Yogaadit25

18K posts

Yogaadit25

Yogaadit25

@yogaadit25

Katılım Aralık 2018
1.6K Takip Edilen1.4K Takipçiler
Yogaadit25
Yogaadit25@yogaadit25·
@jansen_jsp Saya ykin mbak yenni wahid tdk akan sejalan dgn koloni perubahan..pasangan anies cocoknya manusia sprti rocky gerung🤣🤣🤣🤣
Indonesia
0
0
0
20
Jansen Sitindaon
Jansen Sitindaon@jansen_jsp·
Banyak wartawan nanya saya soal ini. Sekalian disini saya jawab secara umum utk semua. Jadi jawaban ini bukan hanya terkait berita mbak Yenny dibawah saja. Namun sekali lagi sifatnya umum, utk semua yg berminat mengisi posisi Cawapres di koalisi perubahan: “Mbak Yenny buat saya bagus. Bahkan lengkap sekali dgn segala atribusi yg melekat dalam diri beliau. Namun utk posisi Wapres di koalisi perubahan, buat saya beliau tidak pas, tidak cocok. Mungkin cocoknya di koalisi yg lain. Karena jika koalisi ini menang, sebagaimana namanya perubahan, banyak hal yg ingin kami ubah. Dan idealnya Cawapres perubahan ini memang yg selama ini wajahnya merepresentasikan hal itu. Agar koalisi ini juga semakin kuat posisi dan brandingnya di rakyat yang ingin perubahan. Dimana semakin hari semakin besar dan luas dukungannya. Tentu mereka akan bingung jika koalisi yg katanya mengusung perubahan malah mencalonkan tokoh yang bukan perubahan, apalagi dia tokoh “status quo” atau bagian dari rezim ini. Baik dia bagian inti atau pinggiran rezim ini. Tentu jikapun saya misalnya jadi pak Jokowi termasuk para pendukung rezim ini, pasti akan tidak sukalah: “anda selama ini ikut menikmati rezim ini kok malah tiba-tiba mau mengkritiknya dan pindah ke barisan perubahan lagi”. Jadi ini sebenarnya utk kebaikan bersama. Biarlah teman2 yg selama berada dan ikut di rezim ini: mendukung lanjutkan, kami yg diluar mengusung perubahan. Biar nanti rakyat yg menentukan di pemilu siapa yg menang dan mendapat dukungan terbanyak. —— Dapat saya pahami, karena yg jadi perhatian saat ini adalah soal pengisian posisi Cawapres — karena tinggal ini yg kosong dan koalisi perubahan ini juga sudah cukup syarat berlayar 20 porsen — tentulah banyak peminat dari luar sana yg merasa dirinya pantas dan ingin mengisi posisi itu. Jadi bagi para peminat, jika diri anda selama ini tidak merepresentasikan perubahan — apalagi jadi bagian dan ikut menikmati rezim ini — saya pribadi berharap anda cari koalisi lain saja jika mau jadi Cawapres. Saya pribadi akan menentang anda, minimal di rapat-rapat di partai saya Demokrat yg adalah pemegang 9,3 % (porsen) dalam koalisi perubahan ini. Soal apakah pendapat saya itu akan menang atau kalah, tidak terlalu penting buat saya. Penting saya akan bersuara menentang dan menolak anda yg tidak merepresentasikan perubahan namun ingin jadi Cawapres di koalisi ini. Selamat menuju pemilu utk kita semua. NB: tulisan ini adalah pendapat pribadi saya. Hormatku, — JANSEN SITINDAON
VivaCoid@VIVAcoid

Yenny Wahid Ngaku Punya kedekatan Khusus dengan Anies, Klaim Siap Jadi Cawapres dlvr.it/StLgPj

