BangYan 🇮🇩🇵🇸

44.7K posts

BangYan 🇮🇩🇵🇸 banner
BangYan 🇮🇩🇵🇸

BangYan 🇮🇩🇵🇸

@yankur_

mostly retweet shitpost enthusiast

Katılım Mart 2011
448 Takip Edilen808 Takipçiler
BangYan 🇮🇩🇵🇸 retweetledi
andi
andi@andihiyat·
Ya allah jangan ampuni dosa para pemimpin kami
Indonesia
75
6.3K
15K
126.4K
BangYan 🇮🇩🇵🇸 retweetledi
My Mixtapez
My Mixtapez@mymixtapez·
Balenciaga’s $9,900 shipping box outfit is breaking the internet 😳 Would you actually wear this ?
My Mixtapez tweet media
English
3.2K
1.7K
9.5K
2M
BangYan 🇮🇩🇵🇸 retweetledi
Iran Embassy SA
Iran Embassy SA@IraninSA·
Let it be remembered in history We have never started a war. We have never invaded anyone. We have not killed children. We have protected our homeland, dearer to us than our lives.
English
5.9K
21K
87.6K
1.7M
BangYan 🇮🇩🇵🇸
@Strategi_Bisnis Instansi pemerintah yang pelayanannya makin bagus berarti memotong banyak potensi keuntungan sepihak, dan hampir semuanya tidak suka itu.
Indonesia
0
0
1
61
Strategi + Bisnis
Strategi + Bisnis@Strategi_Bisnis·
Ya sebenarnya bukan hanya bca. Bisa juga benchmark ke company lain spt astra, bank bri atau KAI. KAI contoh bumn yg makin bagus pelayanannya. Instansi pemerintahan bisa tiru keberhasilan kai ini.
Indonesia
3
0
13
1.7K
Strategi + Bisnis
Strategi + Bisnis@Strategi_Bisnis·
Kalau saja seluruh instansi pemerintahan mulai level kelurahan hingga kementerian, dikelola orang2 profesional ala BCA, mungkin bangsa ini akan jauh lbh maju. Polisi maybe perlu belajar sama satpam bca. Birokrat2 di negeri ini mungkin jg perlu belajar dari bca ttg cara membangun culture of excellence. Itu kinerja ditjen pajak (yg gaji pegawainya sdh tinggi) barangkali akan jauh lbh bagus jika dikelola saja sama team profesional bca. Coretax pasti akan sebagus aplikasi MyBca yg smooth dan sat set. Bukan yg error terus bahkan hingga hari ini. Lembaga sarang penyamun bea cukai maybe akan jauh lbh bersih dan clean jika dikelola dg tata kelola gaya bca yg kredibel dan selalu sesuai dg standar good governance yg unggul. Gagasan untuk outsourcing seluruh layanan publik kpd team profesional ala bca mungkin layak dipertimbangkan. Kinerja layanan publik dijamin akan naik 10x. Dan kemungkinan bangsa ini akan jauh lbh maju. Sebab selain korupsi, penyakit paling kelam bangsa ini adalah mutu birokrat yg lamban dan tidak kompeten. Spt yg pernah dibilang @bagus_muljadi : kejahatan paling buruk itu adalah inkompetensi.
Strategi + Bisnis tweet media
Indonesia
100
408
1.2K
45.4K
BangYan 🇮🇩🇵🇸 retweetledi
Zubairi Djoerban
Zubairi Djoerban@ProfesorZubairi·
Saat hidup terasa berat dan semuanya seperti buntu, ingat satu hal. Allah tidak pernah memberi kesulitan tanpa menyertakan kemudahan di dalamnya.
Indonesia
6
43
215
4.8K
BangYan 🇮🇩🇵🇸
@deroswunga Daredevil brewokan, Iron Fist kumisan, Punisher jenggotan, kenapa ga ada yang polos polos aja ya mukanya kek di komik
Indonesia
0
0
1
47
BangYan 🇮🇩🇵🇸 retweetledi
yu
yu@yeaouu·
Dear @Steam, A special advisor from Komdigi in Indonesia has issued a statement stating that 1. Steam has created fake ratings 2. Steam is suspected of violating Indonesian law Can you confirm these allegations? If they are untrue, can you take further action?
RUDI VALINKA@kurawa

terkait masalah ini : 1. Rating yg publik lihat skrg bukan rating resmi dari Komdigi 2. ⁠Steam telah melakukan rating palsu yg meresahkan publik 3. ⁠Steam ditenggarai melanggar aturan hukum di Indonesia 4. ⁠Komdigi akan lakukan evaluasi segera. terima kasih atas inputnya

