way_how

13.5K posts

way_how banner
way_how

way_how

@why_spit

emancipate yourselves from mental slavery, none but ourselves can free our minds (bob marley)

tangerang 加入时间 Temmuz 2012
609 关注419 粉丝
way_how 已转推
#99
#99@PartaiSocmed·
Masa kecil: Kalah main, tantrum - ngambek. Sudah tua: Kalah pilpres minta revolusi.
Indonesia
100
121
532
68.7K
way_how
way_how@why_spit·
@LuqmanBeeNKRI Nonoton di tv digital TVRI Nasional suaranya komentator bola, tapi tampilannya bukan.🤣
Indonesia
0
0
0
21
Luqman Hakim
Luqman Hakim@LuqmanBeeNKRI·
Sejak pertandingan pertama Pildun, Maxstream sudah bermasalah. Coba pakai antena digital, semalem bermasalah juga. Jadi bertanya2, sebenarnya yg bermasalah maxstream? antena digital? Unit TVku? Atau kualitas broadcast panitia Pildun?
Mohamad Fuad@_BangFu

Keren banget nih aplikasi Maxstream. Nonton bola lancar tanpa gangguang. Aku cinta @Telkomsel Tapi bohong. YA LANCAR LAH, ORANG YG MAIN TIM YG GAK BANYAK ORANG MAU NONTONNYA. GEDEIN NOH CAPACITY, BANDWITH ATAU SERVER LO!!!!!

Indonesia
11
7
9
2.5K
way_how
way_how@why_spit·
@eddesign_ Kelas yang mati adalah kelas menengah. Kalau kelas bawah dapat segala fasilitas subsidi negara, kelas atas jelas sudah mampu tapi menengah? Mati!
Indonesia
1
1
1
59
EDD
EDD@eddesign_·
SESAT LOGIKA BBM NON-SUBSIDI & KELAS MENENGAH Pandangan ini keliru membedakan mekanisme pasar BBM non-subsidi & kebijakan subsidi negara, serta mengabaikan faktor makroekonomi. Harga Pertamax ditetapkan mengikuti batas harga keekonomian yg berbasis ICP & rata² harga publikasi minyak. Saat harga minyak dunia turun, otomatis biaya produksi kilang dan impor BBM akan ikut menyusut, sehingga secara rasional masyarakat menuntut penyesuaian harga turun. Jadi tuntutan ini bukan HIPOKRISI, tapi konsekuensi logis dari formula harga pasar. KELAS MENENGAH adalah kelompok yg menanggung beban ekonomi penuh. Saat harga BBM naik tajam, daya beli mereka tergerus drastis, menyebabkan fenomena "turun kelas" (scaring effect). Tuntutan penurunan harga adalah bentuk rasionalitas finansial agar dompet mereka kembali seimbang. Mengapa mengabaikan faktor MAKROEKONOMI penting lainnya? Saat harga minyak dunia melonjak, subsidi negara u/ Pertalite & Biosolar membengkak. Beban ini ditanggung oleh APBN kan? Jangan lupa, KELAS MENENGAH itu secara kolektif menyumbang hingga 85% dari total penerimaan pajak nasional loh!🤯 Sebaliknya, BBM non-subsidi murni dibebankan kepada mereka. Kenaikan BBM non-subsidi turut mendorong kenaikan biaya distribusi & logistik, yg mengakibatkan harga bahan pokok, jasa, dan barang konsumsi ikut merangkak naik. Memprotes kenaikan BBM non-subsidi adalah wujud kepedulian terhadap stabilitas ekonomi, agar gak tjd efek domino inflasi yg merusak daya beli masyarakat keseluruhan.
Dede Budhyarto@kangdede78

Baru kemarin kalian ngamuk-ngamuk, hujat pemerintah, bilang ‘harga minyak dunia naik jangan jadi alasan naikin BBM non-subsidi!’ ‘Jangan bebanin rakyat!’, ‘Kelas menengah udah susah!’, ‘Otak pemerintah buntu!’ Sekarang harga minyak dunia turun ke bawah $80, langsung rame-rame mencuit: ‘Turunin dong Pertamax Rp16.250 itu!’, ‘HARUS TURUN DONG HARGA NON-SUBSIDI!!’ Kelas menengah purba di X ini emang spesialis hipokrit ya? Otaknya cuma nyala pas dompet sendiri yg kena. Double standard level dewa.

