Patoh Jal

29.7K posts

Patoh Jal banner
Patoh Jal

Patoh Jal

@PatohJail

Tweet akun ini adalah fiktif belaka, apabila ada kesamaan tokoh, tempat dan cerita itu merupakan suatu kesengajaan. | NO BLACK and WHITE COLORS as BRIGHT |

N 6� 4' 0'' / E 102� 14' 0'' Katılım Temmuz 2012
203 Takip Edilen356 Takipçiler
Patoh Jal retweetledi
Nadirsyah Hosen
Nadirsyah Hosen@na_dirs·
Pesan hadis akhir zaman sebenarnya sederhana Hadis-hadis tentang Dajjal tidak diturunkan agar kita sibuk menebak-nebak geopolitik masa depan. Tujuannya jauh lebih sederhana: memperingatkan tentang fitnah besar menegaskan pentingnya iman dan ilmu mengingatkan agar manusia tidak mudah tertipu oleh kekuatan dan propaganda Itulah sebabnya Nabi justru menganjurkan membaca Surah al-Kahfi untuk menghadapi fitnah Dajjal. Bukan memetakan konflik geopolitik dunia dan memasukkan asumsi kita tanpa ilmu Penutup Karena itu para ustaz, dai, dan tokoh yang gemar membahas hadis-hadis akhir zaman perlu lebih berhati-hati dalam menjelaskannya. Hadis tidak boleh dijadikan alat untuk: menyudutkan kelompok tertentu, memanaskan konflik sektarian, atau secara tidak sadar membenarkan pelanggaran kemanusiaan. Alih-alih sibuk menebak siapa pengikut Dajjal hari ini, mungkin yang lebih penting adalah memastikan kita sendiri tidak ikut terseret oleh fitnah kebencian dan manipulasi agama. Jangan pula seolah kita menormalisasi pelanggaran hukum internasional dan pelanggaran nilai-nilai kemanusian kita dalam konflik dan peperangan saat ini. Karena sering kali yang kita kira sebagai “pesan Nabi” sebenarnya hanyalah opini kita sendiri yang mengatasnamakan Nabi. Jangan sampai kita dianggap berdusta atas nama Nabi. Beraaatt ini konsekuensinya 🙏🏻 Tabik, Nadirsyah Hosen 2/2
Indonesia
12
54
203
10.5K
Patoh Jal retweetledi
Nadirsyah Hosen
Nadirsyah Hosen@na_dirs·
Benarkah Nabi Mengabarkan Yahudi Israel dan Syiah Iran Akan Bersatu Mengikuti Dajjal? Belakangan ini beredar kembali postingan yang mengaitkan konflik Israel–Amerika melawan Iran dengan sebuah hadis dari Sahih Muslim. Hadis yang sering dikutip adalah: يَتْبَعُ الدَّجَّالَ مِنْ يَهُودِ أَصْفَهَانَ سَبْعُونَ أَلْفًا عَلَيْهِمُ الطَّيَالِسَةُ Artinya: “Dajjal akan diikuti oleh tujuh puluh ribu orang Yahudi dari Isfahan yang mengenakan ṭayālisah (sejenis jubah atau selendang).” (HR. Muslim) Hadis ini memang sahih dan termasuk hadis eskatologis, yaitu hadis yang berbicara tentang fitnah akhir zaman. Masalahnya bukan pada hadisnya. Masalahnya pada narasi yang dibangun di sekeliling hadis ini. Sebagian orang kemudian menyimpulkan: “Tidak usah heran dengan perang hari ini. Sekarang saja mereka konflik tapi nanti mereka akan kompak menjadi musuh Islam. Rasulullah sudah mengabarkan bahwa Yahudi dan Syiah pada akhirnya akan bersatu mengikuti Dajjal.” Sekilas terdengar meyakinkan. Padahal kalau kita baca hadisnya dengan teliti, narasi ini tidak berasal dari hadis tersebut. Nabi tidak pernah menyebut Syiah Hadis itu hanya mengatakan: “Yahudi dari Isfahan.” Memang benar Isfahan hari ini berada di wilayah Iran. Dan benar pula Iran modern mayoritas bermazhab Syiah. Namun menyimpulkan bahwa hadis itu berbicara tentang Syiah adalah lompatan logika yang terlalu jauh. Pertama, penyebutan Isfahan dalam hadis itu bersifat geografis, bukan ideologis atau mazhab. Kedua, siapa yang bisa menjamin bahwa wilayah tertentu akan tetap berada di bawah identitas mazhab yang sama hingga akhir zaman? Sejarah menunjukkan wilayah, bangsa, dan mazhab bisa berubah berkali-kali. Karena itu menjadikan hadis ini sebagai bukti “koalisi Yahudi–Syiah” jelas