English
57
858
3.1K
77.7K
BangYan 🇮🇩🇵🇸 retweetledi
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Pemilu 2029, pemilihnya: 1) Anak-anak yang baru pertama punya hak pilih, dikasih makan MBG selama tahunan. 2) Ortunya anak-anak kelas menengah ke bawah yang dapat MBG setiap hari, gak perlu repot nyiapin makanan dan budget buat anaknya. 3) Masyarakat grassroot yang dapet kontrak kerjaan dari SPPG, buat masak MBG, nyopirin mobil nganterin makan ke sekolah, dapet kerjaan tetap dari situ. 4) Para pedagang dan petani yang hasil bumi dan jualannya diborong oleh ribuan SPPG setiap hari. 5) Sarjana baru yang keterima jadi ribuan PPPK di bawah BGN, jadi ahli gizi dan pelaksana lapangan. 6) Para pejabat dan aparat yang buka yayasan jadi SPPG meski dengan segala konflik kepentingan. 7) Para elit yang dukung kekuasaan supaya mereka tetap bisa dapat konsesi HGU atau IUP buat buka hutan, nanam sawit, dan tambang. 8) Anggota ormas yang nurut buta sama pemimpin dan elitnya, sementara elitnya dikasih konsesi tambang. 9) Para grassroot yang menerima bantuan sosial bertuliskan "istana" setiap ada pejabat blusukan. 10) Para pejabat yang tunjangannya 10-20 kali lipat gaji rata-rata rakyat di kotanya sendiri ditambah segala fasilitas yang ada. *** Mereka akan memilih siapa lagi kalau bukan petahana atau penerusnya? Kalian masih percaya politik elektoral? Ada calon yang cukup kuat yang bisa melawan itu semua?
Indonesia
184
1.6K
4.1K
169.3K
BangYan 🇮🇩🇵🇸 retweetledi
Weather Monitor
Weather Monitor@WeatherMonitors·
Indonesia is on track to become the world champion of tropical deforestation. Under the Prabowo administration, over 433,000 hectares were cleared in 2025, nearly double the previous year. Driven by mining and palm oil, the loss equals six times the size of Singapore.
English
1.7K
12.6K
16K
610.8K
M. Ridha Intifadha
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha·
"Saya cuma mencari keadilan. Saya hanya pekerja ekonomi kreatif biasa." Sedih banget mendengar cerita Amsal C. Sitepu di RDPU Komisi III DPR RI. Ia harus berhadapan dengan hukum karena proses kreatif yang tidak dianggap bernilai alias nol rupiah dan menyebabkan kerugian negara. Ini kisahnya. ~ Ikhtiar Bertahan Hidup ~ Tahun 2020, Covid melanda. Banyak pekerja kreatif sulit mencari rezeki karena lockdown (keterbatasan interaksi). Ada inisiatif untuk membuat video profil desa dengan harga yang relatif murah. Tujuannya sederhana: bertahan hidup. Mereka sebelumnya punya pengalaman dokumentasi wedding (pernikahan) dan video clip lainnya. Amsal pun akhirnya menyusun proposal video profil desa. Terlebih, ia adalah content creator yang senang membagikan kearifan lokal Tanah Karo di akun media sosialnya. Proposal itu ditawarkan langsung ke Kepala Desa. Nilainya Rp30 juta. Dalam proses itu, ada Kepala Desa yang menerima, ada yang menolak. Proposal itu sudah lengkap; mulai dari apa yang akan dikerjakan hingga isi videonya akan bercerita soal apa. Amsal juga berharap video profil itu bisa jadi salah satu manfaat dari dana desa untuk menunjukkan potensi desa. ~ Proposal Diterima, Pekerjaan Dilakukan ~ Dari situ, semua pekerjaan dilakukan secara profesional. Setelah selesai, video pun disaksikan oleh Kepala Desa. Di sini, ada proses revisi, apa yang dikurangi, ditambah, dsb. Dari situ, ada proses shooting ulang jika diperlukan. Pembayaran pun dilakukan setelah klien (Kepala Desa) benar-benar puas dengan hasilnya alias revisi akhir. Pembayaran diterima Rp30 juta, persis seperti tertera di proposal, persis seperti SPJ yang ditandatangani Amsal. Tahun 2021, ada desa yang juga menginginkan hal serupa. Mungkin karena melihat portofolio sebelumnya. Tahun 2022, ada dua desa yang sebenarnya sudah dikerjakan videonya tahun 2021, tapi karena belum ada anggarannya, baru dibayarkan tahun 2022. Faktanya, ada desa yang videonya sudah selesai, tapi serah terima tidak dilakukan. Karena anggarannya tidak cukup dan akhirnya tidak