut. Kelakuan Tutut yang secara terbuka serakah gila duit dan tanpa malu ini membuat Soedibjo panas. Soedibjo menghardik: "Anda masih kurang duit?" Tutut sepertinya terkejut bahwa seorang tentara dan Kepala Staf Umum ABRI menolak dijadikan anjing peliharaan patuh yang berjongkok apabila disuruh berjongkok. "Lho, jangan gitu dong," kata Tutut gugup dalam bahasa Jawa kepada Soedibjo. Soedibjo murka. "Kamu kaya harta tapi miskin akhlak," bentaknya dalam bahasa Inggris. Usaha Tutut untuk menguasai seluruh industri senjata ABRI pun kandas, untuk saat itu. Pada tahun 1992, Soedibjo dipindahkan ke luar negeri untuk menjadi duta besar. --- Pada tahun 1994, Indonesia mengimpor sebanyak 104 tank Scorpion dari Inggris. Jumlahnya sangat besar. Kejanggalannya membludak. Perampokannya fantastis. Tutut diseret ke depan Komisi I DPR pada tahun 2005 untuk diperiksa atas megakorupsi militer ini. Akan tetapi, pada akhirnya Tutut tak pernah ditangkap. Hari ini Tutut dan keluarga hidup santai bersama pundi-pundi raksasa kekayaan pribadi keluarga Cendana yang ditumpuk dari berbagai sumber, seperti: - Berbagai kejanggalan """bisnis""" alusista tentara seperti 104 tank Scorpion, - Monopoli total terhadap seluruh dan semua proyek konstruksi jalan tol pada masa Orde Baru, - Proyek pembangunan pipa migas Pertamina se-Jawa yang harganya mahal tidak masuk akal secara misterius (Note: perampokan ini dilakukan di tengah-tengah krisis ekonomi tahun 1998 yaitu pada bulan Februari, ketika rakyat sedang miskin dan menganggur), - Uang cash dari Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) 1997 yang hilang dan tak pernah dikembalikan (Note: dana BLBI disuntikkan untuk menstabilkan ekonomi negara, tetapi malah dirampok sehingga krismon menjadi sangat ekstrem), - Uang cash titipan bank-bank milik negara sebanyak Rp 6 triliun yang hilang misterius ketika masuk 7 yayasan milik Soeharto (ternyata dicuri langsung oleh Soeharto pribadi dan dibagi-bagikan seperti angpao ke anak-anaknya), - dll.
zhil tweet mediazhil tweet media
zhil@zhil_arf

Menurut analisis Prof. Salim Haji Said, calon tunggal penerus Soeharto adalah Tutut Soeharto. Kalau Orde Baru gagal tumbang, Tutut akan menjadi Presiden ke-3 Indonesia pada tahun 2003. Konspirasi ini dimulai Soeharto sejak 1993. Pada 1997, Tutut sudah jadi Waketum Golkar dan Ketua Fraksi Golkar di MPR. Pada saat itu Salim Said mendengar rencana bahwa Tutut akan menjadi Menteri Sosial, lalu Ketua Umum Golkar, lalu Presiden pada tahun 2003. Konspirasi yang didalangi Soeharto tersebut hanya berjalan sampai Tutut diberi jabatan menteri karena rezim Soeharto keburu tumbang. Bahwa Soeharto dan gerombolan keluarganya yang sangat serakah dan rampok ternyata masih bebal meneruskan rencana jahat, gila, egois, dan nepotistik ekstrem ini di tengah-tengah Maret 1998 adalah sangat keterlaluan. Pasar tak bisa menerima. IMF tak bisa menerima. Golkar tak bisa menerima. ABRI tak bisa menerima. Tidak ada yang percaya bahwa rezim Soeharto-Tutut yang jelas-jelas gagal dan inkompeten akan mampu mencegah Indonesia roboh, apalagi memimpin proses Reformasi yang dibutuhkan untuk keluar dari krisis dan mencegahnya agar tak kembali terulang. Apalagi Soeharto sendiri hampir mati kena stroke pada November 1997. Oposisi tak percaya. Ulama dan tokoh masyarakat seperti Cak Nur yang dimintai Soeharto untuk masuk "Dewan Reformasi" tak percaya. Elite penguasa tak percaya. Bandit dan koruptor pun tak percaya. Tidak ada yang percaya pada gerombolan rampok yang telah washed out kehilangan pamor ini. Indonesia gagal pulih dari Krisis 1997 seperti negara-negara tetangganya dan malah roboh sendiri. Anyways, selain tugas informal dari Soeharto sebagai Ahli Negara yang bertugas mengendalikan kabinet jika Soeharto yang luar biasa sangat tua dan sakit-sakitan tidak hadir, secara resmi Tutut memang "hanya" diberi jabatan Menteri Sosial oleh Soeharto pada Kabinet Pembangunan VII. Menteri Sosial berkuasa terhadap distribusi seluruh bansos di Indonesia. Jabatan ini sangat cocok bagi Tutut yang hendak cari popularitas populis sebagai Tokoh Bansos Nasional dengan kekaisaran perusahaan media yang dimilikinya. Ia luar biasa sangat rajin membagikan bansos dengan direkam TV. Sebelum Krisis 1997 menghantam, Gus Dur sepertinya setuju dengan analisis bahwa Tutut dipastikan menjadi presiden berikutnya, dan menjadi dekat