Sabitlenmiş Tweet
dev
2.5K posts

dev retweetledi

Karena banyak yg tanya, aku jelasin stepnya ya.. [thread]
1. Pertama kalian harus download dulu aplikasi namanya Digital Korlantas..
yang peru disiapin itu
- Foto SIM
- Foto KTP
- Pas Foto 3x4 (latar biru)
- Foto Tanda Tangan latar putih
2. Tes Kesehatan di e-rikkes/id ini ada di aplikasi korlantasnya tinggal ikuti stepnya, ini tes umum kaya riwayat sakit dan tes buta warna, ini gratis
3. Tes Psikologi di epPsi, ini ada didalam aplikasi korlantasnya, tinggal ikuti stepnya aja, ini lumayan banyak soalnya jadi harus sabar2, ini berbayar Rp 77.500
4. Kemudian pembayaran perpanjangannya
SIM = Rp 75.000
Biaya layanan = Rp 10.000
Biaya pengiriman = Rp 22.501 (kalau express 31.501
Total = Rp 107.501
pembayarannya hanya melalui virtual account bni
Jadi total aku bayar sekitar Rp 185.000
Dan pengiriman itu kurang lebih 3-5 hari tergantung lokasi, dan usahakan maksimal 2 minggu sebelum masa aktif SIM habis.
Selamat mencoba!
Senja@kopidansenjaa
Kalian ada yg udh pernah perpanjang SIM secara online? gampang bgt loh
Indonesia
dev retweetledi

PARAH !!!
50 Santriwati Anak Yatim dan Dhuafa yang Dicabuli Kiai, Lalu yang Hamil Dinikahkan. Kadang Semalam Menggilir 2 Santriwati sekaligus dikamar tidurnya, itu bukan KHILAF Tapi Kejahatan Keji. Si Kiai sengaja buat Pesantren dalam rangka mengumpulkan Daun Muda dibawah Umur untuk Memuaskan Diri, Merasakan yang masih berwarna Pink, Liang Sempit tanpa Bulu (Bulu Jagung) Seperti Para Pelaku Penuntut Ilmu Hitam, Mengorbankan Para Gadis, Menghirup Wanginya
Selangkangan Perawan. Di Setiap Tahun Ajaran Baru, Membuka Pendaftaran Santri/Santriwati dengan Program GRATIS Agar Kiai bisa Menikmati yang Gratisan, Yang Hamil Cukup Dinikahkan. 50 Orang mungkin hanya Permukaan, yang tidak terungkap mungkin saja lebih Menyesakkan. Nauzubillah tsummanauzubillahiminzalik.
Kasus dugaan pencabulan mencuat di sebuah pondok pesantren di Pati. Seorang oknum kiai berinisial S diduga telah mencabuli puluhan santriwati bahkan ada yang hingga hamil, dengan jumlah korban diperkirakan mencapai 50-an santriwati. Peristiwa ini disebut telah berlangsung selama beberapa tahun, namun baru dilaporkan pada 2024.
Mayoritas korban merupakan santriwati usia SMP, banyak di antaranya berasal dari keluarga kurang mampu. Modus pelaku diduga dengan mengancam korban agar mau menuruti permintaannya, seperti menemani di kamar, dengan ancaman dikeluarkan dari pesantren. Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi sorotan dan didorong untuk diproses melalui jalur hukum
By COACH ADDIE Journalist & Behavior Analyst.



Noboru Sage@noboru42256
Ikan sabu sabu saja di urusin masak berita SEBEJAT ini di cuekin ? video.tribunnews.com/news/932639/ri…
Indonesia
dev retweetledi
dev retweetledi
dev retweetledi
dev retweetledi

dev retweetledi
dev retweetledi

Katanya iblis dan syetan dibelenggu saat ramadhan, ternyata peran setan dan iblis malah diganti oleh manusia biadab yg tega bunuh siswa usia 14 tahun. Kawal kasus ini. Sudah terlalu banyak nyawa yang hilang ditangan oknum aparat biadab! Nanti kalau rakyat marah dituduh provokasi dll. Emang SETAN kalian semua. DAJJAL!
Indonesia
dev retweetledi

@Ramensatupedes お誕生日おめでとう🎉🎂
Anak cantik Anak baikk🫶🫶
#TasyaDA7SweetSixteen
#TasyaDA7
#TasyaTurning16
#TasyaAllesia

日本語

HAPPY Tasya’s DAY 🎂💗
Spesial Birthday project for #TasyaDA7SweetSixteen
#TasyaDA7
#TasyaTurning16
#TasyaAllesia
English

@tyfielvy @Ramensatupedes ehh cantik bangettt yg lagi ultahhh #TasyaDa7 TasyaDa7 #TasyaTurning16 #TasyaAllesia
Indonesia

@Ramensatupedes ak blm pantun kamunya udh cakepp😝
HAPPY Tasya’s DAY 🎂💗
Spesial Birthday project for #TasyaDA7SweetSixteen
#TasyaDA7
#TasyaTurning16
#TasyaAllesia


Indonesia

@MMusikmu @Ramensatupedes aamiin dan makin bersinar teruss, tasya! #TasyaDa7 #TasyaTurning16 #TasyaAllesia
Indonesia
















