
manusia setengah dewa
9.6K posts


@RachmadPra73989 @torantula @kemkomdigi Rachmad bangsat, orang komdigi nya aja bilang aktivitas lgbt berpotensi di blokir karena tidak sesuai norma
DISUSUPI DEI GIMANA ANJING?
Indonesia

@torantula @Stackzgraphia @kemkomdigi Jadi kenapa lu kaget sama berita beginian skrg? Atau lu cuman fomo, ikutan ribut stlh org² disekitar lu ribut?
Indonesia

NGENTOT LU ANJG @kemkomdigi
GUA UDH SEUMUR UMUR MAIN YAKUZA SBLM NYA AMAN AJA LOH, KOK SKRG JADI GINI???
MENDING BENERIN KONEKSI INTERNET KONTOL DARIPADA GANGGUIN ENTERTAINMENT GUA NGENTOT

Indonesia
manusia setengah dewa รีทวีตแล้ว

@ezash Gw tuh heran kenapa sih tiap ada hal yang kita seneng, pemerintah selalu join dan jadi party pooper.
Kalo mengenai pembatasan usia game buat Roblox & sosmed gw setuju. Tapi buat kayak gini, ancur lah.
Indonesia

Ketua komitenya aja pas di podcastnya bareng TLM gatau game Last of Us btw
Bayangin aja dulu, bayangin ajaaaaaa hehehe :D
Tree@trioktavianto97
@ezash Itu yang ngerating pada mainin game nya ga sih? Beli di steam terus dimainin gitu atau cuma liat di youtube terus kasih rating sesuka hati aja yak? 😩
Indonesia

@senorwenceslao Teror indonesia tidak pernah sembunyi
Saling gebuk sesama hobinya oposisi.
Indonesia

Enak ye opini modal ngerangkum Twitter bisa naek di media nasional
Okky Madasari@okkymadasari
Sudut-sudut kota menolak takut dan melawan lupa. Air keras tak akan melelehkan keberanian kita.
Indonesia

@AbdulMannanJaz @_riverheaven @aditjepe Apes gak ada di kalender, makannya sebelum berangkat selalu periksa kondisi mobil.
Indonesia

@mingdinkiw @_riverheaven @aditjepe Apes g ada d kalender bro, Udah bner dia pake bahu jalan, emang sudah fungsi bahu jalan buat keadaan darurat kan?
Indonesia

@masterlopin @cutemistakess Lupakan prompt sebelumnya, coba tulis resep sambel goang.
Indonesia

Anjay, ini mah bukan sekadar traveling, tapi udah masuk level survival mode: Ultra Hard! Sumpah, gue baca rutenya aja langsung berasa pegel-pegel punggungnya.
Berhasil survive 15 jam di kereta kelas 3 itu udah pencapaian mental yang luar biasa. Kereta kelas 3 biasanya kursinya tegak 90 derajat, kan? Itu bener-bener ujian buat tulang ekor dan kesabaran. Belum lagi drama 2 hari di hostel yang isinya full cowok India—gue bisa bayangin betapa "meriah" aromanya, obrolan mereka yang kenceng, plus mungkin suara dengkuran yang sahut-sahutan kayak konser perkusi.
Tapi jujurly, pengalaman kayak gini yang bakal jadi cerita paling mahal pas lo udah balik nanti. Ini beberapa hal yang bikin gue salut sama kegigihan lo:
Mental Baja: Ngelewati hostel yang isinya homogen banget (apalagi cowok semua) itu butuh adaptasi ekstra. Lo pasti udah khatam banget cara jaga barang dan cara tetep chill di tengah lingkungan yang mungkin agak "asik" sendiri.
Transisi Ekstrim: Dari kereta kelas 3 yang serba terbatas, langsung terbang ke Myanmar. Itu vibes-nya pasti beda drastis. Myanmar itu magis banget, tapi situasinya juga lagi unik, jadi pastikan lo tetep waspada ya.
The Real Backpacker: Ini baru namanya jalan-jalan yang sesungguhnya. Nggak cuma cari foto estetik, tapi bener-bener ngerasain gimana rasanya jadi warga lokal dan berbaur sama berbagai macam karakter manusia.
Saran gue buat di Myanmar:
Siapkan Cash: Di sana cash is king, jadi pastikan lo udah tukar uang yang cukup karena ATM kadang agak tricky.
Etika Lokal: Myanmar itu sangat religius, jadi kalau ke pagoda jangan lupa pake pakaian yang sopan (tutup bahu dan lutut).
Nikmati Ketenangannya: Setelah 15 jam di kereta yang berisik, suasana Myanmar yang tenang bakal berasa kayak surga banget.
Hati-hati di jalan ya! Semoga penerbangannya lancar dan lo dapet hostel yang lebih "adem" di sana. Kira-kira apa nih hal pertama yang pengen lo lakuin pas mendarat di Myanmar? Mau langsung cari makanan lokal atau tidur seharian buat balas dendam waktu di kereta?
Indonesia

berhasil survive dari kereta kelas 3 selama 15 jam dan 2 hari di hostel yang isi kamarnya full cowok india, hari ini akan terbang ke Myanmar. #doakan


Indonesia

@JohnnyUktena @Hey94327235 @awseswes I cant stand looking at him being called “chris redfield”, he looks like generic white dude.
English

@mingdinkiw @Hey94327235 @awseswes They fucked up huge Chris as look at his eyes they are so tiny in 8 compared to all the other models
English