dengan Tutut demi menjamin ruang hidup bagi NU di dekade-dekade selanjutnya. Tutut diajak kunjungan ke berbagai pesantren NU. Coba kita bayangkan apa yang terjadi apabila pada 1998 Orde Baru berhasil diselamatkan, gerakan Reformasi berhasil ditumpas seperti Tiananmen di China, Gus Dur dan Megawati dan Amien Rais berhasil dibasmi, dan Tutut dipilih MPR menjadi Presiden pada tahun 2003 untuk menggantikan Soeharto. Kita abaikan dahulu bagaimana "Tiananmen" (sebagaimana dianjurkan oleh Pangkostrad saat itu) boleh jadi akan memicu perang saudara, pemberontakan daerah, konflik etno-sektarian, keruntuhan ekonomi, kemiskinan ekstrem, pengangguran massal, serta anarki total yang memberi ruang bebas bagi gerombolan bandit, teroris, kartel narkoba, judi online, dan bajak laut seperti di Myanmar dan Somalia hari ini. Untuk sekarang kita tinjau saja sisi ekonominya. Sejarah ekonomi menunjukkan bahwa masa kekuasaan hipotetis Tutut ini ternyata akan berbarengan dengan Commodity Boom yang akan berlangsung sampai 2014. Pada masa itu, harga harga jual ekspor sawit, migas, batu bara, bijih nikel, bijih bauksit, pasir galian, dll sangat melambung tinggi di seluruh dunia. Dalam skenario ini, gerombolan keluarga Cendana yang sangat gila serakah akan uang dan berkuasa penuh terhadap sistem otoriter Orde Baru pun akan menduduki posisi strategis untuk memonopoli utuh seluruh ekonomi Commodity Boom tahun 2000-2014 seperti VOC pada tahun 1600an. Semua sawit, semua batu bara, semua bauksit, semua galian pasir akan dapat diambil alih. Semuanya akan masuk ke dalam pundi-pundi kekayaan raksasa pribadi keluarga Cendana, yang akan membalon berkali kali lipat. Tentakel aliran bisnis keluarga Cendana akan menjalar ke setiap RT RW di Indonesia: perumahan cluster, pertokoan, mall, logistik, maskapai, yayasan, sekolah, bank, peminjaman kredit, jaringan telepon, jaringan internet, ormas, ormas keagamaan, gerombolan preman tukang pukul. Model-model ekonomi yang diterapkan pada monopoli ekspor impor pasokan bensin nasional Petral, monopoli cengkeh BPPC, pengadaan tank Scorpion, dll akan diterapkan untuk mengelola seluruh dan semua ekonomi Commodity Boom dan semua turunannya, serta seluruh aspek pemerintahan lainnya. Tanpa rem dari reformasi hukum dan tata kelola serta tanpa penciptaan kelas profesional pasca-Reformasi terutama di sektor keuangan, aliran dana Commodity Boom ini boleh jadi akan mengikuti tren dunia yang sangat umum saat itu, yaitu tersedot seluruhnya untuk ditanamkan dalam aset spekulatif real estate yang meletus pada tahun 2008. Supaya negara tidak kembali roboh seperti 10 tahun lalu, suatu BLBI Jilid II kemungkinan akan dialirkan untuk mem-bailout bank dan perusahaan aset keluarga Cendana yang meletus kolaps pada tahun 2008 dalam skenario ini. Sebagaimana 1997, pajak rakyat dirampok habis-habisan untuk menyelamatkan kekayaan pribadi keluarga. Daftar Presiden Indonesia 1945-1967: Soekarno 🔴 1967-2003: Soeharto 🟡 2003-: Tutut Soeharto 🟡 Kabinet Pembangunan VIII (2003-2008) 1. Presiden: Tutut Soeharto 🟡 2. Wakil Presiden: R. Hartono 🟤 3. Menteri Pertahanan dan Keamanan/Panglima ABRI/Panglima Kopkamtib: P****** S******* 🟤 4. Menteri Dalam Negeri: Feisal Tanjung 🟤 5. Menteri Luar Negeri: H***** D************** 🟡 6. Menko Ekonomi: Fuad Bawazier 🟡 7. Menteri Keuangan: Soedrajad Djiwandono 🟡 8. Menteri Perindustrian: Sudono Salim ⚪ 9. Menteri Perdagangan: Bob Hasan ⚪ 10. Menteri Pertanian dan Kehutanan: Bambang Soeharto 🟡 11. Menteri Pertambangan dan Energi: Tommy Soeharto 🟡 12. Menteri Pemuda dan Olahraga: Sigit Soeharto 🟡 13. Menteri Sosial: Titiek Soeharto 🟡 14. Menteri Negara Peranan Wanita: Mamiek Soeharto 🟡

Indonesia
218
2.1K
5.7K
668.3K
alaf baru
alaf baru@ssd0027·
@sjfi_twider PMX, Tun M, Najib. Mostly itu sahaja yg ramai tahu. Tambah Zahid, arwah Bung Moktar, Saddiq. Pudin Tion pun tak ramai tahu. Rayer Jelutong & Sani Hulu Langat sama mcm arwah Bung, sbb video2 Parlimen dekat Youtube. Topek anak speaker sebab mengaji dekat universiti Bandung 😂
Indonesia
1
1
8
2K
SejaFi 🇲🇾 #SharedHeritage 🇵🇸 #FreeOrPartition
This hurts more when you had Jawa great grandparents and some Indonesians trolls/buzzers be like "Loe itoe Jawa maka loe itoe Indonesia". Honey, he row his boat from Jawa literally to escaped you. 😭 Some of them even throw away their surname like Raden & Daeng.
English
22
296
1.7K
153.3K