LookeRen

3.7K posts

LookeRen banner
LookeRen

LookeRen

@zamire

Unthinkable Guy | Penjaga Kewarasan

Bandung Katılım Nisan 2009
109 Takip Edilen76 Takipçiler
LookeRen
LookeRen@zamire·
@RefinedM5 @elisa_jkt kalau TGUPP sepertinya lebih terbuka dengan internal, Dan namanya juga "shadow" ya berarti kurang transparan dengan apa yg sedang dikerjakan.
Indonesia
1
0
0
145
LookeRen retweetledi
Nadirsyah Hosen
Nadirsyah Hosen@na_dirs·
Mengapa filosofi pendidikan “sesuai industri” itu problematis? Saya agak gelisah baca wacana menutup prodi yang dianggap “tidak relevan dengan industri”, yang disampaikan Sekjen Kemendikti, Prof Bakri Munir Sukoco. Bukan karena saya anti industri. Tapi… industri yang mana? Yang hari ini? Atau yang bahkan belum ada 10 tahun lagi? Masalahnya sederhana: industri sendiri sering belum tahu arah masa depannya. Laporan World Economic Forum dan McKinsey & Company berulang kali bilang hal yang sama: banyak pekerjaan masa depan belum eksis hari ini. Jadi kalau kampus sibuk “menyesuaikan diri” dengan kebutuhan sekarang, kita mungkin sedang menyiapkan lulusan… untuk dunia yang sudah lewat. Dan biasanya, yang pertama dikorbankan itu selalu sama: Filsafat. Sejarah. Sastra. Yang dianggap tidak praktis. Padahal banyak pemimpin, pembuat kebijakan, bahkan inovator yang lahir dari sana. Sekarang bahkan keguruan dan kedokteran ikut disorot oleh Sekjen Kemendikti. Keduanya dibutuhkan masyarakat tapi katanya terlalu “market-driven”, harus jadi “market-driving”. Tapi jujur saja kedua istilah ini masih dalam logika yang sama: pasar sebagai penentu. Bedanya hanya soal siapa yang lebih pandai meramal pasar. Padahal masalah utamanya bukan di situ. Masalah pendidikan di Indonesia itu ada di tata kelola. Prodi dibuka karena tren. Karena peminat. Karena pemasukan. Bukan karena visi pendidikan. Kalau akarnya di situ, menutup prodi dari atas itu cuma seperti memotong daun, tanpa menyentuh akar. Yang kita butuhkan bukan sekadar menutup prodi, tapi membenahi cara kita menilai dan membiayai pendidikan. Quality control dan akreditasi tetap penting, tapi ukurannya harus nyata: kualitas belajar, daya pikir lulusan, dan dampaknya bagi masyarakat, bukan sekadar dokumentasi. Yang dibutuhkan adalah pendanaan berbasis kualitas, kurikulum yang lentur, dan keberanian menjaga ilmu yang tidak selalu “laku”. Karena saat industri jadi satu-satunya ukuran, dunia kampus menjelma hanya melatih tenaga kerja bukan melahirkan manusia yang mampu berpikir, menilai, dan membentuk zamannya sendiri. Tabik, Nadirsyah Hosen
tempo.co@tempodotco

JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

Indonesia
35
1.1K
2.7K
74.3K
LookeRen retweetledi
feri amsari
feri amsari@feriamsari·
Buat UU IKN, pake uang negara tu. Dipaksa bangun, uang tmbh habis. Dulu bnyk pakar y kritik, dianggap nyinyir. Sekarang terbukti. Lalu smua pura2 lupa peringatan pakar. Uang semubazir itu jg terjadi dlm MBG & perjalanan luar negeri, kan? Trus ASNnya harus diam sj? Yaelah bro
Indonesia
92
2.4K
4.6K
64.7K
LookeRen retweetledi
Ahmad Arif
Ahmad Arif@aik_arif·
Padahal impor gandum Indonesia itu tiap tahun meningkat, sudah di atas 11 juta ton. Salah satu pengimpor gandum terbesar di dunia. Konsumsi beras per kapita cenderung turun, tp itu diganti dg konsumsi gandum yg terus meningkat. Saat ini proporsi gandum sudah >25% dr komponen pangan pokok kita dan itu 100% impor. Jadi, kalau yang dipersoalkan swasembada pangan memang sudah bener tuh Bang @feriamsari, memang Indonesia belum swasembada. Impor daging, buah, kedelai, dll juga tinggi. Kalau swasembada beras pun masih bisa diperdebatkan datanya.
Ahmad Arif tweet media
doelpaten@doelpaten

Ribuan petani dari berbagai pelosok daerah hadir ke Jakarta mendemo Feri Amsari yg katanya swasembada pangan yg diklaim pemerintah tdk didukung data riil.. Mudah2an demo itu bener adanya dilakukan petani, bukan hanya mengatasnamakan petani.. Soalnya, sejak era Mulyono, demo berbayar di Jakarta memang jadi tren..!

