
M. Safei
3.2K posts

M. Safei
@MSafei1968
Engineer//Profesional Consultant//Setetes darah menembus batas//Berusaha hidup lurus/Gak follow porno, cebi, etc


















MBG adalah bisnis Renyah memabukkan. Hitungannya sbb : 1) 1 (satu) dapur SPPG rata-rata dapat jatah 2.500 porsi per hari 2) uang diterima per hari dari BGN 2.500 x Rp 15.000 = Rp 37.500.000, dengan pembagian sbb : a) sewa dapur Rp 3.000 x 2.500 = Rp 7.500.000 b) operasional Rp 2.000 x 2.500 = Rp 5.000.000 c) biaya makanan Rp 10.000 x 2.500 = Rp 25.000.000 Jika tiap bulan 24 hari, maka yang masuk ke kantong mitra BGN adalah : 24 x Rp 12.500.000 = Rp 300.000.000 (tiga ratus juta) per bulan. Betapa nikmatnya yg punya dapur SPPG 10, 100, dan 1.000 Jika “Polri” punya lebih 1.000 dapur SPPG maka tiap bulan setiap 1.000 dapur menerima minimal Rp 300.000.000.000 (tiga ratus milyar).





The Iranian regime is burning.






Utk kali ini, dan ngeliat data kalau hilalnya keliatan, derajatnya sampai, tapi kurang di "elongasi" yg jadi alasan jadi Sabtu, gw ngerasa ied versi Muhammadiyah lebih kuat..



“kritik pemerintah mulu. emang udah ngasih apa ke negara?” • gaji tiap bulan dipotong pajak • THR juga kena pajak • bonus, keuntungan sewa tanah bangunan kena pajak • menang undian kena pajak • beli kendaraan, pakaian, makanan kena pajak (PPN) • beli barang mahal/mewah kena pajak (PPnBM) • rumah kena pajak bumi dan bangunan • hiburan (tempat wisata, karoke, hotel, resto) kena pajak • langganan/beli e-book, musik, game, film digital kena pajak (PMSE/pajak melalui sistim elektronik) • miras alkohol kena pajak • kendaraan bermotor bayar pajak tiap tahun • belanja di tosera minimarket swalayan tiap barang kena pajak • beli barang dari luar negeri bayar bea cukai • bunga tabungan kena pajak • daftar kerja, surat pernyataan, surat/dokumen/perjanjian dg materai • Ditilang bayar ke negara















BUKTI TELAK Anggaran MBG diambil dari Anggaran Pendidikan JADI GINI (lihat tabel): Anggaran Pendidikan tahun 2026 total sebesar Rp769 triliun atau 20% APBN (Rp 3.842 Triliun) Total Rp769 triliun terbagi tiga bagian: 1. Anggaran Pendidikan melalui BELANJA PEMERINTAH PUSAT = Rp 470,4 T 2. Anggaran Pendidikan melalui TRANSFER KE DAERAH = Rp 264,6 T 3. Anggaran Pendidikan melalui PEMBIAYAAN = Rp 34 T Anggaran Pendidikan melalui BELANJA PEMERINTAH PUSAT (Rp 470,4 T) terdistribusi ke 23 Kementerian dan Badan, salah satunya ke BADAN GIZI NASIONAL (BGN) sebesar Rp 223 Triliun Sudah jelas? paham?
