Ben Tedja

4K posts

Ben Tedja banner
Ben Tedja

Ben Tedja

@bentedja

A burger lover 🍔! Interest in eclecticism, religions, western esotericism and the last but not the least, Kejawen. Cogito, ergo sum.

ÜT: -6.2711918,106.7030138 가입일 Mart 2009
753 팔로잉170 팔로워
Ben Tedja 리트윗함
zephor.id
zephor.id@hadeszephor·
Seorang anak berusia 13 tahun dari Shenzhen menghabiskan liburan musim dinginnya di dalam kamar, sementara teman-temannya bermain di luar. Selama 21 hari berturut-turut, ia duduk di depan MacBook Air, menonton tutorial Claude, lalu mencoba meniru dan memahami setiap konsep yang ia pelajari. Tanpa disadari, ia tidak hanya belajar—ia sedang membangun sesuatu. Di akhir liburan, ia berhasil menciptakan sebuah agen AI yang mampu menyelesaikan soal-soal Codeforces dalam waktu sekitar 45 detik per soal. Ia kemudian mengunggah proyek tersebut ke GitHub dengan README sederhana dalam bahasa Inggris yang belum sempurna: “AI agent that solves Codeforces problems quickly for me.” Repositori itu awalnya tidak menarik perhatian. Tidak ada bintang. Tidak ada tanda-tanda bahwa proyek tersebut istimewa. Keesokan harinya, ia kembali ke sekolah dan menganggapnya hanya sebagai alat bantu belajar biasa. Enam bulan kemudian, seorang guru ilmu komputer membuka akun GitHub miliknya untuk memeriksa tugas siswa. Di sana, ia menemukan repositori yang sama telah berkembang pesat—lebih dari 3.100 fork. Rasa penasaran membawanya menelusuri salah satu cabang repositori tersebut. Di sana, ia menemukan versi yang telah dimodifikasi oleh seorang pengembang berusia 27 tahun di Singapura. Ia mengganti plugin Codeforces dengan sistem analisis peluang taruhan olahraga dan menghubungkannya ke data odds dari pasar Asia. Hasilnya luar biasa. Dalam enam bulan, sistem itu mencatat ribuan transaksi otomatis di berbagai liga besar—NFL, Premier League, Liga Champions, La Liga, Ligue 1, hingga NHL. Total keuntungan yang tercatat mencapai sekitar $4,5 juta, dengan satu transaksi terbesar bernilai $1,5 juta dari satu pertandingan sepak bola. Namun yang paling menarik bukanlah hasil akhirnya, melainkan asal sistem tersebut. Jejak kontribusi di GitHub menunjukkan bahwa inti proyek berasal dari akun milik siswa berusia 13 tahun itu. Bahkan sebelumnya, ia pernah meraih peringkat ketiga dalam kompetisi pemrograman sekolah, meski dinilai belum memiliki aplikasi dunia nyata oleh para juri. Ironisnya, proyek yang dianggap sekadar latihan justru menjadi fondasi dari sistem yang jauh lebih kompleks di kemudian hari. Sementara itu, pengembang Singapura yang mengkloning repositori tersebut sempat membagikan hasilnya di sebuah forum kecil. Ia menulis satu kalimat singkat: “Saya tidak menulis satu baris pun kode ini.” Postingan itu sempat viral—180.000 tayangan dalam 24 jam—sebelum akhirnya dihapus. Namun sudah terlambat. Repositori tersebut telah di-fork lebih dari 3.100 kali dan dianalisis oleh banyak pengembang di seluruh dunia. Di balik semua itu, muncul satu pola yang sulit diabaikan: Ketika sistem bergerak lebih cepat dari institusi besar, celah kecil dalam informasi bisa berubah menjadi sesuatu yang bernilai besar. Anak itu sendiri tidak pernah menjual kodenya. Ia tidak memperoleh keuntungan finansial apa pun. Aturan platform dan usianya membuat proyek itu tetap menjadi eksperimen pribadi. Guru yang awalnya hanya ingin memeriksa tugas akhirnya menutup laptopnya dan menghubungi pihak sekolah. Sebelum cerita itu tenggelam di internet, satu komentar sempat muncul dan kemudian menjadi sorotan: Pembangun paling cerdas dalam cerita ini mungkin adalah orang yang bahkan belum diizinkan untuk sepenuhnya menggunakan apa yang ia ciptakan.
Indonesia
14
203
1.3K
58.8K
Ben Tedja 리트윗함
folkative
folkative@insidefolkative·