Indonesia
1.2K
207
1.2K
1.2M
Yogaadit25 retweetledi
Dumdum
Dumdum@yusuf_dumdum·
Calon Ibu Negara selanjutnya 🤟😁
Indonesia
32
99
579
16.8K
Yogaadit25
Yogaadit25@yogaadit25·
@Dunianyasantai @BR_Tamsyah @yusuf_dumdum Lahan sedikit tapi mampu buat taman2 buat parkiran air🤣🤣🤣🤣bhkan stiap warga hrus menyimpan air banjir dlm rumah🤣🤣🤣sbnrnya otak anies dn pendukungnya terbuat dari taik onta apa dari tanah kubur🤣🤣
Indonesia
0
0
0
7
Dumdum
Dumdum@yusuf_dumdum·
Ngrayu bapak gak bisa! Ngrayu anak juga ditolak! Masih belum menyerah, akhirnya mau ngrayu Ibunya ? Kok gitu amat sih ? Gak sekalian ngrayu cucunya aja ? Anehnya, di luar sana ada yg selalu teriak-teriak ngatain, 'dia disengaja mau bikin dinasti supaya bisa trus berkuasa, dll.' Begitu framing yg dibangun. Jadi sebenarnya siapa yang haus kekuasaan itu siapa ?
Indonesia
96
93
721
112.7K
Yogaadit25
Yogaadit25@yogaadit25·
@MARQUEZ__93 Sangat bahaya bila prabowo ini jdi presiden RI..prabowo srigala berwajah kucing
Indonesia
0
0
0
12
Yogaadit25 retweetledi
🇮🇩 🇮🇩MARQUEZ 🇮🇩🇮🇩
Agrinas Adalah Perusahaan Swasta, Kepemilikannya Aneh Karena Dimiliki Yayasan Amal Utk Membantu Anggota TNI Agar Mendapatkan Pendidikan & Rumah, Yg Skrg Berubah Menjadi Perusahaan Produksi Pangan & Lembaga Konversasi Terkemuka. Milik Siapa AGRINAS?
Indonesia
24
134
294
7.6K
Yogaadit25 retweetledi
Mohamad Guntur Romli
Mohamad Guntur Romli@GunRomli·
78: Presiden Ke-7 dan Presiden Ke-8
Mohamad Guntur Romli tweet media
Indonesia
373
311
1.6K
100.7K
Yogaadit25 retweetledi
Islah Bahrawi
Islah Bahrawi@islah_bahrawi·
Kepada seluruh kawan2 PSI yang dulu saya segani, mohon video ini simpan di seluruh hape kalian. Just to remind you for all of this political shit! Karena kata2nya belum direvisi sampai hari ini, suatu saat nanti kalian akan sepanggung dan sebarisan dgn kelompok2 itu. Enioy it!
Indonesia
296
686
1.9K
127.7K
Yogaadit25 retweetledi
Dumdum
Dumdum@yusuf_dumdum·
Putus asa boleh, tapi jangan sampai bunuh diri. Tuhan tidak suka. 🤭 Ikuti Sikap Golkar Ogah Dukung Anies, PAN Disebut Bikin Pendukung Anies Semakin Putus Asa, Elektabilitas Sudah Nyungsep Malah.. populis.id/read61494/ikut…
Indonesia
361
97
584
46.2K
Yogaadit25 retweetledi
Henri Subiakto
Henri Subiakto@henrysubiakto·
Berkat viral, dukungan & tekanan Netizen, Wahyu akhirnya kembali ke keluarganya malam ini. Terima kasih bantuan teman2 yg perhatian ke kasus Wahyu. Suara netizen sangat diperlukan untuk ingatkan penegak hukum, bhw mereka diawasi publik. Selamat utk mbak Ana atas kembalinya Wahyu.
Henri Subiakto tweet mediaHenri Subiakto tweet media
Henri Subiakto@henrysubiakto