Indonesia
4
8
19
697
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
Baca selengkapnya: money.kompas.com/read/2026/06/1… Untuk menekan ketergantungan LPG yang pasokannya banyak diimpor, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usulkan anggaran sebesar Rp 815,56 miliar untuk program bagi-bagi kompor listrik. ~MS #LPG #Bahlil
Kompas.com tweet media
Indonesia
180
28
114
15K
Prastowo Yustinus
Prastowo Yustinus@prastow·
Anda males ngabisin waktu dg diskusi dg melabeli saya pendengung. Saya siap diskusikan apa yang saya sampaikan. Fokus saja ke poin mana Anda keberatan atau butuh klarifikasi, atau justru belum memahami yg saya maksud? Saya sdh beri catatan tambahan juga. Tapi ngatain tai itu bagi saya serampangan sih. Saya keberatan.
Indonesia
2
0
2
581
パム
パム@spinxtore·
NGETIK SEPANJANG INI ISINYA TAI
Prastowo Yustinus@prastow

Sejak awal kemerdekaan RI hingga era Bung Karno, barangkali corak ideologi ekonomi politik Presiden Prabowo adalah yang paling eksplisit dan dekat dengan diskusi di Sidang BPUPKI. Berikut sekelumit kutipan risalah: "Pada dasarnya, perusahaan yang besar-besar yang menguasai hidup orang banyak, tempat beribu-ribu orang menggantungkan nasibnya dan nafkah hidupnya, mestilah di bawah kekuasaan Pemerintah. Adalah bertentangan dengan keadilan sosial, apabila buruk baiknya perusahaan itu serta nasib beribu-ribu orang yang bekerja di dalamnya diputuskan oleh beberapa orang partikulir saja, yang berpedoman pada keuntungan semata-mata. Pemerintah harus menjadi pengawas dan pengatur, dengan berpedoman pada keselamatan rakyat. Bangunan Koperasi dengan diawasi dan juga disertai dengan kapital oleh Pemerintah adalah bangunan yang sebaik-baiknya bagi perusahaan besar-besar." Di bagian lain juga jelas, bahwa hal lain yang penting adalah ideologi perekonomian yang hanya dapat diselenggarakan berangsur-angsur dengan didikan pengetahuan, organisasi, idealisme dan rohani kepada orang banyak. Para Bapak Bangsa sadar bahwa kinerja perekonomian tidak dapat bergantung pada massa atau rakyat yang tidak berpengetahuan, melainkan yang sadar akan hak dan tanggung jawab, memiliki kecakapan teknis. Menariknya lagi, para pendiri bangsa menyadari pentingnya mengintegrasikan idealisme (visi) dan rohani (moralitas) dalam ideologi perekonomian. Di sisi lain, sidang juga menyadari pentingnya keuangan negara diatur dan dikelola. Dasar politik keuangan adalah “mencocokkan pengeluaran (belanja) dengan pendapatan”. Kekurangan pendapatan diisi dengan pungutan pajak (baru), pinjaman dalam negeri, memperkuat simpanan, memperbesar produksi, dan mengeluarkan uang kertas baru.   (Sumber: Saafroedin Bahar, Nanni Hudawati, Ananda B Kusuma (eds.), Risalah Sidang Badan penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonaia (BPUPKI)-Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) 28 Mei 1945-22 Agustus 1945; terbitan Setneg 1995). Bung Hatta mengajukan tiga soal yang perlu dipecahkan sebagai pedoman, yakni (i) ideologi, tentang bagaimana mengadakan susunan ekonomi yang sesuai dengan cita-cita tolong menolong?, (ii) praktik, yaitu politik perekonomian yang praktis dan perlu dijalankan dengan segera di masa yang akan datang, dan (iii) koordinasi, untuk mengatur pembangunan perekonomian Indonesia supaya sejalan dengan gerak pembangunan dunia. Bung Hatta sendiri meyakini semakin pudarnya individualisme dan mengarah kepada kolektivisme yang terwujud dalam ‘kooperasi’. (Mohammad Hatta, Ekonomi Indonesia di Masa Datang (Djakarta: Kementerian Penerangan, 1946). Ide Danantara, Satgas Penataan Kawasan Hutan, Ekspor SDA Satu Pintu, Koperasi Desa Merah Putih - cukup dekat dengan gagasan para pendiri bangsa. Lalu apa tantangan dan permasalahannya? Mungkin ini yang perlu diskusi lebih lanjut. Problem kita di tataran ideologi, rumusan kebijakan, desain kelembagaan, administrasi dan tata kelola, atau kecakapan dan integritas aktor? Sebagai bahan refleksi, Dr. B. Herry-Priyono pernah bilang, terobosan model UU Cipta Kerja hanya akan berhasil di dua model negara: AS yang sudah matang dg kapitalisme-liberal atau China-Vietnam yang sentralistik dan efektif. Artinya ada problem kelembagaan yang mendasar. Prof Yuen Yuen Ang menambahkan, pengalaman reformasi China sering diabaikan mengenai ketiadaan demokrasi dan meritokrasi. Padahal di China meritokrasi ada di semua level. Proses politik dari bawah hingga sebelum puncak mengadopsi nilai demokrasi dan check and balance yang kuat. Di sini jelas faktor kapasitas individu (leader) sangat ditentukan oleh proses politik yang sehat, karena melahirkan sistem pendidikan yang baik. Tampaknya ada beberapa prasyarat yang perlu diidentifikasi dan disediakan, sebagai proses institusional, jika kita hendak mewujudkan visi para pendiri bangsa itu menjadi kebijakan konkret yang berdampak. Saatnya membangun diskursus. 🙏🏻😇

