t'sireya

26.6K posts

t'sireya banner
t'sireya

t'sireya

@treezana

just an ordinary woman...:)

Jakarta, Indonesia Katılım Haziran 2012
351 Takip Edilen129 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
t'sireya
t'sireya@treezana·
Buckle up!!!
Setia Budi, Indonesia 🇮🇩 English
0
0
0
6
t'sireya retweetledi
Nda ! 🧳
Nda ! 🧳@Naandaa27·
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris (F-PDIP), mengusulkan agar pemerintah menanggung 100% iuran BPJS Kesehatan bagi seluruh masyarakat. Buat beli motor trail utk SPPG aja mampu kok, masa utk membiayai kesehatan masyarakat ga mau ?! Menyala pak Charles !!
Nda ! 🧳 tweet media
Indonesia
280
2K
6.2K
115.1K
t'sireya
t'sireya@treezana·
Betul, Nadiem gak ngerti pendidikan, dia mo coba perbaiki sistim di dalam pendidikan, biar gak terlalu sulit buat guru2 dan masih akan ada yang mau jd guru. Kesalahan tetap pd staf ahli, yg bantu dia juga, gak mutlak di Nadiem walau dia mentrinya
Yuk Berisik@sharpandshark

Sejarawan Prof. Anhar Gonggong memberikan tanggapan atas penetapan Nadiem Makarim jadi tersangka kasus korupsi pengadaan laptop. Ia mengatakan penetapan ini bukan soal kerugian materil yang disebabkan melainkan kerugian pendidikan bagi generasi masa depan. Prof Anhar juga menyebutkan Nadiem juga tidak memiliki pengalaman dibidang pemdidikan sehingga program merdeka belajar yang ia inisiasi tak terlihat hasilnya.

Setia Budi, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
0
22
t'sireya retweetledi
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 update dari terror buzzer wowok, sampe adik ku sendiri juga kena terror, dan WA gue sendiri juga mau disadap, stay safe everyone! Jangan pernah takut untuk bersuara!
Tanyarlfes tweet media
Indonesia
326
2.8K
19.2K
446.8K
t'sireya retweetledi
t'sireya
t'sireya@treezana·
Jaksanya sekolah gak sih, ato asal lulus Lulusan mana lagi tuh
Setia Budi, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
0
4
t'sireya retweetledi
Dosen Pembimbing
Dosen Pembimbing@Dospemz·
Philip Roeland Sigar - Jejak #KaburAjaDulu dari Nenek Moyang Prabowo di Jaman Kolonial Belanda [Sebuah utas]
Indonesia
5
39
78
11.8K
t'sireya
t'sireya@treezana·
@SimbokeSarah Iya kan, pusing mikirnya
Setia Budi, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
1
7
t'sireya
t'sireya@treezana·
Teknik kenapa jadi Rekayasa Teknik adalah teknik Rekayasa kan beda lagi
Setia Budi, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
1
0
1
78
t'sireya retweetledi
HustleBitch
HustleBitch@HustleBitch_·
🚨 STUDENT CLAIMS SHE “SOLVED SCHIZOPHRENIA” DURING A RESEARCH PAPER — AND PEOPLE THINK SHE MAY HAVE JUST ACCIDENTALLY EXPOSED A MASSIVE COVER-UP A woman is going viral after posting a breakdown claiming modern psychiatry may be focusing on the WRONG part of the brain when it comes to schizophrenia. And the deeper she goes into her theory… the more intense the video gets. According to her: “It’s the f*cking thalamus… and the thalamus is being neglected.” She claims schizophrenia may not primarily be a dopamine disorder at all… but instead a failure in the brain’s sensory filtering system. Her theory centers around the thalamus, the part of the brain responsible for processing and relaying incoming information. And according to her, when that system becomes “leaky,” the brain starts trying to fill in missing information itself… creating hallucinations, paranoia, sensory overload, and distorted reality. “Your brain will always try to make sense of something… so if it’s missing information, it’s just gonna make up its own.” The video goes even further into claims that: • schizophrenia may be tied to glucose dysregulation in the brain • hallucinations are caused by a “leaky” thalamus failing to filter information properly • antipsychotic drugs only mask symptoms instead of fixing the root problem • low-carb diets could increase risks for dementia and Alzheimer’s • ADHD may also be connected to the same “leaky filter” mechanism • the brain creates hallucinations when it tries to fill in missing sensory information • current psychiatric research may be focusing on the wrong brain regions entirely But the moment hitting the hardest? When she said: “Maybe Big Pharma doesn’t want to fund it… because sick people make more money than healthy people.” Did this student accidentally expose a crack in the entire psychiatric industry… and is that why nobody wants to talk about the thalamus? 📹: TikTok/lilithmaraofficial
English
2K
12.9K
71.1K
2.6M
t'sireya retweetledi
Rumail Abbas
Rumail Abbas@Stakof·
Pernah ketemu beliau untuk keperluan riset dan wawancara. Karena, Bu Hera pernah melakukan penelitian dengan Pak Michael Hammer. Ngobrol dulu, kan: "Kok, sudah gak di Eijkman, Bu?" Saya sotoy, karena habis baca WikiPedia dan masih mengira beliau kerja di sana. "Eijkman sudah ngga ada." Jawab beliau. Akhirnya nyari warta. Kaget, barang-barang Eijkman (yang pasti maaahal itu) diangkat-angkat ke kantor BRIN kayak ngangkat mesin cuci dan kulkas. 😅 Hampir sejam wawancara di kantornya, dan mendapati Bu Hera ini ilmuwan yang hangat. Kalau bicara kerap gonta-ganti bahasa, mixed lebih tepatnya. "Maksud gue gini. What if..." "...beyond semua ini, & gue harus bilang..." Paling syok dengan kata "gue", karena sepanjang pengalaman bertemu saintis biomolekular, semuanya pakai "saya". Kesempatan menyenangkan :)
Rumail Abbas tweet mediaRumail Abbas tweet media
Dravenwe@DravenweX

