Life is too short

9.6K posts

Life is too short banner
Life is too short

Life is too short

@swastigallery

Indonesia Katılım Şubat 2010
354 Takip Edilen395 Takipçiler
Life is too short retweetledi
TxtdariHI
TxtdariHI@TxtdariHI·
BREAKING 🚨 BBC melaporkan, Israel kembali melancarkan serangan udara ke Gaza dan membunuh 28 orang Palestina! Dimana BoP?!
Indonesia
401
10.2K
28.6K
451.3K
Life is too short retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
TOTAL KORBAN KERACUNAN MBG SECARA KUMULATIF SEKITAR 21.000- 24.000 ORANG 😭💔
Sumatera Adil & Federal tweet media
Indonesia
116
8.5K
20.7K
475.5K
Life is too short retweetledi
Bro.mi
Bro.mi@sobatwez·
@TirtoID Dasar Nasi Uduk
Bro.mi tweet mediaBro.mi tweet mediaBro.mi tweet media
Indonesia
0
2
17
3.1K
이사 dojjunn
이사 dojjunn@dojjunn·
gw kira yg mundur, cuma ketua OJK ama BEI. ternyata semuanya coyy.. 😂😂 kena marah RI 1 sih pasti
이사 dojjunn tweet media
Indonesia
1.1K
8.7K
57.7K
3.4M
Life is too short retweetledi
JOGJA FESS | KIRIM FESS CEK PINNED
Misnan Haryanto SH lawyer jambret yang meminta uang tali asih ke hogi lur
JOGJA FESS | KIRIM FESS CEK PINNED tweet mediaJOGJA FESS | KIRIM FESS CEK PINNED tweet media
Indonesia
438
1.4K
3.5K
219.3K
Life is too short retweetledi
perupadata
perupadata@perupadata·
Dari pernah terima sanksi, kini Adies Kadir melenggang sebagai Hakim MK. Bahkan menganulir calon lain yang sudah disetujui 5 bulan silam. Beliau ini bukan sembarang beliau 🥶 Lihat juga proyeksi formasi Hakim MK dengan bergabungnya beliau 🥶🥶🥶
perupadata tweet media
Indonesia
56
626
997
238.8K
Life is too short retweetledi
akun hewan | tapi bukan
akun hewan | tapi bukan@akunhewan·
teman2 kalau nemu ada loker yg pakai syarat pengalaman, bisa jawab gini jg ya "saya ga melihat itu sbg suatu kekurangan"
akun hewan | tapi bukan tweet media
Indonesia
360
6.5K
17.2K
1.3M
Life is too short retweetledi
🦈 SUROBOYOFESS 🐊
🦈 SUROBOYOFESS 🐊@sbyfess·
-rek ceritano pengalamanmu sisan. pengen ngguyu 🤣
🦈 SUROBOYOFESS 🐊 tweet media
Indonesia
258
2K
10.8K
393.3K
Life is too short retweetledi
pupanaya
pupanaya@pupanaya·
@tempodotco Lah di pilih nya wowo aja sudah bobrok, d tambah fu2fa2 anak haram konstitusi, nambah dgn skrg mah. Udah bobrok pangkat 5
Indonesia
12
128
1.1K
22.3K
Life is too short retweetledi
Big Alpha
Big Alpha@BigAlphaID·
Another bad news, Investment Bank terkemuka dunia, Goldman Sachs menurunkan rating saham Indonesia menjadi underweight, menyusul pembekuan indeks oleh MSCI.
Indonesia
302
3.4K
13.7K
482.4K
Life is too short retweetledi
Media dan Komunitas Karir
Media dan Komunitas Karir@karirspace·
Udah tau ga becus, bukannya di evaluasi, malah ngelunjak.. - IHSG 2 hari terakhir trading-halt berturut-turut - Rupiah menyentuh Rp. 17.000 - KKN terang-terangan; korupsi bejibun, kolusi anggota DPR ke hakim MK, nepotisme keponakan jadi Deputi Gubernur BI.. - Pengangguran terus meningkat, yang kerja-pun upahnya ga nutup buat hidup. - Kemnaker ngeluarin peraturan magang berbayar, tapi K/L mostly unpaid.. - Kondisi negara ga oke, malah iuran Rp. 16,7 Trilliun buat zi0n1s*t.. mana dicover APBN :) - Bencana alam dimana-mana, tapi penanganannya pada gajelas semua Kalo diterusin ini gaada habisnya sih..
Media dan Komunitas Karir tweet media
Indonesia
326
8.3K
24.9K
915.3K
Life is too short retweetledi
Sialeksih
Sialeksih@sialeksih·
@yudasukama Ekonomi Indonesia yg sudah kalah kompetitif dari Vietnam sekarang tambah bobrook karena bursa Indonesia yg sudah ada dari era 1970-an sekarang selevel sama bursa Vietnam yg baru selesai perang saudara di masa itu. Terimakasih pak presiden, serasa masa orde baru lagi....
Indonesia
0
5
112
4.6K
IDX
IDX@IDX_BEI·
PRESS RELEASE BEI Berkomitmen untuk Meningkatkan Kredibilitas Pasar Modal Indonesia Selengkapnya: idx.co.id/id/berita/siar…
Indonesia
514
241
1.6K
229.6K
Life is too short
Life is too short@swastigallery·
@BoardOfPeace We don't support genocide, we don't support Board of Peace. Free Palestine, kill Israel
English
0
0
0
18