Indonesia
1
0
7
8K
way_how 已转推
Ferry Koto
Ferry Koto@ferrykoto·
Ini kesalahan umum masyarakat memandang Pertalite sebagai BBM Subsidi. Jangankan masyarakat, Teddy Seskab yang karbitan itu, juga menulis di status IG Seskab bahwa Pertalite adalah BBM Subsidi. Pertalite itu bukan BBM Subsidi ya. Pertalite itu BBM Penugasan. Tidak ada komponen subsidi di Pertalite. Berbeda dengan BioSolar, yang memang BBM Subsidi. Subsidi itu berkonotasi bantuan pemerintah untuk orang miskin. Di BioSolar ada subsidi dari pemerintah yang besarnya Rp1.000/liter yang 100% dibayarkan ke Pertamina. Jika harga keekonomian BioSolar melampaui harga yang ditetapkan, seperti saat ini Rp6.800, maka pemerintah memberikan kompensasi ke Pertamina. Di situ bedanya dengan Pertalite. Di Pertalite tidak ada komponen subsidi. Pemerintah mengontrol harganya, dan jika harga tersebut lebih rendah dari harga keekonomian, maka pemerintah memberikan kompensasi ke Pertamina untuk selisihnya. Bagi masyarakat terlhat sama, tapi dari sisi filosofi dan administrasi keuangan negara berbeda. Semoga dipahami.
Libra sky 🔥🔥🔥@APLibrasky

@ferrykoto Paham kan, korupsi itu datangnya dari bawah ... Orang punyanya orang kalangan bawah aja di serobot di habiskan... Sama yang harusnya pengguna pertamax...🤣🤣🤣🤣 Termasuk antek asing juga begitu tuh ...