SMA Swasta terbaik di Jakarta (menurut rerata nilai UTBK) via GoodStat: 1. SMA Labschool Kebayoran 2. SMAS Kanisius Jakarta 3. SMAS Kristen 5 BPK Penabur 4. SMAS Santa Ursula 5. SMAS Labschool Jakarta 6. SMAS Gonzaga Jakarta 7. SMAS Islam Al-Alzhar 1 8. SMAS Al-Izhar 9. SMAS Jakarta Islamic School 10. SMA Islam Al-Azhar 19
folkative tweet media
Indonesia
64
185
1.8K
304.8K
Ben Tedja 리트윗함
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
DIREKTUR RS TZU CHI HOZPITAL PIK AKA ADMIN THREAD AKA ketahuan ikut dorong pasien di IGD Suriadi Huang COO Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sekaligus General Director Tzu Chi Hospital PIK. Jabatannya double, tapi katanya jobdesc itu "fleksibel." Bro, fleksibel itu pilates. Ini mah kamu yang literally tidak mengenal pintu keluar kantor Tapi ya wajar sih dia totalitas. Soalnya RS yang dia pimpin juga bukan kaleng-kaleng: 🏥 23 lantai, 576 tempat tidur ⭐ Akreditasi bintang 5 (LAM-KPRS) 🤖 Operasi lutut robotik, MRI 3 Tesla, CT-Scan 512 Slices teknologi yang biasanya cuma ada di Singapura 💚 BPJS diterima, semua pasien diperlakukan SAMA tanpa lihat dompetnya 🩸 Transplantasi sumsum tulang pertama di Indonesia Soal pelayanan? Ini yang paling bikin beda. Konsep One Stop Service daftar, periksa, ambil obat, bayar, selesai semua di satu tempat. Gak perlu lari-larian antar gedung kayak lagi lomba 17 Agustus. Mereka juga punya relawan yang hadir khusus menemani pasien bukan sekadar admin, tapi manusia yang emang datang buat bikin kamu merasa tidak sendirian. Ada perawatan paliatif dengan healing garden, ruang doa, bahkan menu makan vegetarian dari ahli gizi. Rumah sakit apa ini, spa? 🌿 Dan yang paling penting TIDAK ADA Pasien kelas satu atau kelas tiga dalam hal rasa peduli. BPJS atau VIP, Kehangatannya sama. Katanya sih. Tapi kalau direkturnya aja mau dorong brankar, kayaknya bukan omong kosong. 😌 Pemimpinnya aja rela turun ke IGD wajar kalau pelayanannya ikut turun ke level terbaik. Jadi kalau kamu masih niat terbang ke Singapura buat berobat, mungkin yang perlu dicheck-up duluan itu informasinya. 🛫❌ Tzu Chi Hospital bukan sekadar rumah sakit. Ini gerakan kemanusiaan yang kebetulan punya gedung 23 lantai. 🏥❤️
Hidup sebagai +62 tweet mediaHidup sebagai +62 tweet mediaHidup sebagai +62 tweet media
Indonesia
51
690
4.3K
475K
Gimmekissest
Gimmekissest@Gimmekissest12·
Hi. Jangan jahat jahat ya☺️🫶🏻
Indonesia
1
2
3
129
Ben Tedja 리트윗함
unmag
unmag@unmagnetism·
evaluasi KAI ❌ peningkatan fasilitas ❌ regulasi terkait keamanan ❌ tumbalkan laki2 ✅✅✅
Indonesia
818
6.7K
35.8K
731.7K
Spear of Destiny
Spear of Destiny@Cl0pidogrel·
Kemaren si ruben, kena tipu. Sekarang si Richard. 👇
Spear of Destiny tweet media
Indonesia
106
60
684
402.1K
Ben Tedja 리트윗함
R–!
R–!@bluvy40·
Boat day.
R–! tweet mediaR–! tweet mediaR–! tweet mediaR–! tweet media
English
3
10
26
1.8K
Ben Tedja
Ben Tedja@bentedja·
@LambeSahamjja Tanggal merah jgn dihapus kak, lumayan buat istirahat budak2 korporat. Pas libur aja masih kerja, kerja dari rumahh.. 😪🥵
Indonesia
0
0
0
59
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
yahh cairr dehh Pemerintah kita memang paling paham banget deh cara sumpal mulut-mulut biar gak berisik Trus yang disuarakan apa ? Semuanya dibungkam sama makanan... Hancuuur INDONESIA , Taun depan ga usah ada lagi tgl 1 Mei di kasih merah
Lambe Saham tweet media
Indonesia
170
335
877
27.6K
Ben Tedja
Ben Tedja@bentedja·
@kforkinsley Iyah kakak. Sama kaya punya saya tapi tali jamnya sudah rusak dan sudah diganti.
Ben Tedja tweet media
Indonesia
0
0
1
137
Ben Tedja
Ben Tedja@bentedja·
@sharpandshark Setuju banget. Dengan bekerja sebaik-baiknya, berikan pelayanan sebaik2nya, itu merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan YME atas pekerjaan yang diperoleh. 🙏🙏