Hakim dan jaksa macam apa ini? Wahyu si pedagang kecil dari Bogor yg ngritik Majelis Taklim yg membuat sulit ekonominya itu kemarin sore diputus bersalah melanggar Pasal 28 ayat (2) UU ITE oleh PN Jakarta Selatan. Padahal di persidangan jelas Wahyu tdk memenuhi unsur2 pidana. Makanya walau diputus bersalah, tapi mulai hari ini Wahyu dilepas. Alhamdulillah sih. Putusan ini menunjukkan, mrk para penegak hukum tdk berani menuntut dan mempidana berat, walau pasal yg dikenakan sanksinya 6 tahun. Mereka terlanjur menahan Wahyu selama 5 bulan. Dua hari setelah saya memberi keterangan ahli, Jaksapun menuntut pidana ke Wahyu juga hanya 5 bulan penjara. Lalu hakim juga memutuskan bersalah ke Wahyu sesuai tuntutan Jaksa 5 bulan penjara juga, sehingga hari inipun Wahyu sudah boleh pulang dan bebas. Ini yg namanya putusan galau. Pelaku dilepas karena sesungguhnya mmg tdk bersalah, namun tetap diputus bersalah melanggar Pasal 28 ayat (2) UU ITE, seolah semua prosesnya benar. Artinya pasal ini masih dibiarkan bisa diterapkan semau gue oleh penegak hukum. Tanpa mengindahkan pengertian yg benar sesuai SKB. Ke depan kasus Wahyu ini bisa jadi acuan, menggunakan implementasi yg salah untuk menjerat pengritik seperti Wahyu, jika sasarannya pakai simbol2 SARA. Norma yg sama bisa dipakai membela kedzoliman atas nama SARA, dengan peradilan model seperti ini. Lihat aslinya unsur2 norma pidana pasal 28 ayat (2) UU ITE : 1) pelaku mengetahui dan menghendaki perbuatan yang dilakukan. 2) Pelaku tidak punya hak, atau alasan hukum. 3) Pelaku melakukan perbuatan menyebarkan informasi elektronik, dengan tujuan agar orang lain timbul rasa kebencian dan/atau permusuhan thd mereka yang berbeda SARA. 4) Kontennya hrs ada unsur hasutan, mendorong atau ngajak orang lain punya rasa kebencian dan atau permusuhan. 5) muncul tindakan diskrimasi, persekusi, atau kekerasan terhadap individu dan/atau kelompok yang berbeda SARA sesuai yg diarahkan pelaku. Perbuatan Wahyu tidak memenuhi unsur itu semua. Secara materiel isi TikTok Wahyu tdk berisi seperti itu, apalagi dampak konten wahyu justru kebalik. Wahyu lah yg korban diskrimasi dan ketidakadilan. Tapi tuntutan jaksa dan putusan hakimnya lucu. Wahyu tetap dianggap terbukti bersalah melanggar pasal, tapi bebas boleh pulang hari ini. Silahkan lihat ini isi TikTok Wahyu yg oleh penegak hukum digunakan untuk mengadili dengan pasal penyebar kebencian dan permusuhan SARA. Juga lihat yg berjilbab hitam di dpn saya itu istri Wahyu, Anna Sopia yg harus menanggung beban ditinggal Wahyu dipenjara oleh penerapan pasal yg serampangan. Wahyu dan keluarganya juga muslim taat, tapi dilaporkan oleh kelompok muslim lain yang punya pengaruh ke penegak hukum, sehingga terjadi seperti ini. Semoga ke depan tidak ada lagi Wahyu Wahyu lain yang didzolimi peradilan seperti ini.