Indonesia
27
178
616
68.3K
way_how 已转推
d̵͕̣̀̾́̑̃͆̀̃̚ọ̷̢̢̇̏ḑ̴̛̣̼̫̅̅̍ŏ̶͖̪͚̫̋͌̈́̓︎ ︎
Nomor ADUAN: Sahabat Sentra Aduan Gizi Interaktif (SAGI ) 127 WhatsApp ~ 0811 1000 8008 ~088 293 800 268 ~088 293 800 376 Cara Pengaduan ; Lampirkan Alamat ; Desa, kecamatan, Kabupaten Nama Yayasan / Tempat Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG ) Jenis Laporan/ Pengaduan ; Menu Tidak Layak sedikit, Kotor, Basi , Berulat. Tempat Tidak Mengikuti Standar Kelayakan Dari Badan Gizi Nasional (tidak Bersertifikasi) Sertakan Bukti Aduan/Laporan; Video,Foto Kirim ke No WhatsApp Yang Tertera Di Atas (24 Jam Aktif) Nama Dan Nomor Pelapor Di Rahasiakan . Terima kasih Badan Gizi Nasional Republik Indonesia ( BGN)
d̵͕̣̀̾́̑̃͆̀̃̚ọ̷̢̢̇̏ḑ̴̛̣̼̫̅̅̍ŏ̶͖̪͚̫̋͌̈́̓︎ ︎ tweet media
Indonesia
5
27
23
1.7K
ꦩꦸꦂꦠꦝ
ꦩꦸꦂꦠꦝ@MurtadhaOne1·
Simpen dulu sebelum ilang Kelakuan bunted dan anak ss
ꦩꦸꦂꦠꦝ tweet mediaꦩꦸꦂꦠꦝ tweet mediaꦩꦸꦂꦠꦝ tweet mediaꦩꦸꦂꦠꦝ tweet media
Indonesia
177
4K
15K
975K
شفرة الجسد
شفرة الجسد@Shahdmep0·
@qwivp التشخيص الذاتي من منصات التواصل يسبب قلق غير مبرر أحياناً. الرغوة المستمرة مشكلتها الأساسية في الكلى وتسريب البروتين، أما مقاومة الإنسولين فأعراضها الشهيرة تظهر على الجلد (مثل البقع الداكنة) أو زيادة محيط الخصر. من قديم ما سمعتوا عن الرغوة وعلاقتها بالسكر
العربية
1
0
34
101.8K
إثراء
إثراء@qwivp·
علامات تدل على انك مصاب بمقاومة للأنسولين (دون ان تدرك ذلك) 1. ظهور رغوة عند التبول .
إثراء tweet mediaإثراء tweet media
العربية
100
275
2.7K
3.8M
way_how 已转推
#99
#99@PartaiSocmed·
BREAKING!! Pagi ini ruang kerja Dadan Hindayana dan Sony Sondjaya diperiksa. Sekedar info Dadan dan geng IPB-nya lebih sering ngantor di Menara BRI, sebaiknya kantor bayangan ini juga disegel dan diperiksa! cc: @KejaksaanRI Menyapa kawan2 dunia maya..
Indonesia
91
299
1.6K
210.4K
Muhammad Said Didu
Muhammad Said Didu@msaid_didu·
PS mulai dikepung dan dikunci oleh Geng SOP Saya dapat info bhw Jokower yang ada dalam pemerintahan sedang membangun kolaborasi dg koruptor yg lari ke luar negeri untuk membangun partai untuk dijadikan sayap kedua Geng SOP setelah Partai dinasti Solo yg sudah untuk mengepung PS. Bahkan sudah mulai berhasil menempatkan orang-orang mereka di BUMN dan mulai berhasil.
Indonesia
278
353
1.1K
90.5K
way_how
way_how@why_spit·
@Jelli_cent Yang penting dana pembangunan KMP sebesar 1.6 M / KMP habis. Padahal dalam pembangunannya di tawarkan ke pihak ketiga hanya sebesar 800 jt - 900jt. 😆
Indonesia
1
1
1
71
Jeni_Ly again
Jeni_Ly again@Jelli_cent·
Yg penting diresmikan duluuuuu Mau beroperasi ato tidak.. lihat nanti 🥱 Tiga hari pasca-diresmikan oleh Presiden KDKMP di Kab Lamongan terpantau masih tutup. Kondisi ini dipicu o/ minimnya stok barang di dalam gerai serta belum adanya instruksi resmi terkait operasional dari pihak PT Agrinas. Tunggu saja bbrp minggu lagi. Yg udh full barang aja tutup stlh diresmikan, aplg yg Masih kosong 😌
Indonesia
44
128
256
37.1K
way_how
way_how@why_spit·
@ainunnajib Semakin terlihat kotor dan jorok cara main pelaku hukum negara ini.
Indonesia
0
0
0
178
Ainun Najib 🇮🇩@🇸🇬
mengikuti sejak awal kriminalisasi Ibam-Nadiem, saya sudah berkesimpulan sedemikian: hukum kita adalah senjata, dan semua orang bisa tertembak pelurunya, bersalah maupun tidak, bedanya: “mati”nya sangat pelan-pelan, “pendarahannya” teramat perlahan, samanya: penembak bebas
Angga Fauzan @angga_fzn

