𝖆𝖌𝖚𝖘𝖏𝖔𝖓
2.5K posts


Para pembenci menyebarluaskan narasi sesat bahwa harga BBM akan naik karena perang, lalu mereka secara berjamaah mengecam pemerintah.
Ketika BBM tidak naik, para pembenci menyebarluaskan narasi sesat bahwa BBM tidak naik akan membebankan keuangan negara, lalu mereka secara berjamaah akan mengecam pemerintah.
Anehnya kenapa para pembenci gak ada yang mengecam bahkan demo ke Kedubes Amerika dan Iran ya? 🤭
Ada apa ya? Kok mereka sama sekali gak mengecam amerika dan iran tapi malah mengecam pemerintah Indonesia?
Apakah ada udang dibalik pesanan?? Hehehe..
@prabowo @gibran_tweet
Indonesia

@RD_4WR1212 Gak boleh kritik pemerintahan presiden prabowo. Hehe lawak.
Indonesia

@kompascom Mau memghancurkan hidup seseorang dengan 'seragam hukum negara', lalu cuma bilang khilaf tanpa tindakan hukum?
Indonesia

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo Danke Rajagukguk menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan pihak Kejari dalam kasus dugaan mark-up proyek pembuatan video profil desa yang menjerat videografer Amsal Sitepu.
Baca di: nasional.kompas.com/read/2026/04/0…
~WR #AmsalSitepu #Kejari

Indonesia

President Trump delivered a powerful speech tonight. He was clear about our objectives in Iran:
• Destroy their weapons factories
• Destroy their navy
• Destroy their air force
• Destroy their chances of ever having a nuclear weapon
The President’s leadership sends a message to the world that the United States will defend its people and its interests, and uphold peace through strength.
English

Amsal Christy Sitepu, videografer asal Kabupaten Karo, Sumut, dinyatakan tak bersalah oleh hakim PN Medan, Rabu (1/4). Dia pun divonis bebas oleh hakim. Sebelumnya, Amsal didakwa oleh jaksa terkait mark up anggaran pembuatan video profil 20 desa.
Dalam sidang dakwaan sebelumnya, jaksa mendakwa Amsal dengan pidana 2 tahun penjara, denda Rp 50 juta, dan kewajiban mengembalikan kerugian negara Rp 202 juta. Amsal dituduh memperkaya diri sendiri yang mengakibatkan kerugian negara. Katanya, itu berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan pengelolaan serta pembuatan jaringan atau instalasi komunikasi dan informatika desa.
Menurut jaksa, lewat usahanya, Amsal menawarkan jasa pembuatan profil dengan biaya Rp 30 juta per desa. Berdasarkan hasil audit, biaya konsep atau ide yang dianggarkan usaha Amsal sebesar Rp 2 juta semestinya Rp 0. Begitu pula biaya clip on, cutting, editing, sampai dubbing, yang menurut perhitungan auditor seharusnya Rp 0. Karena itulah Amsal disebut mark up.
Namun, dalam sidang vonis hari ini, Amsal tak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana.
📸: Dok. kumparan/Amar Marpaung.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R169 | E164
#bicarafaktalewatberita #kumparan

Indonesia

"Ya dadakan dan mau nyamar rencananya, pakai mobil biasa dan sedikit sekali paspampres," kata Teddy.
Baca di: nasional.kompas.com/read/2026/03/2…
~WR #Prabowo #Blusukan #Senen

Indonesia

Di tengah hiruk pikuk rel kereta Senen, Presiden @prabowo hadir bukan sebagai pejabat, tapi sebagai pelayan rakyat. Tanpa pengawalan ketat, tanpa protokoler, turun langsung, melihat, mendengar, dan merasakan kehidupan warga di bantaran rel.
Indonesia

@dina_sulaeman Kalo udah kepepet, jurus mabuk yg dikeluarkan. Pura2 gila.
Indonesia

Terima kasih untuk informasi ini. Kami akan cek ke internal Pemprov DKI. Sebagai info, seluruh kendaraan dinas instansi pemerintah di Jakarta platnya B. Untuk DKI sendiri sdh ada larangan penggunaan kendaraan dinas utk mudik. Jika dilanggar tentu akan dikenai sanksi tegas🙏🏻
aman@amanterkendaly
abang gw mw viralin ini mobil dinas dipake mudik soalnya nyerobot antrian keluar kapal kita wkkwk
Indonesia

Lagi, ini bukan kendaraan dinas milik Pemprov DKI!
Saya bantu menjelaskan ke teman2 wartawan dan masyarakat agar clear. Bahwa seluruh kendaraan dinas instansi pemerintah, baik kementerian, lembaga, atau Pemda yang berlokasi di Jakarta plat kendaraan dinasnya pasti B. Jadi sebaiknya dikonfirmasi dulu baru ditulis agar sesuai kaidah jurnalistik dan tidak menimbulkan tuduhan yang tidak benar.
Terima kasih kepada warga yang turut mengawasi agar tata kelola pemerintah tetap terjaga dg baik🙏🏻