bukan berasal dari teks hadis, melainkan dari cara kita menafsirkannya. Hadis tidak selalu menyebut nama bangsa secara eksplisit Dalam hadis lain tentang akhir zaman disebutkan bahwa pengikut Dajjal memiliki wajah: “seperti perisai yang dipukul.” Sebagian ulama klasik mencoba memahami deskripsi ini. Misalnya Ibn Kathir berpendapat bahwa kemungkinan yang dimaksud adalah bangsa Turk. Tetapi penting dicatat: Nabi tidak pernah menyebut kata “Turk” dalam hadis itu. Itu adalah interpretasi ulama, bukan teks hadis. Dan istilah Turk dalam literatur klasik juga bukan berarti negara Turki modern. Yang dimaksud adalah bangsa-bangsa Turkic di Asia Tengah, suku-suku nomadik yang hidup di wilayah luas seperti Turkestan dan Transoxiana. Ini menunjukkan satu hal penting: tafsir ulama selalu terkait dengan konteks zaman mereka. Nama wilayah dalam hadis tidak sama dengan peta politik modern Hadis-hadis akhir zaman juga sering menyebut nama wilayah seperti: Khurasan – Wilayah luas di Asia Tengah dan Timur Persia pada masa klasik, mencakup sebagian besar Iran timur laut, Afghanistan, Turkmenistan, Uzbekistan, dan Tajikistan. Syam – yang dulu meliputi Suriah, Palestina, Yordania, dan Lebanon. Rum – Merujuk pada Kekaisaran Romawi Timur (Bizantium), yang berpusat di Konstantinopel (sekarang Istanbul). Semua istilah ini adalah geografi dunia klasik, bukan batas negara modern seperti yang kita kenal hari ini. Batas wilayah dalam sejarah bisa berubah berkali-kali. Dan bisa saja berubah lagi di masa depan. Karena itu membaca hadis-hadis ini dengan peta politik hari ini sering kali justru menyesatkan. Bahaya membaca hadis untuk membenarkan asumsi kita Masalah terbesar muncul ketika hadis tidak lagi dibaca untuk memahami pesan Nabi, tetapi dipakai untuk menguatkan asumsi dan opini yang sudah kita miliki sebelumnya. Lalu kita berkata: “Lihat, Nabi sudah mengabarkan ini sejak dulu.” Padahal yang terjadi sebenarnya adalah: kita memasukkan asumsi dan opini kita ke dalam hadis, lalu mengklaim bahwa itu berasal dari Nabi. Parahnya lagi asumsi kita itu bisa saja dipenuhi dengan kebencian pada mazhab atau kelompok tertentu. Ini bukan cara membaca hadis yang sehat. 1/2
Nadirsyah Hosen tweet media
Indonesia
95
458
1.3K
79K
Patoh Jal retweetledi
Toga Nainggolan
Toga Nainggolan@TogaHQ·
Julukan: Macan Asia. Gaya: ala-ala Soekarno. Ucapan terkenal: Haaai Antek Asing! Pemimpin di Asia dibunuh di wilayah negaranya yang berdaulat oleh kekuatan asing. Jangankan protes, mengucap belasungkawa pun tak berani. Tua-tua biawak. Makin tua makin lawak.
Indonesia
225
4K
11.4K
161.4K
Patoh Jal retweetledi
life
life@lifeee_99·
ایک چینی ڈاکٹر ایک دن مسجد میں گیا اور اس نے ایک مسلمان کو وہاں ہاتھ منہ دھوتے ہوئے دیکھا اور وہ چینی ڈاکٹر مسلمان کے پاس گیا اور کہا کہ تم اس طریقے سے منہ ہاتھ دھو رہے ہو یہ تم کو طریقہ کس نے بتایا ہے تو وہ مسلمان بولا کہ میں یہ جو منہ ہاتھ دھو رہا ہوں اس سے ہم وضو کہتے ہیں اور یہ ہمارے پیارے نبی حضرت محمد صلی اللہ علیہ والہ وسلم نے سکھایا ہے اور ہم دن میں پانچ دفعہ اسی طرح وضو کرتے ہیں تو وہ چینی ڈاکٹر بولا کہ مجھے اپنے نبی کے پاس لے جاؤ میں اسے ملنا چاہتا ہوں تو وہ شخص بولا کہ ہمارے پیارے نبی حضرت محمد صلی اللہ علیہ والہ وسلم 1400 سال پہلے اس دنیا سے رخصت ہو گئے تھے وصال کر گئے تھے تو وہ ڈاکٹر بولا کہ جس طرح سے آپ وضو کرتے ہو یا یہ جو ہاتھ منہ دھوتے ہو میں ایک مہر چینی ڈاکٹر ہوں اور انسان کی کھال کے نیچے جو باڈی ہوتی ہے اس میں 60 بیماریاں ہوتی ہیں اور جس طرح سے تم وضو کر رہے ہو ان مخصوص جگہوں پر ہاتھ پھیر رہے ہو اس طرح سے کئی بیماریوں سے نجات ملتی ہے تو میں یہ سوچ رہا تھا کہ جس شخص نے آپ کو یہ طریقہ بتایا ہے وہ کتنا کتنا سچا اور کتنی آپ سے محبت کرنے والا شخص ہوگا