At this point, gw merasa semua orang literally bs dipenjara. Bisa dicari2 kesalahannya. Bisa dibantah semua pembelaan dan bukti2nya. Bisa dibuat2 skenarionya. Semengerikan itu dampaknya. Akhirnya, banyak investor asing juga ga berani masuk. Duit banyak yang keluar. Rupiah kian melemah. Domino effect.

Indonesia
18
19
57
4.9K
@is_pelssy
@is_pelssy@is_pelssy·
Kalian keliatan norak kampungan banget, jujur aja kalo lomba itu dah ada pengaturan, masa jawab yg sama yg satu mines 5 yg satu plus 10.. Kalian dah mengajarkan hal² yg tidak baik buat anak² Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman meminta maaf atas kelalaian penilaian juri dalam Final LCC Empat Pilar 2026 di Kalimantan Barat dan memastikan MPR akan mengevaluasi sistem perlombaan serta kinerja dewan juri. Baca di sini: nasional.kompas.com/read/2026/05/1…
@is_pelssy tweet media
Indonesia
450
756
2.9K
716.8K
IG @burhanuddinmuhtadi
IG @burhanuddinmuhtadi@BurhanMuhtadi·
@daraadindaaa Pernah suatu masa saya mengurus penyetaraan ijazah S3 semua dokumen harus diupload di aplikasi. Tapi pas mau ambil surat keterangan penyetaraan saya diminta bawa dokumen asli. Lah gunanya upload apa? 😂
Indonesia
7
5
20
6.8K
Ferry Koto
Ferry Koto@ferrykoto·
Bahaya Tabung gas CNG 3kg, Jika Meledak bukan hanya dapur yang hancur tapi rumah bahkan bangunan sekitar bisa hancur, dan serpihannya terbang seperti peluru. Kanda @bahlillahadalia harus hati-hari sekali ini dengan idenya. Di seluruh dunia tak ada yang menggunakan tabung untuk memanfaatkan CNG (Metana) untuk keperluan rumah tangga. Bukan karena mereka tidak mampu membuat tabung yang aman, tapi risiko besar yang akan muncul jika CNG dimampatkan ke tabung karena butuh tekanan SANGAT BESAR sampai 200 bar. Bandingkan dengan LPG yang hanya 5 bar. Tekanan 200 bar itu sama seperti tekanan terhadap benda yang berada dalam kedalaman laut 2.000 meter alias 2 km (1 bar ekuivalen dgn kedalaman 10 meter). Bayangkan, Kapal Selam TNI AL saja maksimal hanya mampu menahan tekanan sampai kedalaman 500 m (mungkin kurang), lebih dari itu bakal remuk dan pecah karena strukturnya ndak mampu menahan beban. Sekarang ada tabung gas CNG, yang di dalamnya ada tekanan 200 bar, diurus ibu rumah tangga di Indonesia, yang pasti tidak tahu bahwa ada bom siap meledak jika salah penanganan. Ingat, saat awal tabung 3kg LPG dibuat, berapa banyak kasus ledakan tabung, padahal cuma 5 bar. -------------------------- Kenapa bahaya CNG disimpan di dalam tabung untuk didistribusikan? Ini karena sifat dari wujud benda dengan massa jenisnya. - Benda padat, seperti besi, dengan berat 1kg, akan memiliki volume paling segenggaman tangan. - Benda cair, seperti air, dengan berat 1kg, akan memiliki volume paling sebotol mineral 1 liter. - Nah gas seperti CNG, dengan berat 1 kg, akan memiliki volume besar sekali, lebih kurang 1,4m2 atau 1.400 liter. Bayangkan besarnya ruang (volume) yang dibutuhkan gas CNG dengan berat 3kg, yaitu lebih kurang 4,2m2 di tekanan ruang (normal). Karena itu lah CNG perlu dimampatkan volumenya. Cilakanya, CNG tidak berubah bentuk saat dimampatkan, tetap dalam bentuk gas. Sehingga butuh besar sekali tekanan agar ukuran ruang yg diperlukan menjadi kecil untuk