Indonesia

Kerajaan Arab Saudi mengecam keras serangan Iran terhadap sejumlah kawasan di Timur Tengah. Kecaman ini dikeluarkan menyusul eskalasi di kawasan Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir.
Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi menegaskan bahwa tindakan agresi yang terus berlanjut ini telah menciptakan ketidakstabilan di kawasan.
"Saya ingin menegaskan kembali posisi ataupun sikap dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang menolak dan mengecam tindakan yang dilakukan oleh Iran dengan melakukan penyerangan terhadap Kerajaan Arab Saudi dan juga kepada negara-negara teluk lainnya, serta negara-negara Arab dan Islam di sana," kata Dubes Faisal dalam konferensi persnya di Jakarta, Selasa (24/3/2026).
#ArabSaudi #TimurTengah #KonflikTimurTengah #Geopolitik #DuniaInternasional #KrisisGlobal #KeteganganGlobal #PernyataanResmi #BeritaViral #BeritaTerkini #Sindonews
Indonesia

Mekkah Bukan Panggung Emosi: Antara Narasi Provokatif dan Prinsip Islam
Belakangan ini muncul narasi yang menggugah emosi:
“Ketika politik kekuasaan menginjak tanah suci…”
“Mekkah bukan milik rezim, tapi milik umat…”
Sekilas terdengar membela Islam. Namun jika ditimbang dengan prinsip ajaran Islam yang benar, narasi seperti ini justru berbahaya dan bisa menyesatkan cara berpikir umat.
Karena Islam tidak dibangun di atas emosi, tetapi di atas wahyu dan aturan yang jelas.
---
## Siapa yang Mengatur Negeri dalam Islam?
Dalam Islam, setiap negeri pasti memiliki pemimpin yang sah. Termasuk wilayah Mekkah dan Madinah.
Pengelolaan, keamanan, dan pengaturan ibadah haji bukan urusan “semua orang”, tetapi merupakan tanggung jawab pemerintah yang berkuasa.
Rasulullah ﷺ bersabda:
اسْمَعُوا وَأَطِيعُوا وَإِنِ اسْتُعْمِلَ عَلَيْكُمْ عَبْدٌ
“Dengarlah dan taatilah pemimpin kalian, walaupun yang memimpin kalian seorang hamba.”
(HR. Bukhari)
Artinya, selama seorang pemimpin masih Muslim, maka menjaga stabilitas dan ketaatan adalah prinsip utama—bukan membuka ruang kekacauan dengan slogan.
---
## Mekkah untuk Ibadah, Bukan Ajang Perebutan
Allah memang menjadikan Mekkah sebagai tempat ibadah untuk seluruh kaum Muslimin.
Allah berfirman:
الَّذِي جَعَلْنَاهُ لِلنَّاسِ سَوَاءً الْعَاكِفُ فِيهِ وَالْبَادِ
“(Masjidil Haram) Kami jadikan untuk semua manusia, baik yang tinggal di sana maupun yang datang dari luar.”
(QS. Al-Hajj: 25)
Namun ayat ini berbicara tentang **hak beribadah**, bukan berarti semua orang bebas mengatur, apalagi mengklaim kekuasaan atasnya.
Kalau semua merasa berhak “atas nama umat”, maka yang terjadi bukan kemuliaan, tapi kekacauan.
---
## Kritik Boleh, Tapi Bukan Provokasi
Dalam Islam, jika ada kebijakan yang tidak disukai, sikap yang diajarkan bukanlah mengobarkan emosi publik.
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ رَأَى مِنْ أَمِيرِهِ شَيْئًا يَكْرَهُهُ فَلْيَصْبِرْ
“Barangsiapa melihat sesuatu yang ia benci dari pemimpinnya, maka hendaklah ia bersabar.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Ini bukan berarti diam tanpa sikap, tetapi **tidak menjadikan isu tersebut sebagai bahan provokasi yang memecah umat**.
---
## Bahaya Kalimat yang Terlihat “Benar”
Ucapan seperti:
“Mekkah bukan milik rezim”
“Umat lebih berhak daripada penguasa”
secara lahir terlihat membela agama. Tapi secara makna:
* Mengaburkan aturan kepemimpinan dalam Islam
* Menggiring umat untuk tidak percaya kepada penguasa
* Membuka pintu konflik dan kekacauan
Padahal Rasulullah ﷺ sudah memperingatkan:
مَنْ أَتَاكُمْ وَأَمْرُكُمْ جَمِيعٌ عَلَى رَجُلٍ وَاحِدٍ يُرِيدُ أَنْ يُفَرِّقَكُمْ فَاقْتُلُوهُ
“Barangsiapa datang ingin memecah persatuan kalian sementara kalian telah bersatu di bawah satu pemimpin, maka lawanlah ia.”
(HR. Muslim)
---
## Intinya
Mekkah adalah tanah suci yang mulia.
Ia dijaga dengan syariat, bukan dengan slogan.
Dikelola dengan sistem, bukan dengan emosi.
Membela tanah suci tidak dilakukan dengan:
* Narasi yang memecah belah
* Tuduhan tanpa ilmu
* Provokasi yang memperkeruh keadaan
Tetapi dengan:
* Ilmu
* Keadilan
* Dan menjaga persatuan umat
---
## Penutup
Kalimat yang terlihat membela Islam belum tentu benar menurut Islam.
Dan tidak semua yang mengatasnamakan umat, benar-benar menjaga umat.
Maka berhati-hatilah.
Karena kerusakan besar dalam sejarah umat seringkali dimulai dari kata-kata yang terdengar indah… tapi tidak dibangun di atas ilmu.
Abu Anas

Indonesia

