Indonesia
13
101
187
12.9K
LookeRen retweetledi
feri amsari
feri amsari@feriamsari·
Kalo saya tolol, saya pasti percaya MBG, BoP, ART, Gentengisasi, omongkosong patriotisme. Ketololan bisa dekat dengan sikap menerima seluruh program negara. Kalo dirimu tak percaya coba berkaca 3x sehari. Nah, itu wajah ketololan
BLO - Bocah Lali Oemah@RaObahRaMamah

@feriamsari @CeciliaSuwanda1 Feri tolol mau jadi ASN taoi bacod mulu tolol lagi gak sepadan dg pemikir2 minang

Indonesia
69
649
1.7K
28.9K
LookeRen
LookeRen@zamire·
Lho kata buzzer kanda bahlil dapet diskon 😏
Indonesia
0
0
0
26
LookeRen
LookeRen@zamire·
@TinotoMd kalau isu sepele seperti ijazah aja ga kelar2, Jokowi lebih cocok jadi presiden dengan standar terendah yg pernah dimiliki NKRI.
Indonesia
0
0
0
155
TERMUL
TERMUL@TinotoMd·
Pak jokowi standard presiden tertinggi yg pernah dimiliki NKRI
Dedy Nur@DedynurPalakka

Kemampuan bertahan dan olah jiwa dari Jokowi memang belum ada lawan hingga saat ini. Jadi wajar saja jika dulu saya pernah menulis bawa beliau ini sudah memenuhi syarat jadi tokoh besar Republik Indonesia melampaui semua Presiden yang pernah ada. Ini bukan klaim kosong, lihat saja serangan politik yang dilewatin dengan sangat tenang, kadang acuh tak acuh dan lebih memilih berfokus pada agenda kerja beliau. Kemampuan olah jiwa ini pernah dijelaskan dengan sangat baik oleh bang @Fahrihamzah dalam sebuah podcast yang saya lupa dapat dimana. Yang jelas tokoh-tokoh lain yang sejaman dengan dia belum ada yang punya daya tahan paripurna seperti ini dalam melawan intrik serta DFK yang datang di depan muka dia. Jokowi, bagaimanapun ngga sukanya Anda pada sosok ini, ia adalah teladan yang sangat baik dalam urusan olah jiwa dan raganya.

Indonesia
138
7
75
5K
LookeRen
LookeRen@zamire·
@tham878 Kalau langsung ditunjukkan, selesai dong dramanya Jokowi. Nggak relevan lagi sampai 2029.
Indonesia
0
0
0
11
ꦉꦗ꦳ꦗꦮ☪️
ꦉꦗ꦳ꦗꦮ☪️@rgay240104·
@zamire @_devalo Lu ngerasa berotak, tapi ngebedain perilaku yg menyakiti sesama dengan perilaku yg mencintai sesama aj gak bisa. Kalian yg menggunakan ego kalian sebagai agama utk melegitimasi kebencian. Malu tuh sama an jing, yg bisa respect sesamanya 😀🏳️‍🌈🇮🇩
ꦉꦗ꦳ꦗꦮ☪️ tweet media
Indonesia
1
0
0
43
LookeRen
LookeRen@zamire·
@tham878 ooh sekarang buzzer2 udah bestie sama rismon 🥱
Indonesia
0
0
1
17
LookeRen retweetledi
Lembaga KERIS
Lembaga KERIS@LembagaKERIS·
Udah dari awal kan kami bilang ada rekaman tank Merkava laknat, tapi penyepong Israel bantah bantah terus
Indonesia
23
140
1.1K
37.6K
LookeRen
LookeRen@zamire·
@Sentjoko kalau kalah, ya kalah aja. sekali pecundang, ya tetap pecundang 🤣🤣
Indonesia
0
0
0
40
freethinker.id🇮🇩
freethinker.id🇮🇩@Sentjoko·
Hamas menang perang, namun Gaza hancur lebur dan pemimpin tertinggi pindah alam. IRGC menang perang, namun Iran hancur lebur dan pemimpin tertinggi pindah alam. Kedua kemenangan mahal ini membutuhkan puluhan tahun pemulihan infrastruktur👍
Indonesia
69
13
59
7.4K
Eric Daugherty
Eric Daugherty@EricLDaugh·
🚨 IT'S OFFICIAL: Spain BANNED the US Air Force refueling tankers involved in the Iran war from flying through Spain airspace Spain is a NATO "ally" What a freaking disgrace. Pull out of NATO!
English
4.6K
9.5K
50.8K
1.3M
LookeRen
LookeRen@zamire·
@adamwdb semoga ada untuk posisi data engineer bang
Indonesia
0
0
2
1K
Adam WB
Adam WB@adamwdb·
Halo warga, gw mau share beberapa lowongan tech yg mngkn cocok dn bagi yg mau #kaburajadulu
Indonesia
13
67
555
38.8K
LookeRen
LookeRen@zamire·
@Turu748392 @Intel_Imut karena gw lagi nanya, gw ga nyenggol mbg, gw nyenggol transparansi subsidi bbm. 🤦‍♂️
Indonesia
1
0
0
14
Sekirochan~
Sekirochan~@Turu748392·
@zamire @Intel_Imut lah kan anda ngomong efisiensi karena mbg saat ini makanya gw tanya omongan lo ? Kenapa gak bisa jawab ?
Indonesia
1
0
0
23
intel imut
intel imut@Intel_Imut·
Sebusuknya politik itu, ketika pemerintah tidak menaikkan harga BBM, tetapi dijadikan bahan rapat konsolidasi lawan politik dengan para buzzer untuk mendowngrade kebijakan dengan fear mongering yg disusun rapi Oposisi pro rakyat atau pro kekuasaan?
Indonesia
18
29
157
6.9K