menyimpan CNG dengan berat 3kg. Besarnya tekanan yang dibutuhkan dari sisi teknis sekitar 200 bar agar bisa dimasukan dalam tabung yg kecil (lebih besar sedikit dari tabung gas LPG 3g). Untuk menahan tekanan yang besar sampai 200 bar tsb, butuh bahan tabung dari baja yang tebal, utuh, tanpa sambungan, tanpa las-lasan. Konsekuensinya tabung akan besar sekali, bisa 3-4x berat tabung LPG saat ini. Berbeda dengan LPG (yang merupakan produk sampingan pengolahan minyak), hanya butuh tekanan sekitar 5-10 bar. Dan ajaibnya gas LPG berubah wujud menjadi cair saat diberikan tekanan 5-10 bar. Itu lah yang menyebabnya tabungnya menjadi kecil sekali, dan ringan. --------------- Dari sisi ekonomi, Pemerintah harus membelanjakan anggaran yang cukup besar sekali untuk mengganti tabung LPG 3kg, yang digantikan tabung CNG 3kg. Harga produksi tabung CNG sudah pasti jauh lebih mahal, bisa sampai 20x harga produksi tabung LPG. Berbagai sumber menyebut bisa sampai Rp1,5juta-Rp3juta per tabung. Tabung semahal itu, dengan isi gas murah, selain membebani uang negara, juga ada risiko hilang dicuri karena mahalnya. Saat ini saja, data kehilangan tabung gas LPG 3kg saja buanyakkkk pol. Modal Rp15-Rp19ribu, dengan berat tabung 3kg LPG yang 5kg, jika dijual kiloan masih cuan Rp15ribu-Rp20ribu per tabung. Bayangkan bakal tingginya minat menyikat tabung CNG yang beratnya bisa sampai 20kg. 😅 Apa tidak amsiong itu pemerintah mengawasi dan mengganti jika tabung CNG hilang? ----------------- Jadi risiko keamanan, risiko anggaran, dan risiko dikilo itu lah yang menyebabkan tidak ada negara di dunia yang mendistribusikan CNG dalam bentuk tabung ke rumah-rumah. Yang layak secara ekonomi adalah lewat jaringan pipa gas. ------------------- Saran saya, pemerintah tidak perlu mengkonversi LPG ke CNG dalam tabung 3kg demi mengurangi subsidi yang menekan fiskal. Justru kebijakan ini akan jauh lebih membebani fiskal, bukan menghemat fiskal. Namun, harus diakui, negara kita yang kaya produksi CNG adalah salah jika tidak memanfaatkannya, malah mengimpor LPG. Impor ini selain akan cipatakan ketergantungan, juga akan membuat bengkak beban keuangan negara, terutama untuk LPG subsidi 3kg. Untuk itu, solusi yang masuk akal, hemat saya, baik dari sisi keamanan dan ekonomi adalah menggunakan hybrid; 1. Untuk daerah-daerah yang saat ini potensial pemanfaatan CNG karena penghasil gas alam, solusi pipanisasi gas yang perlu dilakukan masif. Misal seperti di Sidoarjo, dan Gresik di Jawa Timur. Yang dapat diperluas ke Kota sekitar seperti Surabaya, Mojokerto, Lumajang. Jika seluruh Rumah tangga (juga industri, restor, dll) di di daerah ini menggunakan jariangan pipa gas, ini akan dapat mengurangi kebutuhan LPG secara signifikan. Ya tetu butuh investasi pipanisasi gas. Yang memang mahal, tapi jauh lebih aman dan ekonomis dibanding distribusi dgn tabung gas CNG. 2. Untuk daerah lain yang masih sulit diakses, karena jauh dari sumber gas alam, dan belum punya stasiun storage, baiknya tetap saja gunakan LPG 3kg. Sambil ke depan pelan-pelan bangun stasiun gas dan pipanisasi gas CNG. Ini lebih masuk akal daripada konversi LPG 3kg ke CNG 3kg. 🙏 Salam FK
Ferry Koto tweet media
Indonesia
214
1.1K
2.4K
145.5K