life tweet media
اردو
118
768
4K
103.4K
Patoh Jal retweetledi
𝓛𝓸𝓻𝓭 𝓓𝓻𝓮𝔂 👑
Someone said "They are lying in broad daylight that Iran started the war when there are 8 billion witnesses who saw the US and Israel assault Iran. How then do we believe that Germany started the Second World War?" My Answer: No, Germany didn't technically start the Second World War, Hitler was forced to. It is the exact same scenario with Putin going to Ukraine, the endless provocation of NATO and the US. The Polish government killed the Germans living in Poland. Hitler liberated them and returned. Then they started the counter-propaganda. Similar to the one you hear from Rubio & Graham. Hitler asked for a peace treaty twice and sent his vice president to the UK but they declined. After Berlin surrendered they bombed the defeated cities which resulted in 8 million Germans dead. Then they raped the young girls. The same thing the US did in Japan dropping the atomic bomb after the war was technically over. Japan’s navy was already destroyed. Its cities were already being firebombed, the March 1945 Tokyo firebombing killed over 100,000 people. A naval blockade had crippled food and fuel supplies. Japanese officials were seeking ways to surrender through intermediaries, such as the Soviet Union. Boom, the US dropped the atomic bomb! The most cruel people on earth.
𝓛𝓸𝓻𝓭 𝓓𝓻𝓮𝔂 👑 tweet media
English
505
2.6K
9.9K
519.3K
Patoh Jal retweetledi
Patoh Jal retweetledi
L’Epicureo
L’Epicureo@EpicureoUgo85·
In Italia c’è un potere che nessuno osa nominare: quello dell’Inter. Un potere che non si misura in gioco o risultati, ma in influenza, protezione mediatica e narrativa controllata. Basta una critica e parte subito la macchina del vittimismo, del complotto, della propaganda. Chiunque osi mettere in discussione l’Inter diventa automaticamente un nemico. Il problema non è ciò che dicono. Il problema è che possono dire qualunque cosa senza che nessuno li smentisca. Finché questo potere resterà intoccabile, il calcio italiano non sarà mai davvero libero. #InterJuventus #Inter #Napoli #Juventus #Marotta #AIA #FIGC
L’Epicureo tweet media
Italiano
105
152
630
18.3K
Patoh Jal retweetledi
Juventus News Live
Juventus News Live@juvenewslive·
Game over. Thank you and goodnight. Some of the worst defending I've seen in recent seasons. DREADFUL decision-making from nearly every player. No more than we deserve. Credit to Gala.
English
50
47
1.3K
49.2K
Patoh Jal retweetledi
GJS
GJS@sir_agilsandro·
Liga KONTOL @FIGC, membusuk timnas lu anjing
Indonesia
0
1
0
50
Patoh Jal
Patoh Jal@PatohJail·
eh ngawi
Filipino
0
0
0
44
Patoh Jal retweetledi
Catatan Nusantara
Catatan Nusantara@CatatNusantara·
DOKUMEN 7 - 39, ARSIP KEDUBES AS JAKARTA YANG BARU DIBUKA MERINCI PEMBUNUHAN OLEH AD DAN DUKUNGAN AS DALAM PENGHANCURAN GERAKAN BURUH BERORIENTASI KIRI Tahun 1965-1967 Unduh : tinyurl.com/2an63s9c #catatannusantara
Catatan Nusantara tweet media
Indonesia
1
102
252
7.9K
Patoh Jal retweetledi
La Gazzetta Ferrari
La Gazzetta Ferrari@GazzettaFerrari·
❤️ Charles Leclerc: "Honestly, I have no words. It is probably one of the best pole positions I have had, as it is so unexpected."
La Gazzetta Ferrari tweet media
English
7
200
2.7K
52.2K
Patoh Jal retweetledi
La Gazzetta Ferrari
La Gazzetta Ferrari@GazzettaFerrari·
PPOOOOOOOOOLEEEEEEEEEE 🔥 CHAAARRLEEESSS LECLEEEEERCC!!!!!
La Gazzetta Ferrari tweet media
Français
81
1.4K
10.1K
167.7K
Patoh Jal retweetledi
iii_chromatic
iii_chromatic@blue_berets7·
👇
QME
180
355
1.9K
479.8K