Twips | AI & Crypto@TwipsX
Meet Nicko Widjaja.
Dia punya semua alasan untuk tidak pulang.
Dia tinggal lebih dari 10 tahun di Amerika, Oregon State, Dominican University, dia kerja di tempat dimana semua uang mengalir di sana yaitu Silicon Valley.
Tapi dia lebih memilih pulang ke Indonesia pada tahun 2003 alih-alih stay di Amerika.
Bukan karena tidak dapat kerja di sana. Tapi karena dia lihat sesuatu yang orang lain tidak lihat waktu itu, Indonesia butuh orang yang mau masuk dan bangun dari dalam.
Karir pertamanya di Indofood. Perusahaan mie instan. Jauh banget dari Silicon Valley.
Tapi dari sana dia mulai susun visinya.
- 2010 dia diriin salah satu venture fund pertama di Indonesia yaitu Systec Ventures senilai $10 juta namun gagal.
- 2014 dia bangun MDI Ventures dari nol buat Telkom dan dalam lima tahun berhasil menjadikannya salah satu VC paling profitable di Asia Tenggara dengan tiga unicorn, dua IPO internasional, dan tujuh exits.
- 2019 BRI minta dia bangun BRI Ventures dan hasilnya sama, dua unicorn, satu IPO di IDX, dan $250 juta dikelola.
Dan di tengah semua itu, dia pilih invest ke TaniHub.
Startup agritech yang mau bantu petani Indonesia jual hasil panen langsung ke pembeli. Bukan ke tengkulak. Bukan lewat rantai distribusi panjang yang makan margin mereka.
Orang yang tinggalkan Silicon Valley demi Indonesia, invest ke startup yang mau bantu petani.
Kalian bisa bayangkan kenapa dia tertarik.
TaniHub bangkrut 2022.
Dan September 2025 Nicko ditahan. Jaksa sebut investasi $5 juta ke TaniHub itu korupsi. Padahal semua prosedur sudah dijalankan, due diligence, rapat direksi, komite berlapis, tidak ada yang dilewati.
Startupnya gagal. Dan kegagalan itu sekarang dianggap kejahatan.
21 Mei 2026, jaksa tuntut 11 tahun penjara.
Dari dalam rutan, dia tulis surat tangan:
"Tidak ada penyalahgunaan wewenang. Tidak ada konflik kepentingan. Tidak ada kickback, tidak ada keuntungan pribadi, tidak ada niat jahat."
Gue tidak tahu dia bersalah atau tidak. Itu urusan hakim.
Tapi coba bayangkan sebentar.
Orang yang punya pilihan tinggal di Silicon Valley, memilih pulang. Orang yang sudah gagal sekali dengan dana $10 juta, tidak menyerah dan balik lagi. Orang yang bisa invest ke startup tech yang aman dan menguntungkan, memilih invest ke startup yang mau bantu petani.
Setiap keputusan dalam hidupnya menunjuk ke satu arah yang sama, dia mau bangun Indonesia dari dalam.
Dan sekarang dia duduk di Rutan Cipinang, dituntut 11 tahun, gara-gara satu investasi yang gagal, yang semua prosedurnya sudah dijalankan, yang tidak ada satu sen pun masuk ke kantong pribadinya.
Di negeri yang katanya butuh lebih banyak orang seperti dia.😔🙏