Indonesia
53
179
630
42K
Yogaadit25 retweetledi
Chusnul ch💞timah
Chusnul ch💞timah@ch_chotimah2·
Anak presiden ke 7 dan anak presiden ke 8, InsyaAllah.😊 Orang tuanya bersahabat, anaknya juga bersahabat. Pak @prabowo jgn mau kalah, ayo utus anaknya juga pak, jgn bpk terus yg dekati anak pak Jokowi, bosan pak.🤭😂 Momen kekompakan Alam Ganjar dan Kaesang Pangarep, senyum sumringah terpampang di wajah kedua pemuda dari Jateng ini.
Chusnul ch💞timah tweet media
Indonesia
144
123
737
98.9K
Yogaadit25 retweetledi
Eko Kuntadhi
Eko Kuntadhi@ekokuntadhi1·
Alhamdulillah, Wahyu Dwi Nubgroho malam ini bisa pulang ke rumah. Vonis 5 bulan pas dgn masa penahannya. Semoga tdk ada lagi rakyat kecil yg dianiaya atas nama hukum...
Eko Kuntadhi tweet mediaEko Kuntadhi tweet media
Indonesia
128
167
1.1K
75.3K
Yogaadit25 retweetledi
Joko Widodo
Joko Widodo@jokowi·
Mencoba LRT Jabodebek bersama para penggiat seni, pagi ini. Naik dari Stasiun Jati Mulya, Bekasi dan turun di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta, sepanjang perjalanan kami berbincang bersama. Setelah mencoba lagi LRT Jabodebek, saya lihat kali ini sistemnya sudah pas. Jika dalam pengecekan selanjutnya hasilnya bagus, maka Insya Allah LRT Jabodebek dapat beroperasi pada akhir bulan Agustus ini.
Indonesia
334
580
3.5K
355.2K
Yogaadit25 retweetledi
Teddy Gusnaidi
Teddy Gusnaidi@TeddGus·
PARA BONEKA IMF DAN NEGARA-NEGARA ASING MULAI MENYERANG JOKOWI Sampai detik ini, IMF dan negara-negara asing terus memborbardir dan menekan Presiden Jokowi yang tetap pada keputusannya untuk hilirisasi Nikel, yaitu menghentikan eksport bahan mentah Nikel berganti dengan eksport bahan yang sudah jadi. Keputusan ini sudah berjalan dan sangat menguntungkan Indonesia. IMF dan negara-negara asing makin tidak nyaman ketika Jokowi menyatakan bahwa, hilirisasi ini bukan hanya untuk nikel, karena beliau berencana akan melakukan hilirisasi pada tembaga, kobalt, bauksit dan bahan tambang lainnya Semakin asing menekan, semakin keras Jokowi bersikap agar kekayaan alam benar-benar bisa dinikmati oleh Indonesia. Karena kengeyelan itu, maka muncullah boneka-boneka pihak asing, orang-orang lokal yang menyerang kebijakan hilirisasi Jokowi dengan berbagai fitnah. Seolah-olah apa yang dilakukan Jokowi itu tindakan yang salah. Eksport Nikel mentah, nilai eksportnya 17 Trilliun, sedangkan Eksport Nikel bahan jadi, nilai eksportnya 510 trilliun. Dengan hilirisasi, nilainya melonjak 30 kali lipat dibandingkan tidak hilirisasi. Tentu aneh dan tidak normal jika ada pihak lokal yang menentang dan menyerang keputusan Jokowi terkait hilirisasi. Bukankah hanya boneka yang mau melakukan hal-hal yang tidak normal tersebut? TEDDY GUSNAIDI Wakil Ketua Umum dan Juru Bicara Partai Garuda
Teddy Gusnaidi tweet media
Indonesia
443
1K
4.1K
340K
Yogaadit25 retweetledi
Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo@ganjarpranowo·
Perahu bukan sembarang perahu. Menjelang Hari Kemerdekaan, kita luncurkan perahu bertenaga listrik di Cilacap. Jauh lebih hemat. Biasanya nelayan harus keluarkan Rp 200 ribu sekali melaut. Kini hanya Rp25-50 ribu saja untuk isi baterai. Terimakasih untuk para insinyur terbaik bangsa yang merealisasikan perahu listrik ini. Kita terus sempurnakan inovasinya agar dapat dipergunakan dengan manfaat maksimal untuk seluruh nelayan.
Ganjar Pranowo tweet mediaGanjar Pranowo tweet mediaGanjar Pranowo tweet media
Indonesia
277
343
2.2K
301.9K
Yogaadit25 retweetledi
Joko Widodo
Joko Widodo@jokowi·
Indonesia membutuhkan pemimpin yang berani untuk menjaga kebijakan-kebijakan yang telah dibuat untuk memajukan bangsa. Misalnya, kebijakan hilirisasi industri. Ini kebijakan berani oleh Indonesia yang menghadapi tantangan tidak mudah dan dapat berdampak terhadap ekonomi nasional. Karena itulah, seperti tadi saya sampaikan dalam pertemuan dengan sejumlah pemimpin redaksi media nasional Jakarta, diperlukan konsistensi untuk mempertahankan kebijakan yang telah ada. Jadi, ke depan saya kira bukan tentang siapa presidennya, melainkan kesanggupan sekaligus keberanian untuk konsisten terhadap apa yang sudah kita mulai.