Board of Peace
Board of Peace@BoardOfPeace·
The Board of Peace welcomes Indonesia as a founding member of our growing international organization.
Board of Peace tweet media
English
3.2K
1.3K
9.1K
5.2M
Life is too short retweetledi
zhil
zhil@zhil_arf·
Pada 1998, di tengah krisis ekonomi yang ekstrem, rezim Soeharto menggelontorkan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) demi menyelamatkan bank-bank yang roboh. Uang cash yang digelontorkan berjumlah Rp 148 triliun. Dari uang ini, Rp 138 triliun hilang secara misterius. Padahal, uang cash tersebut seharusnya segera dikembalikan kepada negara. BLBI bukan uang gratis, melainkan utang jangka pendek yang diberikan negara pada bank bermasalah. Akan tetapi, secara ajaib, utang-utang BLBI itu dinyatakan lunas. Ketika dicek, ternyata utang itu dibayarkan dengan aset-aset sampah yang tidak berharga dan lain semacamnya. Oleh sekelompok ordal di lembaga keuangan negara, aset-aset ini secara misterius dianggap cukup untuk melunasi utang BLBI tersebut. Kerugian negara mencapai sekitar Rp 138 triliun. Pada saat itu, tata kelola ekonomi Indonesia memang dilaksanakan secara asal-asalan oleh Sistem Ordal Keluarga yang dibentuk Soeharto. Dari premanisme di pasar tumpah sampai premanisme di pasar saham, seluruh kebijakan ekonomi negara telah diubah menjadi sebuah sistem mafia nasional yang diketuai gerombolan keluarga Cendana selaku the Lord of Crime di Indonesia saat itu. Ekonomi Indonesia dikelola dengan paling liar dan asal-asalan di Asia. Akibatnya, Krisis Finansial Asia 1997 menghantam Indonesia dengan paling ekstrem. Ekonomi preman mafia bentukan Soeharto yang tidak jelas, sangat busuk, dan spekulatif ini ternyata sangat rapuh dan segera roboh dengan mengerikan. BLBI dimaksudkan sebagai langkah panik untuk menyelamatkan ekonomi negara di saat keadaan darurat ekonomi itu. Setelah dana BLBI dikeluarkan, 93% uangnya malah dirampok. Dalam suatu teater keserakahan yang spektakuler dan tidak berpikir panjang, jumlah uang dirampok bukan 5% atau 10% dana BLBI, melainkan hampir semuanya. Hampir semua dana cash BLBI ratusan triliun itu hilang ditilep. Akibatnya, krisis ekonomi malah menjadi semakin ekstrem dengan tidak wajar. Ratusan juta rakyat menjerit karena semakin miskin, menganggur, dan menderita. Rakyat yang mendadak sangat miskin, bingung, dan marah ini kemudian menjadi sangat mudah diprovokasi untuk melakukan kerusuhan dan penjarahan, terutama terhadap orang-orang ethnis Tionghoa, oleh gerombolan preman asing provokator yang didatangkan dari luar Jakarta yaitu dari Timor Timur dan Lampung. Beberapa perusahaan yang menerima aliran dana BLBI: 1. Bank Alfa (milik Bambang Soeharto) 2. Bank Yama (milik Tutut Soeharto) 3. PT Citra CS (milik Tutut Soeharto) 4. PT Citra MS (milik Tutut Soeharto) 5. PT Citra MSP (milik Tutut Soeharto) 6. PT Marga MB (milik Tutut Soeharto) 7. PT Timor PS (milik Tommy Soeharto) 8. Bank Umum Nasional (milik Bob Hasan) 9. Bank Central Asia (milik Salim Group) 10. Bank Ciputra (milik keluarga Ciputra) 11. Bank Nusa Nasional (milik N.D. Bakrie) 12. PT Usaha MN (milik N.D. Bakrie) dan masih banyak bank lainnya dengan total 48 bank dan perusahaan lainnya yang jadi kroni peliharaan keluarga Cendana. Orang-orang yang belum disebutkan boleh jadi lebih mengerikan lagi karena siapa sih yang ingat dengan nama mereka? Akhirnya, para rampok itu terlupakan sejarah. Setelah Soeharto berhasil digulingkan, orang-orang di lembaga keuangan mulai diperiksa dan ditangkapi oleh Jaksa Agung Marzuki Darusman. Mantan Gubernur Bank Indonesia Soedrajad Djiwandono dan Syahril Sabirin ditangkap sebagai tersangka. Lain-lain orang di sektor itu juga ditangkapi. Akan tetapi, gerombolan perampok yang menilep dananya tidak berhasil ditangkap. Hari ini dana BLBI tersebut masih hilang. Entah gunakan untuk apa. Mungkin sudah habis untuk berjudi, bermewah-mewahan, berpesta-pesta seperti misal pesta pernikahan hedon yang sangat boros.
zhil tweet media
zhil@zhil_arf

