Dimas Prasetyo
42.1K posts

Dimas Prasetyo
@DimsPrastyo
Doctor | Seek first to understand, then to be understood

The world’s most expensive Rolls Royce Droptail Owned by the crown prince of johor

Sampai saat ini belum satupun dokter yang menjelaskan kenapa dokter vaksin lengkap bisa kena campak yang ada vaksinnya Coba renungkan

BREAKING: Iran national football team holds tiny backpacks in tribute to slain Minab schoolgirls During the national anthem before kickoff vs Nigeria

Akhir pekan ini kami akan rilis Video Clip “Sebat Dulu” tungguin yaaa di chanel andalan kalian hahay

The world’s most expensive Rolls Royce Droptail Owned by the crown prince of johor

Hit me with some creepy facts.

Dresden was rebuilt surprisingly recently

Tim peneliti Indonesia berhasil memasang pelacak satelit pada paus biru kerdil yang sedang bermigrasi di perairan Laut Sunda Kecil, dengan menggunakan drone. "Ini uji coba pertama yang dilakukan di dunia," kata peneliti.

Setelah dipikir-pikir, nalar dan pola pikir para pemangku negara memang membikin kita beristigfar berkali-kali, ya. Misalnya, 1. Negara punya visi ingin memberantas stunting; diciptakanlah embege. Tetapi implementasi awal bukan pada bumil dan busui, melainkan pada anak-anak sekolah. Setelah berjalan beberapa bulan, mulailah untuk menjangkau bumil dan busui. Tapi sajiannya? Jangankan untuk mengatasi stunting, untuk bisa jadi sajian umum untuk bumil dan busui saja amat sangat tidak pantas. Semua masukan pakar dan ahli diberangus, saran dan kritiknya difitnah sebagai bentuk hinaan dan cacian. 2. Negara ingin (dianggap) hadir dalam meningkatkan mutu pendidikan. Tetapi alih-alih membuat alur koordinasi yang ciamik antar kementerian dengan daerah untuk memperbaiki sistem rekrutmen guru, menaikkan upah dan taraf hidup guru, memperbaiki bangunan dan sarpras sekolah yang sudah ada, membangun perpustakaan sederhana di setiap kecamatan, negara malah membangun sekolah rakyat. Mengabaikan sekolah negeri dan kurikulum yang sudah ada, menciptakan GAP di antara pekerja pendidikan dan guru. 3. Negara ingin menciptakan banyak lapangan kerja untuk mengatasi pengangguran. Namun alih-alih menaruh perhatian lebih pada sekolah-sekolah vokasi, memperbaiki kinerja menristekdikti, membungihanguskan praktik nepotisme pada jabatan lembaga dalam negeri, memperbaiki sistem antar perguruan tinggi dan perusahaan yang pro dengan lulusan diploma, sarjana, hingga magister, memperbaiki upah dan taraf hidup dosen, negara malah keukeuh melestarikan praktik nepotisme, polisi dan TNI diberi pekerjaan yang bukan tupoksinya, menciptakan cara instan nan cacat lewat program SPPI, membangun banyak SPPG dan KOPDES, mengabaikan pembludakan lulusan perguruan tinggi dan rendahnya serapan perusahaan. Yang dipikirin langgengnya kekuasaan terus? Tiap dikritik keras nanti jawabnya, "percaya dengan kepemimpinan saya." Terus habistu nyebar teror, para pejabatnya melakukan komunikasi publik yang jelek, aktivis-aktivis direpresi, dijadikan korban rencana pembunuhan. Pakar, ahli, dan 'orang pintar' dimusuhi lewat pidato-pidato. Mau percaya gimana kalo baru setahun setengah jalan aja udah banyak kejanggalan gini?

I have a creative idea: Any country that doesn’t want Israel to disarm Hezbollah should disarm Hezbollah itself.

IELTS harus bayar 3,5 juta adalah akal-akalan barat.


@mhuseinali Tapi serius Iran ini keren banget masalah HDI, apa motivasinya ya 🤔



Bengawan Kamto, terdakwa korupsi Rp105 miliar di Jambi, kini tahanan rumah. Kejaksaan menyebut itu kewenangan hakim. PN Jambi menyebut status itu sejak tahap kejaksaan. Baca selengkapnya: regional.kompas.com/read/2026/03/2… ~RK #korupsi #jambi #bengawankamto

Did you know🚨: A civilization 2,000 light-years away looking at Earth today would see the Roman Empire.