Indonesia
0
0
1
24
Ben Tedja 리트윗함
Yuk Berisik
Yuk Berisik@sharpandshark·
Banyak yang Antre di Posisimu: Untuk setiap satu posisi yang kita tempati, ada ratusan bahkan ribuan orang yang menaruh lamaran namun berakhir dengan penolakan. Kamu adalah orang yang terpilih ‼️ Quote: ​"Jangan membenci pekerjaan yang memberimu makan, hanya karena kamu belum mendapatkan pekerjaan yang memberimu kemewahan." ​Pesan untuk Kita Semua❗❗ ​Hargailah pekerjaanmu sekarang. Berikan performa terbaikmu, bukan hanya karena tuntutan perusahaan, tapi sebagai bentuk syukur kepada Tuhan bahwa kamu tidak sedang berada di posisi mereka yang harus menangis tersedu-sedu karena tidak tahu besok harus makan apa. ​Jika hari ini terasa berat, ingatlah: Lelahnya bekerja masih jauh lebih baik daripada lelahnya mencari kerja. Lelah karena tugas yang menumpuk jauh lebih ringan daripada lelah karena ketidakpastian masa depan. ​Mari kita jaga amanah ini, kerjakan dengan baik semaksimal mungkin dengan profesional, dan selalu selipkan doa bagi mereka yang masih berjuang di luar sana agar segera mendapatkan jalan keluar.
Indonesia
155
908
5.2K
342.2K
Ben Tedja 리트윗함
Buddhis Garis Lucu (centang biru)
Bhaaaa.... Makanya biasakan menulis lengkap kalau mau menginformasikan sesuatu karena menyingkat itu bisa membuat salah persepsi. Sumber ig notivoxid
Buddhis Garis Lucu (centang biru) tweet mediaBuddhis Garis Lucu (centang biru) tweet media
Indonesia
11
4
42
24.8K
Ben Tedja 리트윗함
Tinta
Tinta@greenpurple_mw·
GUYS TOLONG BANTUAN YA UNTUK RT🙏 Mohon konfirmasi sepupu saya @KAI121 atas nama tersebut. Keluarga saya sedang menunggu distasiun bekasi timur terimakasih
Tinta tweet media
Indonesia
166
10.5K
24.3K
3.3M
Ben Tedja 리트윗함
Buddhis Garis Lucu (centang biru)
Ngemil ini dulu. Kacang gula aren. Ga bisa makan banyak. Manisnya ngalahin senyum ombudd
Buddhis Garis Lucu (centang biru) tweet media
Indonesia
33
1
40
1.3K
Ben Tedja 리트윗함
The Biblical Man
The Biblical Man@Biblicalman·
Moses asked God for two things. God said no to both. Then Moses died. Fifteen hundred years later, on a mountain in Galilee, God answered both prayers in front of three terrified fishermen. Most Christians read this story every year and miss it completely. Here is what they miss. Prayer one. Moses asked to see God's face. "And he said, Thou canst not see my face: for there shall no man see me, and live." (Exodus 33:20) No. Prayer two. Moses asked to cross into the Promised Land. "Get thee up into the top of Pisgah... but thou shalt not go over this Jordan." (Deuteronomy 3:27) No. Moses dies on the mountain. Buried by God Himself. End of story. Except it wasn't. The Mount of Transfiguration. Christ pulls back the veil. His face shines as the sun. And who shows up standing next to Him? Moses. "And, behold, there appeared unto them Moses and Elias talking with him." (Matthew 17:3) In the Promised Land. Looking at the face of God in the flesh. Both prayers. Granted. Not on Moses's timeline. Not through Moses's law. Through the Son. The no was not rejection. It was redirection. Every prayer God seems to deny, He is answering through Christ. The Mount of Transfiguration is the receipt. The face. The land. The healing. The marriage. The vindication. He is not closing the door. He is telling you which door. Through Christ. Or not at all. Moses found out. So will you. Full piece on Substack ↓ [deadhidden.substack.com link]
The Biblical Man tweet media
English
323
2K
10.6K
253.1K
Ben Tedja 리트윗함
Buddhis Garis Lucu (centang biru)
Selamat pagi sahabat... Harimu boleh berat, kopimu boleh pekat tapi yakinlah selalu ada berkat dan juga nikmat bagi jiwa-jiwa yang kuat.
Buddhis Garis Lucu (centang biru) tweet media
Indonesia
8
5
25
2K