Profesor Herawati Sudoyo, Pahlawan Bom Bali yang "dikalahkan" oleh tembok birokrasi negara sendiri. Lo bayangin, kepolisian dunia aja hormat sama beliau karena sukses bongkar identitas pelaku Bom Bali cuma dari serpihan DNA. Tapi pas di negaranya sendiri, nasib beliau dan timnya malah berakhir ngenes gara-gara urusan administratif. Namanya Prof. Herawati Sudoyo, salah satu otak paling cerdas di Lembaga Eijkman. Pas kejadian Bom Bali 2002, beliau dan timnya kerja gila-gilaan buat identifikasi pelaku lewat sisa-sisa DNA di lokasi ledakan. Berkat beliau, kasus-kasus terorisme besar bisa terungkap secara ilmiah. Di tangan beliau, Lembaga Eijkman jadi markas riset genetika paling bergengsi di dunia. Bukan kaleng-kaleng, ilmuwan luar negeri aja segan sama riset mereka. Tapi ya gitu, musuh terberat orang pinter di sini bukan virus, tapi birokrasi. Plot twist paling pahitnya terjadi awal 2022. Lembaga bersejarah ini dibubarin dan dilebur secara paksa ke instansi riset baru. Alhasil? Ratusan ilmuwan dan peneliti elit dipecat massal dalam semalam cuma karena mereka bukan PNS. Bayangin, orang-orang yang udah ngabdi puluhan tahun demi kemajuan sains Indonesia, disuruh angkat kaki cuma karena masalah dokumen status pegawai. Dr. Herawati dan timnya harus ninggalin laboratorium tempat mereka nyetak sejarah internasional. Ini jadi bukti nyata kalau di sini, "surat sakti" birokrasi kadang lebih berkuasa daripada otak jenius yang diakuin dunia. Padahal kita butuh lebih banyak orang kayak mereka, bukan malah bikin mereka "patah hati" sama negaranya sendiri. Respek buat Prof. Herawati dan para ilmuwan Eijkman. Mereka udah kasih yang terbaik buat Indonesia, meskipun akhirnya harus "menelan luka" gara-gara sistem yang kaku. Pahlawan sains yang sebenernya.🫡✨

Indonesia
43
898
4.9K
219K
t'sireya retweetledi
Info Jateng
Info Jateng@Jateng_Twit·
Dari Temanggung Menuju Amerika Serikat 🌍🚀 Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan. Siswa kelas 5 SD Al Kautsar Temanggung, Anantacetta Reugra Abiraya atau yang akrab disapa Raya, mendapat undangan prestisius atau undangan eksklusif ke Amerika Serikat untuk mengikuti Olimpiade Tesla atau Tesla Olympiad 2026 sekaligus berkesempatan mengunjungi pusat riset luar angkasa National Aeronautics and Space Administration (NASA). Olimpiade Tesla merupakan ajang kompetisi sains dan teknologi Internasional yang akan diselenggarakan di Houston, Texas, Amerika Serikat pada tanggal 22-27 Mei 2026 mendatang. Raya akan terbang menuju Amerika Serikat bersama kedua orang tuanya untuk menjalani agenda Internasional tersebut. Di usia yang masih sangat muda, Raya telah menorehkan prestasi luar biasa. Ia tercatat pernah mengikuti kompetisi di lebih dari 15 negara dan berhasil mengoleksi sekitar 70 medali internasional serta puluhan medali tingkat nasional 🏅 Perjalanan ini tentu bukan sesuatu yang instan. Di balik pencapaiannya, ada proses panjang, konsistensi belajar, serta dukungan keluarga yang terus menjaga semangat Raya tanpa tekanan berlebih. Tesla Olympiad sendiri merupakan ajang sains internasional yang menjadi wadah talenta muda dari berbagai negara untuk menunjukkan inovasi di bidang teknologi dan penelitian. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, peserta juga mendapat kesempatan mengikuti kunjungan edukasi ke laboratorium penelitian milik NASA. Keberhasilan Raya menjadi kebanggaan tersendiri, karena ia disebut sebagai salah satu pelajar asal Indonesia yang mendapat undangan bergengsi tersebut 🇮🇩 Satu lagi bukti bahwa anak daerah dari Temanggung juga mampu bersinar di panggung dunia. ~ kejadiantemanggung
Info Jateng tweet media
Indonesia
18
47
178
9.5K
t'sireya retweetledi
Thrilla the Gorilla
Thrilla the Gorilla@ThrillaRilla369·
Did you know that if you put 100 black ants and 100 red ants together in a jar, they usually coexist peacefully? But if you shake the jar hard, they immediately turn on each other and start killing one another. The red ants see the black ants as enemies, and the black ants see the red ants as enemies. Yet the real enemy is the one shaking the jar. The same thing happens in human society. Before we turn on each other, we should stop and ask ourselves: who is shaking the jar?
Thrilla the Gorilla tweet media
English
1.1K
9.7K
29.3K
1.4M