Joko Widodo tweet mediaJoko Widodo tweet mediaJoko Widodo tweet media
Indonesia
1.3K
660
4.4K
653.3K
Yogaadit25
Yogaadit25@yogaadit25·
@HelmiFelis_ Dan di yahun 2024 KAMPRET VS CEBONG akan bertarung lagi..yakin..KADRUN akan menang lawan CEBONG..hattrik kekalahn akan bikin kadrun bunuh diri massal..walaupn udah mengerahkan habib2 palsu sprti HRS dn BHR SMITT
Indonesia
0
0
0
12
Helmi Felis
Helmi Felis@HelmiFelis_·
Mengapa cebong kalo ngomong seperti kotoran? Karena cebong 👉🏽 Mulut, Anus dan otaknya semua ada di kepala 🙈😅😅 Makin dimusuin deh gue sama mahluk 2 alam 🤦🏻‍♂️😅😅 .
Helmi Felis tweet media
Indonesia
220
115
441
24K
Yogaadit25
Yogaadit25@yogaadit25·
@Naz_lira Pake norma hukum apapun klo menghina,mencaci apalagi menfitnah jls itu ttp SALAH. Membela asal jgn sampe dungu dn goblok.
Indonesia
0
0
0
6
𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾
𝐑𝐎𝐂𝐊𝐘 𝐯𝐬 𝐃𝐀𝐘𝐀𝐊 Berkaitan dengan ramainya gembar-gembor kemarahan Suku Dayak dan ancaman terhadap Rocky Gerung, sebahagian pendukung Jokowi yang bermazhab Ganjaris mencoba mengelak dari tudingan sebagai otak pelaku politik identitas yang berpotensi mengadu domba dan memecah belah persatuan bangsa. Akibat politik identitas ini, tak sedikit orang yang pada akhirnya benar-benar terjebak dalam muslihat adu domba, terpancing dan menempatkan Suku Daya sebagai subjek pertikaian Penghinaan versus Kritik “BADJINGAN TOLOL”. Orang terprovokasi dengan saling menebar hujatan dan makian antar Suku. Para pelaku politik identitas ini boleh saja menampik tudingan bahwa mereka adalah pendukung Jokowi ex officio Ganjaris, tapi logika kepentingan politiknya berbicara begitu. Jadi cover suku Dayak, suku Papua atau suku apapun yang digunakan, orang langsung paham logika politiknya. Modus politik identitas menggunakan isue kesukuan ini bukan barang baru, dari jaman si Pitung dulu pun, Belanda paling getol menggunakan modus semacam ini, kepentingannya jelas, mengobarkan siasat adu domba agar posisi bangsa Indonesia selalu terpecah belah dan lemah. Ada juga yang berkelit bahwa kemarahan suku Dayak berkaitan dengan pernyataan RG karena Jokowi telah dinobatkan sebagai Raja Suku Dayak. Ini cara kelitan bocah yang paling norak, karena suku Jawa saja yang darahnya mengalir dan sumsumnya sudah melekat ditulang Jokowi sejak lahir, tidak semuanya menjadi pendukung Jokowi, bahkan tak sedikit yang beroposisi dengan Jokowi, apalagi Suku Dayak yang secara simbolis budaya, baru kemarin setelah Jokowi jadi Presiden memberikan gelar “Raja Honoris Causa”. Penyematan dan penobatan gelar Raja Suku atau Marga Suku kepada orang dari luar Suku itu adalah simbol budaya. Namun simbol budaya itu oleh penguasa seringkali dijadikan mainan politik untuk digunakan atau dijadikan representasi penerimaan 𝗺𝘂𝘁𝗹𝗮𝗸 satu Suku terhadap Sang Penguasa. Ketika kemudian simbol budaya ini ditunggangi untuk kepentingan politik dan membentur-benturkan marwah kesukuan, efeknya memang sangat berbahaya sekali. Di negara-negara Afrika dan India politik adu domba seperti ini telah sering memicu pertikaian antar suku, perang saudara yang akhirnya menyebabkan pertumpahan darah dan ratusan ribu nyawa melayang. Bangsa Indonesia telah memiliki konsensus untuk hidup ber-Bhineka Tunggal Ika. Persoalan politik dan demokrasi kebangsaan harus diletakan dalam bingkai NKRI, bukan antar suku dan kelompok. Presiden itu jabatan politik hasil konsensus seluruh rakyat Indonesia. Ia dipilih setiap 5 tahun dan berganti paling lama dalam 10 tahun sekali. Persoalan apapun yang terjadi dengan Presiden adalah persoalan kebangsaan, bukan Suku, Agama dan Ras. Hati-hati lah, bangsa Indonesia tak boleh termakan hasutan politik identitas seperti ini. Tak peduli atas nama kepentingan politik, kontestasi pemilihan Presiden, Gubernur atau apapun juga, politik identitas adalah kejahatan adu domba yang tak boleh dibiarkan terjadi dan diberi ruang sedikitpun di alam demokrasi Indonesia. Salam cerdas dan akal sehat!.
𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾ tweet media
Indonesia
212
453
1.5K
167K