dibayarkan. Itulah risiko dari pekerja kreatif seperti Amsal. Setelah pandemi mereda, pekerja kreatif pun bekerja seperti semula. Amsal berkata bahwa pekerjaan dengan pemerintah itu sebenarnya berisiko tinggi. Ada jarak jauh yang harus ditempuh ke desa-desa, ada drone yang disambar elang, dsb. Pengerjaan video profil desa adalah pekerjaan pertama dan terakhir dalam bekerja sama dengan pemerintah. ~ Berhadapan dengan Aparat Penegak Hukum ~ Tahun 2025, Amsal dipanggil sebagai saksi atas projek pengerjaan video profil desa. Setelah itu, Amsal ditetapkan sebagai tersangka. Inspektorat menyatakan ada kerugian negara. Amsal menegaskan ia tidak pernah dipanggil atau diperiksa sekalipun oleh Inspektorat. Ternyata, satu tahun setelah projek selesai, Kepala Desa dipanggil dan diperiksa oleh Inspektorat, tetapi ternyata tidak ditemui masalah. Di fakta persidangan, Kepala Desa yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (yang seharusnya pihak yang memberatkan) justru mendukung Amsal. Mereka puas dengan pekerjaan Amsal. Apalagi, Amsal itu selalu ikut turun langsung untuk setiap pengerjaan video. ~ Momen Menarik di Persidangan ~ Dalam salah satu persidangan, ada dialog menarik antara Hakim dan Kepala Desa Hakim: Kenapa ia bisa dipenjara? Kepala Desa: Tidak tahu. Hakim: Ada proposal yang ia tawarkan? Kepala Desa: Ada Hakim: Berapa nilai proposal yang ia tawarkan? Kepala Desa: 30 juta Hakim: Berapa yang kalian bayarkan Kepala Desa: 30 juta Hakim: Terus kenapa dia bisa dipenjara Kepala Desa: Enggak tahu, Yang Mulia ~ Moment of Truth ~ Mark up itu dimunculkan karena ada beberapa item yang dinolkan oleh Auditor dan diamini oleh Jaksa Penuntut Umum. Ada ide, ada editing, cutting, dubbing, clip on (microphone). Semuanya dianggap nol oleh Auditor dan Jaksa Penuntut Umum. Nilai yang tertera di proposal dan akhirnya dibayarkan itulah kemudian dianggap sebagai Mark Up dan merugikan negara ~ Suara Hati dan Isak Tangis Amsal ~ Saya hari ini hanya mencari keadilan. Saya hanya pekerja ekonomi kreatif. Yang saya takutkan jika hal ini terjadi, kami anak-anak muda pekerja ekonomi kreatif di Indonesia akan takut bekerja sama dengan pemerintah. Saya cuma mencari keadilan. Saya hanya pekerja ekonomi kreatif biasa. Saya tidak punya wewenang dalam anggaran. Sederhananya, saya hanya menjual. Kalau memang harganya kemahalan, kenapa tidak ditolak saja? Atau kalau tidak sesuai, kenapa harus dibayarkan? Tidak perlu saya dipenjarakan. Karena pekerjaan ini kami lakukan tahun 2020 juga saat pandemi. Hanya untuk bertahan hidup dan untuk mempromosikan Kabupaten Karo. Bisa dilihat di sosial media saya. Dari dulu, saya selalu mengangkat konten-konten kearifan lokal di Tanah Karo. Saya cinta sekali dengan Tanah Karo. Walaupun dengan kejadian ini, saya akan tetap mencintai Tanah Karo.
Indonesia
16
121
211
19K
BangYan 🇮🇩🇵🇸 retweetledi
SNEAKO
SNEAKO@sneako·
Prophet Mohammed’s rules of war • Do not mutilate dead bodies • Do not kill women or children • Do not cut down trees • No treachery, or breaking pledges • No mutilation of the dead • No torture or excessive cruelty This is why “Sharia Law is incompatible with the west.”
English
2.6K
6K
37.4K
1.3M
BangYan 🇮🇩🇵🇸 retweetledi
susan abulhawa | سوزان ابو الهوى
"Bomb their children, not their infrastructure. Parents deserve to see their children die. It took us two years to do this in Gaza. We haven't done it in Lebanon yet." -Israeli academic Orit Perlov this is a summation of popular attitudes among god's chosen ghouls. you cannot hate them enough, and there are no adjectives terrible enough to describe Israeli society. the minority who exhibit a level of human conscience are a small enough percentage of the population as to be negligible.
susan abulhawa | سوزان ابو الهوى tweet media
English
490
6K
10.1K
320.6K
BangYan 🇮🇩🇵🇸 retweetledi
сhаl
сhаl@chaldening·
@christasyd Reminds me when the brand hush puppy got translated as diem anjing
English
15
517
4.3K
601.4K