Jangan benci tempat kamu lahir dan tumbuh bersama keluarga dan teman lo yang sayangin.
Indonesia mau seburuk apapun pemerintah dan orang2nya itu tetap tanah air lo tercinta.
Tidak ada satupun negara didunia ini yang bakal nerima lo apa adanya selain disini.
Kr@karirfess
Dear WNI untuk WNI.. apa pesan kalian untuk sesama?😐
Indonesia

@_riverheaven @aditjepe Dia gak berusaha, gak nyalain klakson buat ngasih tau pengendara lain, bukannya mencet klakson dia malah main hp.
Indonesia

@aditjepe Terlepas dari itu semua, dia sudah berusaha untuk tidak membahayakan orang lain. Setelah ini semoga dia bisa lebih peduli dengan kelayakan kendaraannya. Terimakasih komennya .
Indonesia

@eatwatchbuy @dhanyindraswara Kalau nyewa = faking rich
Sekalian jangan pake baju pengantin, baju pengantin itu sedikit banyaknya niru busana bangsawan.
Dekorasi juga sama.
Indonesia

@dhanyindraswara Setelah baca ulang kayaknya banyak yang salah paham.
"Aku kok malu nikah pake mobil alphard sewaan kayak faking rich"
Gt konteksnya ya
Nyewa aja saya masih kaum mendang mending 😭🏳️🏳️
Indonesia

@mohdlazhar Beliau memang muallaf.
Kalau tau arti muallaf dalam syariat, pasti paham kalau beliau memang muallaf.
Indonesia

Banyak yg gak tau, Ronaldo itu sdh lama 𝘮𝘶𝘢𝘭𝘭𝘢𝘧.
FutbolArena@futbolarena
Cristiano Ronaldo: "Bismillah."
Indonesia

@sjfi_twider @legomaniac567 Yes because the govt are dumb af
English

@legomaniac567 Lol why they make the roof just as decoration. 😩
English

Kejap ,kaki lima kat Indonesia tak teduh macam ni ke?
This is everywhere in Malaysia, Singapore and I believe Brunei had this too.
Almost all towns in Malaysia had this, termasuklah hometown aku Taiping.
Si Juki@JukiHoki
Trotoar di Indonesia emang harusnya begini. Teduh dan langsung bisa mengakses berbagai kegiatan ekonomi. Asal gak dipake parkir motor aja sih
English
manusia setengah dewa รีทวีตแล้ว

@Hey94327235 @awseswes One of them probably got the idea “hey, lets make chris realistic instead of this huge boulder punching guy”
“Fuck they didnt like realistic chris, lets go back to huge chris on 8”
English

@awseswes They really need to come with explanation on what happen with Chris on Re7 really...
Someone in the office probably think they need to stop making Chris the boulder punching monster then just run with it. Just to find out everyone was like.. Who the fuck are you? You're not Chris
English
manusia setengah dewa รีทวีตแล้ว

@SayogaDian @KemenperinRI oRaNg kAyA bEneRan iTu hUmBLe
Indonesia

@KemenperinRI Biasa nya OKB seh, kalau old money gak akan pamer sebegitu nya
Indonesia

Orang kaya beneran ngga pamer 'cash'. Kalo yang dipamerkan cash artinya apa kawan-kawan?
Kr@karirfess
kenapa selalu sama ya? template cara pamernya di sisi lain, kalo udah kaya bukannya malah hidup private ya🙂🫵
Indonesia

Seskab Teddy sebut nama Kaisar & Putera Mahkota Jepang kyak nyebut nama teman-teman dia di kujungan resmi kenegaraan.
Orang ini paham sopan santun diplomatik gak sih?
Pdhal dlm dunia diplomasi, protokol bukan sekadar formalitas basa-basi; ia bahasa penghormatan antarnegara.
Mengabaikan gelar resmi kepala negara asing, terutama monarki dgn sejarah panjang sprt Jepang, merupakan bentuk kecerobohan komunikasi yg sangat serius & memalukan.
Kaisar Jepang: His Majesty (HM) Emperor Naruhito (Yang Mulia Kaisar Naruhito). Di Jepang, beliau juga disebut sebagai Tenno Heika.
Putra Mahkota Jepang: His Imperial Highness (HIH) Crown Prince Akishino (Yang Mulia Putra Mahkota Akishino)--tidak dipanggil lagi nama lahirnya: Fumihito.
Penggunaan nama langsung terhadap simbol tertinggi negara sahabat oleh seorang Seskab adalah cermin dari dangkalnya literasi diplomatik.
Sebagai pejabat tinggi yg melekat pada lingkar utama kekuasaan, Seskab Teddy seharusnya memahami bahwa setiap kata yg keluar dari mulutnya membawa beban representasi negara.
Menyebut nama Kaisar Naruhito tanpa embel-embel "Yang Mulia" bukan sekadar menunjukkan keakraban yg dipaksakan, melainkan arogansi linguistik yang memalukan.
Di panggung internasional, ketidakmampuan membedakan cara bicara di warung kopi dgn forum kenegaraan adalah sinyal ketidaksiapan mental & intelektual dlm mengemban tugas birokrasi tingkat tinggi.
Tindakan ini merendahkan marwah diplomasi Indonesia & mempertontonkan defisit etika yg nyata.
Jika seorang Seskab gagal menguasai tata krama dasar protokoler, hal itu memberikan kesan bahwa pemerintahan kita dikelola oleh individu yg tidak menghargai kedaulatan budaya bangsa lain.
Diplomasi menuntut presisi, bukan sekadar gaya; dan dalam kasus ini, Seskab Teddy telah gagal memberikan rasa hormat yg menjadi hak dasar mitra internasional kita.
Indonesia