Pada 1988, Kepala Staf Umum ABRI yang baru menjabat, Soedibjo Rahardjo, diminta menghadap Tutut Soeharto. Di pertemuan itu, Tutut menuntut permintaan mengejutkan. Tutut meminta seluruh bisnis senjata ABRI. Semuanya. Apabila ABRI membeli tank dari luar negeri, yang memegang pembeliannya harus perusahaan pengimporan milik Tutut. Tidak boleh ada kandidat lain di tender. Demikian untuk senapan mesin, bom, peluru, truk, logistik, dll. Seluruh industri ini harus diserahkan kepada Tutut. Semuanya, segalanya, seluruhnya sampai setiap baut dan sekrup. Hanya Tutut seorang yang boleh memproduksi atau mengimpornya. Apabila ABRI punya pemasok lain termasuk pabrikan milik sendiri, pemasok itu harus segera dicampakkan dan diganti Tutut. Kesanggupan dan kompetensi Tutut untuk memasok seluruh senjata yang dibutuhkan seluruh ABRI akan dipikirkan nanti. Apakah Tutut tahu bagaimana cara memasukkan tank ke dalam kapal dan mengirimnya ke Indonesia, itu urusan nanti. Apakah Tutut punya kapal untuk melakukannya, itu nanti. Printilan kecil. Yang penting, Tutut seorang harus mendapat jaminan monopoli penuh terhadap seluruh industri alusista di seluruh ABRI. Tutur mencatut bahwa ini adalah arahan dari ayahnya, Soeharto. Skandal ini tercatat dalam buku otobiografi Laksamana Soedibjo yang berjudul "The Admiral". Soedibjo sendiri adalah orang Angkatan Laut pertama yang berhasil berprestasi menduduki jabatan setinggi itu di Mabes ABRI. Menurut Soedibjo, ia terkejut dengan keserakahan Tutut. Pasalnya, saat itu ada 350 perusahaan dan pabrik alusista berbeda yang menyuplai senjata ke ABRI. Ada yang besar, ada yang kecil rumahan. Perusahaan-perusahaan ini memperkerjakan banyak sekali purnawirawan ABRI. Apabila 350 perusahaan itu dicampakkan begitu saja oleh ABRI dan bangkrut, para purnawirawan itu akan kehilangan pekerjaan mereka. Tutut tidak peduli dan menuntut supaya nantinya, kontrak seluruh 350 perusahaan perusahaan itu tidak udah diperpanjang, tetapi diganti oleh bisnis-bisnis milik Tutut. Kelakuan Tutut yang secara terbuka serakah gila duit dan tanpa malu ini membuat Soedibjo panas. Soedibjo menghardik: "Anda masih kurang duit?" Tutut sepertinya terkejut bahwa seorang tentara dan Kepala Staf Umum ABRI menolak dijadikan anjing peliharaan patuh yang berjongkok apabila disuruh berjongkok. "Lho, jangan gitu dong," kata Tutut gugup dalam bahasa Jawa kepada Soedibjo. Soedibjo murka. "Kamu kaya harta tapi miskin akhlak," bentaknya dalam bahasa Inggris. Usaha Tutut untuk menguasai seluruh industri senjata ABRI pun kandas, untuk saat itu. Pada tahun 1992, Soedibjo dipindahkan ke luar negeri untuk menjadi duta besar. --- Pada tahun 1994, Indonesia mengimpor sebanyak 104 tank Scorpion dari Inggris. Jumlahnya sangat besar. Kejanggalannya membludak. Perampokannya fantastis. Tutut diseret ke depan Komisi I DPR pada tahun 2005 untuk diperiksa atas megakorupsi militer ini. Akan tetapi, pada akhirnya Tutut tak pernah ditangkap. Hari ini Tutut dan keluarga hidup santai bersama pundi-pundi raksasa kekayaan pribadi keluarga Cendana yang ditumpuk dari berbagai sumber, seperti: - Berbagai kejanggalan """bisnis""" alusista tentara seperti 104 tank Scorpion, - Monopoli total terhadap seluruh dan semua proyek konstruksi jalan tol pada masa Orde Baru, - Proyek pembangunan pipa migas Pertamina se-Jawa yang harganya mahal tidak masuk akal secara misterius (Note: perampokan ini dilakukan di tengah-tengah krisis ekonomi tahun 1998 yaitu pada bulan Februari, ketika rakyat sedang miskin dan menganggur), - Uang cash dari Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) 1997 yang hilang dan tak pernah dikembalikan (Note: dana BLBI disuntikkan untuk menstabilkan ekonomi negara, tetapi malah dirampok sehingga krismon menjadi sangat ekstrem), - Uang cash titipan bank-bank milik negara sebanyak Rp 6 triliun yang hilang misterius ketika masuk 7 yayasan milik Soeharto (ternyata dicuri langsung oleh Soeharto pribadi dan dibagi-bagikan seperti angpao ke anak-anaknya), - dll.

Indonesia
48
549
1.5K
140.9K